
Istana Kekaisaran Han.
Raja dan Ratu memandang putranya dengan penuh kasih sayang.
"Nak, kau akhirnya kembali."
"Ya ayah, anakmu juga telah menyelesaikan pendidikannya di Baihu Akademi dan secara alami siap mewarisi tahta. Namun, ayah! Anakmu tidak berniat untuk mewarisi tahta, tolong berikan tahta pada saudaraku yang lain."
Raja dan Ratu mengernyit, tapi ada kepuasan di hati mereka. Zhang Yu tidak pernah mengecewakan mereka.
Sudah lama mereka menyadari jika Zhang Yu tidak memiliki keinginan untuk mewarisi tahta. Juga, meski rakyat hanya mengetahui Zhang Yu adalah satu-satunya pangeran, Kaisar dan Ratu masih memiliki putra lainnya yang tidak pernah tampil di depan umum.
Pangeran tersebut tentu adalah adik dari Zhang Yu. Dia adalah pangeran ke-dua dengan nama Zhang Yichen.
Alasan dia tidak pernah tampil di depan umum itu karena pangeran Zhang Yichen memiliki tubuh lemah dan sakit-sakitan.
Namun, setelah Raja mengundang salah satu dokter di Dark Eagle, pangeran Zhang Yichen akhirnya pulih di bawah perawatan mereka. Di mana tabib Kerajaan tidak mampu menyembuhkan pangeran ke-dua merupakan penyesalan terbesar Raja dan Ratu.
Mereka sangat menyayangi ke-dua putranya tanpa syarat dan tidak membedakan mereka.
Zhang Yichen juga yang akhirnya bisa bangun dari tempat tidur, dan mendapat bimbingan dari Guru Kerajaan dan dilatih untuk menjadi Kaisar yang bijaksana.
Hari di mana Zhang Yichen pulih adalah hari di mana Raja dan Ratu sangat bahagia. Mereka tidak menyangka jika tabib yang menyebut dirinya dokter dari Dark Eagle dapat menyembuhkan Zhang Yichen yang memiliki penyakit aneh dan tidak diketahui, tapi sangat gampang disembuhkan oleh mereka dengan metode aneh.
Metode aneh menurut Raja dan Ratu adalah metode kedokteran modern yang digabungkan dengan metode tradisional.
Saat ini Raja dan Ratu menatap Zhang Yu dengan banyak emosi di matanya. Berpikir betapa beruntungnya dia memiliki putra yang begitu baik.
"Jika itu keputusanmu, kita akan mengumumkan pencabutan gelar dirimu sebagai putra mahkota dan memberikannya pada Zhang Yichen."
"Ya ayah."
"Setelah itu, kau akan ke kota Angin kediaman keluarga Jin untuk membawa hadiah pertunangan."
"Ya ibu."
Beberapa hari kemudian, pengumuman tentang pencabutan gelar putra mahkota Zhang Yu tersebar dan diserahkan pada Zhang Yichen yang merupakan pangeran ke-dua.
Begitu pengumuman itu dirilis, rakyat kekaisaran Han segera meledak dengan diskusi.
Meski rumor tidak mengenakan dan rumor lainnya tersebar, Zhang Yu tidak mengambil pusing dan dengan serius mempersiapkan hadiah pertunangan untuk Jin Gaoqi.
__ADS_1
Sekali lagi rumor tentang Zhang Yu mempersiapkan hadiah pertunangan untuk gadis yang dia cintai segera tersebar.
Hal itu juga menjadi topik jangan di antara kalangan gadis dan para bangsawan.
Rumor tentang Zhang Yu yang memiliki gadis yang dicintainya dan tidak disetujui oleh Raja dan Ratu sehingga gelar putra mahkota dicabut dan diberikan pada Zhang Yichen yang merupakan pangeran ke-dua yang tidak pernah muncul di depan umum, beredar seperti wabah di kekaisaran Han.
Rumor tersebut tidak hanya beredar di Kekaisaran Han, bahkan sudah sampai di wilayah tengah.
Raja dan Ratu menghela napas dan membantah tentang rumor tersebut.
Segera Raja mengeluarkan berita tentang Zhang Yu yang tidak tertarik untuk menjadi Raja. Sedangkan gadis yang dicintai Zhang Yu adalah tunangan Zhang Yu yang telah disetujui oleh Raja dan Ratu.
