Antara 2 Billionaire

Antara 2 Billionaire
Makan malam


__ADS_3

Aron terus menghibur Airin sehingga Airin cukup terhibur dan mengehentikan tangisnya.


"Aku tinggal dulu ya, dah jangan nangis lagi. Lihat ingus kamu kemana," goda Aaron lalu pergi.


Airin segera mencuci wajahnya di toilet setelahnya dia menyandarkan diri di dinding.


"Apa sampai di sini kisah kita Arsen? mahligai pernikahan yang selalu kamu gembar gemborkan apakah tinggal ucapan belaka?" Airin bermonolog dengan dirinya sendiri.


Lelah memikirkan kisah cintanya yang tidak tau mau dibawa kemana, Airin memutuskan untuk kembali ke mejanya.


Dia melanjutkan pekerjaan yang sempat tertunda.


Lama berkutat membuat Airin mengabaikan sekelilingnya dan sang waktu.


Dia mencoba melupakan risalah hatinya dengan memfokuskan pikiran sampai tai terasa sudah waktunya pulang.


"Airin kamu nggak pulang?" tanya Arsen.


"Iya sebentar lagi," jawab Airin lalu melanjutkan pekerjaannya yang sebentar lagi selesai.


Arsen dan Arcelo pulang terlebih dahulu dan saat di loby mereka berpapasan dengan Aaron yang ingin menjemput Airin.


"Kamu ngapain kemari Aaron?" tanya Arcelo.


"Menjemput Airin," jawab Aaron.


Arcelo menatap Arsen dan Aaron secara bergantian.


"Gencar nih deketin Airin," goda Arcelo.


"Iya, udah dapat lampu ijo dari Arsen," sahut Aaron.


"Iya sana deketin, kasian dia yang terus berharap padaku," timpal Arsen.


"Aku hanya berdoa semoga nanti kamu nggak menyesal Arsen," ucap Arcelo.


"Menyesal biar ditanggung sendiri karena ketika saat itu tiba aku tidak akan mengalah padanya untuk yang kedua kali," kata Aaron.

__ADS_1


"Kalian dengar ya, aku nggak akan menyesal! ingat itu," ucap Arsen dengan lantang.


"Semoga," sahut Aaron lalu masuk ke dalam sedangkan Arsen dan Arcelo keluar kantor.


Aaron memperhatikan Airin yang masih sibuk dengan komputer di depannya.


Dia menunggu sambil menyandarkan diri di dinding.


Lama menunggu akhirnya Airin selesai juga.


"Sudah selesai?" tanya Aaron yang membuat Airin kaget.


"Aaron kamu ngagetin aja deh seperti jelangkung tau nggak, datang nggak bilang," gerutu Airin.


"Kalau Jelangkung itu datang nggak diundang," sahut Aaron.


"Ya itu maksudnya," timpal Airin.


"Kamu ngapain kesini? Arsen dan Arcelo udah pulang," imbuh Airin.


"Aku jemput kamu sekalian mau ngajak kamu makan malam," jawab Aaron.


Memori Airin kembali ke beberapa tahun yang lalu saat dirinya masih menyukai Aaron.


Bagi Airin Aaron adalah sesosok pria yang hangat, Aaron banyak membantu kesulitannya namun Arsen tiba-tiba datang dan menggantikan Aaron di hati Airin, apa sekarang akan berbalik lagi? Aaron yang akan menggantikan posisi Arsen di hati Airin?


"Kita mau makan dimana?" tanya Airin.


"Suatu tempat yang indah," jawab Aaron.


Aaron mengajak Airin ke sebuah kafe yang terapung di atas sebuah danau buatan kecil dengan view yang sangat indah.


"Indah sekali Aaron," kata Airin.


"Seindah dirimu," sahut Aaron.


"Sejak kapan kamu pandai bergombal," kata Airin dengan tertawa.

__ADS_1


Aaron hanya tersenyum.


Seusai makan, Aaron dan Airin duduk di taman dekat danau.


Aaron menunjukkan rasi bintang pada Airin.


"Bagus ya," puji Airin.


"Apa kamu suka pemandangan langit di malam hari?" tanya Aaron.


"Suka, bahkan saat melihat bintang-bintang bertaburan aku ingin terbang kesana," jawab Airin.


"Aku ingin seperti Sirius, bintang yang paling terang," imbuhnya dengan menunjuk bintang Sirius.


"Bagus itu, semoga kamu bisa menjadi Sirius yang sinarnya dapat menerangi A4," sahut Aaron.


"Bisa saja," timpal Airin.


Airin dan Aaron bercerita banyak hal hingga tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul sepuluh malam.


"Ayo kita pulang," ajak Airin.


*************


Keesokannya Arsen meminta Airin untuk menemaninya meeting dengan klien di sebuah restoran karena Arcelo ada tugas ke luar kota.


"Baik pak," ucap Airin.


Airin nampak canggung saat satu mobil dengan Arsen, ini pertama kalinya setelah tiga tahun tidak naik mobil bersama.


Biasanya Arsen akan memegang tangan Airin dan terus menciuminya dengan banyak gombalan maut yang Arsen ucapkan namun sekarang keheningan menyelimuti mereka berdua.


"Sudah sampai," kata Arsen lalu turun begitu pula dengan Airin.


Mereka berdua menuju meja yang sudah dipesan sebelumnya dan di sana ternyata sudah ada klien Arsen yang sudah menunggu.


"Maaf kami datang terlambat," kata Arsen saat sampai di mejanya.

__ADS_1


Amanda yang merupakan klien Arsen tersenyum dan ini membuat Arsen terpukau bahkan melihat Amanda tanpa kedip.


Apa Arsen jatuh hati pada pandangan pertama dengan Amanda? lalu bagiamana dengan Airin?


__ADS_2