
Segera, Tang Tang membiarkan bangau kertas mengikuti Dongfang Ye.
Dia sangat penasaran dengan topik yang mereka bicarakan, bukan masalah untuk mendapat sedikit petunjuk lagi.
Setelah membiarkan bangau kertas untuk mengikuti Dongfang Ye, dia segera mengirim pesan pada Jin Lien melalui cara khusus menggunakan tatto yang terbentuk di lengannya.
Duduk di ranjang dan berkonsentrasi menghubungi Jin Lien. Meski itu hanya satu arah, tapi sangat berguna.
"Bos, Istana Kekaisaran Xiling semakin panas. Dongfang Ye, Dongfang Yuan dan Liu berencana untuk menyerang Istana. Dongfang Yuang bahkan telah mengirim seseorang untuk berbicara dengan sekutu mereka. Dongfang Ye juga kembali ke markas Tengkorak merah untuk mempersiapkan pasukan guna menyerang Kekaisaran Xiling. Aku juga telah mengirim bangau kertas untuk mengikuti Dongfang Ye, aku ingin melihat kemana Jiwa orang-orangnya pergi ketika mereka mati. Jika ada berita, aku akan mengirim pada anda."
Tang Tang membuka matanya dan menghela napas dan terus mengawasi pergerakan bangau kertas yang mengikuti Dongfang Ye.
....
Jin Lien yang tengah bersama Ye Ran, Ye Mi, dan Ye Lu tampak menegang ketika mendengar pesan yang dikirim oleh Tang Tang.
Awalnya mereka berbicara seputar dunia modern, dan membahas tentang cara ini Ye Ran bertemu Liu Wu. Bahkan Jin Lien terkejut ketika Ye Lu dan Ye Mi juga memiliki kekasih di dunia modern.
Walaupun Jin Lien tahu kalau Ye Mi dan Ye Lu berasal dari dunia yang sama dengannya, tapi dia tidak pernah bertanya tentang urusan pribadi mereka.
Jika mereka ingin berbagi, maka dia akan dengan senang hati mendengar.
Reaksi Jin Lien tentu tidak dapat disembunyikan dari yang lainnya, Ye Ran mengernyit dan hendak bertanya.
Hingga mereka melihat Jin Lien menyeringai, seringai yang sudah lama tidak mereka lihat, seringai jika ada sesuatu yang menarik akan terjadi.
"Lien kecil, apa yang terjadi?"
"Hehehehe, sesuatu yang memicu adrenalin. Ayo kita Ke aula utama!"
"Oke."
__ADS_1
Mereka berdiri dan menuju aula utama, Jin Lien juga segera memanggil Tang Yi untuk mengumpulkan semua anggota Dark Eagle, Blood Eagle dan Skull Eagle untuk datang ke Aula utama.
Melihat Jin Lien dengan aura bersemangat membawa tiga sepupunya, Hong Zhuang menaikan alisnya dan melihat ke arah 20 anak-anaknya yang tengah asik sendiri dengan kegiatan masing-masing.
"Anak-anak, apakah kalian ingin mengikuti Daddy ke tempat tujuan Mommy?"
Zheng Jue melirik adik-adiknya dan mereka semua mengangguk. Dalam pikiran mereka adalah Jika Mommy telah menginjakkan kaki di Aula utama, pasti sesuatu yang besar akan terjadi.
Tidak biasanya Mommy akan pergi ke aula utama jika hal itu tidak penting.
"Kami ikut."
Segera mereka berdiri dan mengikuti Hong Zhuang menuju Aula utama, hanya sekali lihat, mereka tahu tujuan Jin Lien.
Jinien juga segera memanggil seseorang untuk meminta orang dewasa juga berkumpul dan memanggil Mo Feng serta yang lainnya.
Jin Lien sadar, jika bentrok dengan tengkorak merah kali ini adalah yang terbesar. Dia berharap juga dapat menghancurkan Tengkorak Merah hingga akar-akarnya.
Wajah mereka terlihat sangat serius hingga Hong Zhuang datang bersama dua puluh anak mereka.
