
"Sebenarnya Yulia ini adalah istri saya," kata Aaron yang membuat ruangan tiba-tiba hening.
Aaron dan Yulia saling pandang bahkan Aaron merangkul Yulia di depan banyak mahasiswa.
Semua nampak syok tak menyangka kalau Yulia adalah istri Aaron.
Maya yang naksir Aaron terpaksa mundur pelan-pelan, ada rasa malu sendiri karena ternyata selama ini dia bersaing dengan istri Aaron.
Dia baru sadar pantas sering nemuin Yulia masuk mobil Aaron bahkan saat Yulia sakit Aaron menggendong Yulia.
"Maafkan aku yang tidak mengakui kamu dari awal," kata Aaron lalu mengecup kening Yulia berkali kali.
Selepas acara semua nampak memberikan selamat banyak sekali yang iri dengan Yulia pasalnya memiliki suami seperti Aaron.
"Jadi A4 yang nggak laku cuma anda pak Arthur," ejek Ayda.
"Sembarangan, bukannya nggak tapi belom," sahut Arthur kesal.
"Beda tipis lah pak, mangkanya jangan jahat-jahat kalau pak Arthur nggak galak kan saya mau," ungkap Ayda.
Aaron menyenggol lengan Arthur.
"Sudah sana ma Ayda daripada nggak laku," ucap Arthur.
"Brengsek kamu Aaron bukannya nggak laku tapi belum," sahut Arthur.
Kebetulan acara di kampus hanya seminar saja jadi setelah acara Arthur, Aaron dan Yulia pulang.
"Yul, aku nebeng ya, aku nggak bawa kendaraan," kata Ayda.
"Ya sudah sama Arthur saja," sahut Aaron.
"Nggak papa, antar dia kan tugas negara jadi masuk gaji bulan depan," timpal Arthur.
"Ok," ucap Aaron.
Arthur menoleh ke Ayda.
"Ayo," teriaknya.
"Astaga pak Arthur, galak amat jadi cowok, pentas nggak laku," ucap Ayda.
"Cerewet, udah ayo," timpal Arthur.
Yulia dan Aaron hanya geleng-geleng kepala melihat Arthur dan Ayda.
"Menurut kamu mereka bakal jatuh cinta nggak mas?" tanya Yulia.
"Nggak, Ayda bukan tipe Arthur," jawab Aaron.
"Kita taruhan ya, kalau mereka nggak jodoh aku akan melakukan apa yang mas Aaron mau tapi kalau mereka jodoh mas Aaron harus melakukan apa yang aku mau," tantang Yulia.
"Ok, siapa takut," ucap Aaron.
"Siap-siap kalah mas," batin Yulia dengan tersenyum licik.
Dalam mobil Arthur dan Ayda saling diam hingga Arthur menggerutu karena jalanan macet.
"Apes banget, kejebak macet lagi," umpat Arthur.
"Sabar napa pak," sahut Ayda.
"Sabar-sabar aku masih banyak kerjaan," timpal Arthur.
Tiba-tiba terdengar bunyi indikator yang menandakan seat belt ada yang kurang pas pemasangannya.
__ADS_1
"Seat belt kamu benahi lagi," kata Arthur.
Ayda mencoba memperbaiki seat belt miliknya namun bunyi indikator tak juga hilang dan ini membuat Arthur ikut mendekat.
Dan tidak sengaja bibir Arthur dan Ayda bertemu.
"Ih ih Pak Arthur cari kesempatan ya," ucap Ayda.
"Siapa yang cari kesempatan," sahut Arthur.
"Bibir aku jadi tidak suci lagi," kata Adya.
"Bibirku juga," sahut Arthur kesal.
Baik Arthur dan Ayda sama-sama mengusap bibir mereka masing-masing.
"Kamu untung aku buntung," omel Arthur.
"Ya nggak bisa gitu, sama-sama untung lah kita pak," kata Ayda.
"Nggak," sahut Arthur.
Lama terjebak macet kini akhrinya Arthur sampai juga di rumah Ayda.
"Cepat turun, aku buru-buru," kata Arthur.
"Nggak mampir dulu pak, biar orang tua saya senang gitu pak ada bos yang mampir," ucap ayda.
Arthur melemparkan tatapan mautnya pada Ayda.
Ayda yang takut segera turun dan Arthur langsung saja pergi.
Di sisi lain Karin menemui sang suami di ruangannya. Sebentar tidak bertemu Arcelo membuat Karin rindu.
