Anak Genius : TWINS PEMBAWA KEBAHAGIAAN.

Anak Genius : TWINS PEMBAWA KEBAHAGIAAN.
IJAB QOBUL (versi Rio)


__ADS_3

♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎❣MUTIARA HIKMAH ❣♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎


"Saat Allah menyayangi hamba-nya,,


Ia akan di berikan ujian,, dan apabila seorang hamba itu menjalaninya dengan penuh keikhlasan serta kesabaran, maka in syaa Allah pertolongan-Nya selalu dekat kepada kita,, dan percayalah di setiap kesulitan Allah selalu menyisipkan hal yang indah untuk hamba-nya,,😊


Jadi tetaplah bersyukur dalam keadaan apapun,,😊 semoga Allah senantiasa melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya bagi kita semua, Aamiin


__sᴛᴏʀɪᴇs ᴏғ ᴛʜᴇ ᴅᴀʏ__


♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎❣♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎♥︎


Keesokan paginya di paviliunnya Cindy..


Cindy nampak bermalas-malasan diranjangnya Ia seperti tidak bertenaga untuk melakukan kegiatannya, hingga akhirnya terdengar suara ketukan pintu yang mengharuskan dia bangkit dari pembaringannya Ia pun berjalan males ke arah pintu Paviliunnya, setelah pintu terbuka terlihatlah seorang wanita dengan membawa tas make up.


"Selamat pagi Mbak, Saya diutus oleh Pak Rio untuk memake up anda" ujar wanita yang berada di depan pintu Paviliunnya.


"Oh silakan masuk mbak." bales Cindy mempersilahkan wanita itu masuk ke kamarnya.


"Terimakasih mbak." Kata wanita itu yang kemudian dia masuk ke kamarnya Cindy. "Sekarang kita langsung saja ya mbak, karena waktu acara semakin dekat."kata wanita itu yang kemudian Ia membuka tas make up nya.


"Iya silakan mbak." Ujar Cindy dengan pasrah dan kemudian ia pun duduk di depan kaca rasanya, dengan pasrah dan membiarkan wajahnya dipoles dengan bebas oleh wanita tersebut.


1 jam sudah Cindy di make up oleh wanita itu dan hasilnya sangat mengejutkan Cindy membuat ia seperti tak mengenali dirinya sendiri .


"ini beneran saya Mbak.?" tanya Cindy yang tercengang melihat wajahnya yang terlihat begitu cantik.


"Iya benar mbak itu memang anda." Jawab wanita tersebut " Ya sudah skarang kita langsung memakai pakaian ya mbak "lanjut wanita itu yang kemudian mengambil baju Cindy dan kemudian ia pun membantu Cindy berpakaian.


"Eh, Apakah ini tidak salah?, kenapa gue jadi kaya pengantin begini?.'' tanya Cindy heran.


" Tidak Mbak Anda kan memang cantik dan hanya diperoleh sedikit saja maka kecantikan anda ada akan seperti seorang yang pengantin Mbak.'' dalih wanita tersebut.


" Ya Sudahlah, kalau memang seperti itu, sekarang ayo kita pergi Nanti pengantin wanita marah lagi pada gue.'' kata sandi yang kemudian Ia pun beranjak dari duduknya dan kemudian Ia melangkah keluar dari Paviliun yang ternyata ia sudah di tunggu oleh Meira dan Daffin.


" Kamu sudah siap Cindy tanya Daffin setelah melihat Cindy datang menghampiri mereka.


'' Alhamdulillah sudah Pak.'' jawab Cindy


'' Ya sudah ayo kita berangkat sekarang ajak Daffin sembari Ia menggandeng.'' tangan Meira


"Iya pak '' bales Cindy singkat.

__ADS_1


Setelah mendapatkan jawaban dari Cindy Mereka semuanya berjalan menuju ke mobil, dan setelah semuanya sudah pada naik mobil pun mulai melaju meninggalkan Mansionnya milik Daffin, dan hanya membutuhkan waktu 30 menit mobil mereka pun memasuki area perparkiran sebuah masjid.



