
Jin Shan seketika menjadi gugup setelah ditanya oleh Jin Tian.
"Aneh rasanya memiliki anak yang sangat jenius sedari mereka masih bayi.."
Jin Shan menghela napas dan cemberut memandang Jin Tian serta yang lainnya.
"Aku adalah Mo Zhuting, pangeran ke-empat Kekaisaran Xiling yang dibunuh dengan tragis oleh saudara ketigaku dan tunanganku sendiri. Namun, aku tidak mati dan justru menempati tubuh bayi yang berusia seminggu.."
Semua menjatuhkan rahang mereka begitu mendengar pengakuan Jin Shan yang mengatakan jika dirinya adalah jiwa Mo Zhuting, pangeran ke-empat kekaisaran Xiling. Kecuali mereka yang memang telah mengetahui hal tersebut.
Tidak ada yang tidak mengenal siapa Mo Zhuting, Mo Zhuting adalah kandidat terkuat untuk menjadi putra mahkota kekaisaran Xiling. Selain dirinya sangat tegas, Mo Zhuting dikenal sebagai pangeran yang adil dan selalu membantu rakyat.
Segera, raut wajah Kaisar kekaisaran Chu menjadi sangat serius.
"Kalian dengar! Semua yang terjadi di ruangan ini, tidak diizinkan untuk bocor ke luar. Hal ini adalah hal serius yang tidak boleh diketahui oleh pihak tertentu.."
Mereka semua mengangguk, lalu kembali memandang Jin Lien.
"Jelaskan bagaimana ceritanya kau menjadi pemilik dunia kecil!"
Jin Lien tersenyum, dia tidak akan menyembunyikan rahasia lagi dan menjelaskan semuanya.
"Aku memiliki alat yang bisa menghubungkan diriku dengan duniaku sebelumnya. Waktu itu, aku dan bibi merekam pertarungan tantangan di Qinglong Akademi dan memasukan kedalam sesuatu yang disebut YouTube. Setelah rekaman tersebut masuk, banyak yang menonton dan ada seseorang yang berasal dari dunia ini menghubungiku. Dia mengatakan agar aku merekam lebih banyak, karena dia merindukan dunia ini.."
Jin Lien berhenti sejenak untuk menarik napas, lalu menjelaskan kembali.
"Lien membalas pesannya dan mengatakan untuk sementara Lien tidak bisa memasukan rekaman lainnya karena akan memasuki dunia kecil. Tidak lama setelah Lien mengirim pesan, dia kembali membalas dan mengirimkan peta dunia kecil. Dia mengatakan pada Lien, jika dia meninggal kan sesuatu di sana, mungkin lebih tepatnya bukan dia yang meniggalkan tapi menemukan sesuatu. Namun, dia tidak tahu bagaimana cara mengoperasikan benda-benda yang memang sangat asing baginya..."
Semua memandang Jin Lien dengan serius, dan terus mendengarkan.
"Lien membuat salinan peta untuk yang lainnya, tapi menyembunyikan lokasi tersebut. Ada dua lokasi yang sangat penting, lokasi pertama adalah lokasi danau Air Roh Surgawi dan kedua adalah lokasi yang merupakan pusat kendali dunia kecil itu. Di sana juga aku menemukan mereka semua.." ujar Jin Lien sembari menunjuk ke-20 anaknya.
"Setelah itu, aku menggabungkan Dunia ke dalam sini.." lanjutnya lagi sambil menunjukkan Smartphone miliknya.
"Jadi, kapanpun kalian ingin berlatih di dalam dunia kecil, kalian cukup mengatakannya pada Lien. Satu hal lagi yang ingin Lien beritahu pada kalian semua.."
"Katakan Nak!"
"Jika Lien memiliki Cara untuk kembali ke dunia asal Lien, apakah kalian semua ingin mengikuti Lien atau tetap berada di sini?"
Semua yang ada di ruangan itu terdiam cukup lama.
__ADS_1
"Jika ada cara, kenapa tidak. Mungkin tinggal di dunia yang berbeda akan membuka mata kita tentang semesta..."
Jin Lien melirik Jin Gaoqi yang tersenyum setelah mendengar penuturan Kaisar Kekaisaran Chu dan disetujui oleh semuanya.
"Memang ada jalan, tapi kita semua harus berada di ranah Reinkarnasi..." kata Jin Gaoqi
"Tidak mungkin. Sampai sekarang, kami tidak menemukan seorang pun yang berada di Ranah Reinkarnasi.."
