
Di sisi lain, Jin Gaoqi yang baru sampai di Asrama Black Dragon. Dia hanya duduk di halaman depan Asrama dengan Xiao Bai yang sedang berada di pangkuannya.
"Qiqi! Kenapa kau mengembalikan token pertunangan itu padanya?"
"Xiao Bai dengar! Aku tidak akan pernah membagi suamiku pada wanita lain. Kau tahu sendiri jika seorang putra mahkota yang akan menjadi Kaisar harus memiliki banyak wanita yang mengisi haremnya.."
"Ya aku tahu, tapi ada juga seorang Kaisar yang hanya memiliki seorang permaisuri dan satu-satunya wanita di istananya.."
Jin Gaoqi memandang Xiao Bai sejenak lalu dia terkekeh pelan.
"Apa yang kau tertawa kan?"
"Tidak apa-apa.."
"Qiqi! Aku tahu kau sangat menjaga giok setengah lingkaran itu, yang membuatku heran adalah kau dengan gampangnya mengembalikannya pada Zhang Yu itu.."
"Giok setengah lingkaran itu tidak berharga untukku. Apalagi aku pernah mendengar jika dia akan menikahi Jin Hua Lin itu dan melepas tahtanya dengan Jin Hua Lin, meski aku tahu jika dia hanya mengancam wanita itu, tapi perkataannya yang mengatakan dia akan menikahi Jin Hua Lin tidak seharusnya keluar darinya yang notabene adalah putra mahkota.."
"Itu sih terserahmu saja Qiqi, tapi apakah pantas token giok yang sangat kau jaga itu, kau buang begitu saja.."
"Aku sangat menjaga token itu karena pesan ibu yang mengatakan jika kelak aku akan bertemu tunanganku yang juga memiliki token yang sama.."
"Hmp?"
"Jangan memandangku seperti itu! lagi pula aku juga tidak ingin jika priaku sebelum bertemu denganku telah menebar benih di mana-mana.. ogah deh sama yang seken.."
"Kebiasaanmu keluar lagi ya Qiqi.."
"Hmmp.."
Sementara keduanya asik berbincang, Zhang Yu tiba dengan Divine Beast miliknya.
Seketika, wajah Jin Gaoqi menjadi hitam dan memandang tak suka pada Zhang Yu.
"Stop! Do not come close!"
Zhang Yu "???"
"dare to approach, say goodbye to your Juniors!" Lagi-lagi Jin Gaoqi memperingatkan Zhang Yu untuk tidak mendekatinya. Namun, Zhang Yu sama sekali tidak mengerti dengan apa yang dikatakan oleh Jin Gaoqi.
"Qi'er! Apa yang kau katakan? Aku sama sekali tidak mengerti.."
Jin Gaoqi memilih membuang muka dan tidak ingin melihat Zhang Yu lagi.
"Qi'er, tolong ambil kembali token milikmu!"
"Tidak.."
"Kau tahu, aku sama sekali tidak pernah mengambil selir atau bermain wanita di luar. Bahkan pelayan di istanaku tidak ada pelayan perempuan.."
Jin Gaoqi berbalik menatap Zhang Yu dengan mata menyipit..
"Pergi!"
Tidak lagi memperdulikan Zhang Yu, Jin Gaoqi menghilang di udara tipis. Hal tersebut tentu membuat Zhang Yu terkejut.
Dia mencari-cari di mana Jin Gaoqi berada, tapi tidak dia temukan dan terpaksa duduk di tempat yang tadi Jin Gaoqi sedang bersantai.
...
[Selamat Datang Host]
__ADS_1
Jin Gaoqi terdiam dan tertegun.
"Di mana ini?"
[Anda berada di dalam sistem]
"...."
Merasa tak ada tanggapan dari Jin Gaoqi, Timi kembali berbicara.
[Timi memasukan Host ke sini karena Timi merasa jika anda sangat tidak ingin melihat tuan Zhang Yu untuk saat ini]
Jin Gaoqi tersenyum kecil merasakan perhatian dari Timi.
"Tidak apa-apa Timi, bisa keluarkan aku dari sini?"
[Anda hanya perlu berkonsentrasi dan keluar]
Jin Gaoqi mengikuti instruksi Timi dan dia akhirnya kembali muncul dan itu tepat dipangkuan Zhang Yu.
Keduanya sama-sama terkejut dan salah tingkah..