Dan setelah mobil telah terparkir dengan sempurna mereka semua pun turun termasuk Cindy juga yang entah kenapa perasaannya bercampur aduk, rasanya ia tak ingin hadir tapi ia sudah berjanji pada Sahabatnya itu, mau tak mau ia ikut melangkah masuk ke dalam mesjid tersebut yang ternyata telah ramai dengan tamu undangan yang ingin menyaksikan pernikahan Rio.


Saat mereka memasuki masjid mereka disambut oleh ayah Rio yang terlihat dari wajahnya ia begitu bahagia, melihat ayah Rio menghampiri mereka Daffin langsung menyalaminya seraya berkata.


"Assalamu'alaikum Om" katanya.


"Wa'alaikumus salam nak, langsung saja duduk di dekat Brian nak" bales Harun terlihat senang


Iya Om, kalau begitu Daffin ke tempat Rio ya Om, '' kata Daffin lagi.


"Iya nak, silakan saja" kata Harun yang kemudian ia pun menghampiri Cindy


Cindy yang merasa di perhatikan ia pun langsung menghampiri Harun juga." Assalamu'alaikum Om."Kata Cindy yang bermaksud menyalaminya namun Harun malah mencium kening Cindy.


"Wa'alaikumus salam sayang " Balas Harun, yang terlihat begitu bahagia melihat kedatangan Cindy membuat Cindy merasa heran. apa lagi saat ia langsung membawa Cindy ke tempat para wanita berada, karena memang para tamu di pisahkan antara laki-laki dan perempuan.


"Duduklah di samping Dila ya nak" kata Harun pada Cindy dan Meira.


"Iya Om," jawab mereka serentak dan kemudian mereka berdua pun menghampiri Dila yang terlihat sedang senyum pada mereka berdua.


'' Ya belum dong, kan nungguin kalian" kata Dila yang terlihat ia begitu bahagia.


"Alhamdulillah, ya sudah sekarang kita saksikan calon laki lo ngijab, kayak dah mau di mulai deh." Kata Cindy yang sebenarnya, ia tak ingin menyaksikan ini karena sudah pasti akan menyakitkan baginya.


Setelah semua sudah berkumpul penghulunya pun mulai buka suara


''Baiklah karena semua sudah berkumpul kita mulai saja acara ijab ya nak Brian? " kata tuan kadiy tersebut.


"Iya pak silakan saja." Bales Rio yang sebelumnya tadi ia sempat melirik Cindy tanpa di ketahuinya.


"Karena si mempelai wanita sudah tidak memiliki orang tuanya jadi kita akan memakai wali hakim ya nak.?" Tanya penghulunya.


"Baiklah karena niat baik tidak boleh ditunda-tunda jadi kita langsung saja ya nak dengan di Awali basmalah sekarang jabat tangan saya ya nak." Kata penghulunya lagi sambil ia mengulurkan tangannya.


"Baik pak." Bales Rio sembari Ia menyambut tangan penghulu tersebut.


" Bismillah hirahman nirahim, Ananda Rio Febrian bin Harun Iswanto?" panggil penghulunya


"Saya pak!"

__ADS_1


"Saya nikahkan engkau ananda Rio Febrian bin Harun Iswanto dengan Cindy Marsyadha binti Yusri Atmadza dengan mas kawin Seprangkat alat sholat dan cincin berlian dibayar tunai.!" Kata penghulunya


Langsung di sambut oleh Rio dengan suara lantangnya "Saya terima nikahnya Cindy Marshanda binti Yusri Atmadza dengan mas kawin tersebut dibayar tunai.!" Tegas Rio.


"Bagaimana para saksi?" tanya penghulunya pada para saksi


"Sah?"


"Sah!" Kata para saksi


Dan langsung di lanjutkan dengan Doa.


