Arrogant Girl Adventure

Arrogant Girl Adventure
AGA 106


__ADS_3

Di Zhen Ruan yang telah menerima bagian dari Alex menjadi sangat bahagia.


Dia mengotak-atik semua aplikasi dan menemukan satu aplikasi novel online.


"Ini dia.."


Zheng Ruan masuk dan langsung membuat akunnya sendiri. Setelah membuat akun dan nama pena, dia langsung menulis karyanya dan langsung diupload. Dia melihat jika harus menunggu review lolos lebih dulu..


"Hah, setidaknya aku telah memasukan deskripsinya lebih dulu.."


Platform yang menjadi pilihan Di Zheng Ruan adalah Mangatoon, karena hanya itu yang ada di smartphone milik Jin Lien.


Sambil menunggu lolos, Zheng Ruan kembali melanjutkan menulis yang tadi sempat tertunda.


...


Kekaisaran Xiling, Istana Phoenix


Permaisuri Kekaisaran Xiling, Dongfang Yuan tengah menatap seorang pria yang tengah duduk bersebelahan dengan dirinya.


"Jiejie! Bagaimana dengan rencanamu untuk mengambil alih kekaisaran ini?"


"Semua sudah terkendali, bagaimana dengan rencana membangkitkan ayah kembali? Apakah sudah ada hasil?"


"Belum ada Jiejie.."


"Bagaimanapun kita harus membuat ayah bangun lagi Ye Kecil.."


"Ya Jiejie, oh apakah anak kedua dari permaisuri terdahulu telah mengetahui identitasnya?"


"Tidak usah ragu tentangnya, sampai sekarang yang dia tahu, ibunya hanya aku dan bukan ratu lemah itu.."


"Itu bagus, kita bisa menggunakan dirinya sebagai bidak. Jika Kekaisaran Ini telah kita kuasai, maka dia juga harus mati untuk mengikuti jejak ibunya dan adiknya.."


"Hmmp, sayangnya pangeran sampah lainnya berada di dalam perlindungan Huang Li Mo. Kalau tidak, dia juga sudah bertemu saudara dan ibunya.."


"Tidak perlu terburu-buru, anda hanya perlu mengambil hati kaisar. Biarkan aku yang menghabisi pangeran sampah itu.."


"Baik, aku akan menyerahkan semua padamu. Jangan kecewakan aku Ye kecil.."


Ye kecil yang tidak lain adalah Dongfang Ye merupakan adik kandung dari Dongfang Yuan.


Keduanya merupakan saudara yang memiliki banyak rencana licik di kepala mereka. Jika otak memiliki batas penyimpanan, bisa dipastikan jika kepala keduanya akan hancur karena kelebihan beban.


"Jiejie, sepertinya kaisar idiot itu akan ke sini. Kalau begitu, aku akan pergi dulu.."


"Ya, teruslah berusaha mencari sesuatu untuk bisa menghidupkan ayah.."

__ADS_1


"Baik.."


Segera Dongfang Ye menghilang dari sana dan meninggalkan Dongfang Yuan bersama pelayan pribadinya


Tidak lama setelah itu, pengumuman tentang kedatangan Kaisar akhirnya terdengar.


Dongfang Yuan segera berdiri dan menyambut kedatangan Kaisar Mo Kian.


"Istri ini menyapa Yang Mulia Kaisar, semoga hidup ribuan tahun lagi.."


"Bangunlah Yuan'er!"


"Terima kasih yang mulia.."


Dongfang Yuan memandang Kaisar dengan kelembutan dan kasih sayabg.


"Yang Mulia, apakah ada sesuatu yang mengganggu anda?"


"Aku hanya sedikit lelah dan ingin bersamamu.."


"Istri ini sangat senang, karena yang mulia masih memikirkan istri ini.."


"Tentu saja.."


"Yang mulia, tentang pangeran ke tiga, apakah sudah anda pertimbangkan?"


"Dia tidak akan pernah mendapatkan gelar putra mahkota. Tidak mencabut gelar pangeran darinya saja, dia sudah sangat beruntung.." mendengar hal tersebut, Dongfang Yuan menggertakkan giginya berusaha menahan marah.


"Yuan'er, jika kau masih terus ingin membela putramu itu. Maka, aku akan mencabut gelar pangeran darinya dan membuangnya ke Daratan Lijing yang sama sekali tidak memiliki Qi spiritual.."


"Baik yang mulia, istri ini akan mendengarkan Anda.."


Kaisar berjalan ke arah kasur dan merebahkannya dirinya. Dia tidak tahu, jika istrinya saat ini memandang dirinya penuh kebencian..