"Ups Sorry, I accidentally"
Zhang Yu berkedip berkali-kali dan hanya mengangguk meski dia tidak memgerti dengan apa yang dikatakan oleh Jin Gaoqi.
"Qi'er! Tolong jangan pergi! Aku berjanji padamu hanya akan memilikimu dan sampai sekarang aku tidak pernah menyentuh wanita selain dirimu yang saat ini berada dipangkuanku. Jika kau tidak percaya, aku akan ber......"
Ketika Zhang Yu akan mengucapkan sumpahnya, bibirnya telah di kunci dengan bibir milik Jin Gaoqi.
Jin Gaoqi melepas kecupannya lalu memandang tajam pada Zhang Yu.
"Lalu apa yang harus aku lakukan hingga kau menerimaku Qi'er?"
"Singkirkan j*lang yang selalu mengejarmu dengan tanganmu sendiri. Jika ketika kita bertemu lagi dan dia masih mengikutimu, jangan pernah berharap untuk aku menerimamu.."
Zhang Yu dengan cepat mengangguk
"Baik.."
"Sekarang kau bisa kembali ke Baihu Akademi! Tinggalkan aku sendiri!"
"Kalau begitu, sampai ketemu lagi.."
"Hmmp.."
Setelah mengucapakan selamat tinggal, Zhang Yu pergi dengan Divine Beast miliknya. Zhang Yu juga tidak lupa mengalikan token giok setengah lingkaran milik Jin Gaoqi.
Tepat setelah kepergian Zhang Yu, Niu'er dan yang lainnya juga tiba.
Yang mereka dapati hanyalah Jin Gaoqi yang tengah bersantai menikmati kopi dengan wajah datar.
"Loh? Bibi! Apa paman Zhang Yu tidak datang?"
Jin Gaoqi hanya menggeleng untuk menjawab pertanyaan Niu'er
"Jadi begitu.."
"Ya. Tidak usah bahas Zhang Yu itu! Sekarang di mana Lien'er?"
"Lien kecil mengikuti dekan Hua mengunjungi Vermilion Akademi.."
__ADS_1
"Panggil aku kalau dia sudah kembali! Aku akan berada di kamar untuk berkultivasi.."
"Baik bibi.." Mo Fai segera menjawab.
Melihat kepergian Jin Gaoqi, Mo Fai memandang Niu'er.
"Menurutmu apa Zhang Yu tadi datang?"
Niu'er terkekeh jahil menanggapi pertanyaan Mo Fai
"Bilang gak ya.."
"Bilang donk.."
"Uhhmm, tadi paman Zhang datang tapi cuma bentar aja.."
"Tahu dari mana?"
"Dari tumbuhan lah.."
Mo Fai hanya manggut-manggut saja..
"Ya sudah, ayo kita masuk!"
"Gendong!"
"Baiklah tuan putri.."
Langsung saja Mo Fai menggendong Niu'er ala pengantin dan membawanya memasuki Asrama.
Keduanya memasuki Asrama dengan Niu'er berada digendongan Mo Fai. Hal tersebut tentu segera menyebabkan keributan di dalam Asrama oleh para anggota Black Dragon.
"Tumben Niu'er akur digendong.."
"Ya, biasanya juga nolak.."
"Diam, aku lelah tahu.."
Mo Fai hanya tersenyum tipis dan tidak memperdulikan ocehan anggota timnya.
Dia terus menggendong Niu'er hingga ke kamar milik Niu'er.
"Istirahatlah!"
"Uhm, tapi aku lapar.."
"Baik-baik, tunggu di sini! Aku akan pergi mengambil makanan untukmu.."
"Hehehehe kau yang terbaik sayang.."
Mo Fai tersenyum kecil dan mengecup kening Niu'er lalu keluar dari kamar berniat mencari makanan untuk Niu'er.
...
Besok Aska gak Update ya. Soalnya besok sibuk untuk malam ketujuhnya nenek Aska yang meninggal tanggal satu kemarin.
Terimakasih buat kalian yang selalu dukung Aska ya. Aska senang, tapi tolong jangan cuma komen NEXT atau apalah. Kasih Aska masukan biar bisa lebih memperbaiki cerita Aska. Jika karya Aska rapi, kan enak juga di bacanya.
Mungkin Chapter ini kurang memuaskan, jujur Aska belum bisa konsentrasi untuk nulis.
Jangan lupa tinggalkan jejak kalian dengan Like', Koment, Vote, dan Rated ya. Biar Aska semakin semangat ya..
__ADS_1