Arrogant Girl Adventure

Arrogant Girl Adventure
AGA 66


__ADS_3

50 orang berjubah merah dengan topeng perunggu menutupi wajah mereka. Mereka berdiri di pedang terbang masing-masing menatap area arena dengan alis yang agak berkerut.


Untuk memastikan lagi, semua kemudian menatap pemimpin kelompok mereka.


"Bagaimana dengan pertandingan yang harus kita kacaukan dan membunuh sebanyak mungkin penduduk wilayah tengah yang tengah menonton?"


"Apa yang harus aku katakan tentang itu? Bahkan setelah kita sampai, kita hanya bertemu dengan mereka yang juga ahli. Terlebih semua yang lemah tidak terlihat dan mereka bisa lebih fokus pada kita tanpa harus memikirkan orang-orang lemah itu.."


"Sebenarnya apa yang diinginkan oleh pemimpin dengan membuat kekacauan. Tidak kah dengan menjadi yang terkuat, dia akan di hormati dari pada harus membuat kekacauan dan membunuh mereka yang tidak bersalah?"


"Yang aku tahu, dipikiran pemimpin bahwa mereka ras demon dan ras Vampir adalah makhluk kegelapan yang harus di musnahkan karena mereka adalah makhluk sesat.."


Percakapan sekelompok orang itu tentu dapat didengar oleh Jin Lien dan yang lainnya.


Ras Demon dan Ras Vampir adalah sekelompok makhluk yang sesat?


Jin Lien tidak bisa tidak mengerutkan dahinya tanda berpikir keras.


Ras Demon dan Ras Vampir di dunia ini tidak seburuk Demon dan Vampir yang diceritakan di novel dunia modern.


Ras Vampir di novel dunia modern hanya menjadikan darah sebagai makanan mereka satu-satunya tanpa bisa memakan makanan lain. Namun, Ras Vampir di dunia ini, mereka dapat makan layaknya manusia pada umumnya dan hanya akan meminum darah pasangan mereka tanpa membunuh dan memperlakukan manusia sebagai makanan mereka.


Demon sendiri memang merupakan makhluk kegelapan yang memiliki kesombongan dan harga diri tinggi, mereka tidak akan segan-segan melakukan kekejaman apa saja. Namun, mereka memiliki sisi positif mereka sendiri.


Sekali kalian mendapatkan kesetiaan Ras Demon, selamanya mereka akan setia bahkan melindungi dengan mengorbankan nyawa mereka sendiri. Namun, kesetiaan akan segera menjadi kebencian bila mereka dikhianati.


Cara berpikir ini?


Jin Lien tidak ingin memikirkan apapun lagi, dia menatap Jin Gaoqi yang juga termenung cukup lama.


"Mereka adalah 50 ahli di Ranah senior! Persiapkan diri kalian!"


Jin Gaoqi mengeluarkan senjata miliknya.


Jin Lien dan Jin Shan saling melirik dan mengangguk.


"Mari bermain bersama Er Jie!"


"Tentu.."


Swuuuussssh


Bzzzt


Boooom


Dhuaaaar


Segera serangan bertubi-tubi dilancarkan oleh 50 orang tersebut.


Tentu saja Jin Lien dan yang lainnya langsung menghindar.


Tepat di tempat yang terkena serangan, itu sudah hancur tak berbentuk.


Wajah Jin Gaoqi sangat serius ketika melihat efek serangan musuh.


"Xiao Bai!"


"Ya Master!" Jin Gaoqi langsung naik ke punggung Xiao Bai, keduanya segera menyerang beberapa orang yang dekat dengan mereka.


Perkelahian mereka sangat sengit. Bagi mereka yang memiliki kultivasi rendah, mereka hanya melihat kilatan cahaya yang saling berbenturan.


Chu Hua hanya berdiri diam dan tidak melakukan apapun. Dia berjalan mundur ke sudut agar tidak ada yang memperhatikan dirinya.


Sayangnya, Hua Chun Wei selalu memperhatikan gerak-gerik yang dia lakukan.


Ketika Chu Hua sudah berada di sudut, dia mengeluarkan jubah merah dan topeng perunggu yang sama dengan 50 orang yang menyerang.


