Arrogant Girl Adventure

Arrogant Girl Adventure
AGA 170


__ADS_3

Sebelum fajar terbit, Jin Lien membuka matanya dan menghembuskan napas pengap.


Meski dia belum berhasil menerobos,tapi setidaknya dia lebih dekat dari terobosan.


Setelah dia berhenti berkultivasi, Qi Spiritual yang dia pancarkan juga perlahan mulai menghilang dan semua penghuni kediaman Jin Membuka mata mereka dengan aneh.


Tiba-tiba mereka berpikir untuk tidak membahas tentang keanehan yang mereka rasakan semalam.


Jika kabar tersiar, mungkin saja beberapa orang yang tidak memiliki mata akan datang mengetuk pintu mereka.


Tentu, mereka tidak akan sebodoh itu dan menyimpan untuk diri mereka sendiri. Mereka juga yakin jika seluruh penghuni kediaman keluarga Jin pasti mengetahui hal tersebut.


Mereka juga segera memulai aktifitas mereka seperti biasa seolah tidak ada yang terjadi.


Perilaku mereka tentu memasuki mata Mo Feng yang semakin meyakinkan Mo Feng tentang fenomena aneh dan ajaib di kediaman keluarga Jin.


Jika dia tahu, perilaku normal orang lain adalah untuk menyembunyikan rahasia untuk mereka sendiri, dan fenomena seperti ini baru saja muncul malam ini, mungkin Mo Feng mengalami keterkejutan aneh.


Bagaimanapun mentalitas seperti ini telah dibentuk oleh mereka yang telah lama tinggal di kediaman keluarga Jin.


Tepat ketika waktu menunjukan pukul 09.00 waktu setempat. Jin Gaoqi, Mo Fai, Ye Ran, Ye Chen, Ye Lu, Ye Mi, Cao Jiang, Cao Xing dan Mo Feng Ya serta Mo Bing tiba di depan gerbang kediaman keluarga Jin.


Kelompok besar mereka tentu membawa perhatian dari orang di sekitar. Beberapa orang mungkin berpikir jika mereka awalnya ingin mencari masalah, tapi ketika melihat wajah akrab tersebut, mereka segera tersenyum dan menyapa kelompok besar tersebut.


Jin Gaoqi tidak menunggu lama dan membawa beberapa orang di belakangnya, sedangkan Mo Fai tidak ingin berlama-lama lagi dan langsung menuju kediaman pribadi milik Niu'er.


Sudah beberapa bulan ini dia tidak melihat wanita yang paling dia cintai, jadi tentu saja dia secara alami ingin bertemu.


Mo Feng Yao memegang tangan Cao Xing dan melangkah memasuki kediaman keluarga Jin, mereka terkejut melihat pemandangan yang begitu indah.


Tidak hanya mereka berdua, tapi beberapa orang yang belum pernah menginjakkan kaki mereka di kediaman keluarga Jin juga terkejut.


Jin Gaoqi sendiri terkejut ketika melihat betapa ramainya kediaman keluarga Jin, ada juga banyak wajah baru yang belum pernah dia temui.


Tidak menunggu lama, dia membawa Cao Jiang dan Cao Xing ke kediaman pribadi milik Jin Shan, ada juga Mo Bing yang akan tinggal di kediaman Ye Chen.


Melihat begitu banyak orang, Jin Gaoqi yakin jika setiap kediaman pribadi yang sebelumnya kosong telah memiliki pemilik mereka.


Dia sendiri membawa Mo Feng Yao sedangkan Ye Ran akan tinggal bersama Ye Mi dan Ye Lu jadi semua telah mendapatkan tempat tinggal masing-masing.


Melihat kelompok Jin Gaoqi, Jin Tian yang baru saja akan keluar segera tersenyum.

__ADS_1


"Kalian akhirnya sampai?"


"Ya kak."


Jin Tian kemudian mengalihkan pandangannya pada Cao Xing dan Cao Jiang.


"Pergi temui ibu dan ayah kalian, mereka memiliki sesuatu yang penting untuk dibicarakan bersama."


"Baik paman."


Cao Xing membawa Mo Feng Yao. Mereka pergi bersama Cao Jiang menuju kediaman pribadi di mana Cao Yuting dan Mu Yue tinggal.


Melihat Cao Xing yang menggenggam tangan Mo Feng Yao, Jin Tian tersenyum aneh.


