
"baiklah."
"Tapi ketika kalian akan menyembunyikan mereka di dunia kecil, kalian harus membuat mereka tak sadarkan diri hingga kita selesai membereskan penjahat itu."
Niu'er dan Jin Lien saling melirik dan mengangguk. Saran Jin Shan masuk akal. Daripada mereka sulit membujuk kaisar Xiling, ada baiknya jika mereka membuat kaisar Xiling dan yang lainnya tak sadarkan diri.
Mereka kemudian menyeringai dan memandang Jin Shan.
"Kalau begitu, kau ikut bersama kami Shanshan. Kami tidak tahu tata letak istana kekaisaran Xiling."
"Baik, tapi Jiejie dan Erjie harus istirahat dulu. Aku juga akan mengatakan pada yang lainnya untuk tidak mengendur ketika kita pergi."
"Uhm."
....
Di sisi lain, Jin Tian telah tiba di tempat di mana Jun Kaili berada.
"Bagaimana?"
"Jin Hao Li telah membawa pasukannya ke sisi barat, anda sebaiknya ke sana. Di sana aku juga telah meletakkan pasukan ku untuk membantu anda."
Jin Tian mengangguk dan segera pamit dan menuju sisi barat pantai.
Dia sudah tidak sabar ingin menghabisi Jin Hao Li itu.
Melihat kepergian Jin Tian, Jun Kaili hanya terdiam lama. Dia kemudian melirik ke satu arah.
Pandangannya berubah tajam dan segera mempersiapkan pasukannya.
"Bersiap! Lawan kita tidak lama lagi akan tiba."
"Ya yang mulia."
...
Chu Lang yang membawa pasukannya untuk menyerang kerajaan Mermaid berhenti dengan jarak 1 kilo meter dari Jun Kaili.
Dia tidak menyangka jika akan ada yang akan menghalangi jalannya.
"Siapa kau? Kenapa menghalangi jalan kami?" Suara teriakan Chu Lang membuat Jun Kaili menyeringai.
"Seseorang yang telah menghianati Kaisar dan Ratu Vampir tidak memiliki kualifikasi untuk mengetahui siapa aku."
"Kau..." Chu Lang ingin mengutuk, tapi dia tidak tahu akan mengatakan apa.
"Aku tidak peduli siapa kau, sebaiknya bawa kembali pasukanmu dari sini atau kami akan menghabisi kalian."
"Hahahahaha" tawa Jun Kaili menggema begitu mendengar ucapan Chu Lang, dia kemudian memandang Chu Lang dengan tajam.
__ADS_1
"Bagaimana aku bisa pergi, jika orang yang ingin menghancurkan keluarga wanitaku masih berdiri di depanku?" Jun Kaili bahkan tanpa ragu mengatakan jika Shu'er adalah wanitanya.
Chu Lang sendiri telah dipenuhi kemarahan dan tidak bisa lagi menahan amarah yang dari tadi berusaha dia tahan.
Dia dengan beringas menyerang Jun Kaili. Jun Kaili tidak repot-repot untuk melihatnya dan memerintahkan bawahannya.
"Pergilah bermain dengan mereka! Biar vampir salah arah ini, aku yang mengurusnya."
"Ya yang mulia."
Para demon yang berdiri di belakang Jun Kaili segera maju dan menyerang pasukan tengkorak merah yang dibawa oleh Chu Lang.
Boooom
Suara ledakan yang diakibatkan oleh teknik Chu Lang segera memberi semangat pada anggota Tengkorak merah yang dibawa olehnya.
Melihat efek dari teknik milik Chu Lang, Jun Kaili hanya menatap dingin. Tempat di mana ledakan terjadi merupakan tempat di mana dia berdiri tadi.
Jun Kaili kemudian menatap Chu Lang dengan dingin, melihat Chu Lang yang ingin membunuhnya, dia terkekeh suram.
Terus menghindari serangan yang dikeluarkan Chu Lang, Jun Kaili terus tersenyum mengejek dan memprovokasi Chu Lang lagi dan lagi.
"Chu Lang! Aku akan memberitahu sesuatu yang menarik untuk kau dengar."
"Berisik, aku pasti akan membunuhmu." Sambil terus menyerang, Chu Lang merasakan amarahnya terus bertambah.
"Kau tahu, Chu Hua anak kesayanganmu itu telah membocorkan semua kerjasama dirimu dengan sekutumu yang menjadi pemimpin tengkorak merah pada Kaisar Vampir saat ini."
