Antara 2 Billionaire

Antara 2 Billionaire
Akhirnya


__ADS_3

"Halo semua," sapa Aaron sesaat dia baru datang bersama Yulia dan Ayda.


"Kamu kok bohongin aku sih Yul, aku mau pulang," bisik Ayda lalu dia hendak membalikkan badannya.


Yulia menarik tangan Ayda.


"Jangan pake drama, kita baru sampai jadi jangan kemana-mana," sahut Yulia.


Ayda hanya menghela nafas, dia sangat malu bertamu dengan keluarga besar A4. Aaron mendekati Arthur yang duduk sambil memegangi minuman kaleng.


"Hey Arthur cerita A4 udah mau selesai apa kamu mau jadi jomblo abadi," kata Aaron.


"Ada season selanjutnya," sahut Arthur.


"Kalau ada kalau nggak," timpal Aaron.


"Sana samperin Ayda dan kenalkan pada om dan Tante," imbuh Aaron.


Arthur yang malu tidak beranjak dari tempat duduknya dan ini membuat Aaron kesal.


Yulia dan Ayda duduk bersama mama-mama cantik dan memperkenalkan Ayda pada mereka semua.


"Jadi ini yang namanya Ayda," kata mama Amira.


"Iya Tante," sahut Yulia.


Ayda mengangguk sambil tersenyum.


"Cantik lo, sini-sini jadi mantu Tante," seloroh Mama Amira yang membuat Ayda malu.


Papa Shane yang mendengar obrolan sang istri turut bergabung.


"Jadi ini calon Arthur," kata Papa Shane.


"Iya om," sahut Ayda.


Ayda segera menutup mulutnya tak sengaja dia menyahut kata papa Shane.


Athur dari tempatnya juga bisa mendengar sahutan Ayda.


"PD sekali dia," batin Arthur.


Mama Amira dan papa Shane berbincang-bincang dengan Ayda mereka cukup suka dengan Ayda, selain cantik Ayda juga nampak baik.


"Gimana masuk nominasi apa nggak?" tanya mama Arini.


"Setelah aku pikir-pikir dengan saksama aku setuju dia jadi calon Arthur meski kakinya seperti kaki bebek sama seperti kamu Arini," jawab papa Shane yang membuat mama Arini kesal.


"Kakiku ini bukan kaki bebek, lihat saja dirimu seperti katak," maki mama Arini.


"Mulai," kata mama Vani.


"Live show Tom and Jerry di mulai," sahut mama Putri.


Papa Shane dan mama Arini pun melakukan live show mereka sehingga membuat yang lain memijat pelipisnya masing-masing.


"Astaga mama dan Om shane nggak pernah berubah, apa nggak puas ya dari aku kecil sampai aku dewasa mereka selalu bertengkar," kata Arsen.


"Entahlah, mereka sama seperti Airin dan Arthur," sahut Arcelo.


Lelah saling debat mereka memutuskan untuk minum.


Karena lelah mereka memutuskan untuk istirahat, Semua memasuki kamar masing-masing.


"Maaf Ay, kamar cuma tersisa satu kamu sekamar sama Arthur ya," kata Aaron.


"Mas biar sekamar sama aku saja, kamu dan Arthur sekamar berdua," sahut Yulia.


"Nggak, aku mau tidur dengan calon anak aku," sahut Aaron.


"Gini saja, pak Arthur tidur di sofa saya di kamar," timpal Ayda.

__ADS_1


"Sembarangan, itu kamar aku," ucap Arthur.


"Ya sudah aku di sofa saja," pungkas Yulia.


Sambil menunggu makan siang mereka semua istirahat di kamar masing sedangkan Ayda berjalan-jalan di halaman belakang.


Arthur yang merasa kasian pada Ayda turun dan mencarinya.


"Hey orang-orangan sawah," panggil Arthur.


Ayda kesal karena Arthur memanggilnya orang-orangan sawah namun tidak seperti biasanya Arya malah tersenyum.


"Hai pak Arthur," balas Ayda.


"Tumben dia nggak manggil aku pak lampir," batin Arthur.


"Kamu ngapain di sini?" tanya Arthur.


"Lihat-lihat aja, villa keluarga kalian sangat mewah, baru kali ini aku masuk villa mewah seperti ini," jawab Ayda.


"Memangnya kamu nggak pernah?" tanya Arthur.


"Pak pak, terkadang untuk bayar kuliah saja telat-telat mana mungkin bisa menyewa tempat seperti ini," jawab Ayda.


Arthur hanya tersenyum, nasib A4 memang beruntung dilahirkan dari keluarga kaya yang memiliki segalanya.


"Maaf pak jika kehadiran saya mengganggu anda, Yulia tadi yang mengajak saya kalau tau acara keluarga besar seperti ini saya juga nggak akan mau," kata Ayda.


"Santai saja nggak ganggu kok," sahut Arthur.