"Satu lagi pasangan yang akan menyebarkan kasih sayang mereka dan membuat yang lainnya iri."


Jin Tian tidak melihat ke arah mereka lagi dan memiliki keluar untuk mengurus sesuatu yang menurutnya penting.


Melihat kedatangan Jin Gaoqi dan yang lainnya, Jin Lien dan Hong Zhuang tersenyum dan kembali melanjutkan latihan fisik mereka.


Sedangkan Zheng Jue bersaudara tetap dengan aktifitas mereka. Namun, mereka melihat ke arah area pelatihan, mereka saling memandang.


"Semua, bagaiamana kalau kita juga ikut berlatih seperti yang lainnya?"


Segera mereka meninggalkan aktifitas mereka dan mulai bergabung dengan para orang dewasa berlari mengelilingi area pelatihan.


Tidak ada beban di kaki mereka dan hanya berlari seperti itu seolah mereka sedang bermain kejar-kejaran.


Sementara itu di kediaman pribadi Cao Yuting.


Cao Yuting dan Mu Yue tengah menatap ke-dua putranya sambil tersenyum.


"Sepertinya kemampuan kalian meningkat lagi. Berada di Qinglong Akademi membuat kalian berkembang dengan cepat."


"Ayah, itu wajar. Kami harus berlatih keras untuk tujuan yang sama dengan Biaomei Lien."


"Ya, apa yang dikatakan Jiang Ge benar, kami harus berlatih keras."


Cao Xing segera menyetujui ucapan kakaknya dan pandangan serius tertuju pada orangtuanya


"Ayah! Ibu! Aku membawa calon menantu untuk kalian. Bagaimana? Dia cantik kan?"

__ADS_1


Mo Feng Yao merona dan dia menunduk karena malu.


Baik Cao Yuting dan Mu Yue telah mengamati Mo Feng Yao yang terlihat sangat dekat dengan Cao Xing.


Mereka tidak bertanya, tapi mereka menunggu Cao Xing memperkenalkan sendiri padanya.


Melihat tampilan Mobil Feng Yao, Cao Yuting dan Mu Yue mengangguk puas.


Cao Yuting dan Mu Yue telah hidup sangat lama dan mereka telah melihat banyak jenis orang dan dapat menilai karakternya hanya dengan sekali melihat saja.


"Bocah nakal, sebaiknya kau mencarikan pasangan untuk kakakmu! Jika tidak, aku akan membuatmu menderita."


Glug.


Cao Jiang dan Cao Xing segera merinding. Bukannya Cao Jiang tidak ingin memiliki pasangan, tapi belum ada seorang gadis yang bisa memasuki matanya.


Sedangkan Cao Xing dia tahu betul karakter kakaknya dan memandang ayahnya dengan mata melotot.


"Ayah, Anda jangan terlalu tidak adil. Kakak hanya belum menemukan separuh dirinya."


Seketika Cao Jiang mengangguk cepat untuk menyetujui ucapan adiknya. Di samping, Mo Feng Yao memiliki sistem mulut berkedut melihat penampilan Cao Jiang dan Cao Yuting yang di luar penampilan mereka biasanya.


Dia tidak pernah menyangka jika ke-duanya memiliki sisi yang imut.


"Terserah, setidaknya mau tidak mendapat izinku untuk .Rumah sebelum kakakmu menikah terlebih dahulu. Seorang adik tidak boleh melampaui kakaknya, mengerti?"


"Ya."


Cao Yuting kemudian menatap Mo Feng Yao dan kembali bertanya.


"Gadis, apakah kamu tidak keberatan?"


"Tentu tidak paman, aku juga berharap kakak Jiang menemukan gadis yang cocok dengannya."


"Gadis baik."


Dengan jawaban Mo Feng Yao, Cao Yuting bertambah puas dan memiliki kesan baik untuk calon menantu ini.


"Satu lagi, Xing'er! Jiang'er! Kami menjadikan seorang gadis sebagai adik kandung kalian. Sekarang dia sedang berlatih dengan yang lainnya, jika kalian tidak sibuk, kalian pergilah untuk menemuinya."


Cao Jiang dan Cao Xing memandang ayah dan ibunya dengan tak percaya.

__ADS_1


Orangtua di depan mereka mengangkat dan menjadikan seorang gadis sebagai adik perempuan mereka? Yang benar saja.


.......


__ADS_2