
"Semua sudah selesai, Tuan muda."
"Bagus. Bawa kami ke tempat itu!"
"Baik.."
Robin yang merupakan robot raksasa kemudian mengajak semua yang ada untuk mengikutinya.
Setengah jam mereka berjalan, mereka akhirnya tiba di depan bangunan yang hampir mirip dengan bangunan yang dimasuki Jin Lien.
Yang membedakan hanyalah ukuran mereka.
Robin berdiri di depan alat yang memiliki fungsi sensor suara.
"Buka pintu!"
Setelah Robin mengatakan hal tersebut, pintu mulai terbuka dan menampakan ruangan yang jauh lebih mewah dari pada Istana kekaisaran manapun.
"Tuan muda, silakan masuk! Kalian semua dapat memilih untuk duduk di mana saja untuk berkultivasi. Kami bertiga akan menjaga tempat ini sampai kalian selesai.."
"Terima kasih Robin.."
"Sudah tugas saya tuan muda!"
Segera Jin Shan dan semua memasuki ruangan tersebut, setelah mereka semua masuk, pintu kembali tertutup.
Bruk
Bruk
Bruk
Bruk
Suara jatuh dengan ramai terdengar di dalam ruangan.
Jin Shan, Niu'er, Mo Fai, Blood Eagle dan Dark Eagle memandang aneh pada mereka yang terjatuh.
Mereka semua mengernyit melihat yang lainnya tidak bisa bergerak.
"Jiang Ge! Xing Ge! Ada apa dengan kalian?"
"Ugh. Justru aku yang ingin bertanya, bagaimana kalian bisa berdiri di tempat yang memiliki energi gravitasi seperti ini?"
"Hah?" Jin Shan dengan bingung menatap Cao Jiang dan yang lainnya yang masih berusaha untuk berisitirahat. Bahkan mereka telah dibanjiri oleh keringat.
"Da Jie! Da Ge! Apakah kalian merasakan energi gravitasi di sini?"
Keduanya menggeleng.
"Lihat, kami bisa bergerak dengan bebas tanpa merasa sesuatu beban berat menimpa kami.." setelah mendengar jawaban Mo Fai, Jin Shan kemudian memandang Dark Eagle dan Blood Eagle yang juga terlihat biasa saja.
"Kami tidak merasakan apapun tuan muda.." Jin Shan mengangguk.
"Kalian gila, kau tahu, ini sangat berat.." Mo Bing bahkan sampai mengetakan mereka yang masih berdiri.
"Latihan macam apa yang kalian lakukan? Aku bahkan sangat susah untuk berdiri.." Cao Xing bahkan meragukan jika dirinya telah berlatih keras saat melihat beberapa dari mereka bisa berdiri dengan tenang.
Jin Shan mendiang Niu'er dan Mo Fai. Mereka mengernyit.
"Kami latihan seperti biasa. Selain kultivasi, kami juga melatih fisik kami. Sebelum fajar terbit, kami akan bangun untuk melatih fisik kami dengan berlari memutari lapangan dengan beban yang akan kami bawa sambil berlari, setelah itu, kami akan melompati cincin api, pokoknya semua latihan fisik kami, kami akan menambahkan beban. Setiap hari beban akan bertambah 10 kg.."
Niu'er menjelaskan semua metode latihan yang mereka lakukan dan itu membuat semua orang yang masih berusaha untuk berdiri, tidak mampu mengatakan apapun.
__ADS_1
"Lalu, sekarang berapa Kg beban yang mampu kalian angkat ketika latihan.."
"Aku tidak bisa menghitung, mungkin ada ribuan kg.."
Satu kelompok lagi yang masih bisa berdiri, yaitu Black Dragon. Karena latihan yang mereka lakukan sama dengan Niu'er dan Mo Fai.
Cao Jiang dan yang lainnya seketika menjadi Shock.
Siapa yang tidak Shock jika mendengar informasi seperti itu?
Mo Fai tersenyum pada mereka semua.
"Berjuanglah, anggap saja ini latihan fisik untuk kalian hingga kalian terbiasa. Aku dan yang lainnya akan memulai berkultivasi.."
"Pergi! Pergi! Pergi saja!"
Jin Shan tertawa terbahak-bahak melihat Cao Jiang dan Cao Xing serta Mo Bing yang tengah bersusah payah.
"Rasakan! kalian akhirnya tahu, neraka macam apa yang kami lalui selama mengikuti metode latihan Er Jie hahahahahahaha"
"Shan'er! Tunggu saja, aku akan menghajar mu.."
