Antara 2 Billionaire

Antara 2 Billionaire
Ikut pulang


__ADS_3

"Mau sampai kapan kamu akan di sini?" tanya Gabriel.


"Aku ingin menemani Albert, Gabriel," jawab Laura.


"Dia sudah tenang dalam pengawasan malaikat kenapa kamu masih memikirkannya," ucap Gabriel.


Gabriel membujuk Laura untuk mau pulang, dia tidak bisa meninggalkan Laura sendiri di makam.


"Baiklah Gabriel." Akhirnya Laura mau mendengarkan kata-kata Gabriel.


Gabriel mengajak Laura ke kamar hotelnya karena dia tidak ingin Laura mengingat anaknya kembali dia membawanya pulang ke rumah.


"Kita ke kamar hotel aku ya," kata Gabriel.


"Tapi aku sekarang lagi mode off Gabriel tidak ingin melayani kamu," sahut Laura.


"Yang menyuruh kamu untuk melayani aku ya siapa, aku hanya tidak ingin kamu mengingat Albert yang sudah bahagia di sana," timpal Gabriel.


"Sekalian bantu aku untuk berkemas karena besok aku akan kembali ke negaraku," imbuh Gabriel.


Laura nampak terdiam, dia baru saja kehilangan anaknya dan kini dia akan berpisah dengan malaikat penolongnya.


Sesampainya di hotel mereka berdua masuk ke dalam.


"Tidak bisakah kamu tinggal lebih lama Gabriel?" tanya Laura.


"Tidak bisa, kerjaan di sana sudah melambai lambai Laura," jawab Gabriel.


Laura semakin sedih, dia belum sama sekali membalas kebaikan Gabriel.


"Tapi aku belum membalas kebaikan kamu," ucap Laura.


Gabriel tersenyum lalu ikut duduk di samping Laura.


"Memangnya aku meminta balasan atas apa yang telah aku lakukan?" tanya Gabriel.


Laura menggelengkan kepala.


"Lalu kenapa kamu bingung memikirkan hal itu," kata Gabriel lagi.


Laura menghela nafas.


"Entah mengapa aku sangat sedih saat kamu bilang akan kembali ke negara kamu, hanya kamulah teman yang aku miliki," kata Laura.


Gabriel tersenyum.


"Kamu mau ikut aku ke negaraku?" tanya Gabriel.


Laura nampak terdiam bagaimana bisa dia meninggalkan Kanada anak dan makam Albert.


Gabriel tersenyum melihat Laura yang diam, dia sudah menduga kalau Laura enggan meninggalkan Kanada.


"Semua terserah kamu, jika kamu ikut aku ke negaraku kamu bisa bekerja di sana dan meninggalkan pekerjaan kamu yang seperti ini, Albert pasti sedih melihat kamu yang masih melakukan pekerjaan itu," kata Gabriel.


Laura hanya diam, dia sungguh bingung.


"Aku tidak memaksa kok, kamu aku ok nggak ikut juga ok, kalau kamu mau ikut segera bilang supaya aku bisa memesan tiket untuk kamu," imbuh Albert.

__ADS_1


Apa dia harus meninggalkan negara kelahirannya? apa dia juga harus meninggalkan makan anaknya? tapi apa yang dikatakan oleh Gabriel benar adanya.


********


"Sudah malam tidurlah," kata Gabriel.


Gabriel memilih tidur di sofa dan membiarkan Laura tidur di ranjang.


Wajah Laura sangat cantik, rambut pirang dan tinggi yang semampai.


Semalaman Laura tidak bisa tidur, kenangan anaknya masuk ke dalam pikirannya, dia menangis mengenang sang buah hati tercinta.


"Mama merindukan kamu sayang," gumam Laura.


Gabriel yang mendengar tangisan Laura pun bangun, dia segara menghampiri temannya tersebut.


"Kamu kenapa?" tanya Gabriel.


"Aku merindukan anakku," jawab Laura.


Gabriel memeluk Laura, dia cukup paham dengan apa yang dirasakan Laura.


"Lebih baik ikut aku saja, jika kamu nggak betah di sana kamu bisa kembali, aku tidak tega meninggalkan kamu seperti ini," kata Gabriel.


Laura akhirnya mengangguk, dia mau ikut Gabriel ke negaranya.


Di sisi lain, Aaron dan Yulia bersiap untuk ke kampus, Arthur juga turut ikut karena dia yang nantinya mewakili Aaron memberikan seminar untuk para mahasiswa.


Aaron juga ingin mengumumkan statusnya karena dia tidak ingin Yulia sedih lagi dan berpikiran kalau Aaron tidak menyayanginya.


"Yul," panggil Ayda.


"Kok ada Pak Arthur, pak Aaron mana?" tanya Ayda.


"Mana aku tau," jawab Yulia.


"Kan suami kamu Yul," sahut Ayda kesal.