Ayda dan Arthur mengobrol banyak, Arthur menceritakan hal yang lucu sehingga Arda tertawa.


"Manis sekali senyumnya," batin Arthur.


Arthur terus menatap Ayda yang tersenyum, dia baru sadar kalau wanita yang selama ini bertengkar dengannya memiliki daya tarik sendiri.


Ayda yang sadar kalau Artur menatapnya jadi salah tingkah, hingga dia memutuskan untuk cepat-cepat pergi.


Byur


Arthur tertawa melihat Ayda sedangkan Ayda yang tidak bisa berenang mencoba menggapai pinggiran kolam namun tak sampai.


"Tolong pak," teriaknya.


Arthur yang tau kalau Ayda meminta tolong segera masuk ke dalam air dan membawa tubuh Ayda ke pinggir kolam.


Ayda terbatuk mengeluarkan air yang masuk lalu dia memeluk Arthur.


"Saya takut tenggelam pak," kata Ayda.


"Jangan takut ada aku disini," sahut Arthur.


Arthur membawa Ayda ke kamarnya untuk ganti pakaian, dia juga meminta Ayda untuk istirahat dulu.


"Kalau ada apa-apa panggil aku," kata Arthur.


"Maafkan saya karena telah merepotkan pak Arthur," sahut Ayda.


"Nggak merepotkan kok," kata Arthur dengan mengusap rambut Ayda.


Arthur merebahkan tubuhnya di sofa, dia yang lelah memejamkan mata dan tak berselang lama dia terlelap saat itulah Ayda mendekati Arthur yang tertidur.


"Pak Arthur, anda sangat tampan sekali," kata Ayda.


"Saya sangat menyukai anda pak, andaikan anda juga menyukai saya," ucap Ayda.


Tangan Ayda tergerak untuk menyusuri wajah tampan lalu dia mengecup pipi Arthur lalu pergi.


Arthur nampak tersenyum seolah tau apa yang dilakukan Ayda.


Acara mereka seharunya di lakukan malam ini namun karena hujan yang lebat membuat suhu semakin rendah.

__ADS_1


"Acaranya besok saja ya karena malam ini dingin sekali," kata Papa Sean.


"Iya, hawanya dingin sekali ingin membuat aku main panjat-panjatan," seloroh papa Nick.


Seusai makan malam semua memutuskan kembali ke kamar begitu pula dengan Ayda dan Arthur.


Melihat Arthur yang kedinginan membuat Ayda iba dan menyuruh Arthur untuk seranjang dengannya.


"Tidur di sini saja pak," kata Ayda.


"Nggak usah," sahut Arthur.


Ayda yang nggak enak turun ranjang dan menarik tangan Arthur.


"Saya nggak mau pak Arthur sakit," kata Ayda.


Mereka berdua saling tarik menarik sehingga tak sengaja Ayda malah terjatuh di atas Arthur dan bibir mereka bertemu.


Bukannya saling melepas Arthur malah melumaaat habis bibir mungil Ayda dan ini membuat Ayda kaget.


Dia hanya menikmati lumaaaaatan Arthur tanpa membalasnya.


Setelah puas Arthur segera melapas pautannya.


"Maaf Ayda aku khilaf," kata Arthur.


"Nggak papa pak kalau mau khilaf lagi Monggo," sahut Ayda.


Arthur dan Ayda tertawa karena sudah mendapat lampu ijo Arthur dan Ayda mengulang kembali pautan mereka.


*********


Acara syukuran atas kehamilan ketiga anggota A4 digelar meski hanya syukuran kecil-kecilan namun mereka semua nampak bahagia terlebih Arsen yang akan memiliki anak kembar.


Arthur yang tidak mau ketinggalan mengambil bunga dan berjongkok di depan Ayda.


"Will you marry me Ayda,"


Tamat.


Halo kak, akhrinya tamat juga.


Mohon maaf tamatnya mengantung tapi udah jelas ya kalo pasti di terima dan mereka segera menikah.


Mau tanya nih, kira-kira kisah cinta siapa yang paling wow


Arsen Airin


Aaron Yulia


Arcelo Karin atau


Arthur Ayda.


Jangan lupa komennya ya kak kalau bisa yang panjang🤣🤣🤣


modele suka yang panjang-panjang.


Aku mau pilih komen tapi masih belum nemu yang buat aku gimana gitu 🤣🤣🤣


Untuk pengumuman G.A aku umumin besok ya, soalnya aku kan harus cari untuk yang top komen.


Oh ya, jangan lupa mampir di novel baru aku ya kak, yang berjudul Maduku ternyata Readerku.


Meksipun pertemuan kita di antara 2 Billionaire sampai di sini tapi please kita sambung di novel selanjutnya ya kak🤧🤧🤧


aku nggak rela kalo kita berpisah sampi disini,😭😭😭😭😭.


Ya sudah aku tunggu ya kak kedatangnnya di novel baru 😘😘😘😘


__ADS_1


__ADS_2