Antara 2 Billionaire

Antara 2 Billionaire
Meminang secepatnya.


__ADS_3

Sepulang dari kumpul A4 lainnya Aaron sangat resah dan gelisah, dia sungguh tak ingin memberikan Airin lagi pada Arsen. Bagaimana pun juga Airin kini telah menjadi miliknya.


Papa Daffa yang tau kalau anaknya sedang galau berinisiatif untuk mendekat dan bertanya.


"Ada apa?" tanya papa Daffa.


Aaron hanya tersenyum tanpa mau menjawab pertanyaan papanya.


"Sudah tidak menganggap papa teman kamu ya," sahut papa Daffa.


Aaron menatap papanya dengan lekat sembari menggelengkan kepala.


"Lantas?" tanya Papa Daffa.


"Aaron bingung pa," jawab Aaron.


"Bingung kenapa? Airin lagi?" tanya papa Daffa seolah tau apa yang dipikirkan sang buah hatinya.


"Iya pa, meski Airin milik Aaron tapi hati Airin masih milik Arsen dan kini ingatan Arsen perlahan telah kembali," jawab Aaron.


"Kalau Airin sudah menjadi milik kamu ya pertahankan yang penting kamu nggak mengambilnya," saran papa Daffa.


"Apakah Airin akan bahagia pa menikah dengan Aaron?" tanya Aaron.


"Tergantung cara kamu memperlakukannya Aaron, meski hatinya terpatri untuk Arsen tapi jika kamu sanggup untuk membuka patrinya mungkin kamu bisa masuk dan menjadi raja di hatinya," jawab papa Daffa.


Mendengar jawaban papa Daffa membuat Aaron tersenyum senang. Memang benar kata papanya jadi tidak ada alasan lagi untuk mengembalikan Airin pada Arsen karena Aaron yakin akan bisa membahagiakan Airin.


"Bagaimana kalau Aaron segera menikah pa, nggak usah pakai acara yang mewah asal halal," ucap Arsen.


"Apapun itu papa akan selalu dukung kamu Aaron, cinta memang harus diperjuangkan," pungkas papa Daffa.


Bagi Papa Daffa dan mama Putri kebahagiaan Aaron adalah yang terpenting. Airin adalah wanita yang baik dan humbel buktinya dia dapat masuk menjadi bagian dari A4 meski bukan jadi anggota inti


"Ya sudah, tidur sana dah malam," kata Papa Daffa.


"Papa juga iya, sekali kali Aaron ajari cara panjat memanjat pa biar fasih memanjat Airin nanti," ucap Aaron dengan terkekeh.

__ADS_1


"Nanti papa kasih jurusnya biar Airin terpuaskan, ada banyak trik memang yang harus diketahui para kamu Adam agar kaum hawa tidak menolak saat diajak main panjat panjatan," ungkap papa Daffa.


Aaron mengerutkan alisnya, apa memang seperti itu atau hanya bualan papanya saja karena menurutnya asal sama-sama puas ya sudah bukankah seperti itu adanya.


"Masa?" tanya Aaron.


"Iya," jawab papa Daffa.


"Memangnya apaan pa?" tanya Aaron yang mulai kepo.


"Ada deh nanti papa beritahu kalau sekarang belum waktunya," jawab Papa Daffa.


"Kasih tau dong pa," pinta Aaron.


"Nggak nggak, besok saja," kata papa Daffa lalu pergi.


"Kalau nggak papa kasih tau, nanti saat papa dan mama main panjat memanjat akan Aaron intip," teriak Aaron tanpa digubris papanya.


*******


"Hai guys kalian kan ahli wanita, apa memang ada trik khusus saat manjat memanjat agar wanita terpuaskan dan tidak menolak saat kita ajak lagi?" tanya Aaron.


Arcelo dan Arthur saling pandang, mana tau dia trik khusus memanjat la mereka saja tidak pernah panjat memanjat alias masih perjaka meski tidak perjaka Ting Ting.


"Mana aku tau Aaron," jawab Arcelo.


"Tanya tu ketua geng, dia kan paling messssssuuuuummm," sahut Arcelo.


"Mana aku tau, aku sama Amanda tidak pernah panjat memanjat, mentok kami buat tanda cinta itupun dia yang buat," timpal Arsen.


"Mungkin dari ukuran rudal," pungkas Arcelo.


"Memangnya cewek suka rudal yang besar atau kecil?" tanya Aaron.


"Pasti besar lah, lebih puas," jawab Arthur.


"Punya kalian pasti besar-besar secara kan kalian keturunan bule, kalau aku ma Arthur yang standar orang indo," ucap Arcelo.

__ADS_1


"Memangnya berapa cm?" tanya Arsen.


"Saat berdiri atau saat tidur?" tanya Arthur.


"Berdiri lah," jawab Arsen.


Semua tertawa, memang A4 lagi somplak bukannya bahas bisnis atau yang lainnya ini malah bahas panjang rudal.


"Kalau ingin tau trik khusus lihat saja video panas, siapa tau banyak pelajaran yang dapat kita temukan," saran Arthur.


"Bukan pelajaran yang kita dapat tapi otak messssuuummmm dan rudal yang berdiri yang nanti akan membuat kita bingung mau diapakan," timpal Arcelo.


Keempat cowok ganteng ini terus saja membahas hal hal yang bersifat tabu yang malah membuat mereka berhasrat semua.


"Ah gara-gara kamu jadi pengen," kata Arsen.


"Cari saja Amanda," sahut Aaron.


"Lagian kenapa sih kamu tanya trik khusus memanjat," kata Arsen.


"Aku ingin menikah jadi harus belajar dari sekarang supaya Airin puas ma permainan panjat aku," ucap Aaron.


Mendengar ucapan Aaron membuat Arsen terdiam, dia sungguh tidak rela kalau Aaron menikah dengan Airin.


"Wah dua teman kita akan segera sold out Arthur, kita kapan menyusul," kata Arcelo


"Pasangan saja kita tidak punya," timpal Arcelo.


Arsen yang sudah tidak enak hati pamit untuk pulang.


"Aku cabut dulu, besok ada meeting pagi," kata Arsen lalu keluar room mereka.


A3 saling pandang.


"Apa rencana kamu Aaron?" tanya Arthur.


"Secepatnya meminang Airin Arthur, aku tidak akan melepaskan Airin lagi.

__ADS_1


__ADS_2