Arrogant Girl Adventure

Arrogant Girl Adventure
AGA 140


__ADS_3

Bagaimana caranya 5 gadis dengan tubuh montok dan seksi itu menjadi seorang kaisar yang tampan dengan tubuh kekar.


Oh sungguh, Mo Feng tidak ingin memikirkannya.


Jin Lien, Jin Shan, Niu'er dan Xu Lan tersenyum misterius melihat raut wajah Mo Feng.


Meski itu datar, tapi sedikit kerutan di keningnya tidak bisa disembunyikan.


"Kami tahu, kamu pasti bingung kan? Tenang saja, mereka telah memiliki ramuan untuk meniru seseorang yang telah mereka lihat sesuai keinginan mereka, tidak hanya meniru bentuk tubuh dan wajah, tapi juga meniru kebiasaan serta dapat memiliki ingatan orang yang mereka tiru dengan syarat, setetes darah orang tersebut harus bercampur bersama ramuan tersebut."


Mendengar efek tersebut, Mo Feng ketakutan, bagaiamana kalau ramuan tersebut dijual? Itu akan menjadi bencana besar.


Seolah mengetahui apa yang dipikirkan oleh Mo Feng, Jin Lien kembali menjelaskan.


"Ramuan ini tidak dibuat untuk dijual, tapi untuk pemakaian sendiri dan efeknya tentu memiliki batas waktu dan tidak berlaku selamanya."


Mo Feng akhirnya bisa bernapas lega, jika itu memang begitu, dia tidak keberatan.


Namun, masih ada satu hal yang mengganggu pikirannya, jika mereka menculik ayah kaisar dan beberapa saudaranya, di mana mereka akan di tempatkan?


Ya, itu adalah masalah utama bagi Mo Feng, tapi berbeda dengan kelompok Jin Lien.


"Untukmu, kami tidak bisa menculik mu dengan normal. Pergilah ke wilayah tengah di kota angin! Cari kediaman keluarga Jin!"


"Ha?"


"Jika kau masih berada di sini, orang-orang itu akan datang mencari dan membunuhmu. Jangan remehkan kemampuan tengkorak merah, mereka tidak sederhana."


Ada setitik tak percaya di mata Mo Feng, jika memang seperti itu, bukankah sekelompok orang ini mencari kematian?


"Jangan khawatir, kami sanggup untuk membawa ayah dan saudaramu. Pergilah!"


Meski Jin Lien tidak tahu sekuat apa Mo Feng ini, untuk berjaga-jaga, dia harus mengirimnya terlebih dahulu.


Segera Mo Feng membereskan barang bawaannya dan memanggil beberapa bawahannya yang sangat dia percayai.


Begitu persiapan beres, mereka segera meninggalkan kota buas menuju kota angin di wilayah tengah.


Dengan kepergian Mo Feng, kelompok Jin Lien juga meninggalkan kota buas menuju kota kekaisaran di mana istana kekaisaran Xiling berada.


....

__ADS_1


Baihu Akademi,


Ketika Zhang Yu menerima berita, dia sangat bahagia dan langsung memohon izin pada guru dan dekan untuk menyiapkan hadiah pertunangan.


Semua anggota tim yang berada di tim elit yang sama dengannya segera memberi selamat pada Zhang Yu.


Berita itu juga menghancurkan hati beberapa gadis yang mengagumi Zhang Yu.


Namun, tidak ada yang berani menyuarakan keluhan mereka, karena mereka tahu jika Jin Hua Lin itu mati di tangan orang yang disewa oleh Zhang Yu.


Zhang Yu merupakan sosok yang tidak tersentuh di Baihu Akademi, dia akan memberikan bahu dingin pada sekelompok gadis dan tidak memberi pandangan sekilas.


Mereka juga tahu, kelembutan dan kasih sayang Zhang Yu hanya diberikan pada ke-dua orangtuanya dan tunangannya saja.


Ada juga keluarga tunangannya yang mendapatkan sikap hangat Zhang Yu.


Setelah menerima izin dan membawa beberapa hadiah selamat dari anggota tim, Zhang Yu segera kembali ke Kekaisaran Han untuk menyiapkan hadiah pertunangan.


Setelah menyiapkan hadiah pertunangan, mungkin dia juga tidak akan kembali lagi ke Baihu Akademi. Selain mendapatkan izin keluar, dia juga telah menyelesaikan pendidikan di Baihu Akademi serta umur yang dia miliki juga akan mencapai batas usia untuk seorang murid menimbah ilmu di Akademi.


