Antara 2 Billionaire

Antara 2 Billionaire
Bertemu Laura


__ADS_3

"Entahlah pa," ucap Arthur pasrah.


Arthur dan Gabriel jiwa jomblonya meronta melihat kelakuan teman, orang tua dan para om tantenya.


Waktu berlalu dengan cepat, para mama dan papa menikmati bulan madu masa tua mereka begitu pula dengan Arcelo, Arsen dan Aaron.


"Pak Arthur daripada anda jomblo mending sama Ayda deh, dia kan juga jomblo pak," kata Yulia.


"Bener-bener deh kamu Yul, kalau merekomendasikan wanita tu yang ok gitu la orang-orangan sawah direkomendasikan untuk aku," sahut Arthur marah.


"Ya kan pas gitu pak Arthur, orang-orangan sawah sama pak lampir seperti anda," timpal Yulia.


Arthur melemparkan tatapan mautnya pada Yulia dia sungguh kesal sekali.


"Untung istri Aaron coba kalau nggak sudah ku lempar dirimu ke laut," omel Arthur.


"Sadis sekali mangkanya nggak laku," sahut Airin.


"OMG, Arsen, Aaron nasehati tu istri-istri kalian," kata Arthur.


"Kamu ingin ikut juga Karin," imbuhnya.


Karin dan Arcelo tertawa, mereka tidak mempedulikan ocehan Arthur. Mereka menikmati angin dan pemandangan indah di depan mereka.


"Sayang ke kamar yuk," bisik Arcelo.


"Aku dengar Arcelo," sahut Airin.


"Kasian Karin lah, kamu gempur terus. Istirahat dulu napa ma kita," imbuh Airin.


"Biar cepat gol cebong aku," sahut Arcelo.


"Aku nggak nyangka kamu lebih messssssuuum dari Arsen," timpal Aaron.


"Seperti kamu nggak saja mas, kadang sehari lima kali," pungkas Yulia.


Semua menggelengkan kepala.


Aaron yang malu hanya menggaruk kepalanya yang nggak gatal sambil terkekeh.


"Apalah daya aku yang jomblo abadi," sahut Gabriel.


"Ayo nanti malam kita ke club', aku mau cari wanita," kata Gabriel.


"Ayok karena pasti mereka akan panjat memanjat," sahut Arthur.


Malam hari pun tiba Gabriel yang lama tidak mendapatkan pelepasannya mengajak Arthur pergi ke club untuk cari wanita.


"Aku mana berani tidur dengan wanita," kata Arthur.


Gabriel membola, dia sungguh tidak percaya kalau Arthur tdiak berani menyentuh wanita.


"Aku kira kamu ahli la kok ternyata, hehe." Gabriel tertawa dengan keras.


"Apa kamu nggak ingat sok nya kamu saat SMA dulu," kata Gabriel yang membuat Arthur terkekeh.


"Memangnya kamu nggak takut kalau tertular penyakit yang jika sembarang berhubungan dengan wanita?" tanya Arthur.


"Aku hanya ingin pelepasan, biar mereka bekerja dengan mulutnya," jawab Gabriel.


"Oh," sahut Arthur.


Beberapa wanita menghampiri mereka berdua, body yang aduhai membuat Arthur dan Gabriel menelan saliva.


"Ini orang apa gitar spanyol," kata Arthur.

__ADS_1


"Aku sudah nggak kuat Arthur, aku ke kamar dulu ya," pamit Gabriel lalu membawa salah dari mereka.


Satu wanita duduk di samping Arthur dia menuangkan minuman di gelas Arthur.


"Halo apa kabar?" tanya wanita.


"Kabar baik," jawab Arthur.


"Kamu berasal dari Asia mana?" tanya Wanita lagi.


"Indonesia," jawab Arthur.


"Wah," sahutnya.


Wanita yang bernama Laura ini mengobrol banyak sambil menunggu Gabriel mendapatkan pelepasannya.


"Kamu tidak ingin tidur denganku?" tanya Laura.


"Tidak, maaf," jawab Arthur.


"Oh," sahutnya.


"Ya sudah aku kesana dulu," pamit Laura.


Arthur menatap Laura yang pergi meninggalkannya, wajah Laura nampak sedih.


Di sisi lain Gabriel meminta wanitanya untuk mengulum miliknya sampai dia puas, sang wanita sempat protes tapi di sini Gabriel lah berkuasa.


"Padahal aku sangat ingin digagahi lelaki Asia," kata si wanita.


"Lain kali kamu bisa ke negaraku," sahut Gabriel.


