
Seorang pemuda tampan yang duduk dengan posisi Lotus akhirnya membuka matanya.
Iris hitam kini menjadi merah dengan pupil Vertikal. Perlahan pupil hitam vertikalnya menyebar menutupi seluruh matanya tanpa warna apapun dan itu semua adalah hitam.
Taring miliknya perlahan memanjang, pandangan mata itu sangat dingin dan membekukan orang yang dipandangnya.
Dia menghirup napas panjang dan berdiri dari posisi lotusnya. Melangkah keluar dari ruangan tersebut hingga ia disambut oleh seorang yang dianggapnya ayahnya.
"Yang Mulia, anda akhirnya keluar.."
Pemuda itu mengernyit mendengar sebutan itu berasal dari orang yang di hormatinya.
"Ayah, cukup panggil aku seperti biasa. Sudah berapa lama aku tidak keluar?"
Lelaki itu tersenyum memandang pemuda yang merupakan anak yang dia rawat seperti anaknya sendiri.
"Baiklah Zhuang'er, kau telah berkultivasi setidaknya selama 12 tahun tanpa keluar.."
Ya pemuda itu tidak lain adalah Ye Hong Zhuang.
"Sudah sangat lama rupanya.."
"Zhuang'er, kau saat ini merupakan calon Raja dari semua Ras Vampir dan namamu juga bukan lagi Ye Hong Zhuang melainkan Di Hong Zhuang. Masa depan Ras ini ada di tanganmu dan calon Ratu masa depan.."
Ye Hong Zhuang atau saat ini adalah Di Hong Zhuang hanya tersenyum tipis. Dia memegang dadanya di mana Liontin calon raja telah menyatu dengannya.
"Aku tahu ayah. Aku akan mulai mencarinya.."
"Setidaknya kau harus menyelesaikan penobatanmu.."
"Ya. Aku tidak sabar ingin melihatnya. Kira-kira secantik apa dia saat ini.."
....
Di bawah sinar bulan di tengah danau, seorang gadis tengah berendam. Kulit seputih porselen itu memantulkan cahaya bulan melalui bulir air yang menempel di kulitnya.
Rambut hitamnya yang basah menonjolkan kecantikan dirinya bak seorang Dewi, hidung mancungnya sangat kontras dengan alis yang terbujur rapi itu, bulu mata lentik nan panjang membingkai dua buah mata hitam legam tanpa campuran warna apapun memberikan perasaan dingin hingga ke tulang, bibir Cherry miliknya terlihat seksi dengan dua taring mencuat keluar membuat siapa saja yang memandang akan tergoda, wajah oval polos tanpa makeup Itu terlihat semakin cantik dengan butiran air.
Tap
Tap
Tap
Dia tersenyum kecil menampakkan kedua taring putihnya kala mendengar suara langkah kaki mendekat.
Dia berbalik dan mendapati gadis lainnya dengan mata Semerah darah, kulitnya agak Tan dibandingkan miliki gadis yang tengah berendam di dalam danau, bibir merah mudanya menampakan senyum kecil mempertegas kesan kelicikan yang terlihat di sepasang mata merah itu.
"Ternyata kau di sini lagi.."
"Jiejie, kau tahu kan jika ini bulan purnama di mana aku harus bermandi cahayanya untuk menekan haus darahku.."
Gadis yang disebut Jiejie itu terkekeh pelan. Dia tidak pernah menyangka semenjak adiknya menginjak usia 14 tahun, adiknya memiliki perubahan dalam dirinya yang merupakan wujud dirinya saat ini yaitu Ras Vampir.
Tidak hanya dia yang memiliki darah ras lain di dalam darahnya, tapi juga adiknya memiliki hal serupa.
__ADS_1
Dia juga tahu jika setiap bulan purnama, maka rasa haus darah adiknya akan menjadi lebih menyiksa. Beruntung, Xiao Yi mengatakan untuk menghilangkan haus akan darah, setidaknya adiknya harus berendam di danau dengan bermandikan sinar bulan.
Tidak ada yang mengetahui perubahan adiknya, hanya dia dan adiknya.
"Lien'er, kau semakin hari semakin cantik. Bahkan mengalahkan aku.."
"Jiejie berhenti menggodaku, meskipun aku lebih cantik darimu tapi Fai Ge hanya kepincut olehmu.."
Blush
Wajah gadis itu yang tidak lain adalah Niu'er memerah karena malu mendengar godaan adiknya Jin Lien.
"Berhenti membahasnya, dia hanya orang mesum yang hanya bisa memanfaatkan gadis lemah sepertiku.."
Jin Lien menatap Niu'er dengan aneh lalu tertawa terbahak-bahak.
"Gadis lemah he?"
"Sudahlah, sebaiknya kau keluar dari air! Kita masih harus mempersiapkan diri untuk turnamen antara tim elit dari 4 Akademi.."
"Itu masih satu Minggu lagi Jiejie.."
"Bukankah kau mengatakan akan menampilkan tarian yang kau sebut hip hop atau street dance entah apalah itu bersama Bibi.."
"Ya sih, tapi kami hanya perlu berlatih beberapa kali dan langsung menghafal koreografinya.."
"Iya itu kalian berdua, bagaimana dengan aku dan yang lainnya yang juga ikut terlibat.."