"Paman Keempat! mereka ada, tapi setelah seseorang memasuki Ranah Reinkarnasi, mereka akan langsung diberikan 2 pilihan. Pilihan pertama adalah hidup selamanya dalam kesepian atau yang kedua memilih terlahir kembali tanpa ingatan masa lalu. Namun, mereka tidak mengetahui jika ada pilihan ketiga, yaitu memilih hidup di dunia berbeda dengan mengorbankan setengah kultivasi yang dimiliki.."
Tentu, mendengar apa yang dikatakan Jin Lien, mereka merasa tidak bisa percaya.
Jin Gaoqi kemudian melanjutkan
"Bukti nyata, adalah dia yang mengirimkan kami pesan dari dunia dan dimensi berbeda.."
Semua langsung terdiam setelah mendengar apa yang dikatakan Jin Gaoqi, mereka tidak lagi mengatakan hal apapun untuk protes.
"Ibu! Ayah! Dan semuanya, kalian tidak perlu berkultivasi sampai Ranah Reinkarnasi. Kalian bisa Lien masukan ke dalam dimensi lotus untuk sementara. Sebelum kita ke dunia itu, masalah di dunia ini harus dibereskan terlebih dahulu..."
"Ya, apa yang dikatakan Lien kecil benar, kita harus membereskan semua masalah di dunia ini sebelum pergi.." Di Hong Zhuang juga menyetujui apa yang dikatakan oleh Jin Lien.
Mimi dan Lulu terdiam, mereka memandang Jin Lien dan memberikan senyum tulus.
"Jika aku tidak mendapatkan pasangan di dunia ini, aku akan mencarinya di dunia itu kelak.."
Mimi dengan percaya diri mengatakan hal tersebut dan tentu membuat semua tertawa.
"Hn.." Gumam Lulu seraya mengangguk menandakan dirinya setuju dengan Mimi.
"Aku setuju dengan sepupu Mimi, jika kami tidak mendapatkan pasangan di dunia ini, di dunia sana mungkin kami bisa.."
Pletak.
Mu Ye Chen segera menjitak adiknya itu
"Gege! Kenapa kau menjitak diriku?"
"Suaramu terlalu kencang, dan itu menyakiti telingaku.."
"Gege! Kau kejam.."
__ADS_1
"Hn, siapa yang menyuruhmu berteriak.."
"Hmm, aku benci padamu. Hari ini kita putus hubungan!"
Semua yang ada di ruangan itu yang tidak tahu cara bertengkar Mu Ye Chen dan Mu Ye Lu, hanya menjatuhkan rahang mereka.
Jin Lien, Jin Gaoqi, Niu'er, Mo Fai, Jin Shan dan orang tua mereka yang sudah terbiasa, mereka tidak lagi heran.
Meski berapa kali Mu Ye Ran mengatakan untuk putus hubungan, keduanya akan berbaikan hanya dalam hitungan menit saja.
"Ya sudah, silakan benci aku! Dengan begitu, tidak akan ada orang cerewet dengan suara cempreng berteriak di samping telingaku.."
"Gege, kita benar-benar putus hubungan.."
Lagi-lagi mereka semua sweatdrop melihat keduanya.
"Baik, siapa takut!"
Jin Lien dan yang lainnya hanya bisa menepuk dahinya mereka tanpa daya.
Mereka menghela napas dan menghitung dalam benak mereka. Benar saja, keduanya segera tertawa terbahak-bahak.
Mu Ye Chen berbalik dan memeluk adiknya itu.
"Kita tidak mungkin putus hubungan, berapa kali pun kau berteriak untuk putus hubungan, itu tidak akan terjadi karena kita adalah saudara kandung.."
"Hmm, Gege menyebalkan.."
"Kau juga sama mengenalkannya.."
"BERHENTI!!!"
Bai Xun segera berteriak untuk menghentikan pertengkaran kecil kedua anaknya itu. Seketika Mu Ye Ran dan Mu Ye Chen terdiam.
Tidak ada yang berani bersuara ketika ibu mereka telah mengeluarkan suara keras penuh penekanan.
Jujur mereka tidak akan takut untuk memprovokasi orang lain, tapi untuk memprovokasi ibu mereka, mereka tidak akan berani.
Tidak ada yang tahu, seberapa kejam ibu mereka jika sedang marah, kecuali mereka tentunya.
.....
__ADS_1