
Li Yong, seorang ahli alkimia tingkat tinggi yang bahkan kultivasinya tidak ada yang mengetahui. Melangkah dengan wajah cemberut keluar dari ruangannya.
Banyak orang yang berada di gedung asosiasi bahkan melangkah mundur karena tidak ingin menyinggung sang pemimpin Asosiasi Alchemis.
Sekali Li Yong marah, bangunan Asosiasi Alchemis akan runtuh dan mereka sendiri yang harus membangunnya kembali.
Li Yong melangkah dengan ringan keluar dari Asosiasi Alchemis. Dia melambaikan tangannya dan seekor merak bulan keluar.
"Yue! Bawa aku menuju Qinglong Akademi.."
"Baik.."
Segera Li Yong naik ke punggung Yue, dan Yue juga tidak tinggal diam dan langsung mengepakkan sayapnya.
Keduanya terbang membelah angin menuju Qinglong Akademi.
...
Jin Lien menatap puas pada ketiga hasil karyanya. Dari hasil karyanya ini, dia tahu jika dia memiliki 3 orang guru dengan dua pria tampan dan satu wanita cantik.
"Sekarang, aku hanya perlu berkultivasi hingga ranah God agar bisa menyatukan tulang ini ke dalam wadah.."
Jin Lien sendiri membuat rupa patung tersebut menyerupai wajah ketiga gurunya berdasarkan sketsa yang dibuat oleh Lotus kecil.
Ketiga arwah master terdahulu mengangguk puas ketika melihat maha karya yang dibuat jin Lien
Master wanita menepuk bahu Jin Lien dan secara otomatis membuat Jin Lien berbalik.
Jin Lien terpaku melihat kecantikan yang berdiri di depannya, kecantikan yang bahkan lebih cantik dari sketsa yang digambar oleh Lotus kecil.
"Kerja bagus Lien kecil!"
Jin Lien akhirnya tersadar dan dia langsung kowtow di depan ke-tiganya.
"Lien memberi hormat pada ke-tiga guru.."
"Tidak perlu seperti itu, bangunlah!"
"Terima kasih guru.."
"Bukan masalah.."
"Kau keluarlah dulu! Ada yang datang mencarimu.."
"Baik.."
__ADS_1
Jin Lien pamit dan langsung keluar dari dimensi lotus.
Tok
Tepat saat dia keluar, dia mendengar ada seseorang yang mengetuk pintunya..
Jin Lien segera melangkah dan membuka pintu, ternyata orang tersebut tidak lain adalah Mo Fai.
"Paman memanggilmu!"
"Uhm?" Jin Lien bingung hingga memiringkan sedikit kepalanya.
"Paman memanggilmu ke ruangannya.."
"Ooh, baik.."
Jin Lien segera pergi dan meninggalkan Mo Fai yang masih mematung melihat kecepatan Jin Lien meninggalkannya.
"Anak itu kenapa?" Dengan bingung, Mo Fai pergi dari sana.
Jin Lien sendiri tergesa-gesa pergi untuk menemui Huang Li Mo. Ketika dia sampai, dia tidak lagi mengetuk pintu dan asal masuk seperti biasanya..
"Paman dekan! Ada apa memanggilku? Ini sudah malam.."
Huang Li Mo tersenyum canggung sedangkan Li Yong tercengang dengan tingkah Jin Lien yang menurutnya tidak sopan.
"Guru? Siapa?" Beo Jin Lien dengan bingung sambil memiringkan kepalanya.
"Ehem.." Li Yong yang merasa terlupakan oleh muridnya segera berdehem membuat Jin Lien melihat ke arah dirinya.
Jin Lien terdiam sejenak, tapi dia langsung sadar akan siapa Li Yong.
"Astaga guru! Maaf jika aku melupakanmu.."
"Tidak apa-apa Lien kecil, aku ke sini hanya ingin memberikan buku ini untukmu.."
Jin Lien segera menghampiri Li Yong dan duduk tepat di depan Li Yong. Dia mengambil buku yang diberikan Li Yong padanya.
Ketika melihat apa yang tertulis di sampul buku tersebut, Jin Lien membatu dan menatap Li Yong dengan rumit.
"Guru! Ini?"
"Itu adalah buku berharga milikku, hanya kau yang cocok untuk memilikinya.."
