Arrogant Girl Adventure

Arrogant Girl Adventure
AGA 99


__ADS_3

Setelah terbatuk darah, Chu Hua merasa semua organ internalnya terkoyak dan terasa sangat sakit.


Sakit yang dia rasakan tidak dapat dia gambarkan, hingga dirinya jatuh tak sadarkan diri.


Tentu tengkorak merah segera panik dan membantu Chu Hua. Mereka mengeluarkan segala pil untuk menyelamatkan Chu Hua, tapi semua yang mereka lakukan sangat sia-sia karena Chu Hua telah menghembuskan napas terakhir miliknya.


Racun pelupa ingatan yang dapat menyembuhkan Chu Hua dari dia menjadi idiot mengandung racun lainnya yang akan memakan semua organ internal dengan perlahan. Jika yang memakan racun tersebut tidak menggunakan Qi spiritual secara berlebihan, efek racunnya tidak akan menyebar sangat cepat.


Namun, Chu Hua telah mengeluarkan qi spiritual berlebihan untuk menghadapi para robot-robot yang menghalangi mereka. Itu sebabnya, Chu Hua memicu penyebaran racun lebih cepat.


Pemimpin yang memimpin kelompok tersebut menggeleng lemah. Dia membuka topeng miliknya dan terlihat wajah tampan yang jika Jin Shan melihatnya, dia akan sangat mengenalinya.


Pemuda itu tidak lain adalah orang kepercayaan yang selalu berada di sampingnya saat dia adalah Mo Zhuting.


Pemuda itu terlihat marah saat melihat Chu Hua menghembuskan napas terakhirnya.


"Aku akan mencari tahu siapa yang membuatmu seperti ini. Jika, aku mengetahui siapa mereka, aku akan membunuh mereka dengan tanganku.."


Perlahan tubuh Chu Hua yang tidak lagi bernyawa melebur menjadi debu. Hal tersebut lagi-lagi mengangetkan semua anggota Tengkorak merah.


Hanya ada satu ras yang akan menjadi debu ketika mereka meninggal, ras tersebut tidak lain adalah ras Vampir.


Selama mereka berinteraksi bersama Chu Hua, mereka tidak pernah mengira jika Chu Hua adalah seorang Vampir, itu karena mereka tidak pernah melihat Chu Hua melukai orang untuk meminum darah mereka.


Mereka mengira makanan para ras Vampir hanyalah darah, tapi mereka sering melihat Chu Hua memakan yang sering mereka makan.


Mereka semua saling melirik dan melepas topeng.


"Apakah selama ini kita salah mengira Ras Vampir adalah Ras kegelapan yang hanya menjadikan manusia dan ras lain sebagai makanan mereka. Melihat Chu Hua yang sering memakan makanan seperti kita dan tidak pernah membunuh orang untuk di minum darahnya. Paling-paling dia hanya membunuh mereka yang memprovokasi dirinya. itupun dia hanya meninggalkan begitu saja mayat orang yang telah dia bunuh.."


Salah satu dari mereka mulai mengemukakan pendapatnya.


"Aku tidak tahu, apakah yang kita lakukan benar atau salah, tapi satu hal yang aku tahu. Setelah kita terikat dengan tengkorak merah, maka kita terikat selamanya jika tidak ada seseorang yang bisa menghapus segel yang ditanamkan pada kita.."


Pemimpin kelompok tersebut segera membungkam semuanya.


"Lalu kenapa kita ditugaskan untuk membunuh semua yang memasuki dunia kecil ini? Aku bahkan tidak busa mengerti apa yang di pikirkan pemimpin tertinggi.."


100 anggota Tengkorak merah mulai mempertanyakan apa tujuan perintah untuk membunuh semua orang yang memasuki dunia kecil untuk dibunuh.


"Ketua, meski kita tidak bisa menghapus segel ini. Aku lebih baik mati dari pada membunuh mereka yang tidak bersalah.."


"Kau benar Gao Li. Mari kita buang pakaian jelek ini. Ayo kita berkeliling dunia kecil mencari kesempatan. Mungkin ada sesuatu yang bisa membantu kita menghapus segel sebelum kita keluar dari sini.."

__ADS_1


"Baik.."


Mereka melepaskan pakaian mereka yang melambangkan tengkorak merah, tanpa mengetahui jika tindakan mereka telah di lihat oleh Jin Lien yang tengah duduk di ruang kendali.