"Baarakallahu likulii wahidimmingkumaa fii shaahibihi wa jama'a bainakumma fii khayrin"


Artinya: mudah-mudahan Allah memberkahimu, baik dalam suka maupun duka dan selalu mengumpulkan kamu berdua pada kebaikan.


Selagi semua pada berdoa, Cindy masih terlihat kebingungan dengan apa yang terjadi apa lagi setelah pembacaan doa Dila langsung memeluknya.


"Selamat ya sayang akhirnya kamu telah resmi menjadi istri kak Bian kamu." Kata Dila di dalam pelukannya, Cindy hanya terdiam dan hanya memandang wajah Dila dengan tatapan yang bingung, setelah Dila melepaskan pelukannya


"Cindy aku sudah tahu semuanya dari pak Rio, dan aku berterimakasih karna kamu rela mengorbankan kebahagiaan kamu demi aku, tapi aku sangat sedih demi aku kamu mengabaikan amanah bunda, apa kata bunda nanti saat kelak kita berjumpa, jadi sekarang kamu harus menerima kenyataan bahwa pak Rio sekarang adalah suami kamu, oke! " Kata Dila sambil ia mengedipkan matanya, membuat Cindy memeluk kembali Sahabatnya itu dan bahkan ia menangis tanpa mampu berkata-kata lagi.


"Hai, kok pengantinnya malah nangis sih?" tanya Meira yang terlihat sekali ia bahagia karena pada akhirnya Cindylah yang menjadi istri Rio


"Selamat ya sayang, akhirnya sahabat cantikku ini sudah resmi menjadi istri kak Biannya" Kata Meira pada Cindy dan tetap Cindy belum bisa mengeluarkan kata-katanya ia hanya menangis di peluk para sahabatnya yang telah mengucapkan selamat hingga akhirnya Rio datang dan duduk di hadapannya.


"Maaf Acha aku tak bisa mengikuti keinginan kamu, karena aku tak mau mengingkari janjiku untuk menjaga kamu." Kata Rio sembari Ia memasuki sebuah cincin di jari manis Cindy, setelah itu ia menghapus air matanya Cindy yang sejak tadi tak mau berhenti Iya lidah Cindy seakan kelu ia tak mampu berkata-kata apapun pada siapapun hanya air matanya yang mengalir seperti mewakili perasaannya saat ini


Setelah Rio menghapus air mata Cindy yang sekarang sudah resmi menjadi istrinya itu, Rio pun


meletakan tangannya diubun-ubunnya Cindy sambil ia membaca doa setelah akad sebagai berikut:


"Allahumma inni as’aluka min khoirihaa wa khoirimaa jabaltahaa ‘alaih. Wa a’udzubika min syarrihaa wa syarrimaa jabaltaha ‘alaih."


Artinya: ya Allah, sesungguhnya aku mohon kepada-Mu kebaikan dirinya dan kebaikan yang Engkau tentukan atas dirinya, Dan Aku berlindung kepada-Mu dari kejelekannya dan kejelekan yang Engkau tetapkan atas dirinya.


Doa setelah akad di atas sebagaimana yang disebutkan dalam salah satu hadis berikut, artinya:


"Jika dari kalian menikahi seorang wanita, maka ucapkanlah: 'Ya Allah sungguh aku meminta kepada-Mu kebaikannya dan kebaikan yang Engkau ciptakan atasnya dan aku berlindung kepada-Mu dari kejelekannya dan kejelekan apa yang Enkau ciptakan atasnya'. Dan bila seseorang membeli unta, maka peganglah ubun-ubunnya dan ucapkanlah seperti itu," (HR. Abu Dawud, Ibnu Majah).


********


Maaf Author telat banget updatenya itu karena Author drop 🙏🤒🤒 mungkin akibat sering begadang kali ya 😔🤒

__ADS_1


Tapi tetep dukung Author teruskan guys, jadi jangan lupa tinggalkan jejaknya ya🙏 Syukron.


__ADS_2