Arrogant Girl Adventure

Arrogant Girl Adventure
AGA 160


__ADS_3

Rasa sakit yang begitu menyiksa perlahan merenggut kesadaran Jin Lien. Namun, ketika hanya menyisakan sedikit kesadaran, Jin Lien merasakan jika tubuhnya tidak lagi merasakan sakit. Perlahan dia merasa jika tulang miliknya yang hancur perlahan terbentuk dengan kecepatan yang sangat cepat.


Namun, jika tulang bisa dilihat oleh mata telanjang, maka mereka akan dikejutkan dengan warna tulang milik Jin Lien saat ini.


Tulang Jin Lien yang awalnya berwarna putih kini berganti menjadi warna emas.


Tulang emas dengan cepat terbentuk menggantikan tulang putih Jin Lien, darah Jin Lien yang terkuras membuat tubuhnya terlihat sangat pucat juga berubah dari merah menjadi warna emas.


5 organ vital meski tidak berubah warna, itu lebih kuat dan kokoh daripada organ vital yang hancur sebelumnya.


Semua Meridian Jin Lien yang rusak juga mulai pulih dengan perlahan dan Meridian miliknya sebanyak 108 Meridian telah terbuka.


Tidak ada rasa sakit yang dialami oleh Jin Lien selama pembentukan kembali tulang, darah, organ vital bahkan Meridian. Namun, hanya rasa hangat yang menjalari tubuh Jin Lien, itu sangat nyaman seolah dia berada di dalam selimut yang sangat lembut.


Tiga sosok transparan menatap dalam diam selama Jin Lien terkapar, adapun Zhen Jue, Zhen Ruan, Lotus kecil dan Xiao Yi yang masih memiliki wajah sembab terus mengawasi Jin Lien seolah takut Jin Lien tidak lagi memiliki napas.


Mata mereka tidak pernah lepas dari Jin Lien, takut jika hanya berkedip sekali, Jin Lien akan menghembuskan napas terakhirnya.


Mereka semua sangat gugup, baru kali ini mereka mendapati fenomena seperti itu. Melihat tubuh Jin Lien seolah mereka merasakan sendiri sakit yang dialami Jin Lien. Namun, rasa sakit yang mereka pikirkan tidak mencapai rasa sakit yang di derita Jin Lien.


Terus menatap tubuh Jin Lien yang sangat lembut tanpa tulang, hingga semburan cahaya keemasan menyinari seluruh tubuh Jin Lien.


Mereka terkejut dan saling melirik, tapi ada desahan lega yang berhasil lolos dari bibir mereka.


Ya, mereka lega karena Jin Lien yang mereka pikir akan meninggal detik itu juga, ternyata tidak. Namun, mereka merasakan perubahan dialami tubuh Jin Lien.


Melihat tubuh lembut itu, mereka dapat melihat jika tubuh Jin Lien yang lembut kembali memiliki kekerasan dan bahkan kulitnya sangat kencang.


Mereka juga bisa merasakan jika mereka berada di dekat Jin Lien, mereka memiliki energi tambahan.


Jin Lien merasa sangat nyaman dan seolah tidak ingin meninggalkan kenyamanan itu, hingga dia merasa jika kultivasinya meningkat dengan sangat cepat.


Senior tahap puncak

__ADS_1


Immortal tahap 1


Immortal tahap 2


Tidak berhenti hanya di Immortal tahap dua dan itu terus meroket seolah tidak ingin berhenti.


God Realm level 1


Jin Lien yang merasakan hal tersebut sangat terkejut, dia terbangun dari rasa nyaman yang dia rasakan dan dengan cepat mengambil posisi kultivasi untuk menekan kecepatan meningkatnya kekuatan miliknya.


God Realm level 5


Keringat dingin membanjiri kening Jin Lien, kekuatan yang terus melonjak sangat membuatnya takut.


Dia memang membutuhkan kekuatan, tapi peningkatan mendadak ini bukan yang dia inginkan.


Dengan cepat kecepatan peningkatan mulai melambat dan akhirnya berhenti di God Realm level puncak.


Berhenti di God Realm level puncak, pohon emas mulai bersinar dengan aneh.


