
Di Hong Zhuang memeluk ke-duanya dan kemudian memandang Jin Lien.
"Pergilah lakukan apa yang perlu kau lakukan! aku akan bersama mereka."
"Baik."
Jin Lien mulai melangkah menjauh dari Hong Zhuang dan dua anaknya. Dia memasuki bangunan di mana tiga wadah gurunya berada.
Dia melihat tiga tulang masih dengan tenang berada di tempatnya. Itu tidak bergeser setelah dia menempatkan mereka di sana.
Menatap tulang dan patung yang diukir persis sama dengan sosok transparan, Jin Lien menarik napas dan menghembuskannya.
Berdiri di belakangnya adalah tiga sosok transparan yang menatapnya penuh antisipasi.
Jin Lien memberi hormat pada ketiganya, ketika tiga sosok itu berdiri di samping wadah masing-masing.
"Guru, murid akan memulai."
Tiga sosok itu tidak menjawab, tapi hanya mengangguk. Ada kegembiraan di hati mereka. Setelah sekian lama mereka menunggu akhirnya keinginan besar mereka akan terwujud.
Jin Lien mengambil tiga tulang dan meletakkan masing-masing di depan wadah yang akan menampung jiwa semua master.
Dia menutup matanya, dan berkonsentrasi mengalirkan Qi Spiritual miliknya ke arah tulang yang telah dia letakkan.
Tanpa diduga, Qi spiritual emas dengan cepat menyelimuti tiga tulang hingga membuat ke-tiga tulang itu melayang.
Tidak ada yang mengetahui tentang rahasia unik Ranah God, dan itu hanya bisa dilakukan jika hanya berada di Ranah God, jika itu belum mencapai atau telah melampui Ranah God, maka kemampuan unik itu tidak dapat digunakan.
Kemampuan unik ini tidak lain adalah menghidupkan orang yang telah mati dengan syarat jiwa mereka tidak rusak dan wadah juga tersedia, hal yang sangat penting adalah seseorang harus memiliki Dantian emas.
__ADS_1
Jika tidak ada Dantian emas, maka itu sama saja tidak berguna. Dantian emas Jin Lien terus berputar dengan cepat untuk menyalurkan Qi yang dibutuhkan Jin Lien, pohon emas yang duduk di posisi akar spiritual Jin Lien juga tidak tinggal diam, Qi yang di salurkan pohon emas juga memiliki energi kehidupan sama dengan Dantian emas, mereka berdua terus bekerja sama untuk memberi Jin Lien Qi yang cukup.
Dalam posisi Lotus, Jin Lien terus merentangkan tangannya ke depan dan memberikan Qi pada tiga tulang, penampilan Jin Lien sangat tenang, tapi dia tidak menyadari anomali di sekitarnya.
Qi yang dia salurkan pada tiga tulang semakin padat dan dipenuhi vitalitas tebal, setelah tulang berputar tiga kali, setiap tulang langsung terbang dan memasuki setiap patung.
Begitu tulang memasuki patung, patung juga dipenuhi oleh Qi yang perlahan diserap oleh mereka.
Ketika tulang masuk, ribuan sel segera terbentuk di dalam patung. Tidak ada yang tahu, tentang perubahan patung itu. Semakin tebal Qi yang disalurkan oleh Jin Lien semakin cepat pembentukan itu, tulang, organ vital, darah, dantian, dan meridian juga terbentuk secara bersamaan.
Semakin lama Jin Lien menyalurkan Qi miliknya, semakin tenang dirinya. Namun, butiran keringat juga terbentuk di dahinya.
Begitu semua organ dalam dan ribuan sel terbentuk, patung yang awalnya keras perlahan berubah menjadi daging yang kenyal.
Beruntung, setiap patung telah diberikan pakaian oleh Jin Lien sehingga ketika tubuh mereka berubah menjadi daging, mereka tidak telanjang dan ketika roh mulai menyatu, mereka tidak akan merasa malu saat mereka membuka mata mereka.
Sangat cepat tubuh keras itu menjadi daging. Melihat hal tersebut, tiga sosok transparan menjadi bersemangat dan gugup secara bersamaan.