Minat hal itu, Jin Lien tidak berbicara dan Hong Zhuang segera duduk di kursinya sendiri dan dua puluh anak berdiri dengan punggung tegak di tengah aula seolah mereka adalah prajurit.
Tidak ada ekspresi lucu dan imut, mereka hanya memiliki satu ekspresi yaitu datar.
Tidak lama setelah itu, Dark Eagle, Blood Eagle, dan Skull Eagle juga datang. Mereka dengan sendirinya berdiri di belakang dua puluh anak tertentu dengan punggung tegak menunggu informasi yang akan di sampaikan oleh Jin Lien.
Mereka sangat yakin dengan kepribadian bos mereka, hal yang akan terjadi nanti adalah hal yang sangat serius.
Aula utama itu sangat luas, sehingga tidak masalah untuk menampung semua anggota dari tiga organisasi. Meski Dark Eagle tidak lengkap, tapi mereka tetap tenang. Mereka tahu jika lima saudari mereka tengah menjalankan misi.
Tidak lama setelah kedatangan tiga Kompol Dark Eagle, Jin Tian dan yang lainnya juga tiba dengan wajah yang sangat serius. Mereka juga langsung mengambil posisi untuk mereka duduk.
__ADS_1
Jin Tian menaikan alisnya melihat semua cucunya ikut berbaris di tengah-tengah Wulan dengan punggung tegak tanpa dan ekspresi datar.
Namun, dia tidak memikirkan lebih jauh, karena apa yang akan dikatakan Jin Lien mungkin sangat serius.
Jin Lien melihat seluruh sulan dan dia sangat puas dengan kedatangan orang-orang yang dia minta datang.
Aura seorang Mayor Jenderal segera terpancar dari tubuh Jin Lien membuat semua orang di ruangan itu terdiam. Bahkan Cao Yuting terkejut dengan aura Jin Lien yang merupakan Aura seorang yang telah berada di Medan perang dan membantai musuh.
"Saya tidak akan membuang waktu banyak. Jadi, tolong dengar! Saya baru mendapat kabar dari Tang Tang yang tengah menyamar menjadi Kaisar di Kekaisaran Xiling. Dia mengatakan jika Dongfang Yuan mulai bergerak menghubungi sekutunya untuk menyerang Istana guna menundukkan Kaisar. Tidak hanya itu, Dongfang Ye yang merupakan pemimpin tengkorak merah juga bergegas ke markas miliknya untuk mempersiapkan pasukan guna menyerang kekaisaran Xiling. Menurutku penyerangan kali ini adalah penyerangan Skala besar yang dilakukan tengkorak merah. Saya menebak, hal-hal mereka tidak bisa menunggu lebih lama."
Begitu suara Jin Lien jatuh, semua orang yang berada di Aula sangat tegang dan wajah mereka berubah sangat kaku.
Benar saja, jika Jin Lien telah membuat gerakan sebesar ini, maka hal tersebut adalah masalah besar.
Mo Fai, Mo Feng, Mo Bing dan Mo Feng Yao mengepalkan tinju mereka.
"Dongfang Yuan ini sudah melewati batas." Mo Feng mendesis tak suka.
"Ya Wanita itu harus dilenyapkan." Bahkan Mo Feng Yao sudah memalingkan wajahnya dari ibu kandungnya sendiri.
"Jadi, Lien kecil! Apa rencanamu?"
"Tunggu sebentar ayah, aku menunggu informasi berikutnya dari Tang Tang dan setelah itu aku akan memikirkan strategi yang cocok."
Hong Zhuang melihat Jin Lien sejenak dan mengangguk. Meski dia lebih kuat dari Jin Lien, tapi masalah strategi, Jin Lien lebih hebat darinya.
Itu hanya perbedaan satu langkah, tapi perbedaan di hasil akhir sangat berbeda jauh.
Mo Feng yang baru bergabung beberapa hari dan duduk di Aula Utama langsung mengetahui jika semua orang berpusat pada Jin Lien.
Mereka duduk di sana dengan suasana tegang menunggu informasi selanjutnya dari Tang Tang. Informasi terkahir dari Tang Tang adalah kunci dari pembentukan Strategi Jin Lien.
__ADS_1
......