"Xing Ge! Berdiri saja kau tak mampu. Hahahaha bagaimana caramu akan menghajar ku? Selamat berjuang!"
Setelah mengejek kedua kakak sepupunya dan Mo Bing, Jin Shan melenggang tanpa rasa bersalah untuk mencari tempat guna memulai kultivasi.
....
Zhang Yu dan Jin Gaoqi berusaha mencari tempat aman untuk mereka mulai berkultivasi.
Namun, mereka belum menemukan tempat yang aman, mereka selalu bertemu beberapa robot, tapi para robot tidak menyerang dan hanya melihat mereka seolah mereka adalah teman.
Jin Gaoqi kemudian memberanikan diri untuk bertanya pada salah satu robot yang dia temui.
Robot berbentuk manusia yang tengah bersantai itu melirik Jin Gaoqi sejenak.
"Ah, Bibi master! Apa ada yang bisa aku bantu?"
Jin Gaoqi terdiam mendengar panggilan dirinya yang disematkan oleh robot tersebut.
Dia terdiam sejenak, lalu kembali bertanya.
"Bisakah aku bertanya, tempat aman untuk berkultivasi ada di mana?"
"Bibi master! Anda bertanya pada yang tepat. Silakan ikuti aku! Aku akan mengantar anda.."
"Oke, aku akan memanggil teman-temanku.."
"Silakan bibi master!"
Jin Gaoqi kembali ke tempat Zhang Yu dengan yang lainnya.
"Bagaimana?"
"Dia tahu tempat aman, dia ingin kita mengikutinya.."
"Kau yakin Qi'er?"
"Aku yakin, dia bahkan memanggilku bibi master.."
"Apa?"
"Dia memanggilku bibi master.."
__ADS_1
Jin Gaoqi hampir tertawa melihat wajah kosong Zhang Yu..
"Sudahlah, ayo kita ikuti dia! Mungkin benar dia memiliki tempat aman untuk berkultivasi.."
"Baiklah.."
Zhang Yu kemudian melihat murid Baihu Akademi yang lainnya.
"Ayo!"
Mereka semua kemudian mengikuti robot tersebut. Waktu untuk sampai di tempat yang dimaksud oleh si robot hanya membutuhkan waktu 15 menit.
Jin Gaoqi terdiam melihat bangunan di depannya, bangunan yang sangat akrab dengannya.
"Kau! bagaimana membuka pintu ini? Jika menggunakan sidik jari atau sensor suara, aku akan menyerah.."
"Bibi master! Anda bisa tenang. Aku yang akan membuka pintu untuk kalian.."
Robot itu mengatakan sesuatu yang tidak di mengerti Zhang Yu dan yang lainnya.
"Open The Door!"
Segera pintu itu terbuka dengan perlahan.
"Silakan bibi master!"
Jin Gaoqi mengangguk dan mengajak semuanya untuk masuk.
Begitu memasuki Ruangan, Jin Gaoqi memandang seluruh ruangan. Ada rasa rindu terpancar dari matanya.
Dekorasi yang sudah akrab dengannya ketika memasuki setiap bangunan di dunia modern sama persis dengan dekorasi di ruangan tersebut.
Namun Jin Gaoqi harus dikejutkan dengan suara orang terjatuh dan merintih.
Bruk
Bruk
Bruk
Bruk
Jin Gaoqi berbalik dan mendapati Zhang Yu dan yang lainnya terjatuh dan segera berkeringat dingin.."
"Ada apa dengan kalian?"
"Qi'er! Kenapa kau masih bisa berdiri?"
"Hah?"
"Kami seolah menerima beban ribuan kg dan tidak dapat berdiri.."
Jin Gaoqi memandang mereka semua dengan datar.
"Jadi! Kau lebih lemah dariku? Dengar! Aku tidak ingin memiliki suami yang lebih lemah dariku. Jadi, berjuanglah.."
Tanpa rasa bersalah, Jin Gaoqi melenggang dengan santai memeriksa bangunan tersebut. Dia bahkan memeriksa semua ruangan yang ada, tapi hanya mendapati ruangan perpustakaan mini, kamar tidur, kamar mandi, dapur, dan ruang kerja.
Dia dengan santai menuju ruangan terdalam di mana ruangan tersebut adalah dapur.
Matanya berbinar saat melihat kulkas, pemanggang roti, kompor listrik dan peralatan memasak khas dunia modern.
...
__ADS_1