Begitu berita dikeluarkan oleh Raja, Rumor lain beredar tentang Zhang Yu akan segera membawa hadiah pertunangan untuk gadis yang dicintainya.
Di kamar Zhang Yu.
Zhang Yu dan Zhang Yichen duduk berhadapan sambil minum teh.
"Kakak, apa kau tidak menyesali keputusanmu?"
"Tidak, karena tujuanku adalah membahagiakan Qi'er dan aku tidak memiliki ambisi untuk memerintah Kerajaan. Tujuanku lebih besar dari hanya berada di Kerajaan ini dan dunia ini."
Melihat ekspresi adiknya, Zhang Yu tersenyum dan kembali berbicara.
"Berjuanglah dan berlatih keras. Kelak ketika kau telah mencapai ranah Reinkarnasi. Buatlah pilihan ketiga untuk hidup di dunia modern, dan saat itu kau akan mengerti tentang keinginanku."
Meskipun Zhang Yichen tidak mengerti tentang hal yang dibicarakan kakaknya, tapi dia masih mengangguk.
Diam-diam untuk mengingat apa yang diucapkan sang kakak.
"Ingatlah untuk tidak membocorkan pembicaraan kita."
"Ya. Lalu kakak, apakah kakak ipar cantik?"
Begitu pertanyaan keluar dari mulut Yichen, Zhang Yu segera membayangkan wajah cantik Jin Gaoqi, ada binar kelembutan di ke-dua matanya.
Melihat ekspresi kakaknya, Yichen juga tersenyum. Gadis yang dapat menangkap hati kakaknya adalah gadis yang sangat beruntung.
Tidak hanya bisa menangkap hati kakaknya, tapi juga membuat kakaknya untuk menunggu sangat lama. Dia juga tahu jika gadis itu telah bertunangan dengan Zhang Yu sejak gadis itu masih berada di dalam kandungan.
"Tentu saja dia cantik, bagaimana kalau kita pergi bersama untuk mengantar hadiah pertunangan ini."
__ADS_1
"Tentu. Aku penasaran ingin melihat bagaimana rupa kakak ipar."
....
Qinglong Akademi.
Jin Gaoqi tengah berada di ruangan Huang Li Mo. Dia memandang Huang Li Mo dengan bingung.
"Dekan, ada apa memanggilku?"
Huang Li Mo tersenyum tipis dan menyesap tehnya.
"Kembalilah ke keluargamu di kota Angin, mereka membutuhkan kehadiranmu. Juga, bawa Ye Ran dan Ye Chen juga dua keponakanmu yang lainnya."
Mendengar hal tersebut, Jin Gaoqi merasa khawatir di lubuk hatinya. Hal apa yang mengharuskan dia untuk kembali?
"Tapi bagaimana dengan Ye Mi dan Ye Lu?"
"Bawa juga dia."
Oke, Jin Gaoqi mulai khawatir, tampaknya ada sesuatu yang terjadi di dalam keluarga Jin di kota Angin. Jika tidak ada sesuatu yang besar atau mendesak, dia tidak akan diminta pulang untuk sementara waktu.
Apa lagi Huang Li Mo yang mengatakannya sendiri.
"Oh, juga ajak Fai'er bersamamu! Kalian akan pergi besok."
"Ya, kalau begitu aku permisi."
Tidak menjawab, Huang Li Mo hanya mengangguk membiarkan Jin Gaoqi pergi.
Begitu Jin Gaoqi tidak terlihat, ada senyum misterius dan pahit di bibirnya. Dia menatap cangkir teh di tangannya sedikit mengernyit, ada jejak kehilangan berkedip di matanya.
Huang Li Mo menghela napas dan kembali meminum tehnya.
Dia telah menyukai Jin Gaoqi ketika melihat Jin Gaoqi saat Jin Gaoqi menjalani tes masuk akademi saat itu.
Hanya dia tidak mengerti apa perasaan itu. Ketika dia mulai menyadari perasaan aneh saat mengingat Jin Gaoqi, dia terlambat karena saat itu, dia tahu jika Jin Gaoqi telah memiliki tunangan yang merupakan pangeran Elf dari kekasaran Han.
Begitu dia mengetahui hal tersebut, dia sangat sedih dan hatinya sakit. Kemudian dia berusaha untuk tidak membiarkan perasaan itu diketahui oleh yang lainnya.
..........
__ADS_1