Antara 2 Billionaire

Antara 2 Billionaire
nanggung banget


__ADS_3

"Mama hanya berharap kamu pulih sebelum kamu menikah Arsen, mungkin Airin sudah pergi tapi minimal kamu nggak menyesal, sukur-sukur kalau Airin mau kembali," batin mama Arini.


Setelah keputusan diambil mama Arini dan papa Sean pamit pulang tapi tidak dengan Arsen, dia memilih untuk tinggal.


"Mama dan papa pulang dulu, Arsen mau sama Amanda," kata Arsen.


"Baiklah, tapi ingat jam minum obat kamu harus pulang," pesan mama.


"Siap my beloved mother," timpal Arsen dengan tertawa.


Selepas kepergian mama dan papa Arsen, mama dan papa Amanda juga pamit ke kamarnya sedangkan Arsen dan Amanda mengobrol di halaman belakang.


"Sayang aku tu inginnya kita menikah secepatnya bukan tiga bulan ke depan," protes Amanda.


"Ya sudahlah sayang, lagipula tiga bulan juga nggak lama," hibur Arsen.


"Ya lama dong sayang, kalo terlalu lama bagaimana kalau...." Amanda hampir saja keceplosan.


"Kalau apa sayang?" tanya arsen.


"Kalau aku nggak kuat," jawab Amanda berbohong.


Arsen yang gemas memeluk calon istrinya tak lupa Arsen mencium seluruh wajah Amanda tanpa terkecuali.


"I love you, i love you," bisik Arsen.


"I love you too Arsen, berjanjilah padaku jangan pernah meninggalkan aku," sahut Amanda.


"Tidak akan pernah sayang, kita akan menikah dan membina rumah tangga mana mungkin aku akan melakukan hal keji itu," hibur Arsen.


"Aku hanya takut kalau kamu meninggalkan aku dan kembali ke Airin," pungkas Amanda.

__ADS_1


"Hey, listen to me. Sampai kapan pun aku nggak akan meninggalkan kamu." Arsen berusaha menyakinkan Amanda yang cemas akan nasib cintanya.


"Aku percaya padamu," ucap Amanda lalu mengeratkan pelukannya.


***********


Hari cepat berlalu, Airin dan Aaron telah kembali ke ibukota karena aktifitas mereka akan segera dimulai.


Pagi sekali Aaron sudah menjemput Airin sedangkan yang dijemput baru saja bangun tidur itupun karena Aaron yang membangunkanya.


"Astaga, anak perempuan jam segini baru bangun," kata Aaron.


"Kamu yang jemputnya terlalu awal, baru juga jam setengah lima," gerutu Airin.


"Ya sudah sana mandi habis itu kita pergi cari sarapan," kata Aaron.


"Hei Aaron dimana-mana tu beli sarapan nggak ada ceritanya cari sarapan," sahut Airin.


"Ya itu maksudnya," timpal Aaron.


Airin yang panik segera pergi keluar dan meminta bantuan Aaron.


"Aaron tolong ada kecoak." Airin mendekat.


Namun naas karena kaki yang basah Airin malah terjatuh untung dengan sigap Aaron menangkap Airin.


Mata Airin dan Aaron saling bertemu dengan segera Airin berdiri.


"Maaf Aaron," kata Airin langsung ngibrit masuk ke kamar.


Aaron yang lagi-lagi menang banyak pun tersenyum puas.

__ADS_1


"Ya Tuhan aku tidak sabar untuk segera menikahinya," gumam Arsen.


Airin di dalam kamar merutuki dirinya yang bodoh, hampir saja Aaron melihat bagian dadanya yang sensitif karena handuk yang dia pakai melorot.


Namun untunglah dia refleks dan segera memegangi handuknya.


Setelah siap Airin keluar dengan membawa rasa malu.


"Sudah jangan malu, aku akan bertanggung jawab kok," kata Aaron.


"Tetap aja malu," sahut Airin.


"Aku juga menyayangkan kejadian tadi," ucap Aaron.


"Iya Aaron, maafkan aku," sahut Airin.


"Bukan itu maksud aku, yang aku sayangkan kenapa handuknya nggak lepas sekalian nanggung banget kalo cuma sedikit yang terlihat," goda Aaron yang membuat Airin kesal.


"Sinting," ucap Airin lalu meninggalkan Aaron di ruang tamu.


Malam kak, gimana kabarnya.


Pasti baik kan?


Malam Minggu nih, untuk yang punya pasangan selamat ya karena bisa bermalam mingguan dan besok bisa kumpul2 keluarga.


Oh ya untuk komen yang nggak ke balas, mohon maaf ya kak๐Ÿคงbukan maksud hati melakukan itu.


Oh ya kak, saling add di FB yuk.


klo setuju sih dan kalo pada punya FB๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚

__ADS_1


Tak lupa ya aku ingatkan untuk like dan komen, supaya ada interaksi ya kak antara kita, seperti pepatah tak kenal maka tak sayang.๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ


Makasih๐Ÿ’•๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜


__ADS_2