Anak Genius : TWINS PEMBAWA KEBAHAGIAAN.

Anak Genius : TWINS PEMBAWA KEBAHAGIAAN.
SIAPA ABIDZHAR SEBENARNYA?.


__ADS_3

❇⊱◈◈◈⊰⭐KALAM ULAMA⭐⊱◈◈◈⊰❇


"Seberapa rendah kamu memandang seseorang, serendah itulah hakikat dirimu. Kerena tanda kemuliaan seseorang itu adalah tidak merendahkan mahkluk Allah yang lain."


_Al-Habib Jindan bin Novel bin Jindan_


✧ ⃟ ⃟ ⃟ ━ ⃟ ⃟ ⃟✧━ ⃟ ⃟ ⃟✧━ ⃟ ⃟ ⃟✧✧ ⃟ ⃟ ⃟ ━✧ ⃟ ⃟ ⃟ ━✧ ⃟ ⃟ ⃟ ━✧ ⃟ ⃟ ⃟


Di sebuah gedung berlantai 5 dengan tulisan,


MA group, duduk seorang pria muda nan tampan, di kursi Kebesarannya, dengan wajah yang nampak tak bersemangat dalam menjalani pekerjaannya, dan saat ia hendak meminum, minumannya tiba-tiba terdengar suara ketukan pintu dari pintu ruangannya.


"Masuk!" seru pria itu, dan tak berapa lama muncullah seorang pria berjas hitam dengan membawa sebuah fail di tangannya, dan kemudian ia pun langsung melangkah menghampiri meja kebesaran pria tersebut.


"Gimana Riko?, apakah yang saya minta sudah kamu dapatkan?" tanya pria muda itu dengan wajah yang terlihat penasaran.


"Saya tidak menemukan apapun di cafe itu pak Bidzar, sepertinya ada bagian terputus dicctv untuk lima tahun yang lalu pak, sepertinya orang itu cukup cerdik pak" jawab pria yang bernama Riko itu


Pria muda, yang ternyata Abidzhar itu terlihat kecewa mendengar hasil menyelidiki di cafe "Lalu apakah kamu mendapatkan hasil penyelidikan, kemana selama ini Meira?" tanya Abidzhar yang terlihat penasaran.


"Dapat pak Bidzar, rupanya selama lima tahun ini wanita yang bernama Meira itu ternyata berada di kota JB dan ternyata dia menikah baru beberapa bulan saja pak pada pria yang bernama Daffin" kata Riko menjelaskan hasil penyelidikannya.


Abidzhar mengerenyit "Baru nikah?, tapi bukankah mereka sudah memiliki anak?" tanyanya yang terlihat sekali dia heran dan bingung.


"Dari informasi yang saya dapatkan sebelumnya ibu Meira hamil tanpa suami pak, hingga membesarkan anaknya dia sama ibu dan kakeknya, kata salah warga di sana, kemungkinan besar Ibu Mira telah dilecehkan pak." jelas Riko, membeberkan apa yang telah Ia ketahui dari salah satu informannya.


Mendengar penjelasan dari Riko tampak Abidzhar terlihat sangat geram hingga ia meremas tangannya penuh dengan kemarahan.


"Apakah kamu sudah mengetahui juga siapa Hanan Daffin Abhizar?" tanya Abidzhar.


"Dia adalah seorang CEO dari HDA Group pak, Iya terkenal sebagai seorang pengusaha yang sukses pak!, dan dia juga baru membangun sebuah sekolah untuk di kelola oleh istrinya." jelas Riko lagi.


"Oh saya pernah mendengar perusahaan itu ada grup memang perusahaan yang terkenal, Baiklah saya rasa sudah cukup! dan kamu boleh pergi sekarang" ujar Abidzhar


"Baik pak kalau begitu saya permisi" pamit Riko dan hendak melangkah pergi.


"Tunggu Riko!, apa nama sekolahnya?" tanya Abidzhar, menghentikan langkahnya Riko.


" Sekolah IT Ar-Rahman pak!,'' kata Riko.


"Oh Terimakasih sekarang kamu boleh pergi!" kata Abidzhar.


"Baik pak, permisi!" pamit Riko lagi dan kini ia langsung melangkah keluar dari ruangan Abidzhar.


"Sekolah IT Ar-Rahman?, apa sebaiknya aku kesana ya?" gumam Abidzhar setelah kepergian Riko. "Ya sudah aku kesana saja." gumamnya lagi lalu ia pun bangkit dari kursi kebesarannya dan kemudian ia pun langsung melangkah keluar dari ruangannya, bermaksud hendak pergi ke sekolah tempat Meira berada.


*******


Sementara di sisi lain..


Di sebuah gedung berlantai tujuh, yang bertuliskan HDA Grup, Di ruangan CEO.


Daffin yang sedang berada di kursi Kebesarannya, tampak sedang fokus pada laptopnya, namun tiba-tiba pintunya di ketuk seseorang dari luar.


Tok, tok, tok,.


"Masuk!" Seru Daffin, yang tatapannya masih terfokus pada pekerjaannya.

__ADS_1


"Misi bos!" kata seorang pria yang baru saja masuk.


"Ada apa Rio?" tanya Daffin yang tatapannya masih berada pada laptopnya.


"Gue ada kabar bos, katanya ada seseorang mencari tahu tentang kejadian Lima tahun di cafe xs " kata pria yang baru masuk yang ternyata Rio.


Mendekati perkataan Rio, kini pandangannya Daffin pun langsung beralih ke Rio, dan ia pun mengerutkan keningnya.


"Untuk apa dia mencari tahu?" tanya Daffin Penasaran.


