Anak Genius : TWINS PEMBAWA KEBAHAGIAAN.

Anak Genius : TWINS PEMBAWA KEBAHAGIAAN.
BABY QUADRUPLETS (END?.


__ADS_3

┈••✾•◆❀🤍 Kalam Al-Qur'an.🤍❀◆•✾••┈


"Dan sungguh Kami benar-benar akan menguji kalian agar Kami mengetahui siapa orang-orang yang bersungguh-sungguh dan bersabar di antara kalian."


– (Q.S Muhammad: 31)


__sᴛᴏʀɪᴇs ᴏғ ᴛʜᴇ ᴅᴀʏ__


•┈┈┈┈┈┈•✾•◆❀🤍❀◆•✾•┈┈┈┈┈┈•


Melihat kediaman Rio, Meira pun mendekati Rio yang terlihat sedang bersimpuh dihadapan jenazahnya Cindy yang terlihat sudah selesai dikafani, hanya tinggal wajahnya saja yang belum. Karena Bilal, masih menunggu Rio untuk melakukan jarah pada Istrinya.


"Lihatlah wajah Cindy yang sedang tersenyum. Itu menandakan ia telah melihat surga disana Bang. Lalu apakah Abang tega ingin membuatnya sedih disana?" tanya Meira terdengar begitu lembut.


"Bang ketahuilah, seorang istri apabila ia mendapatkan ridho dari suaminya, maka ia akan mendapatkan surga Bang, itu dijelaskan dalam sebuah hadits Rasulullah. Yang di antaranya hadis riwayat Tirmidzi, yang isinya.


Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda


“Wanita mana saja yang meninggal dunia lantas Suaminya ridha padanya, maka ia akan masuk surga.” (HR. Tirmidzi no. 1161)


"Lalu apakah Abang, tidak ingin Cindy mendapatkan surganya hm?" tanya Meira, setelah ia menjelaskan sedikit tentang Ridho suami. Mendapatkan pertanyaan dari Meira Rio hanya menggelengkan kepalanya saja.


"Kalau begitu, berikanlah Ridho Abang padanya sekarang! Karena tidak baik membiarkan ia seperti ini Bang, kita harus secepatnya menguburkan jenazah Cindy. Kasihan dia kalau berlama-lama disini," ujar Meira lagi, berharap Rio memahami perkataannya.


Mendengar perkataan Meira, akhirnya Rio, mendekati tubuh kaku sang istrinya. Untuk sesaat ia memandangi wajah cantik yang kini telah memucat. Dan tak berapa lama ia menengadahkan tangannya, yang artinya ia sedang mendoakan istrinnya. Setelah itu ia pun memberikan kecupan lembut pada dahinya Cindy.


"Pergilah Sayang..hiks.. pergilah dengan tenang Acha..hiks..hiks..! Sekarang kak Bian sudah meridhoi kamu, hiks..dan tunggulah Kak Bian di pintu surga ya, in shaa Allah, kita pasti bertemu kembali di surga-Nya Allah," ucap Rio, yang terlihat kini ia sudah mengikhlaskan kepergian Cindy.


Setelah menciumin istrinya berkali-kali, Rio pun meminta sang Bilal untuk, menutup wajahnya. Karena ia ingin segera mengantarkan sang istri ke pembaringan terakhirnya.


Setelah semuanya selesai, mereka pun langsung membawa jenazah Cindy kepemakaman umum. Daffin, juga sudah mengatur segalanya, dan bahkan ia meminta para penggali kubur menguburkan Cindy di sebelah makam orang tuanya. Proses penguburan berjalan sangat lancar, sehingga dalam sekejap, kuburan telah menjadi rata, Bahkan pemasangan nisan juga telah selesai.


Setelah panjatan doa telah selesai, satu-persatu pelayat akhirnya meninggal makam Cindy, tinggallah Rio, Daffin, dan Meira yang berada disana saat ini. Rio masih memandangi Nisan sang istri, dengan Air mata yang masih mengalir dipipinya.

__ADS_1


"Rio, berhentilah bersedih, janganlah kamu memberatkan Cindy Rio," ujar Daffin, yang kini ikut bersimpuh dihadapan makam Cindy, tepatnya disebelah Rio.


"Heh! Lo bisa ngomong begitu! Karena Lo tidak pernah merasakan bagaimana rasanya kehilangan! Jadi Lo nggak usah sok care deh!" cetus Rio, sembari tersenyum pahit pada Daffin. Mendengar perkataan sahabatnya, Daffin terlihat kesal dan sedih menjadi satu. Namun ia menahannya karena ia tahu kalau sahabatnya itu memang dalam kondisi berkabung.


"Gue tahu Rio, gue tahu bagaimana perasaan Lo saat ini, tapi apa Lo akan seperti ini terus hah? Bagaimana nasibnya keempat bayi Lo yang telah dilahirkan oleh Cindy? Hingga dia kehilangan nyawanya, demi anak-anak Lo! Sementara Lo sekali pun belum melihat mereka, bahkan Lo belum mengadzani merekakan!" ujar Daffin. Sembari ia berdiri lalu ia pun langsung merangkul pundak istrinya.


"Kalau kamu memang menghargai jerih payahnya Cindy, maka jemputlah anak kamu yang sudah seperti yatim pintu itu dirumah sakit!" pungkas Daffin, "Ayo sayang kita pulang," ajak Daffin lalu ia pun melangkah pergi meninggalkan Rio seorang diri di pemakaman umum tersebut.


DEGH! seketika jantung Rio berdetak kencang, setelah mendengar perkataan dari Daffin. Dan ia langsung kembali melihat nisannya Cindy.


