
Dunia kecil tidak ada binatang buas dan sebagainya, pohon yang terlihat bahkan sangat tidak normal. Selain itu, banyak rongsokan besi yang bertumpuk di setiap sudut
Hanya Danau Air Roh Surgawi yang tampak normal di mata Jin Lien. Satu hal yang tampak tak normal lainnya adalah Laboratorium LT-40-25 yang semua isinya terbuat dari teknologi tinggi.
"LT-40-25 benar?"
"Ya.."
"Apakah aku bisa membawa perlengkapan di sini?"
"Sayangnya tidak bisa.."
"Begitu ya.."
"Namun, jika mau membawa. Anda bisa sekaligus membawanya dengan diriku yang merupakan laboratorium. " Jin Lien tercengang mendengar kalimat selanjutnya.
"Hanya sampai sekarang aku belum menemukan seseorang yang bisa membawaku bersamanya.."
"Lupakan itu, aku hanya ingin berlatih sebentar.."
"Silakan.."
Jin Lien segera menatap Di Hong Zhuang yang masih diam.
"Hubby! Aku akan menjelaskan semuanya padamu.."
"Baik, aku akan mendengarkan."
"Monster aneh yang kita temui tadi, itu disebut robot. Semua barang yang menjadi tumpukan dan rongsokan, itu dikategorikan ke dalam mesin rusak. Ruangan ini juga merupakan laboratorium tempat seseorang melakukan penelitian. Laboratorium ini sama persis dengan laboratorium yang berada di duniaku. Hal yang membedakan hanyalah Qi Spiritual yang terkandung."
Hong Zhuang mengangguk mengerti
"Lalu senjata tadi?"
Jin Lien kemudian mengeluarkan semua jenis senjata yang dia miliki.
"Ini semua senjata milikku saat aku menjadi seorang jenderal. Perang di duniaku tidak menggunakan pedang atau apapun itu, tapi mereka menggunakan senjata semacam ini. Yang ini adalah Bazoka, ini Granat, ini Pistol.."
__ADS_1
Jin Lien terus menjelaskan jenis senjata yang dia keluarkan termasuk fungsinya sambil menunjuk senjata yang akan dia jelaskan.
Dengan penjelasan Jin Lien yang panjang, Hong Zhuang akhirnya mengerti.
"Ayo kita periksa semua ruangan yang ada di sini! Sebelum kita melakukan latihan.."
"Hmmp.."
Mereka segera meninggalkan dapur dan berkeliling laboratorium tersebut, memeriksa semua ruangan yang ada.
Sudah 4 ruangan yang mereka periksa, tapi bagi Jin Lien semua masih terlihat normal.
Ruangan pertama adalah perpustakaan mini, ruangan kedua mungkin ruang kontrol karena terdapat banyak layar monitor komputer di dalamnya, ruangan ketiga merupakan ruangan pendingin besar yang berisi banyak daging dan sayur yang masih terlihat Fresh.
Jin Lien mengernyit mendapati ruangan tersebut, tapi menurutnya itu masih normal. Di ruangan keempat hanya kamar tidur dengan ranjang besar di tengah ruangan.
Jin Lien dan Di Hong Zhuang kini berdiri di depan ruangan terakhir yang ada di dalam laboratorium tersebut.
Ketika pintu terbuka, Jin Lien membatu seketika. Di Hong Zhuang yang tidak mengerti tentang dunia modern juga merasa marah
Posisi mereka di dalam tabung sedang dalam posisi memeluk lutut mereka dengan kepala dibenamkan pada lipatan tangan mereka.
Jin Lien mencoba menghitung jumlah tabung yang ada, dia bernafas lega ketika tidak mendapati tabung dengan jumlah yang melebihi 20.
Jin Lien kemudian melihat sekeliling ruangan penelitian tersebut dan mendapati tumpukan tulang yang diabaikan.
[Tumpukan tersebut merupakan tulang milik 5 Kultivator yang berada di ranah God] Jin Lien meneguk ludahnya dengan paksa saat mendengar penjelasan Alex di benaknya.
Dia tidak perlu repot-repot untuk membunuh kultivator yang masih hidup. Entah dia harus senang atau sedih, tapi semua yang diperlukan untuk membuat patung wadah ketiga gurunya telah terkumpul. Hanya menunggu dirinya untuk mencapai ranah God.