"He. Ternyata kecurigaanku memanglah kebenaran.." beruntung Hua Chun Wei telah merekam gerakan yang dilakukan Chu Hua dengan batu memori

__ADS_1


Semuanya telah bertarung dengan lawan yang mereka hadapi, hanya Jin Lien dan Jin Shan yang masih berdiri diam dan memandang penuh niat membunuh pada orang-orang berjubah merah dan topeng perunggu itu.


Di Hong Zhuang dan Mo Fai sama-sama menghadapi lawan mereka, gerakan mereka yang tampak sembrono, tapi tidak ada yang tahu jika keduanya masih belum mengeluarkan seluruh kemampuan mereka.


Niu'er sendiri sudah tak terkendali dan terus menyerang musuh yang menyerangnya. Dia bahkan mengunakan pesona untuk memikat musuh agar jatuh dan tidak melawan.


"Ufufufufu. Kau tidaklah sepadan denganku.."


Niu'er tidak memakan jiwa korbannya karena dia tidak ingin jika jati dirinya sebagai ras demon terbuka.


Jin Lien melihat beberapa musuh mendekati mereka, dia dengan sigap meletakkan seruling di bibirnya dan mulai meniup dan mengeluarkan irama yang membuat semua musuh yang mendengarnya mengerang kesakitan.


Jin Shan yang telah melihat Jin Lien mainkan seruling, dia juga dengan sigap memainkan Guqin miliknya.


Lagu yang dimainkan keduanya tampak seirama dan semakin membuat para musuh merasa kesakitan.


Chu Hua yang tidak terkena efek dari musik yang dimainkan Jin Lien dan Jin Shan, kini tengah menyeringai dan berniat menyerang Jin Lien.


Niat membunuh yang dia pancarkan tentu dapat dirasakan Jin Lien.


Jin Lien menyeringai dan terus memainkan seruling miliknya.


Sraaaassshh


Ketika tebasan akan mengenai dirinya, Jin Lien dengan sigap melompat dan berdiri di belakang Chu Hua yang dalam jubah merahnya.


Mata Jin Lien perlahan berubah menjadi hitam sepenuhnya dengan taring yang mencuat keluar.


"Hee, cara yang kau lakukan sungguh licik ne nona Chu.."


Chu Hua menegang, dia tidak menyangka jika Jin Lien mengetahui identitas aslinya yang dalam jubah kelompoknya.


[Terdeteksi! Kelompok Dark Eagle sedang dalam perjalanan kemari dengan jarak 1 km]


Jin Lien menyeringai dan langsung membuat Chu Hua menelan pil racun yang telah dia racik sendiri.


Jin Tian dan yang lainnya segera mundur dan mengambil jarak dari para musuh.


"Kami menyapa Bos.."


Jin Lien tersenyum dan mengangguk.


"Bereskan mereka!"


"Baik Bos.."


Kelompok Dark Eagle yang beranggotakan 30 wanita langsung menghilang dan mulai muncul di hadapan sekelompok orang berjubah merah itu.


Pertarungan Dark Eagle dan 50 orang berjubah merah begitu sengit, meski Dark Eagle kalah jumlah, tapi stamina mereka masih full dan tentu itu menguntungkan mereka.


Chu Hua sendiri yang telah menelan pil racun yang di berikan Jin Lien terus berteriak kesakitan.


Jin Shan juga telah lama berhenti memainkan Guqin miliknya dan hanya menatap datar pada Chu Hua.


Penampilan Jin Lien telah kembali normal layaknya seorang Elf pada umumnya.


Ketika semuanya berkumpul, mereka menatap Chu Hua yang berteriak kesakitan.


Mereka merasa penasaran dengan sosok di balik jubah merah itu. Hua Chun Wei telah mengepalkan tangannya dan melangkah maju.


Dia membuka topeng perunggu Chu Hua dan jubah merah yang dia kenakan.


"Bawa dan interogasi dia! Rekam semua pengakuannya.."


Hua Chun Wei memandang Jin Lien dengan pengakuan. Jika bukan karena di tempat terbuka dan di lihat oleh semuanya. Hua Chun Wei akan segera berlutut dan menyambut Jin Lien sebagai Ratu Ras Vampir.


Jin Lien melempar penawar pada Hua Chun Wei.