Peningkatan beberapa level itu sungguh di luar perkiraan mereka, mereka lebih terkejut ketika Jin Lien dengan gesit mengambil posisi kultivasi dari posisi dirinya yang terkapar tak berdaya di tanah.


Mereka akhirnya lega ketika kultivasi Jin Lien berhenti di God Realm level puncak.


Namun, mereka tidak bisa tenang ketika pohon emas yang menaungi Jin Lien mulai bersinar dan menghalangi pandangan mereka.


Angin tiba-tiba bertiup dengan kencang menerbangkan dan mempermainkan pakaian dan rambut mereka.


Pohon emas yang memancarkan cahaya itu terlihat aneh, cahaya yang sangat menyilaukan membuat 7 sosok menutup mata mereka.


Ketika 7 sosok itu menutup mata, pohon emas yang bersinar terang terus memancarkan cahayanya dan berubah menjadi seberkas cahaya keemasan itu sendiri.


Seberkas cahaya keemasan dengan kecepatan tinggi segera memasuki tubuh Jin Lien Tanpa Jin Lien sadari.

__ADS_1


Jin Lien kembali merasa kehangatan yang sangat nyaman hingga kesadaran spiritual miliknya menatap perubahan tubuhnya.


Melihat perubahan tubuh miliknya, Jin Lien melebarkan matanya karena shock.


Dia melihat tulangnya sendiri yang kini berwarna emas, darah yang mengalir di pembuluh darah miliknya juga berwarna emas. Meridian miliknya juga telah terbuka semua.


Melihat ke arah Dantian, itu masih menyaring Qi spiritual dan mengirim ke Dantian emas dengan sangat normal. Namun, Jin Lien kembali mengernyit ketika melihat ke arah akar spiritual miliknya yang kini berubah menjadi pohon emas.


Pohon emas yang dia lihat sangat tidak asing, dan itu sangat familiar.


Dia merasa pernah melihat pohon emas tersebut, tapi dia melupakannya.


Hingga matanya membola tak percaya, dan terkejutnya di wajahnya tidak bisa disembunyikan.


Ya, pohon emas itu adalah pohon emas yang dia petik buahnya.


Dia tidak mengerti, tapi dia bisa merasakan jika pohon emas itu terus mengirim Qi spiritual ke arah Dantian miliknya. Meski begitu, kultivasi Jin Lien tetap berada di ranah God tanpa memiliki tanda-tanda untuk menerobos.


Jin Lien yang masih mengawasi pohon emas itu, tidak menyadari jika rambut hitam legam miliknya kini berubah menjadi pirang keemasan. Sangat cocok dengan kulitnya yang putih.


Puas mengamati struktur tubuhnya, Jin Lien membuka matanya. Ketika matanya terbuka, dia mendapati 7 sosok yang mengamati dirinya dalam keadaan aneh.


Mereka terus menatap ke arah dirinya sendiri dengan mulut terbuka, mata yang melebar dengan rasa tak percaya.


Jin Lien mengedipkan matanya beberapa kali lalu berdiri. Ketika dia melihat ke tempat pohon emas, dia juga tercengang, karena pohon emas tidak lagi berada di tempatnya.


Ketika dia shock melihat pohon emas tidak lagi di tempatnya dan menyadari jika pohon emas itu telah menggantikan akar spiritual miliknya yang tidak dapat dia deteksi sejak awal.


Beberapa saat kemudian, Jin Lien merasakan jika sebuah keterampilan menyerbu masuk ke dalam otaknya. Banyak huruf dan tulisan membuat kepala Jin Lien merasa sakit luar biasa.


Namun, rasa sakit yang dia rasakan saat ini hanya membuatnya mengernyit, karena rasa sakit di kepalanya tidak sebanding dengan rasa sakit yang merusak semua Meridian, organ vital bahkan menghancurkan tulang dan mengeringkan darah.


Ya, dia hanya mengerutkan dahi karena tidak nyaman, tapi beberapa saat kemudian Jin Lien merasa jika pengetahuan yang menyerbu masuk ke dalam pikirannya merupakan teknik tingkat emas yang tidak biasa.

__ADS_1


......


__ADS_2