Tak ingin ada drama Gabriel segera meminta si wanita untuk melaksanakan tugasnya.


Gabriel mulai mendeeeesssaaah saat miliknya dilu mat oleh si wanita.


Dia mengambil beberapa lembar uang dolar dan memberikannya pada si wanita.


"Ini upah kamu," kata Gabriel.


Di wanita sangat senang karena Gabriel memberinya banyak uang.


"Terima kasih tuan," kata si wanita lalu pergi.


Setelah puas Gabriel keluar dan duduk di samping Arthur.


"Rasanya plong Arthur," kata Gabriel.


"Ya sudah ayo pulang," ajak Arthur.


Saat mereka keluar, Arthur melihat Laura duduk di depan dengan wajah sedihnya.


'Wanita itu," batin Arthur.


***********


Hari ini adalah hari dimana semuanya balik ke tanah air. Pekerjaan yang tidak bisa ditinggal lama mengharuskan untuk segera kembali.


"Kamu tidak ikut?" tanya Arthur.


"Pekerjaan aku masih banyak di sini, seminggu lagi aku akan kembali," jawab Gabriel.


"Ya sudah cepat kembali ya bro, aku tunggu di sana," sahut Arthur.


Setelah mengucap salam perpisahan pada Gabriel mereka semua menuju bandara.

__ADS_1


Gabriel nampak sedih tapi bagaimana lagi pekerjaannya masih melambai di Kanada.


Selepas kepergian A4 dan keluarganya Gabriel pergi ke klub yang dikunjunginya waktu lalu, dia melihat wanita yang waktu itu dan Laura, sama seperti yang dilihat Arthur Laura nampak sedih.


"Pergilah kalian semua," titah Gabriel.


"Kamu jangan," ucap gabriel sambil menunjuk Laura.


"Anda mau tidur dengan saya?" tanya Laura.


"Nggak, cuma mau tanya kenapa kamu sedih?" jawab dan tanya Gabriel.


"Baru kali ini ada yang tanya kenapa aku bersedih," jawab Laura.


"Jadi kenapa kamu bersedih," ucap Gabriel.


"Saya kerja seperti ini untuk biaya anak saya yang sedang sakit di rumah sakit karena Kanker namun beberapa hari ini tempat ini sepi ada pelanggan pun mereka memilih yang lebih hot dairpada saya," jelas Laura.


Entah mengapa Gabriel iba dengan Laura, dia teringat mamanya yang harus bekerja keras sendiri untuk membesarkan dirinya.


"Boleh aku melihat anak kamu?" tanya Gabriel.


"Boleh," jawab si wanita.


Si wanita dan Gabriel pergi ke rumah sakit untuk melihat anak Laura dan benar saja nampak anak kecil yang ditempeli berbagai alat medis.


"Dia anak saya, ayahnya pergi meninggalkannya saat dia berusia dua tahun saat dokter menyatakan kalau dia terkena sakit kanker," kata Laura.


"Jadi kamu bekerja seperti ini untuk biaya anak kamu?" tanya Gabriel.


"Kenapa nggak cari kerjaan lain?" imbuhnya.


"Saya butuh uang yang banyak untuk biayanya jadi saya rasa menjual diri adalah satu-satunya pekerjaan yang cepat menghasilkan uang," ungkap Laura.


Gabriel menatap iba anak Laura di usia yang dini dia harus merasakan sakit, tapi bagaimana lagi ini sudah takdirnya.


"Saya memerlukan uang hari ini, please tuan tidur dengan saya," pinta Laura.


"Aku akan membantu kamu tapi kamu nggak usah repot-repot melayani aku," sahut Gabriel yang seketika membuat Laura memeluknya.


"Terima kasih," ucap Laura.


Halo kak, pasti pada malam mingguan.


Maaf telat up nya 🤗🤗di usahakan besok up pagi atau siang🤗🤗🤗


ni mau promo ya kak


jangan lupa mampir



TERPAKSA MENIKAH


(Lena Laiha)



Raka Adijaya Prasetya adalah seorang pengusaha muda yang berhasil, terpaksa harus menikahi Rea Anastasya gadis cantik dan manja.


Bukan perjodohan yang memaksa mereka harus menikah, namun karena kesalahpahaman diantara keduanya yang mengharuskan Raka menikahi Rea.


Hingga akhirnya hari pernikahan itu tiba, karena keduanya tidak saling mencintai. Rea dan Raka membuat perjanjian diawal pernikahan mereka.


Perjanjian apakah itu?

__ADS_1


Apakah Rea dan Raka akan saling mencintai?



__ADS_2