
Di Hong Zhuang dan Jin Lien berkeliling dan menikmati suasana keramaian kota Blaze.
Banyak barang yang telah mereka beli dan saat ini mereka berniat untuk mampir di salah satu restoran yang terlihat elegan dan lumayan nyaman.
Keduanya bergandengan tangan dan melangkah memasuki restoran. Segera seorang pelayan menghampiri mereka.
"Selamat datang di restoran kami tuan muda, nona muda.."
"Ya, bawa kami ke ruang pribadi!"
"Mari ikuti saya.." pelayan itu membawa keduanya menuju ruang pribadi yang kosong di lantai dua.
Meski mereka memakai topeng, tapi bagi siapa saja yang melihat, mereka sangat yakin jika wajah di balik topeng itu sangat cantik dan tampan.
Ketika mereka sampai di ruang pribadi, Jin Lien dan Di Hong Zhuang segera memesan makanan.
Setelah mencatat pesanan kedua pelanggannya, pelayan tersebut segera pergi untuk menyiapkan. Pesanan Jin Lien dan Di Hong Zhuang.
"Zhuang! Bolehkan aku mengetahui di ranah apa Kultivasimu sekarang?"
Di Hong Zhuang tersenyum kecil, dia berpura-pura berpikir guna mengerjai Jin Lien.
Jin Lien hanya menatap kesal pada Di Hong Zhuang.
"Baiklah. Saat ini aku telah berada di ranah senior level 9 dan hampir menerobos ke ranah Immortal.." Jin Lien terkejut mendengar tingkat kultivasi Di Hong Zhuang. Namun dia senang karena kekasihnya itu sangat kuat.
"Lalu kau sendiri, di ranah apa Kultivasimu sekarang Lien kecil?"
"Hehehe aku juga berada di ranah Senior tapi di level 5. Tidak ada yang tahu tingkat Kultivasiku sekarang karena aku menyembunyikannya dari yang lain. Tentu aku tahu jika ada 3 tingkatan yang lebih tinggi lagi dari ranah God bahkan di atas 3 tingkatan itu, aku percaya jika masih ada ranah lainnya.."
"Kau betul, ranah tersebut bukanlah batas tertinggi. Aku dengar, ranah yang paling tinggi adalah Ranah Reinkarnasi. Ranah di mana setiap kultivator telah capai merupakan Ranah yang membuat Kultivator dapat memilih kehendak mereka, tapi Sampai sekarang aku tidak pernah mendengar jika ada seorang kultivator dapat mencapainya.."
Di dalam dimensi lotus, Lotus kecil dan Xaio Yi saling memandang dan tersenyum misterius.
Mereka tahu betul apa itu ranah reinkarnasi. Disebut Ranah Reinkarnasi karena kultivator yang berhasil mencapai ranah tersebut dapat untuk menjadi abadi dengan berteman kesepian atau terlahir kembali di dunia yang berbeda tanpa ingatan masa lalu mereka. sebagai hadiah, tentu mereka akan di berikan kelebihan lain di dunia berbeda itu.
__ADS_1
Tentu tidak ada yang begitu bodoh untuk memilih menjadi abadi. Kebanyakan mereka yang telah mencapai Ranah Reinkarnasi akan memilih terlahir kembali di dunia yang berbeda. Tentu, mereka tidak pernah mengetahui jika tidak hanya ada kedua pilihan tersebut. Masih ada pilihan ketiga tapi konsekuensinya akan sangat berbahaya.
Pilihan ketiga ini tentunya tidak mudah. Kultivator bisa memilih untuk pergi ke dunia yang berbeda dengan kemampuan mereka. Namun, ketika sampai di dunia lain, kekuatan mereka akan berkurang setengah dan tidak bisa di tingkatkan lagi. Konsekuensinya sendiri adalah jika mental dan jiwa mereka tidak kuat untuk melewati lorong ruang dan waktu, bisa di pastikan jiwa mereka akan menghilang dan tidak memiliki kesempatan untuk terlahir kembali atau dengan kata lain lenyap.
Karena hal tersebut lah, Jin Lien bisa menemukan dimensi lotus di kehidupan pertamanya. Entah master sebelumnya berhasil sampai atau hanya dimensi lotus yang terlempar hingga ke sana dan di temukan oleh Jin Lien.
Selama Jin Lien sampai di dunia aneh menurutnya, dia tidak pernah berpikir untuk kembali di dunia sebelumnya.
Mendapat kesempatan untuk hidup lagi tentu sudah membuatnya sangat bersyukur.