Arcelo menghentikan pekerjaannya lalu menarik Karin dalam pangkuannya.
"Jangan cari gara-gara sayang atau aku akan menerkam kamu," bisik Arcelo.
"Dengan senang hati sayang," bisik Karin.
Arcelo mengangkat dagu Karin.
"Kita sedang bekerja sayang," ucap Arcelo.
"Waktunya istirahat sayang," sahut Karin.
Cup
Bibir Arcelo dan Karin saling mengecup lama-lama kecupan itu jadi sebuah lumaaaaaatan yang membuat mereka terbuai.
Suara bibir mereka mulai terdengar, tangan Arcelo kini juga berkelana menyusuri kedua pegunungan kembar milik Karin sehingga membuat Karin terbuai.
"Buka sayang," bisik Arcelo.
Karin melepas blazer miliknya lalu membuka satu persatu kancing bajunya.
"Oh nice," ucap Arcelo saat melintas buat apel miliknya keluar dari sarang.
Dia meremas dan memainkannya dan tak sengaja Arsen masuk ke dalam ruangannya.
"Arcelo!" teriak Arsen yang membuat mereka berdua kaget.
"Enak ya, bosnya kerja anak buahnya malah enak-enakan di sini," maki Arsen.
"Astaga Arsen, Arcelo nih baru main dada aku," sahut Karin.
__ADS_1
Arsen memegangi kepalnya yang terasa pening.
"Arcelo selesaikan dulu, aku beri waktu sepuluh menit, setelah itu ikut aku bertemu klien," kata arsen lalu pergi namun saat di ambang pintu dia mengingatkan supaya pintunya di kunci biar aman.
Karin berjalan untuk mengunci pintu dan kembali lagi ke Arcelo.
"Kita lanjut di rumah ya," kata Arcelo.
"Baik, tapi ciumannya berlanjut kan," sahut Karin.
Mereka kembali saling menerkam, Karin segera melepas kemejanya dan meminta Arcelo untuk memakan buah apel miliknya.
Arcelo yang lihai membuat Karin mendessssaaaaah hebat.
"Sayang jangan keras keras ini di kantor," bisik Arcelo.
"Pake mode silent kita," imbuh Arcelo.
"Mode getar gak bisa?" tawar Karin.
"Mode pesawat bisa," ucapnya.
Sepuluh menit berlalu, Arcelo segera bergegas ke ruangan Arsen dengan rudal yang berdiri tegak sempurna.
"Arsen," sapa Arcelo dengan raut wajah yang tak nyaman.
"Batal kata kliennya besok saja," kata Arsen.
Tanpa bilang apa-apa Arcelo kembali ke ruangannya dan segera membaringkan Karin yang baru saja keluar dari toilet.
"Aku sudah tidak tahan sayang," ucap Arcelo.
Ruangan kecil ini menjadi saksi bisu kerakusan Arcelo memakan istrinya.
"Ah oh ah oh," terus sayang," desssaaaah Karin yang membuat Arcelo menggila.
Arcelo dengan cepat melajukan pinggulnya seirama dengan pinggul Karin, dia ingin milik Arcelo masuk semakin dalam oleh sebab itu dia ikut mengimbangi Arcelo.
"Nikmat sekali sayang," kata Arcelo.
Sambil menyodokkan rudalnya, Arcelo mencoba naik naik ke puncak gunung nikmat-nikmat sekali, memang tidak ada yang bisa menandingi kenikmatan puncak gunung Karin.
Malam kak, maaf up nya telat.🤗🤗🤣🙏🙏🙏🙏
Mau promo lagi nih kak, mampir ya
PESONA SANG DIVA
(Nezha Ageha)
Seorang bayi perempuan dibuang dan beruntung di adopsi oleh keluarga yang baik hati.
Nama gadis itu Kasih, dia tumbuh dengan baik dan menjadi gadis tercantik di desanya, namun naas saat berusia 17 tahun ada insiden penyiraman air keras yang mengakibatkan wajahnya rusak.
Entah ini berkat atau kesialan, tetapi secara tak terduga dia malah menemukan fakta yang membuatnya mengubah tujuan hidupnya.
Kasih bukanlah bayi yang sengaja di buang. insiden tragis di masa lalu menjadi penyebab meninggalnya orangtuanya juga terpisahnya dia dari saudara kandungnya.
Mampukah Kasih melawan para serigala dan rubah licik yang siap menerkam hidup dia juga saudaranya? Bagaimana caranya pulang? Apakah keluarganya masih mengenali dia dengan wajah baru?
__ADS_1