Jin Lien yang menyaksikan semua itu tersenyum remeh.


"Heh, pemimpin tengkorak merah, kau bahkan tidak bisa meyakinkan bawahanmu untuk tetap setia padamu. Bahkan setelah melihat kematian Chu Hua, mereka langsung mengkhianatimu.."


Jin Lien memperhatikan tanda segel yang berada di dada masing-masing anggota Tengkorak merah yang berjenis kelamin laki-laki.


Tanda itu berbentuk tengkorak berwarna merah dengan sayap hitam sebagai Backgroundnya.


Deg


Jin Lien membatu melihat segel tersebut, segel itu merupakan segel misterius yang muncul ketika kakeknya meninggal.


Waktu itu Kakek Jin Lien meninggal dengan tiba-tiba meninggalkan tanda seperti itu juga di dadanya.


Jin Lien mengepalkan tangannya melihat tanda itu sekali lagi.


"S*alaaaaaaan, aku akan membunuh pemimpin tengkorak merah itu dengan tanganku sendiri.."


"Ada apa Lien kecil? Kau terlihat sangat marah.."


"Bukan apa-apa, kematian kakek ada hubungannya dengan pemimpin tersebut.."


"Ya, kakekku saat berada di dunia modern itu.."


"Jadi, menurutmu pemimpin tengkorak merah itu?"


"Aku tidak tahu pasti Hubby, tapi jika memang mereka berhubungan. Orang itu harus mati di tanganku.."


"Sebaiknya selidiki dulu, jika memang dia dari duniamu, maka itu pasti ada hubungannya. Jika tidak, bisa saja jika tanda pada kakekmu itu hanya tanda biasa.."


"Kau benar Hubby, terima kasih.."


...


Jin Shan dan yang lainnya berkeringat dingin ketika melihat efek dari serangan robot raksasa itu.


Beruntung serangan tersebut tidak diarahkan pada mereka dan mengarah pada tempat lapang di belakang mereka.


Jin Shan dan yang lainnya memandang ketiga robot tersebut dengan aneh. Bukankah target ketiganya adalah mereka? Kenapa ketiga robot tersebut tidak menyerang mereka melainkan menyerang tempat lain?

__ADS_1


Ketiga robot tersebut segera membentuk tubuh seolah mereka meminta maaf.


"Maafkan kami bertiga, kami tidak mengetahui jika kalian adalah kerabat master.."


"????"


Muncul tanda tanya besar di kepala Jin Shan dan yang lainnya.


"Master? Siapa master kalian?"


"Master adalah beliau yang dapat mengendalikan kami dan juga dunia kecil ini.."


Sekali lagi tanda tanya besar muncul di benak masing-masing.


Siapa yang begitu berkuasa dapat mengendalikan semua monster aneh dan dunia kecil ini.


Mereka tidak habis pikir dengan jalan pikiran pemilik dunia kecil.


"Kalau begitu, bisa tunjukan kami tempat yang cocok untuk kami berkultivasi, waktu di sini lebih cepat dari pada waktu di luar, jadi kami harus memanfaatkan semuanya agar kami menjadi kuat.."


"Tentu Tuan muda, kalian boleh mengikuti kami.."


Cao Jiang dan Cao Xing memandang Jin Shan yang dengan cepat mengambil kesempatan.


"Hehehe mumpung pemilik tempat ini tengah berbaik hati, kenapa tidak kita manfaatkan waktu kita berada di sini?"


"Kau benar Shan'er.."


Mereka bahkan dengan percaya diri memanfaatkan kebaikan pemilik dunia kecil tanpa mengetahui pamilik sebenarnya saat ini adalah Jin Lien.


"Hahahahahahaha"


Jin Lien sampai tertawa terbahak-bahak melihat Jin Shan yang dengan percaya diri memanfaatkan ketiga robot-robot tersebut.


"Shan'er sangat polos.."


"Ya, karena kepolosannya itu, dia sampai dibunuh oleh saudara ketiganya yang berselingkuh dengan tunangannya sendiri.."


"Miris sekali.."


"Meski dia memiliki pribadi dingin, tapi hatinya sangat bersih dari skema licik dan mempercayai semua saudaranya.."


"Ya, lanjutkan pantau pergerakan yang lainnya.."

__ADS_1


Jin Lien mengangguk dan menggerakkan kursor untuk mengklik gambar yang menunjukan keadaan yang lainnya.


.....


__ADS_2