Jin Lien mengedarkan pandangannya ke seluruh ruangan dan mendapati satu set komputer.
Dia melangkah mendekati komputer dan mengeceknya. Mengklik beberapa Icon hingga dia menemukan data setiap bayi yang berada di dalam tabung.
Begitu dia mencapai data bayi terakhir, tiba-tiba sebuah pesan muncul di layar monitor.
*Untuk kau yang membaca pesan ini, aku telah menunggu ratusan tahun untuk melakukan penelitian ini, anak-anak yang berada di dalam tabung merupakan korban perang yang awalnya tidak memiliki tubuh lengkap. Namun, entah apa yang terjadi, aku terlempar ke dunia yang aneh ini dan membawa serta sebagian isi dari duniaku yang orang di dunia ini menyebutnya dunia kecil. Jika ada yang berhasil membaca pesan ini, mungkin aku telah mati selama ribuan tahun lamanya. Anak-anak itu aku sengaja menaruh mereka di dalam tabung agar mereka dapat bertahan hidup. Aku beberapa kali menjebak mereka yang jahat untuk memasuki dunia kecil ini untuk membunuh mereka dan mentransplantasikan daging mereka pada anak-anak malang ini. Mungkin dengan berlalunya waktu, banyak yang telah hancur, tapi aku berharap mereka bisa hidup. Untuk kau yang menemukan pesan ini, tolong jaga mereka. Sebagai imbalan untukmu, Dunia kecil ini akan aku serahkan padamu. Pusat kendali ada di ruangan yang memiliki banyak komputer. Cukup masukan kode Ch-0573-2645-0000-Wf"
__ADS_1
Jin Lien tidak tahu harus bereaksi seperti apa ketika selesai membaca pesan yang tiba-tiba muncul di monitor. Hong Zhuang yang juga bisa membaca pesan tersebut memandang Jin Lien dengan penghargaan tinggi.
Dia juga semakin menghormati pemilik dunia kecil, membunuh mereka yang jahat untuk membantu anak-anak korban perang yang tidak lagi memiliki tubuh lengkap.
Jin Lien melangkah melihat tabung yang berisikan 20 anak yang tengah memejamkan mata di dalam cairan hijau.
"Kalian beruntung karena orang misterius itu menyelamatkan kalian.."
Jin Lien tidak bisa menahan air matanya ketika mengetahui ketulusan orang tersebut yang rela menolong anak-anak ini dan menaruhnya di dalam tabung untuk mempertahankan hidup mereka selama ribuan tahun.
Suara Jin Lien yang serak dan penuh kelembutan sukses membuat 20 anak yang berada di dalam tabung membuka mata mereka.
Mereka semua memandang Jin Lien dengan rasa ingin tahu dan mengalihkan pandangan mereka pada Hong Zhuang yang tengah menggenggam tangan Jin Lien.
"Mommy! Daddy!" Seru mereka semua dan membuat Jin Lien dan Hong Zhuang terjungkal
Perlahan air di dalam tabung mulai berkurang hingga kering, setelah tabung kering dari cairan hijau, 20 anak itu membuka tabung dan melangkah mendekati Jin Lien dan Hong Zhuang.
Dari 20 orang anak tersebut ada 10 anak laki-laki dan 10 anak perempuan. Mereka semua berdiri tanpa sehelai pakaian.
"Kalian tadi mengatakan apa?"
"Mommy! Daddy!"
Jin Lien memandang Hong Zhuang dengan wajah menggemaskan minta dicubit.
"Tidak ada salahnya mengangkat mereka menjadi anak kita ."
"Hubby! Kau serius? 20 anak dan itu anak kita?"
"Bukan masalahkan? lagian aku seorang kaisar dan tentu bisa menghidupi mereka semua.."
....
**Terima kasih telah mengikuti Arrogant Girl Adventure sampai di sini. Mungkin menurut kalian Arrogant Girl Adventure ini agak aneh ya. Memang Aska buat agak beda dari cerita Time travel dunia kuno lainnya, biar para pembaca gak bosan dengan ide dan topik itu-itu saja.
Aska berencana menamatkan karya ini di chapter 250, jadi ikuti terus ya petualang Jin Lien dan kawan-kawan**..
__ADS_1