"Dekan Vermilion Akademi, ini adalah penawar racun yang aku berikan padanya. Terserah anda akan gunakan atau tidak, aku yakin anda mengerti.."

__ADS_1


Hua Chun Wei mengangguk dan berterimakasih pada Jin Lien.


Yang lain tentu tekejut melihat siapa sosok di balik jubah merah dan topeng perunggu yang tengah berteriak kesakitan.


Namun, tidak dengan para dekan karena mereka telah memprediksi jika Chu Hua adalah dalang di balik semua.


Mereka tentu tidak menyadari jika ada lagi dua orang tertentu yang tengah menghela napas lega karena merasa jika posisi mereka telah aman.


Setelah Chu Hua dibawa pergi, semua kemudian menatap pertempuran antara 50 orang berjubah hitam dengan Dark Eagle.


Mereka tentu dapat melihat jika Dark Eagle masih diuntungkan dalam pertempuran tersebut.


Jumlah musuh yang jatuh telah mencapai 15, sedangkan Dari Eagle hanya mengalami luka ringan yang akan segera pulih setelah mereka menelan pil.


Jin Tian, Mu Xue, Mu Jing Yu dan Bai Xun saling memandang dan tersenyum. Mereka tidak pernah mengira jika Dark Eagle bakal datang.


Dark Eagle datang juga berkat panggilan Jin Lien melalui tato khusus mereka yang hanya Dark Eagle saja yang punya.


Untuk organisasi yang dibentuk Jin Tian, organisasi tersebut terpisah dengan Dark Eagle meski mereka sering bekerjasama.


Booom


Dhuaaaaaar


Ledakan kembali terjadi dan menewaskan dua orang berjubah merah itu.


"Kalian membuat kesalahan besar dengan mengusik Jenderal kami.." Tang Yi tidak memberikan kesempatan pada musuh mereka untuk kabur.


Perintah untuk membereskan berarti tidak satu pun musuh yang bisa lolos.


"Siapa Jenderal kalian?"


"Hohohoho Jenderal adalah gadis yang tengah memegang seruling giok. Karena kalian telah mengusik dan mengacaukan pertandingan ini, makan kalian harus menanggung resikonya.."


"Kalian hanya sekumpulan J*lang dan berani berbicara besar. Kalau kalian kuat, datang dan bunuh kami.."


"Dengan senang hati.." Tang Yi dan yang lainnya menyeringai. Mereka menatap musuh mereka dengan niat membunuh.


Meski kultivasi Dark Eagle lebih rendah dari kelompok berjubah mereka, tapi gerakan mereka lincah dan tanpa celah. Dark Eagle selalu menyerang musuh tepat di titik vital mereka.


Tidak sulit untuk Dark Eagle untuk menyerang di titik vital, karena mereka telah mempelajari struktur tubuh manusia.


Seorang dokter memang menakutkan jika dia berniat tidak baik pada pasiennya, tapi seorang dokter yang juga merupakan seorang kultivator lebih menyeramkan jika berhadapan dengan musuh mereka.


"Siapa yang melatih mereka?"


Hua Chun Wei begitu terkesan dengan kemampuan individual Dark Eagle.


Di Hong Zhuang terkekeh pelan dan menjawab pertanyaan bibinya.


"Tentu saja itu Lien kecil.."


Hua Chun Wei menatap skeptis pada Jin Lien yang menatap pertarungan dengan dahinya mengernyit.


"Tang Yi! Tang Er! Berhenti bermain-main! Atau bersiap menerima hukuman kalian"


Tang Yi dan Tang Er langsung menjadi kaku dan dengan gerakan patah-patah, keduanya menengok melihat Jin Lien tengah melototi mereka.


Keduanya meneguk Saliva dengan paksa. Mereka kemudian menatap serius pada musuh mereka.


"Karena Jenderal meminta kami untuk serius, maka kita tidak perlu menahan lebih lama.."


Tang Yi segera melakukan gerakan aneh dan seluruh tubuhnya di selimuti oleh energi hijau yang berpendar.


Semakin gerakan aneh itu dilakukan, semakin pekat juga energi hijau di sekitar Tang Yi.


....


Terus dukung Aska dengan Like' dan Vote karya ini ya terimakasih.

__ADS_1


__ADS_2