Anak Genius : TWINS PEMBAWA KEBAHAGIAAN.

Anak Genius : TWINS PEMBAWA KEBAHAGIAAN.
MAHAR KUNCI SURGA


__ADS_3

๐Ÿƒ๐ŸŒน KALAM AL-QUR'AN ๐ŸŒน๐Ÿƒ


Allah Taโ€™ala berfirman,


ูˆูŽู…ูู†ู’ ุขูŠูŽุงุชูู‡ู ุฃูŽู†ู’ ุฎูŽู„ูŽู‚ูŽ ู„ูŽูƒูู…ู’ ู…ูู†ู’ ุฃูŽู†ู’ููุณููƒูู…ู’ ุฃูŽุฒู’ูˆูŽุงุฌู‹ุง ู„ูุชูŽุณู’ูƒูู†ููˆุง ุฅูู„ูŽูŠู’ู‡ูŽุง ูˆูŽุฌูŽุนูŽู„ูŽ ุจูŽูŠู’ู†ูŽูƒูู…ู’ ู…ูŽูˆูŽุฏู‘ูŽุฉู‹ ูˆูŽุฑูŽุญู’ู…ูŽุฉู‹ ุฅูู†ู‘ูŽ ูููŠ ุฐูŽู„ููƒูŽ ู„ูŽุขูŠูŽุงุชู ู„ูู‚ูŽูˆู’ู…ู ูŠูŽุชูŽููŽูƒู‘ูŽุฑููˆู†ูŽ


Artinya: โ€œDan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir.โ€


(QS. Ar-Rum: 21)


ฯ€ฯ€ฯ€ฯ€ฯ€ฯ€ฯ€ฯ€ฯ€ฯ€ฯ€ฯ€ฯ€ฯ€ฯ€๐ŸŒนฯ€ฯ€ฯ€ฯ€ฯ€ฯ€ฯ€ฯ€ฯ€ฯ€ฯ€ฯ€ฯ€ฯ€


Hari ini adalah hari yang di tunggu-tunggu oleh Daffin, hari yang akan mengukir sejarah baru bagi Daffin, dimana kestatusannya akan segera berganti,


Hari masih pagi, Namun degupan jantungnya sudah mulai berdendang tatkala ia mengingat, hari ini ia akan melantunkan sebuah mahar kunci surga untuk Meira, dan di saat ia ingin memperlancar hafalannya tiba-tiba terdengar suara nyaring bocah kecil yang memanggilnya.


"Biyaah..Biyaaaah!" mendengar suara lengkingan yang memanggilnya membuat Daffin mencari sumber suara tersebut, dan saat ia menoleh ke arah jalan, terlihatlah seorang gadis kecil sedang berlari-lari kearahnya dan bersama pria kecil yang sedang berjalan dengan gaya cold nya.


"Aziah, Azmy?" ucap Daffin lirih, " jangan lari-lari Zia nanti kamu jatuh!" seru Daffin memperingatkan gadis kecil itu, dan tak lama mereka pun sampai di depan gubuk tempat ayahnya tinggal.


"Biyah, katanya Eyang mau datang kok belum sampai sih?" tanya si bawel Azia.


"Masih dalam perjalanan kesini nak, mungkin sebentar lagi juga sampai" jawab sang ayah yang langsung mengangkat tubuh putri kecilnya dan di dudukan di atas pangkuannya.


"Tuhkan benar kata Aa mungkin Eyang masih di jalan, maka sabar atuh Dede" sambug Azmy, yang juga ikut duduk di pangkuan paha sebelah kanan Daffin.


" Iya sayang benar kata Aa Azmy, Ziah yang sabar ya, dan doakan saja agar Eyang terlindungi dalam perjalanannya dan sampai dengan selamat" tutur Daffin lembut.


"Baiklah Biyah, " Bales Azia lalu ia menadahkan tangannya dan, " Ya Allah, lindungilah Eyang putri, Eyang Kakung, dan Aunty' Zani ya Allah, agar mereka selamat dalam perjalanannya ya Allah, dan semoga eyang cepat sampai biar Zia bisa cepat ketemu eyang ya Allah," Doa tulus Aziah membuat Daffin menjadi terharu melihatnya.


"Aamiin!," sambung Daffin dan Azmy, secara bersamaan, lalu Daffin pun langsung mengecup puncak kepala Aziah.


"Terimakasih sayang karena sudah mendoakan Eyang" ucap Daffin pada putri kecilnya.


"Sama-sama Biyah" Balesnya dan ia juga mengecup pipi sang Ayah.


"Baiklah, sekarang bantu Biyah memperlancar hafalan Biyah ya" pinta Daffin pada kedua anaknya.

__ADS_1


"Oke Biyah, sekarang kita melantunkan sama-sama ya" bales Azmy.


"Iya sayang, sekarang kita Bismillah dulu ya" ucap Daffin dan di Anggukkan oleh keduanya, dan mereka pun mulai membacakan Surat kunci surga, Secara bersamaan, dan di saat mereka sedang melantun tiba-tiba di depan pondok terdengar Seseorang mengucapkan Salam.


"Assalamu'alaikum?"


"Wa'alaikumus salam" bales Daffin dan Twins. dan saat mereka melihat ternyata..


"Eyaaang!" seru Azia senang dan langsung berlari menghampiri Eyangnya, dan di sambut senang oleh mama Daffin.