Menghela napas dan melihat kembali ke Baihu Akademi, ada perasaan aneh di hatinya, 30 tahun lebih berada di Akademi bukanlah waktu yang singkat.


Sementara Zhang Yu sangat bersemangat, Jin Gaoqi sendiri tidak mengetahui jika Jin Tian telah meminta Zhang Yu untuk membawa hadiah pertunangan untuknya.


Dia masih sangat santai dengan rutinitas di Qinglong Akademi. Memainkan Smartphone miliknya.


Sebenarnya bukan hanya Zhen Jue yang melihat email yang dikirim oleh Liu Wu waktu itu, tapi Jin Gaoqi juga melihatnya.


Selama selesai membaca pesan Liu Wu dan bukti jika Jin Lien dijebak, sejujurnya dia sangat marah, dia berharap segera mencincang gadis bau itu.


Pesan Liu Wu yang berikutnya membuatnya tak bisa berkata-kata. Bagaimana mungkin Liu Wu yang berada di dunia modern mengenal dan memiliki foto Ye Ran yang mencium pipinya.


Oke, Jin Gaoqi tidak bisa lagi menahan rasa penasaran di hatinya. Lagipula, tingkah Ye Ran beberapa hari ini sangat abnormal, itu tidak seperti biasanya.


Dia segera keluar dari kamarnya dan mencari Mu Ye Ran. Seperti dugaannya, Mu Ye Ran tengah berada di kamarnya sendiri dengan wajah yang merona tipis serta senyum yang tak pernah hilang.


Melihat penampilan Mu Ye Ran, Jin Gaoqi tidak bisa tidak menghela napas, dia kemudian mendekati Mu Ye Ran dan menepuk pundaknya.


Untuk sesaat, Mu Ye Ran terkejut dan terbangun dari lamunannya.


"Ran'er! Apa yang kau pikirkan? Aku mengetuk pintu dan kau tidak menjawab, jadi aku langsung masuk saja."

__ADS_1


"Ah Bibi, kau mengagetkanku."


Pletak


Dengan tidak berperasaan, Jin Gaoqi menjitak kepala Mu Ye Ran membuat Mu Ye Ran mengeluh.


"Bibi, itu sakit."


"Katakan dan jujurlah! Kenapa kau selalu memerah dan tersenyum tak jelas?"


Deg


Mu Ye Ran tidak tahu ingin menjawab bagaimana, dia takut jika dia menceritakan hal yang menjadi mimpinya, dia takut jika Jin Gaoqi menganggap dirinya aneh.


"Lupakan? Ada yang ingin aku tunjukan padamu!"


Jin Gaoqi mengeluarkan smartphone miliknya dan itu membuat Mu Ye Ran berdebar. Ketika ia melihat Jin Gaoqi menunjukan gambar yang ada di smartphone itu, tubuhnya menjadi kaku.


Menarik bibirnya dengan senyum misterius, Jin Gaoqi menaikan alisnya memandang reaksi Mu Ye Ran.


Dari reaksi tersebut, dia tahu jika Mu Ye Ran akrab dengan gambar di smartphone miliknya.


"Jadi, bagaimana menurutmu dengan foto ini? Apakah ada cerita di baliknya?"


Deg


Ini lah yang tidak mau didengar oleh Mu Ye Ran, dia tidak siap mengatakan apapun. Namun, karena semua telah jelas oleh Jin Gaoqi, ia harus menceritakannya.


Ya, dia sangat akrab dengan foto tersebut. Jika ia harus jujur, dirinya sangat merindukan pemuda yang ada di gambar itu.


Dia mengangkat matanya dan memandang Jin Gaoqi dengan serius.


"Bibi! Sebelum aku bercerita, tolong jangan menganggapku aneh."


"Kau bisa tenang. Lalu cerita!"


"Ya, aku tahu gambar itu. Pemuda yang bersamaku di gambar itu adalah Liu Wu. Bibi! Aku akan menceritakan bagaimana aku tahu Liu Wu."


Jin Gaoqi tidak menyangka jika Mu Ye Ran tahu pemuda yang mengirim pesan itu. Ketika mengirim pesan, memang email itu milik Liu Wu.


....

__ADS_1


__ADS_2