....


Kelompok dari Kekaisaran Xiling, akhirnya terbangun dari pingsan mereka setelah berhari-hari.


Mo Gao Zhan dan Gu Haiyun juga sama. Keduanya saling memandang dan bernapas lega.


Setidaknya mereka masih hidup. Namun, ketika ingin mengedarkan Qi spiritual mereka, mereka sama sekali tidak bisa.


"Uhuk.."


Gu Haiyun terbatuk memuntahkan darah keluar dari mulutnya. Hal yang sama juga terjadi pada Mo Gao Zhan.


Mereka sekali lagi mencoba untuk mengedarkan Qi spiritual mereka, lagi-lagi mereka terbatuk hingga mengeluarkan darah.

__ADS_1


Yang lain tentu mengernyit melihat keadaan Gu Haiyun dan Mo Gao Zhan.


"Yun'er! Apakah kau tidak apa-apa?"


"Aku merasa ada yang aneh dengan tubuhku. Tubuhku tidak mampu mengedarkan Qi spiritual milikku.."


"Kenapa kita bisa sama? Aku juga tidak bisa mengeluarkan Qi Spiritual milikku.."


"Kakak kerajaan! ipar kerajaan! Bisakah aku meminjam tangan kalian.." Mo Feng Yao mencoba untuk memeriksa keadaan keduanya.


Ketika Mo Feng Yao memeriksa nadi keduanya, dia sangat terkejut dan wajahnya berubah pucat..


"Ada apa Yao'er.."


"Kakak kerajaan! Mungkin aku salah.."


"Katakan!"


"Akar Roh anda dan akar Roh milik ipar kekaisaran telah hancur. Hal tersebut yang menyebabkan kalian berdua tidak mampu mengedarkan Qi di dalam tubuh kalian.."


Untuk sesaat, Mo Gao Zhan dan Gu Haiyun menjadi kosong tanpa expresi.


Wajah mereka berubah pucat dan keduanya kembali pingsan. Untuk menerima diri mereka menjadi sampah, bukan perkara mudah. Mereka yang telah terbiasa dengan pujian yang setinggi langit, yang membuat mereka merasa diri mereka adalah yang terhebat, membuat mereka merasa tekanan yang mengguncang mereka.


Seperti apa yang dikatakan Jin Lien pada bawahannya saat di kehidupan pertamanya.


"Jangan menjadi bangga hanya karena pujian setinggi langit tentang kalian, jika kalian bangga pada pujian kosong seperti itu, maka kalian hanya menunggu waktu untuk hancur menjadi butiran debu. Anggap pujian untuk kalian sebagai angin lalu dan kritikan untuk kalian memperbaiki diri.."


Setiap manusia pasti akan memiliki keegoisan masing-masing, tapi jika mereka ingin membuang ego mereka dan memperbaiki diri. Sangat mungkin untuk mereka menjadi pribadi yang baik.


Bagi mereka yang menjadikan pujian sebagai tujuan hidup tanpa mau menerima kritikan, jika mereka jatuh, mereka sangat mungkin tidak bisa bangkit lagi..


Semua anggota yang merupakan perwakilan dari kekaisaran Xiling hanya menatap remeh pada keduanya yang pingsan.


Menjadi sampah tentu membuat mereka yang mendekatimu hanya karena ingin memanfaatkan dirimu, akan menjauh dan mungkin saja akan berbalik mengejek dirimu.


Pribadi yang terlalu menganggap pujian adalah segalanya, cepat atau lambat akan masuk di lubang kehancuran.


Semua anggota dari kekaisaran Xiling pergi meninggalkan Mo Gao Zhan dan Gu Haiyun. Hanya Mo Feng Yao yang masih berdiri menatap datar pada keduanya.


"Merepotkan. Seandainya bukan karena kalian, Zhuting Ge tidak akan pergi meninggalkan aku. Sangat bagus monster aneh itu menghancurkan akar roh kalian, kalian akan menerima semua cemohan yang dialami Da Ge..."


Hanya dia yang tidak pergi dari sana, membantu keduanya untuk menyaksikan mereka dicemoh, tidak akan buruk dari pada membiarkan mereka mati dengan Mudah.


Dengan tidak ikhlas, Mo Feng Yao membantu keduanya hingga keduanya sadar.


Ketika mereka bangun lagi, mereka tidak melihat semua orang-orang yang selalu setia mengikutinya.

__ADS_1


Sekarang, dia hanya melihat Mo Feng Yao yang terlihat khawatir padanya.


....


__ADS_2