Anak Genius : TWINS PEMBAWA KEBAHAGIAAN.

Anak Genius : TWINS PEMBAWA KEBAHAGIAAN.
IKHLASKANLAH CINDY.


__ADS_3

┈••✾•◆❀🤍 Mutiara Hikmah.🤍❀◆•✾••┈


"Cara untuk meringankan penderitaan ketika ditimpa kesusahan dan musibah. Sadari bahwa itu telah ditakdirkan, itu hanya sementara, bisa saja lebih buruk dari itu, agamamu masih selamat, serta sadari bahwa banyak pahala yang akan kamu raih dengan musibah tersebut."


__Sheikh Ahmad Musa Jibril __


•┈┈┈┈┈┈•✾•◆❀🤍❀◆•✾•┈┈┈┈┈┈•


"ACHAAAA!" teriak Rio, yang baru saja tersadar dari pingsannya. Dan seketika ia pun terduduk.


"Alhamdulillah, akhirnya Lo sadar juga Rio!" ucap seorang pria, yang terlihat ia sedikit kaget karena, Rio yang bangun secara tiba-tiba.


"Daffin!" sentak Rio, yang kemudian ia melihat sekelilingnya yang ternyata ia masih dirumah sakit.


"Dimana bini gue? Gue harus menemui Cindy!" tanyanya lagi, sembari ia hendak melepaskan jarum infus yang masih terpasang ditangannya.


"Tenanglah Rio, Lo jangan begini keadaan Lo masih lemah!" ujar Daffin yang terlihat ia hendak, mencegah Rio yang ingin mencabut jarum infusnya.


"Gue harus menemui Acha Fin, dia pasti lagi menunggu gue!" seru Rio, yang sepertinya sudah tidak bisa dicegah lagi. Bahkan ia sudah turun dari ranjangnya.


"Rio Lo harus bersabar Rio, kuatlah demi anak-anak Lo! Hadapilah kenyataannya, kalau Cindy telah tiada! Ini sudah menjadi takdir Allah Rio!" ujar Daffin, yang kini sudah memeluk sahabatnya yang kini terlihat rapuh.


"Tidak! Acha tidak mungkin meninggal! ACHAAAA! Jangan tinggalkan Kak Bian Acha! Huhuhu!"


Tangis Rio kembali pecah, bayangan wajah istrinya membuat ia semakin kalap. Rasa ingin menemuinya membuat ia mendorong kuat tubuh Daffin yang sedang memeluknya. Sehingga Daffin terjatuh kebelakang. Lalu Rio langsung berlari menuju keruangan bersalin tempat Cindy tadi berada. Namun setibanya disana ternyata Cindy sudah tidak Ada.


"Dimana istriku! Dimana istriku Dokter!" bentak Rio pada Dokter yang tadi membantu Cindy melahirkan.

__ADS_1


Melihat Rio, yang sedang marah-marah pada dokter, Daffin yang tadi mengikutinya langsung menarik tangan Rio. "Lo ingin melihat bini Lokan? Ayo ikut gue!" bentak Daffin, lalu ia langsung membawa Rio pergi meninggalkan ruangan bersalin dan ia terus membawanya hingga mereka sampai di mobilnya Daffin.


"Masuk lo sekarang! Biar secepatnya Lo melihat Cindy!" tegas Daffin, dan Rio pun akhirnya masuk, dan duduk di kursi sebelah kemudi mobil, setelah Rio masuk Daffin pun ikut masuk. Kali ini ia berperan sebagai supirnya Rio, karena ia tahu kondisi sahabatnya itu sedang tidak stabil.


Setelah keduanya masuk, Daffin pun langsung melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi. Hingga hanya memerlukan beberapa menit saja mobil Daffin sudah memasuki rumahnya Rio yang terlihat, sudah diramaikan orang. Seketika Rio langsung turun, tatkala Daffin memarkirkan mobilnya. Dan Rio pun langsung berlari masuk.


Setibanya di dalam, ia melihat seorang wanita sedang mengkafanin Cindy. Membuat Rio terlihat marah pada wanita tersebut.


"Apa yang sedang kau lakukan pada istriku hah?! Istriku belum mati! Kenapa kau membungkusnya seperti itu hah?!" teriak Rio dengan lantang. Seketika semua mata langsung mengarah kepadanya mereka juga terlihat kaget karena ia sebenarnya mereka sedang menyaksikan proses mengkafankan Cindy.


Mendengar teriakkan Rio, membuat Meira yang duduk disamping mayatnya Cindy pun ikut kaget.