Apa lagi yang dia inginkan? Kepribadian Jin Lien yang tidak memiliki keserakahan itu jugalah yang membuat Lotus kecil memilih untuk mengakuinya sebagai master.
Di Hong Zhuang dan Jin Lien terus berbicara hingga pelayan datang membawa pesanan mereka.
Jin Lien melihat makanan lezat di depannya, dia tersenyum dan segera perutnya berdemo minta di isi..
Di Hong Zhuang terkekeh geli dan mengambilkan makanan untuk Jin Lien.
"Buka mulutmu!" Jin Lien menurut saja, sudah lama rasanya tidak makan dari suapan pemuda tampan di depannya.
Pemandangan romantis keduanya akan membuat siapa saja yang melihat akan sangat iri.
Puas mengisi perut mereka, Di Hong Zhuang membayar tagihan dan mereka pergi meninggalkan restoran.
Namun, saat mereka akan keluar. Keduanya berpapasan dengan Chu Hua.
"Kakak Zhuang, kau di sini rupanya. Aku sudah mencari dari tadi.."
"Hn.." hanya gumaman tak jelas yang di dapat oleh gadis cantik itu. Chu Hua kemudian mengalihkan pandangannya pada Jin Lien yang dengan santai menggenggam tangan Di Hong Zhuang.
Dia memandang penuh kebencian pada Jin Lien tapi dengan cepat di sembunyikan.
"Ah, bukankah Anda adalah Jin Lien? Murid yang baru saja di angkat oleh master Li Yong.."
Jin Lien memandang Chu Hua dengan dingin dan tanpa expresi.
__ADS_1
"Ya kau betul, tapi bisakah kau tidak bersikap akrab dengan tunanganku, nona!"
Chu Hua merasa geram dengan ucapan Jin Lien. Tangannya terkepal kuat dan memandang Jin Lien penuh niat membunuh.
"Kau tahu, siapapun yang berani meletakkan tangan pada milikku. Aku pastikan kematian akan menjadi sesuatu yang paling berharga.." bahkan niat membunuh Chu Hua tidak membuat Jin Lien takut. Dia bahkan mengeluarkan momentum yang lebih dari yang Chu Hua keluarkan.
Niat membunuh itu bahkan membuat orang yang berjarak lima meter darinya merasa sesak. Chu Hua sendiri berusaha untuk bernapas dengan normal, tapi dia tidak bisa.
Kebenciannya pada Jin Lien pun semakin besar.
Merasa niat membunuh master mereka, Xi Mo dan Xi Qing menampakan diri mereka dan memberi ancaman pada orang yang telah membuat master mereka marah.
Chu Hua yang melihat itu langsung melangkah mundur. Dia sangat takut, tapi dia tidak ingin mengakui ya di depan musuhnya.
Untuk menaklukan Demonic Beast ataupun Divine Beast bukanlah perkara mudah.
Sangat jarang kultivator memiliki Demonic Beast ataupun Divine Beast. Namun, saat ini mereka menyaksikan jika Jin Lien tidak hanya memiliki Demonic Beast, tapi dia memiliki dua Demonic Beast.
Tentu kekuatan mental yang di butuhkan harus sangat kuat untuk dapat mengontrak dua Demonic Beast.
Jin Lien segera menatap Di Hong Zhuang yang masih tenang.
"Aku tidak akan memanggilmu dengan nama yang telah di pakai oleh Jal*ng itu memanggilmu. Itu membuatku jijik.."
Di Hong Zhuang terkekeh dan kembali mencubit hidung Jin Lien.
"Baiklah Lien kecil, bisakah kau menarik momentummu itu! Banyak orang-orang yang tak bersalah merasa tertekan.." Jin Lien langsung melihat sekelilingnya dan tersenyum malu. Dia segera menarik momentumnya tapi masih memandang Chu Hua tajam.
"Kau dengar! Di Hong Zhuang hanya milikku. Kau tidak akan ku biarkan meletakan tangan padanya! Jika itu terjadi, maka ucapakan selamat tinggal untuk masa depanmu.." setelah mengatakan hal tersebut, Jin Lien segera menarik tangan Di Hong Zhuang untuk menjauh dari sana.
Chu Hua hanya bisa menelan keluhannya dan menyimpannya dalam hati. Dia berjanji akan membalas Jin Lien dan membunuhnya.
...
Terus dukung Aska dengan Like' dan Vote karya ini ya terimakasih.
__ADS_1