" Gue juga kurang tahu juga tapi, tapi anak buah gue bilang kayaknya ini ada hubungannya dengan bini Lo Fin, karena kata anak buah gue yang mengikuti orang tersebut setelah datang ke cafe, dia juga pergi ke kota JB, juga Fin" kata Rio membeberkan apa yang dia ketahui dari anak buahnya pada Daffin.


Daffin mengerenyit kembali, rasa penasaran semakin meningkat, " Lalu apakah anak buah lo mengetahui siapa yang memerintahkan orang tersebut?," tanyanya semakin ingin tahu.


"Siapa yang memerintahkan mereka kurang tahu, cuma katanya setelah mereka dari kota JB, mereka memasuki sebuah perusahaan yang bernama MA group, Fin, dan setelah aku cari tahu ternyata itu perusahaan milik teman bini Lo yang bernama Abidzhar " Jelas Rio, membuat Daffin kaget.


"Hah?, hmmm, sepertinya dia belum menerima kenyataan, kalau orang yang dia cintai di miliki orang lain" kata Daffin dengan senyum sinisnya,


" Hmm gue jadi penasaran Siapa Abidzhar sebenarnya?, oh iya, ngomong-ngomong, bukan ia adalah seorang ustadz?, mengapa ia jadi ingin tahu kehidupan orang lain?" tanya Daffin lagi heran.


"Setahu saya, ia bernama lengkap Muhamad Abidzhar dan dia bukan seorang ustadz, hanya saja itu julukan ia waktu masih di sekolahnya, di karenakan, pada saat itu ia terkenal anak yang pendiam dan taat, sama seperti bini Lo juga, mereka di kenal sebagai anak yang Sholeh dan Sholehah makanya teman-teman memanggil Ustadz dan Ustadzah, itu yang saya ketahui bos" jelas Rio lagi.


"Oh, pantasan istriku dulu menyukainya!," kata Daffin yang terlihat jelas sekali kalau ia sedikit cemburu.


"Tapi kenapa baru sekarang dia mencari tahu keberadaan istriku?" tanya Daffin yang sedikit aneh menurutnya.


"Sepertinya, ia sempat mencari tahu pak, tapi karena masa itu ia hanya seorang pelajar, jadi sulit baginya dan kemudian setelah ia Tamat orang tuanya malah mengirimnya ke luar negeri untuk melanjutkan pendidikannya dan baru beberapa hari saja ia baru pulang, itupun karena ayahnya baru saja meninggal" jelas Rio lagi,


"Oh, baiklah Rio, gue minta Lo terus awasi dia, bukannya mau su'uzon, tapi setelah gue tahu dia mencari tahu kehidupan istri gue, entah mengapa gue merasa dia memiliki maksud lain, makanya perintahkan pada anak buah Lo untuk terus mengawasi dia Ok!"


"Oke bos!" balas Rio tegas.


********


Sementara Di sekolah IT Ar-Rahman..


Di sebuah kelas, terlihat Meira sedang mengajarkan Thafidz pada anak-anak di kelas tersebut.


"Assalamu'alaikum Anak-anak?" Salam Meira sebelum memulai pelajarannya.


"Wa'alaikumus salam Ustadzah Meira?," Jawab Anak muridnya secara serentak.


"Alhamdulillah, Baiklah, sekarang thafidz kita membaca surah apa Anak-anak?" tanya Meira dengan lembut.


"Membaca surah Al-'Alaq Ustadzah" Jawab murid-murid Meira lagi secara serentak.


"Baiklah, sekarang kita baca bersama-sama dulu ya Anak-anak, baru setelah itu baca satu persatu ya Anak-anak?"


" Iya Ustadzah"


"Baiklah sekarang mulai ya di awali basmallah" kata Meira lagi dan kemudian para murid-muridnya pun mulai membaca secara bersama-sama.


بِسۡمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحۡمَٰنِ الرٌَ حِيْمِ


Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang


ٱقۡرَأۡ بِٱسۡمِ رَبِّكَ ٱلَّذِي خَلَقَ ١

__ADS_1


Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan,


خَلَقَ ٱلۡإِنسَٰنَ مِنۡ عَلَقٍ ٢



Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah.


ٱقۡرَأۡ وَرَبُّكَ ٱلۡأَكۡرَمُ ٣


Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Mahamulia,



ٱلَّذِي عَلَّمَ بِٱلۡقَلَمِ ٤



Yang mengajar (manusia) dengan pena.



عَلَّمَ ٱلۡإِنسَٰنَ مَا لَمۡ يَعۡلَمۡ ٥



Dia mengajarkan manusia apa yang tidak diketahuinya.



كَلَّآ إِنَّ ٱلۡإِنسَٰنَ لَيَطۡغَىٰٓ ٦



Sekali-kali tidak! Sungguh, manusia itu benar-benar melampaui batas,



أَن رَّءَاهُ ٱسۡتَغۡنَىٰٓ ٧



apabila melihat dirinya serba cukup.



إِنَّ إِلَىٰ رَبِّكَ ٱلرُّجۡعَىٰٓ ٨



Sungguh, hanya kepada Tuhanmulah tempat kembali(mu).



Di saat teman-teman pada membaca, Azia yang juga ikut di dalam kelas itu tiba-tiba ia seperti melihat seseorang sedang memperhatikan Meira, hingga membuat ia penasaran, dan kemudian ia pun berpura-pura permisi pada Meira dan di izinkan oleh Meira dan kemudian ia pun keluar dari kelasnya, setelah berada di luar ia pun menghampirinya orang tersebut.


"Assalamu'alaikum uncle?!"

__ADS_1


***********


Jangan lupa dukung Author terus ya. dengan cara Berikan LIKE VOTE DAN KOMENTAR OKE 😉🙏 SYUKRON 🙏😊


__ADS_2