"Sayaang, Eyang kangen kalian muah" Bales Nur Aini yang langsung menggendong cucunya dan memberikan kecupan juga padanya, setelah itu ia juga menghampiri Azmy, dan sama seperti Azia, Azmy pun mendapat kecupan dari Eyangnya.


"Alhamdulillah, selamat datang mi, Pi" ujar Daffin yang langsung meraih tangan kedua orang tuanya serta memberikan kecupan di sana.


"Iya nak, Eh tapi kamu kok belum berpakaian sih, ini sudah jam berapa, bukankah habis sholat Jum'atkan nak?" tanya sang papi heran karena Daffin belum bersiap diri, mendengar perkataan papinya Daffin langsung menoleh kearah jam tangannya.


"Astaghfirullah, ternyata sebentar lagi akan memasuki sholat Jum'at ?!" Sentaknya setelah melihat jam tangannya. " Ya sudah Affin berpakaian dulu ya Pi mi!" ucapnya dan ia langsung lari ke kamarnya tanpa menunggu jawaban dari kedua orang tuanya.


Setelah di dalam kamar..


Setelah semuanya di rasa telah lengkap Daffin pun menghampiri sebuah cermin kecil yang ada di kamar..


"Alhamdulillah sudah rapi, Bismillah :


ู†ูŽูˆูŽูŠู’ุชู ุจูู‡ู ุงู„ุชู‘ูŽุญูŽุตู‘ูู†ูŽ ู…ูู†ูŽ ุงู„ุดู‘ูŽูŠู’ุทูŽุงู†ู ูˆูŽูƒูŽุณู’ุฑูŽ ุงู„ุชู‘ูŽูˆู’ู‚ูŽุงู†ู ูˆูŽุฏูŽูู’ุนูŽ ุบูŽูˆูŽุงุฆูู„ู ุงู„ุดู‘ูŽุฑู‘ู ูˆูŽุบูŽุถู‘ูŽ ุงู„ู’ุจูŽุตูŽุฑู ูˆูŽู‚ูู„ู‘ูŽุฉูŽ ุงู„ู’ูˆูŽุณู’ูˆูŽุงุณู -


โ€œAku niat menikah agar terjaga dari syetan, memenuhi hasrat (yang tidak terkendalikan), mencegah godaan-godaan kejelekan, memejamkan pandangan dari perkara haram, meminimalisir godaan-godaan.โ€


setelah membaca doa niatnya daffin pun langsung kembali menemui kedua orang tuanya,


"Ma, pah Affan sudah siap " ucap Daffin saat sudah di hadapan mereka.


"Maa syaa Allah, gagahnya Anak mama" puji sang mama saat melihat sang anak.


"Kayak papa waktu muda ya mah?" ujar sang papa spontan,


"Eh, papa, hmm tapi tetap gantengan Anak mama" kata mama membuat sang papa jeles.

__ADS_1


"Eh, sudah-sudah ayo pah ke mesjid sudah masuk waktu shalat Jum'at" Ajak Daffin pada sang papa, " Ziah Antar Eyang ke rumah Umma ya" ucapnya lagi memberi perintah pada sang putri.


"Oke Biyah!" bales Aziah Sambil memberi hormat.


"Ya sudah Ayo pa, ma kami duluan ya nan6 mama nyusul bareng Meira, ya sudah kami pamit Assalamu'alaikum" pamiit Daffin dan papa,


" iya nak wa'alaikumus salam" setelah mendapatkan jawaban dari Nur Aini, Daffin, Azmy dan papanya langsung pergi menuju ke mesjid.


Sementara Nur Aini, Anzani dan Azia pergi kerumah Maira, karena memang jaraknya tidak terlalu jauh, jadi tak berapa lama mereka pun sampai dan di Sambut oleh Nini uyut dan bunda Meira, mereka sempat mengobrol sebentar hingga sholat Jum'at berakhir,


Setelah mendapatkan panggilan dari salah seorang santri yang di utus pak kyai, Mira, dan yang lainnya pun langsung menuju ke mesjid karena Acara ijab akan di mulai.


sesampainya di sana ternyata semuanya sudah siap.


"Baiklah karena semuanya sudah kumpul sekarang sebaiknya kita mulai dengan mengucapkan basmalah" tutur pak kyai selaku wali nikah Maira. lalu mereka pun sama-sama membaca basmalah..


"Bismillahir Rahmaanir Rohimi"


"Nak Hanan?, karena mempelai wanita Meminta Mahar Surah kunci surga, maka sebelum ijab qobul, nak Hanan harus membacakan surah tersebut, apa nak Hanan sudah siap?" tanya Pak Kyai pada Daffin.


"In syaa Allah saya siap Ki!" jawab Daffin tegas.


"Baiklah kalau begitu, sekarang lantunkanlah nak!" pinta Pak Kyai mempersilahkan Daffin membacakan Surah yang di minta Meira..


DEGH!!!!


********


Bisa nggak ya Daffin??,๐Ÿค”


Semangat ya Daffin..๐Ÿ’ช๐Ÿ˜Š


Oke guys Jangan lupa tinggalkan jejaknya ya, kalau memang menyukai ceritanya


DI, VOTE dong, juga Di LIKE' serta DIKOMENTAR Juga biar Author semangat atuh.


Ok guys ๐Ÿ˜‰๐Ÿ™

__ADS_1


__ADS_2