"Astaghfirullah Bang! Istighfar Bang! Ini sudah kehendak Allah Bang! Apa bisa Abang menentang kehendak Allah Bang?" tanya Meira sedikit keras agar suara ia didengar oleh Rio yang saat itu sedang hilang arah.


"Bang Rio, ingat Bang, bukan hanya Cindy saja yang mengalami kematian! Kita semua kelak akan mengalahkannya juga. Waktunya kapan itu hanya Allah yang mengetahuinya. Karena sudah janji Allah kalau setiap yang bernyawa di muka bumi pasti akan mati! seperti Salah satunya, firman Allah, tentang tiap makhluk yang berjiwa akan menemui kematian dalam surat Ali Imran ayat 185. Berikut


كُلُّ نَفۡسٖ ذَآئِقَةُ ٱلۡمَوۡتِۗ وَإِنَّمَا تُوَفَّوۡنَ أُجُورَكُمۡ يَوۡمَ ٱلۡقِيَٰمَةِۖ فَمَن زُحۡزِحَ


Artinya: "Setiap yang bernyawa akan merasakan mati. Dan hanya pada hari Kiamat sajalah diberikan dengan sempurna balasanmu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, sungguh, dia memperoleh kemenangan. Kehidupan dunia hanyalah kesenangan yang memperdaya."


Berdasarkan tafsir dari Al Quran salah satu pesan yang terkandung dalam ayat di atas yaitu, setiap makhluk hidup yang bernyawa akan merasakan Kematian


Artinya, tiap manusia memiliki masanya yang telah ditakdirkan masing-masing dalam Lauh Mahfudz. Sebab itu, takdir kematian tersebut tidak akan mengenal usia muda atau pun tua, tidak pula mengenal jenis kelamin baik perempuan maupun laki-laki.


Ayat 185 ini juga mengandung pesan agar umat muslim dapat mengingat kematian dan mempersiapkan diri untuk segala yang akan mereka hadapi di akhirat kelak. Umat muslim yang mampu mengaplikasikan pesan inilah yang disebut sebagai mukmin cerdas dalam salah satu sabda Rasulullah SAW.


Dari Ibnu 'Umar, ia berkata,

__ADS_1


Artinya: Aku pernah bersama Rasulullah SAW, lalu seorang Anshor mendatangi beliau, ia memberi salam dan bertanya,


'"Wahai Rasulullah, mukmin manakah yang paling baik?"


Beliau bersabda, "Yang paling baik akhlaknya."


"Lalu mukmin manakah yang paling cerdas?" ia kembali bertanya.


Beliau bersabda, "Yang paling banyak mengingat kematian dan yang paling baik dalam mempersiapkan diri untuk alam berikutnya, itulah mereka yang paling cerdas." (HR Ibnu Majah).


Mendengar penjelasan dari Meira, Rio, tak berani menentangnya lagi ia hanya menangis tanpa bersuara, sembari menatap wajah istrinya, terlihat sedang tersenyum amat manis sekali.


"Abang, jangan khawatir karena Cindy meninggal dalam keadaan syahid, itu dijelaskan dalam sebuah hadits Rasulullah ﷺ.


Rasulullah ﷺ bersabda,


“Ada 7 jenis mati syahid selain orang yang gugur di jalan Allah di antaranya yakni seseorang yang terbunuh oleh wabah, kondisi tenggelam, radang selaput dada, penyakit perut, korban kebakaran, meninggal di bawah bangunan, dan wanita yang meninggal saat melahirkan adalah syahid.” – Al Muwatta Malik, Buku 16, Hadis 36.


Menurut Ar-Raghib Al-Ashfahani, keutamaan seseorang mati syahid dapat menyaksikan para malaikat turun kepada mereka dan mengatakan,


“Janganlah kamu merasa takut dan janganlah kamu bersedih hati; dan bergembiralah kamu dengan (memperoleh) surga yang telah dijanjikan kepadamu” (QS. Fushshilat, 41:30).


Dalam surah Al-Hadid, 57:19 berbunyi:


"Ketika seseorang merasakan sakaratul maut, mereka dapat menyaksikan berbagai macam kenikmatan akhirat yang telah dijanjikan Allah kepada mereka" (QS. Al-Hadid 41: 30)


"Jadi Ana mohon Bang, ikhlaskanlah Cindy!"

__ADS_1


...┈┈•✾•◆❀🤍❀◆•✾•┈┈...


Jangan lupa tinggalkan jejaknya ya guys 😉🙏.


__ADS_2