Arthur mulai memasuki aula kampus, tepuk tangan riuh terdengar.


"Saya mewakili pak Aaron untuk memberi seminar pada hari ini," kata Arthur.


Arthur menjelaskan bagaimana dia sukses seperti sekarang. Dia menceritakan sedikit pengalaman hidupnya pada para mahasiswa siapa tau bisa menginspirasi mereka semua termasuk persahabatannya dengan A4.


"Ada yang bilang sekeras-kerasnya kita berjuang akan tetap kalah sama yang disponsori orang tua," kata Arthur dengan tertawa.


Semua mahasiswa tertawa mendengar penuturan Arthur, kalau dipikir-pikir memang benar. A4 bisa seperti ini juga karena orang tua mereka namun A4 bukan anak-anak yang manja, mereka tetap bekerja keras, Arthur dan Arcelo juga memiliki aset sendiri dari hasil kerja mereka.


Arthur lebih ke club', dia membangun banyak cabang club' di seluruh wilayah Nusantara sedangkan Arcelo diam-diam merintis bisnis property seperti rumah sewa, villa dan juga rumah kontak. Bisnisnya melibatkan semua kalangan.


Dia juga menceritakan awal dia kerja dulu, gajinya harus dipotong gara-gara rasa setia kawan dengan ketua geng A4 yang tengah galau.


Semua nampak tepuk tangan, kisah cerita Arthur dan sahabatnya sungguh menginspirasi, mereka mengira A4 adalah anak manja yang berlindung di bawah ketika orang tapi mereka salah tenyata nasib mereka lebih baik dari A4.


Saat mereka sepulang dari kampus bisa rebahan sedangkan A4 dulu harus bekerja patutlah kini A4 jadi sukses dengan bisnis mereka sendiri di luar orang tua mereka.


Ayda pun meleleh mendengar cerita Arthur, tak disangka dibalik sikapnya yang seperti pak Lampir Arthur memiliki jiwa seperti itu.

__ADS_1


"Aku salut padamu pak Arthur," kata Ayda.


Setelah memberikan kata-kata motivasi, kini Aaron masuk semua mahasiswa nampak bersorak gembira, jiwa jomblo para mahasiswa meronta melihat Aaron.


"Halo selamat siang semua," sapa Aaron.


"Halo," sapa semua mahasiswa dengan tepuk tangan.


"Yul, suami kamu sumpah pesonanya, aku nggak bisa move on Yul kalo gini caranya," kata Ayda.


"Jangan macam-macam Ay, dia milik aku," sahut Yulia.


Ayda tertawa.


"Lagian siapa sih yang mau nikung kamu, aku mau berbelok ke pak Arthur, kamu setuju kan?" tanya Ayda.


"Setuju banget nanti kita sama-sama jadi istri A4, Airin, Karin, Yulia dan Ayda," jawab Yulia.


"Gaskan Yul," sahut Ayda.


Di depan Aaron sedikit banyak menambahi motivasi sedikit hingga di akhir dia memanggil Yulia.


Semua sangat kaget, heran kenapa Yulia dipanggil oleh Aaron.


Dengan menunduk Aaron mengulurkan tangannya dan memanggil Yulia sayang.


Semua mahasiswa heran, termasuk Maya yang sangat panas.


"Ada yang ingin saya sampaikan, mohon maaf jika diawal saya bilang kalau saya singel," kata Aaron.


"Sebenarnya......"


Halo kak maaf aku gantung🤧biar kalian nggak meninggalkan aku 😩😩🤣


alasannya Lo nggak masuk akal ya.


Yowes Ben ya kak 🤣🤣🤣🤣🤣


Mau promo lagi nih kak jangan lupa mampir ya.



KENCAN KONTRAK


(As Cempreng)



Namanya Lala Clarissa berawal dari kecerobohannya salah mendamprat orang. la harus berurusan panjang, menerima kenyataan bahwa dirinya menjadi objek pasar lelang dunia bawah.


Tidak sampai di situ, Lala terjebak tidak bisa melepaskan diri dari jeratan cinta CEO. Demi melindungi keselamatan sang Ayah dan berakhir pada sebuah perjanjian kontrak, Lala tidak tahu bahwa Ayahnya Alen Sergio adalah petarung hebat di dunia Mafia dengan nama samaran Algio.


Di tengah perjalanannya la terjebak di dalam cinta tiga pemuda, dua diantaranya adalah seorang Kakak dan Adik dengan sifat yang sangat bertolak belakang. 


Gadis ini menghadapi situasi yang tidak pernah disangkanya, ditambah muncul perempuan dari masa Lalu dari lelaki yang dipilihnya, semakin mengacaukan hubungan Lala. 


Suatu waktu Lala menemukan kenyataan bahwa keluarganya yang paling dirindukannya ternyata masih hidup. Akankah Lala menemukan kebahagiaanya?

__ADS_1



__ADS_2