"Sayang maafkan Kak Bian, Maaf karena sudah mengabaikan anak-anak kita. Tapi kamu tidak usah khawatir, karena setelah ini kak Bian janji, tidak akan pernah mengabaikan mereka. Kak Bian janji akan membesarkan mereka dengan penuh kasih sayang. Bahkan apapun permintaan mereka akan kak Bian penuhi, itulah janji Kak Bian" ujar Rio, yang mengutarakan janjinya dihadapan pusarannya Cindy.


"Baiklah Sayang, kak Bian jemput anak-anak kita dulu ya, kamu tenanglah disana in shaa Allah, kak Bian akan selalu menjenguk kamu, dan in shaa Allah, kak Bian juga akan sering membawa anak-anak kita kesini, biar mereka tahu bahwa ibunya pejuang yang sangat hebat," ujar Rio lagi yang kemudian ia mengecup nisannya Cindy.


"Ya sudah Kak Bian pamit ya sayang, Assalamualaikum" ucap Rio yang kemudian ia pun beranjak meninggalkan pemakaman Cindy yang terlihat masih basah, dan terlihat dipenuhi dengan bunga-bunga tabur yang berwarna-warni itu.


****


Setelah dari pemakaman Rio pun langsung membawa mobilnya menuju kerumah sakit tempat bayinya berada saat ini. Walaupun hatinya masih berduka, namun rasa ingin bertemu dengan buah hatinya, begitu besar. Sehingga ia melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi, agar secepatnya ia sampai di rumah sakit.


"Permisi suster, yang manakah anak-anak saya?" tanya Rio dengan mata melihat ke box box bayi yang berada di sana.


"Atas nama siapa pak?" tanya sang Suster.


"Atas nama bayi Cindy dan Rio" balas Rio.


"Ooh itu disana Pak" balas sang suster sembari menujuk sebuah box berisikan empat bayi. Tanpa berbasa-basi lagi Rio langsung menghampiri anak-anaknya, dan seketika tubuhnya bergetar melihat keempat bayi yang ada dihadapannya.



"Assalamualaikum anak-anaknya Ayah, maaf ya anak-anakku, Ayah sudah mengabaikan kalian. Tapi kalian tidak perlu khawatir, karena setelah ini Ayah tidak akan mengabaikan kalian lagi."ucap Rio, dengan suara yang terdengar bergetar. Dan tanpa terasa juga Air matanya mengalir saat melihat keempat anaknya, yang kini tak memiliki seorang Ibu.


Setelah mengucapkan janji Rio, pun mengadzankan anak-anaknya dan diakhiri dengan komat, setelah itu ia pun meminta suster untuk membantu membawakan kedua bayinya, sementara ia membawa dua bayi lainnya. Setelah mereka berada di dalam mobilnya.

__ADS_1


"Baiklah my baby quadruplets , mari kita bersama menyongsong hari yang indah dan bahagia, untuk kita berlima, agar Bunda kalian yang melihatnya dari sana akan tersenyum bahagia, karena kita selalu bahagia," ucap Rio, kepada baby quadruplets. Lalu ia pun langsung membawa buah cintanya antara ia dan Cindy.


Sesekali Rio tersenyum saat ia melirik ke empat buah hatinya itu, yang kini ia menaruh mereka di sebuah keranjang bayi yang berukuran besar.


"Sayang, Kak Bian yakin, kamu pasti melihat mereka jugakan disana? Terimakasih ya Sayang karena kamu telah memberikan kebahagiaan tersendiri buat kak Bian. Doakan Kak Bian juga ya, agar kak Bian bisa menjadi ayah sekaligus ibu yang baik untuk mereka." batin Rio, yang kini ia terlihat bahagia bersama anak-anaknya.


•┈┈┈┈•✾•◆❀🤍.E.N.D.🤍❀◆•✾•┈┈┈┈•


Dear Readers..


Alhamdulillah, Author sudah menyelesaikan novel


Anak Genius


💓 TWINS PEMBAWA KEBAHAGIAAN💓


Author harap para Readersku terpuaskan dari hasil akhir cerita ini. Dan Author memohon maaf lahir dan batin 🙏 bila dalam masa novel ini Aktif, author selalu membuat kalian kecewa. Sekali lagi maaf ya guys.


Oke guys sekali lagi terimakasih banyak atas Doa serta dukungannya selama ini dan juga yang selalu setia menanti Author Update 🙏.


Semoga penantian kalian berbuah manis karena ada ilmu yang terdapat di cerita ini, dan semoga menjadi bermanfaat untuk kita semua, dan semoga apapun yang kalian doakan untuk Author maka itu jugalah yang akan kalian dapatkan. Author tidak bisa membalas kebaikan kalian Hanya Allah lah yang akan membalas kebaikan kalian semua. Sekali lagi terimakasih ya guys.


Semoga kalian selalu di lindungi Allah Subhanahu Wa Ta'ala dan di limpahkan kebahagiaan hingga Akhirat kelak. Aamiin Aamiin ya Allah.


OH iya bagi kalian yang ingin tahu kisah Rio bersamaan baby quadruplets akan segera liris untuk kapannya terlaksana? Rahasia dong. Tapi agar kalian penasaran Author bocorkn covernya deh,😉 cekidot.



Tuh, dinanti ya guys dan tunggu tanggal mainnya oke 😉🤭.


Baiklah kalau begitu Author pamit ya guys 🙏😉 Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh 🙏😊😇


🙏😊😘LOVE YOU ALL😘😊🙏

__ADS_1


🥰SEE YOU DIKARYA AUTHOR LAINNYA YA 😉


__ADS_2