Jin Lien terkekeh pelan dan langsung keluar dari Air. Mereka sepakat untuk pembukaan, Qinglong Akademi akan menampilkan tarian yang menurut mereka cukup energik.
Dia mengeringkan tubuhnya dengan Qi spiritualnya, setelah memakai pakaian dalam, dia mengenakan Hot pants yang memperlihatkan paha mulusnya, kaos oblong putih yang kebesaran menutupi celananya membuat dirinya terlihat seksi. Rambutnya dibiarkan tergerai begitu saja.
Kakinya di balut oleh sepasang sendal jepit yang menambah kesan santai serta sederhana.
Niu'er tidak lagi heran dengan cara berpakaian Jin Lien yang terlihat berbeda. Tidak hanya Jin Lien, tapi juga Jin Gaoqi yang selalu berpenampilan seperti jin Lien tapi Jin Gaoqi terkesan agak feminim dari Jin Lien.
Bahkan seragam tim elit Black Dragon juga berubah, tidak lagi terkesan kaku meski bebas bergerak.
Keduanya melangkah menuju asrama di mana Asrama tim elit berada. Asrama Tim Balck Dragon berada di satu bangunan dengan banyak kamar. Juga memiliki satu dapur, satu ruang berkumpul.
Jumlah anggota Black Dragon hanya 20 orang. Mereka yang terkuat dari semua tim di Qinglong Akademi.
Keduanya melangkah memasuki Asrama dan di hadiahi oleh tatapan dari setiap anggota yang masih duduk di ruang tamu seraya membaca buku di tangan masing-masing.
Buku tersebut tidak lain berisi gambar koreografi Dance yang akan mereka tampilkan.
"Kalian akhirnya pulang.."
Jin Lien dan Niu'er hanya memandang wajah datar nan tenang.
"Ya, aku akhirnya menemukannya berendam di danau.."
Niu'er menjawab pertanyaan salah satu seniornya. Penampilan Jin Lien saat ini tidak lagi dalam wujud vampirnya.
"Biaomei, keluarkan alatmu itu dan kita latihan.."
__ADS_1
"Biaoge kau terlalu gak sabaran seperti biasa.."
Jin Lien terkekeh geli dan langsung mengeluarkan radio miliknya.
"Ambil posisi! Aku akan langsung memainkan lagunya.."
Segera mereka mengambil posisi, hanya beberapa saja dari mereka. Rencananya, mereka akan menari bergantian selama lagu masih belum habis.
Gerakan mereka yang enerjik membuat keringat mereka bercucuran.
Di luar Asrama, Huang Li Mo mengamati mereka yang tengah menari. Dia tersenyum, tidak pernah dia berpikir jika ada gerakan tarian yang tidak pernah dia temui selama hidupnya.
"Aku yakin, tarian mereka akan jadi perbincangan saat pertandingan nanti.." setelah bergumam tak jelas, Huang Li Mo akhirnya meninggalkan tempatnya
...
"Bu, aku merindukan DaJie dan Erjie.."
"Ya mau bagaimana lagi, kedua kakakmu harus berlatih.."
"Shan'er tenanglah! Xue'er sebaiknya pergilah bersiap. Kita akan pergi ke kota Blaze, aku dengar seminggu dari sekarang akan ada pertandingan antara 4 Akademi. Masyarakat umum dapat ikut serta untuk menyaksikan pertandingan mereka.."
"Benarkah Ayah?"
"Tentu.."
"Yeiii, aku akan bertemu DaJie dan Erjie.." Jin Shan terlihat bahagia.
"Juga aku akan bertemu paman dan Dage.." lanjutnya dalam hati.
Selama 12 tahun ini, organisasi yang di bangun oleh Jin Tian dan yang lainnya berkembang pesat.
Mereka juga telah membuka beberapa toko dan itu semua berjalan lancar.
Anggota Dark Eagle juga membuka 3 cabang rumah sakit, 10 dari mereka akan mengisi 1 rumah sakit.
Rumah sakit mereka bahkan terkenal dan setiap warga yang tidak bisa di sembuhkan, jika mereka pergi ke salah satu rumah sakit tersebut, mereka di jamin pasti akan sembuh meski butuh waktu untuk penyakit berbahaya.
Tidak hanya mengobati orang sakit, tapi juga mereka menjual berbagai pil untuk penyembuhan dan pemulihan. Ada juga pil jenis lain yang dapat di gunakan dalam perawatan medis lainnya.
Mereka bahkan menamai rumah sakit mereka dengan nama JinMuBai Hospital.
Tidak hanya Jin Tian, Mu Xue dan Jin Shan yang akan pergi, tapi juga Mu Jing Yu dan Bai Xun.
Mereka semua terlalu merindukan anak mereka dan satu gadis lainnya yang merupakan adik dari Jin Tian.
Jin Shan juga tumbuh menjadi anak laki-laki yang pandai dan licik. Terkadang 4 orang dewasa di buat pusing dengan tingkahnya.
Mereka tidak pernah berpikir jika Jin Shan juga memiliki kepandaian layaknya Jin Lien.
Jin Shan juga terkadang membantu tugas organisasi jika itu cukup berbahaya.
...
Dukung Aska dengan Like' dan Vote karya ini ya.
__ADS_1