Mereka bahkan dapat merasakan vitalitas dari wadah milik mereka. Ketika mereka cemas, tiba-tiba mereka merasakan jika mereka tersedot ke dalam tubuh wadah mereka.
Jin Lien sendiri yang terus berkonsentrasi tidak menyadari jika roh ketiga gurunya perlahan menyatu dengan wadah, dia hanya berkonsentrasi menyalurkan Qi pada tulang. Wajahnya pun telah menjadi sangat pucat.
Menyalurkan Qi secara besar-besaran seperti itu bukan hal mudah. Beruntung ada pohon emas yang menggantikan posisi akar spiritual untuk memberikan Qi secara terus menerus, jika tidak ada pohon emas, bisa dipastikan Jika Jin Lien telah kehabisan Qi spiritual miliknya.
Dia bahkan tidak menyadari jika darah emas perlahan keluar di sela-sela bibirnya. Namun, ketika darah itu akan terjatuh menyentuh tanah, darah emas tersebut segera membentuk 3 gumpalan dan dengan cepat melesat ke wadah yang telah dimasuki oleh roh tiga master.
Begitu darah itu memasuki setiap wadah, segera setiap wadah mendapatkan napas mereka dan jantung yang telah terbentuk mulai berdetak.
Dantian yang tetap diam juga mulai berputar dan menyerap Qi spiritual yang dikirim oleh Jin Lien memalui setiap Meridian yang juga telah bekerja.
__ADS_1
Darah yang membeku juga perlahan mulai mengalir dan otak setiap patung mulai merespon apa yang diterima oleh tubuh.
Segera kelopak setiap patung yang telah berubah menjadi manusia itu mulai bergetar dan membuka. Saat itu juga Qi yang disalurkan Jin Lien terhenti dan Jin Lien jatuh tak sadarkan diri.
Proses pembentukan itu juga terjadi selama tiga hari, dan Hong Zhuang tidak pernah melangkah sedikit pun untuk melihat apa yang terjadi.
Bukannya dia tidak khawatir, dia takut kalau saja melihat keadaan Jin Lien saat berusaha menyatukan roh dan wadah, dan menimbulkan sesuatu yang tak terduga, dia akan melakukan hal yang impulsif.
Tiga master yang saat ini telah mendapatkan tubuh mereka, mereka sangat bahagia ketika mereka bisa merasakan napas masing-masing.
Namun, mereka sangat khawatir ketika Jin Lien jatuh pingsan. Segera master pertama mengangkat dan menggendong Jin Lien menuju bangunan di mana kamar Jin Lien terletak.
"Hong Zhuang!"
Master ke-dua segera memanggil Hong Zhuang untuk menjaga Jin Lien.
Hong Zhuang yang mendengar jika suara wanita yang bukan Jin Lien memanggilnya, ia segera menengok ke asal suara dan mendapati tiga sosok yang terlihat panik dan sosok pria menggendong Jin Lien menuju kamar.
Dari hanya melihat sekilas, dia tahu jika tiga sosok itu adalah master Jin Lien yang berhasil menyatu dengan wadah mereka.
Dia juga takjub dan kemudian menjadi sangat khawatir ketika melihat Jin Lien yang tengah pingsan.
Dia tahu, jika menggabungkan roh dan wadah, pasti akan memiliki resiko sendiri.
Dia berharap jika Lien kecilnya tidak dalam bahaya. Dia segera mengikuti tiga master memasuki kamar Jin Lien.
Namun, mereka kembali terkejut ketika Jin Lien diletakkan di tempat tidur, tubuh Jin Lien juga berubah.
Dada miliknya yang belum matang dan terlihat datar perlahan mulai tumbuh. Kulitnya yang putih juga perlahan menjadi lebih ketat dan kenyal. Bibir ceri montok itu juga semakin merah meski tidak memakai lipstik. Hidung kecil miliknya juga bertambah mancung dan menambah pesona miliknya. Kedua alis membentuk lengkungan indah yang sangat cocok dengan wajah oval Jin Lien. Namun mereka sangat penasaran bagaimana Jin Lien terlihat ketika matanya terbuka?
__ADS_1
........