"Tapi Guru, Lien telah memiliki buku 1000 pil racun.." ucapan gamblang dan sembrono Jin Lien tentu membuat Huang Li Mo dan Li Yong terkejut.
__ADS_1
Tentu mereka terkejut karena buku tersebut telah lama hilang dan tidak di ketahui keberadaannya. Buku yang lenyap bersama master yang memilikinya ternyata berada di tangan Jin Lien..
"Lien kecil! Coba kau ulang! Buku apa tadi yang baru kau sebut?"
"1000 Pil beracun.." Jin Lien tidak tahu jika buku yang dia anggap sepele ternyata adalah harta berharga bagi para Alchemis yang mengkhususkan diri di bidang racun..
"Kau serius?"
"Tentu Guru, paman. Aku bahkan bisa mengeluarkan buku tersebut jika kalian tidak percaya.." Jin Lien mengeluarkan buku miliknya dan memperlihatkan pada Li Yong dan Huang Li Mo.
Ketika Jin Lien mengeluarkan buku tersebut dan di sandingkan dengan buku 1000 pil pengobatan. Segera kedua buku tersebut seolah bersonkronasi dan perlahan keduanya berubah menampakkan sampul asli mereka.
Buku Jin Lien berubah menjadi buku bersampul hitam dengan pola dan simbol 12 Zodiak. Di bagian bawah terdapat sepasang tangan sedang mengapit jam pasir. Di tengah ada simbol rumit berbentuk lingkaran yang merupakan ular serta di tengah yang di kelilingi ular terdapat pola yang menyerupai mata manusia.
Sedangkan buku yang berasal dari Li Yong berubah menjadi buku bersampul putih dengan pola yang sama seperti buku bersampul hitam.
Hanya warna sampul mereka yang berbeda warna. Di bagian sampul paling atas tertulis 'Keajaiban pengobatan dan racun'.
Ketiganya saling melirik dan tidak menyangka jika buku tersebut bertemu dan berdekatan, maka buku akan merubah penampilannya.
Li Yong memandang rumit pada Jin Lien.
"Buku itu, kau bisa menyimpannya Lien kecil. Guru tidak lama lagi berada di dunia ini, karena guru akan memasuki ranah Reinkarnasi dan akan memilih untuk bereinkarnasi.."
Jin Lien dan Huang Li Mo memandang Li Yong yang tersenyum senang.
"Guru, aku akan memberitahu rahasia terbesar seseorang yang dapat mencapai ranah Reinkarnasi. Sesungguhnya pencapaian untuk ranah tersebut, anda memang di hadapkan pada dua pilihan antara hidup abadi dan kesepian atau bereinkarnasi tanpa ingatan.."
Li Yong terkejut keran Jin Lien yang memiliki kultivasi jauh dari ranah Reinkarnasi telah mengetahui hal tersebut. Harusnya hanya seseorang yang berada di ranah emas saja yang mengetahui hal tersebut.
Tingkat kultivasi selanjutnya setelah ranah God adalah ranah perunggu, Ranah perak dan ranah emas, terakhir barulah mencapai ranah Reinkarnasi.
Hanya seseorang di ranah emas saja yang mengetahui rahasia ranah Reinkarnasi.
"Guru! Aku tidak akan berbohong tentang apapun. Jika anda berhasil menerobos ke ranah Reinkarnasi, tolong anda harus mengambil pilihan ke-tiga. Dengan pilihan ke-tiga, anda dapat hidup di dunia yang berbeda dengan mengorbankan setengah kultivasi anda. Aku memiliki kenalan yang berasal dari dunia ini tengah berada di dunia berbeda setelah memilih pilihan ketiga itu.."
Huang Li Mo dan Li Yong terdiam mencerna apa yang dikatakan oleh Jin Lien. Meski menurut mereka itu mustahil, tapi Huang Li Mo tahu betul jika Jin Lien tidak akan pernah berbohong.
"Kalian begitu, hubungi orang itu Lien kecil!"
"Baik guru.."
Jin Lien kemudian bertelepati dengan Jue kecil untuk dia memakai laptop sejenak.
Setelah itu, Jin Lien mengeluarkan laptop dari dalam dimensi lotus dan mulai menyalakannya.
__ADS_1
.....