Antara 2 Billionaire

Antara 2 Billionaire
Malam jumat


__ADS_3

Sore itu Aaron langsung pulang ke apartemennya, Aaron yang lelah membuatnya kurang fokus dan salah masuk kamar.


Di dalam kamar nampak Yulia yang polos karena habis mandi, Yulia yang tidak tau kalau Aaron ada diambang pintu nampak santai saat mengambil baju, dia malah bernyanyi dan berjoget.


Aaron memanas bahkan salivanya mengucur deras melihat tubuh sang istri yang aduhai.


"Apa yang harus aku lakukan?" batin Aaron.


Kini dia galau tingkat dewa, nggak dinikmati sayang, mau maju kok malu.


Apalagi kini bocil dibawah meronta ingin masuk sarangnya.


"Please kerja samanya dong cil," kata Aaron.


Aaron yang tidak tahan langsung saja mendatangi istrinya yang baru saja memakai pakaian dalam, Aaron membawa yulia ke tempat tidur dan langsung menyerangnya.


"Kamu kok langsung saja menyerang aku mas," kata Yulia dengan menggeliat.


"Kamu membuat aku pengen," sahut Aaron.


Serangan senja telah diluncurkan, karena sarang yang begitu sempit membuat kecebong Aaron keluar dengan cepat.


"Maaf dan makasih ya," kata Aaron lalu mengecup kening Yulia.


Yulia nampak tersenyum dengan sikap Aaron, dia hanya berharap kalau pernikahannya langgeng untuk selamanya.


Setelah itu Yulia mandi lagi dan Aaron kembali ke kamarnya, Aaron senyum-senyum sendiri mengingat sikapnya yang kurang ajar, bagaimana bisa dia melancarkan serangan senjanya dengan cara licik seperti tadi.


"Ah biarlah dia kan istri aku," ucap Aaron lalu membersihkan diri.


***********


"Yul, hari Jumat aku dapat undangan dari kampus kamu untuk menghadiri sebuah acara," kata Aaron.


"Iya kah, aku juga ditunjuk jadi motivator mas," sahut Yulia.


"Benarkah," kata Aaron.


"Iya," timpal Yulia.


Yulia dan Aaron semakin dekat dan tanpa Aaron sadari benih cinta sudah mulai tumbuh di hatinya.

__ADS_1


Malam itu Yulia yang sedang belajar di kamarnya harus kaget karena Aaron tiba-tiba masuk.


"Ada apa mas?" tanya Yulia.


"Eh maaf ganggu, ada yang ingin aku bicarakan Yul tapi nunggu kamu selesai belajar saja," jawab Aaron.


"Tentang apa mas?" tanya Yulia.


"Malam ini kan malam jumat jadi ada yang ingin aku bicarakan dengan kamu," jawab Aaron.


"Ya udah nanti kalau Yulia selesai ya," kata Yulia.


"Ok," kata Aaron lalu keluar.


Yulia tersenyum entah mengapa setiap hari dia selalu bahagia.


Yulia memandangi foto Aaron di ponselnya.


"I cannot believe how much i love you," kata Yulia.


Saat asik melamun tiba-tiba mama putri menelpon.


"Halo ma," sapa Yulia.


"Lagi ngapain?" tanya mama di seberang panggilan telponnya.


"Ini ma, Yulia lagi belajar," jawab Yulia.


"Aaron mana?" tanya Mama


"Di luar sih ma, tadi mau ngobrol ma Yulia tapi kan Yulia masih belajar," jawab Yulia.


"Memangnya mengobrol apa?" tanya mama putri yang kepo.


"Entah ma katanya malam Jumat ada yang ingin disampaikan," jawab Yulia.


"OMG, Aaron.Ya sudah kamu selesaikan belajarnya lalu pakai lingerie kamu dan goda Aaron, dia tuh minta jatah Yul," kata mama Putri.


"Ya sudah, lanjutkan belajarnya setelah itu goda suami kamu mumpung malam Jumat," sambung mama lalu mematikan sambungan telponnya secara sepihak.


Yulia nampak malu tapi meskipun begitu dia akan menuruti pesan dari mama mertuanya.

__ADS_1


Seusai belajar Yulia memakai lingerie miliknya, dia sedikit memoles wajahnya dengan make up tipis setelahnya dia keluar dan menemui Aaron di ruang kerjanya.


"Mas Aaron," panggil Yulia.


Aaron menatap sang istri dengan tatapan yang tak biasa, hasratnya langsung naik begitu melihat sang istri yang hanya memakai lingerie.


"OMG, dia benar-benar menguji imanku," batin Aaron.


Yulia mendekat dan duduk di depan suaminya.


"Kita di sini saja atau pindah ke kamar," kata Yulia dengan memancing-mancing Aaron.


Aaron yang sudah tersulut nafffssssuuu langsung menidurkan sang istri di meja kerjanya.


"Kamu yang memulai jadi sekarang terima akibatnya," kata Aaron lalu melepas pakaiannya.


Dia juga melucuti lingerie milik Yulia, lalu dia melahap bibir sang istri lalu turun kebawah dan kini sampailah di tempat favoritnya yaitu gunung kembar yang jika naik ke pucuknya akan nikmat sekali.


"Ohhhh," ucap Yulia dengan menjambak rambut sang suami.


Lama bermain di pucuk gunung kini Aaron turun ke dalam hutan, dia mencoba memasukkan rudalnya ke dalam goa yang masih sempit karena baru beberapa kali dijamah.


"Ohhh nice baby," kata Aaron saat rudalnya masuk dengan Sempurna di goa istrinya.


Dia segera memaju mundurkan pinggulnya dengan cepat, sodokan maut yang ia berikan membuat mata Yulia membuka dan menutup, begitu nikmat surga dunia yang Aaron berikan.


Puas di meja kini pindah ke sofa, setelahnya pindah ke kamar. Entah berapa ronde, Aaron seakan tak punya lelah untuk menggempur istrinya.


"Kamu nggak lelah mas main beberapa ronde," kata Yulia.


"Nggak dong malah ini mau nambah, tapi kita mainnya di kamar mandi sekalian mandi," sahut Aaron.


"Oh ya kamu tiba-tiba kenapa kok memakai lingerie kaya tadi?" tanya Aaron.


Yulia nampak terdiam, kenapa Aaron malah bertanya?


"Bukannya tadi mas Aaron yang bilang kalau malam Jumat dan mas Aaron ingin bicara?" tanya Yulia balik.


"Iya kan kalau sekarang malam Jumat bearti besok aku ke kampus kamu," jawab Aaron.


Yulia meringis dia telah salah sangka pada Aaron yang bilang malam Jumat.

__ADS_1


"Aku kira mas Aaron mau bermalam Jumat," kata Yulia dengan malu.


__ADS_2