Jun Kaili semakin menyeringai kemenangan melihat reaksi Chu Lang.
"Bohong? Menurutmu dengan aku berbohong, apakah ada keuntungannya untuk diriku?"
"Aku tidak akan mempercayaimu."
Semakin Chu Lang mendengar kenyataan dan provokasi Jun Kaili, semakin gelisah dirinya.
Dia tidak hanya menyayangi anak perempuannya itu, dia bahkan sangat menyayangi seluruh keluarganya.
Jika semua rahasia keluarga Chu telah terbongkar, maka keluarga Chu sekarang sedang berada dalam bahaya.
"Terserah kau percaya atau tidak, satu lagi yang harus kau tahu. Chu Hua putri kesayanganmu itu, mati di tangan Kaisar Vampir dan calon Ratu Vampir masa depan." Seringai Jun Kaili bahkan terlihat sangat menakutkan ketika melihat keterkejutan di mata Chu Lang.
...
Di kekaisaran Vampir,
Di Hong Zhuang duduk di tahta miliknya, dia menjatuhkan titah agar keluarga Chu semua di eksekusi tanpa terkecuali.
Penasehat kerajaan yang selalu mendampingi kaisar Vampir terdahulu, sekarang masih mendampingi Di Hong Zhuang yang menjadi Kaisar.
__ADS_1
"Umumkan pada seluruh rakyat tentang perintahku untuk mengeksekusi keluarga Chu."
"Ya Yang Mulia."
Penasehat Kerajaan itu segera pergi dan mengumumkan dekrit kekaisaran di depan umum.
"Berdasarkan bukti yang ditemukan. Keluarga Chu ketahuan telah berkhianat dan merupakan dalang terbunuhnya Kaisar dan permaisuri terdahulu. Tidak setia pada kekaisaran Vampir dan membocorkan tentang pusaka miliki ras Vampir kepada musuh. Maka dengan ini, Kaisar mencabut gelar bangsawan keluarga Chu dan seluruh keluarga akan dieksekusi."
Setelah dekrit jatuh, prajurit segera membawa semua anggota keluarga Chu tanpa terkecuali.
Segera setelah keluarga Chu ditangkap, para algojo yang bertugas untuk mengeksekusi keluarga Chu dengan tegas melakukan tugas mereka.
Banyak rakyat kekaisaran Vampir berkumpul di alun-alun untuk menyaksikan keluarga Chu dieksekusi.
Banyak dari mereka memandang benci dan jijik pada keluarga Chu. Menurut mereka, keluarga Chu tidak bersyukur karena mengkhianati kaisar terdahulu yang sangat baik pada semua rakyatnya.
Segera para Algojo tanpa belas kasihan mengeksekusi semua anggota keluarga Chu tanpa menyisahkan seorangpun.
Begitu keluarga Chu selesai dieksekusi, Di Hong Zhuang kembali ke Vermilion Akademi.
Dia muncul di ruangan Hua Chun Wei.
Hua Chun Wei yang sibuk membaca dokumen mengangkat kepalanya, dan memandang Di Hong Zhuang yang telah duduk di bangku yang ada di ruangannya.
"Bagaimana?"
"Keluarga Chu telah dieksekusi."
Hua Chun Wei mengangguk dan melanjutkan membaca dokumen.
"Bibi! Aku ingin membicarakan hal serius denganmu."
Hua Chun Wei menghela napas dan melepas dokumen di depannya.
"Ada apa?"
"Apakah bibi memiliki kandidat yang cocok untuk menggantikan posisiku? Dengan kecepatan Kultivasiku, aku khawatir jika aku akan memasuki ranah Reinkarnasi dalam waktu beberapa tahun ke depan."
Mimik wajah Hua Chun Wei menjadi sangat serius dan memandang Di Hong Zhuang.
"Kau yakin Zhuang'er?"
"Ya."
Melihat kesungguhan di mata keponakannya itu, Hua Chun Wei hanya bisa menghela napas tanpa daya.
"Bibi memang memiliki seseorang yang bisa duduk di tahta, tapi untuk saat ini, ia mengikuti gurunya untuk berkeliling dunia. Entah kapan dia akan kembali.."
Di Hong Zhuang mengangguk dengan senyum tipis di bibirnya. Dia kemudian menuliskan sesuatu di dekrit kosong yang dia bawah.
__ADS_1
...