Antara 2 Billionaire

Antara 2 Billionaire
Belajar mencintai Aaron


__ADS_3

"Semoga kamu lah yang nantinya menjadi nyonya di rumah ini Airin," kata Mama Arini dengan tersenyum.


Airin menanggapi ucapan Mama Arini dengan tersenyum tapi kesempatan untuk menjadi nyonya di rumah itu sangat kecil apalagi Arsen dan Amanda akan menikah.


Airin menaiki motornya lalu pergi dari rumah Arsen, kata-kata mama Arini masih terngiang di kepalanya.


"Andaikan Arsen tidak hilang ingatan tante, mungkin kita bisa menjadi pasangan mertua dan menantu yang solid," batin Airin.


Tak selang lama Airin tiba di rumahnya ternyata Aaron telah menunggu Airin.


"Aaron," panggil Airin dengan kaget.


"Kamu darimana?" tanya Aaron.


"Aku dari rumah Arsen," jawab Airin.


Entah mengapa Aaron nampak kesal saat tau kalau Airin dari rumah Arsen.


"Ngapain?" tanya Aaron.


"Negoisasi ma Om Sean Aaron, aku ingin resign," jawab Airin.


Mendengar jawaban Airin membuat Aaron girang, dia sungguh senang sekali karena dengan Airin resign minimal Airin bisa kerja di perusahannya.


"Kami yakin mau resign," kata Aaron dengan antusias.


"Iya Aaron," sahut Airin.


"Tapi kenapa kamu tiba-tiba ingin resign Airin? bukannya kamu dari dulu menolak resign dengan alasan perjanjian pra kerja dulu," tanya Aaron yang mulai kepo.


"Aku ingin cari kerjaan lain, bosan aku jadi sekertaris," jawab Airin berbohong.


Meski Airin berbohong tapi Aaron cukup tau alasan Airin resign.

__ADS_1


"Nggak usah bingung, kamu tinggal pilih mau pekerjaan yang seperti apa," kata Aaron.


"Maksudnya?" tanya Airin.


"Kamu mau cari pekerjaan yang bagaimana? di kantor aku lagi dibutuhkan pegawai baru," jawab Aaron.


"Benarkah Aaron?" tanya Airin.


"Iya, tapi kalau kamu ingin jadi istri CEO nya juga bisa, lowongan itu terbuka lebar buat kamu," jawab Aaron.


"Dasar modus," sahut Airin lalu meninggalkan Aaron di teras.


Aaron yang gemas menyusul Airin, dia yang sangat senang segera memeluk Airin dari belakang.


"Apa sekarang kamu sudah menerima aku?" tanya Aaron.


Airin nampak bingung, dia hanya diam tanpa menjawab pertanyaan Aaron sehingga Aaron yang kecewa melepas pelukannya.


Aaron memilih duduk di sofa dan membiarkan Airin melanjutkan aktivitasnya.


Melihat penolakan Airin membuatnya sedikit down, apa selamanya akan seperti ini?


Airin yang tidak enak pada Aaron menghentikan aktivitasnya mengisi botol minum.


Dia mendekat lalu duduk di samping Aaron.


"Aaron maafkan aku," kata Airin.


"Kamu nggak salah kok Airin, aku saja yang tidak tau diri," ucap Aaron.


"Jangan bilang begitu. Baiklah aku akan mencoba mencintai kamu Aaron," kata Airin yang membuat Aaron menatapnya.


Aaron tidak percaya dengan apa yang didengarnya.

__ADS_1


"Airin cubit aku," pinta Aaron.


Tanpa ragu Airin mencubit Aaron dia pun kesakitan karena cubitan Airin.


Aaron yang senang segera memeluk Airin, dia terus mengucapkan terima kasih pada Airin.


"Terima kasih telah menjadikan aku lelaki yang paling beruntung di seluruh dunia," bisiknya.


Aaron pun mengecup kening Airin, tak hanya kening dia juga mengecup bibir Airin kali ini dia ingin melakukan hal lebih.


Meski enggan tapi Airin pasrah jika Aaron ingin menciumnya karena bagaimanapun juga dia sudah berkomitmen untuk mencintai Aaron.


Halo kak,


aku kasih visualnya A4 ya kak, tapi untuk yang cewek aku belum dapat visual yang pas.


Visual Arsen



Visual Aaron



Visual Arcelo



Visual Arthur



Ini halu aku ya kak, semoga kita sehatiπŸ€—πŸ€—πŸ€—πŸ€—β€οΈπŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ˜˜

__ADS_1


__ADS_2