
Pletak.
Dan lagi-lagi Jin Lien kena geplak dari ketiganya.
"Hiiis kalian gak seru ah.. kenapa aku di pukul lagi?"
"Kau tidak normal Lien.."
"Aku Normal kok Lulu. Buktinya Zhuang bisa buat aku seperti itu, cuma dia lebih megang kata-katanya, jadi dia tidak akan menyentuhku sebelum kami memiliki ikatan Sah.."
Lulu, Mimi dan Niu'er saling memandang dengan wajah kosong mendengar pengakuan Jin Lien.
"Ini anak! Dia polos atau apa? Ckckckck.."
"Dari pada kalian seperti itu, mending udahan aja nontonnya..."
Ketiganya akhirnya menghela napas lega, karena Jin Lien tidak meminta mereka untuk saling membantu.
"Bagaimana kalau kita ambil gambar bersama?"
"Ambil gambar?" Beo Mimi dengan bingung.
"Ya, pake ini tentunya.." Jin Lien mengeluarkan Smartphone-nya dan mengajak ketiga kakak perempuannya itu untuk berfoto bersama.
Begitu Foto selesai diambil, Jin Lien menyimpan kembali Smartphone miliknya.
"Sepertinya kami harus kembali.."
"Ya, kami sudah cukup lama di sini.." lanjut Niu'er.
"Uhm, kalian hati-hatilah!"
"Baik.."
Jin Lien dan Niu'er langsung keluar dari kamar milik Mu Ye Mi dan tentunya diikuti oleh Mu Ye Mi dan Mu Ye Lu.
"Oh aku harus pamit pada Hubby, tunjukan aku kamarnya!"
"Kamarnya ada di sana, kau pergilah! Biarkan Niu'er Jie bersama kami dulu.."
"Baik.."
Jin Lien melangkah menuju kamar milik Di Hong Zhuang yang tertutup rapat.
Ketika dia ingin mengetuk, suara Di Hong Zhuang telah terdengar dari dalam meminta Jin Lien untuk masuk.
Jin Lien dengan santai membuka pintu kamar Di Hong Zhuang dan melangkah masuk.
"Aku akan kembali, kita akan bertemu seminggu lagi.."
"Kemari!"
Jin Lien melangkah mendekati Di Hong Zhuang yang memanggilnya.
"Ada apa?"
"Boleh? Tenggorokanku agak kering.."
Jin Lien tersenyum dan mengangguk, langsung saja Di Hong Zhuang menggigit leher Jin Lien dan meminum sedikit darahnya.
Begitu tenggorokannya tidak lagi terasa kering, Di Hong Zhuang melepaskan Jin Lien.
"Sudah?"
__ADS_1
"Ya. Ayo aku antar ke depan gerbang!"
"Uhm.."
"Mau digendong?" Jin Lien menelengkan kepalanya dan menatap Di Hong Zhuang.
"Aku sudah besar, kenapa harus digendong?"
Tidak menjawab, tapi Di Hong Zhuang segera menggendong Jin Lien ala pengantin dan mereka akhirnya keluar dari kamar.
"Hubby, turunkan aku!"
"Tidak.."
"Ayolah! Malu dilihat orang.."
"Aku tidak masalah.." ujarnya cuek sembari mengecup singkat bibir Jin Lien agar Jin Lien diam.
Lagi-lagi Di Hong Zhuang membuat semua yang berada di Asrama ternganga. Tadi dia datang dengan menggendong Niu'er, sekarang keluar kamar dengan menggendong Jin Lien.
Meski cara menggendong mereka berbeda, tapi tetap saja yang menggendong adalah Di Hong Zhuang yang terkenal dingin dan cuek pada gadis di Asrama.
Niu'er dan Mimi serta Lulu telah menunggu di depan gerbang, mereka harus kembali dibuat terkekeh dengan Hong Zhuang yang tengah menggendong Jin Lien. Ketiganya berpikir jika sepanjang perjalanan ke gerbang, mereka pasti telah menjadi tontonan.
"Kita sudah di gerbang. Sekarang turunkan aku!"
"Baik.."
Setelah Jin Lien turun, Niu'er segera mengeluarkan Gin, seekor Griffin yang merupakan kontraktual milik Niu'er.
Saling berpamitan, keduanya langsung melompat ke atas punggung Gin.
"Sampai jumpa Minggu depan.."
Gin mengepakkan sayap dan mulai terbang membelah angin. Lagi-lagi Jin Lien merekam semua dalam perjalanan pulang. Berniat untuk menjadikan konten baru di YouTube.
...
Membuka Laptop dan menyalakannya, Jin Lien segera memindahkan Video yang tadi dia rekan saat berada di punggung Xi Qing dan Gin.
Sambil menunggu video berhasil dipindahkan, Jin Lien menggunakan Smartphone miliknya untuk merekam dirinya yang menyapa para Viewer.
Setelah selesai merekam dirinya sendiri, Jin Lien kembali mentransfer video tersebut ke laptop.
Kali ini dia mengeditnya sendiri tanpa bantuan Alex dan Timi. Karena di dalam Laptop sebagian program Alex dan Timi telah tersimpan.
Setelah selesai menggabungkan Video dan mempercantik tampilannya, Jin Lien langsung mengunggahnya ke YouTube.
Tidak lama setelah Video tersebut terunggah, langsung saja dibanjiri oleh viewer. Selain Like, postingan tersebut juga dibanjiri komentar yang merasa tak percaya dan shok.
Jin Lien membaca satu persatu komentar tersebut sambil tersenyum.
*Itu asli? Woaaah pemandangan yang indah. Lokasinya di mana ini?*
*Pemandangan asri seperti itu, aku ingin. Kota sudah banyak polusi*
*Serius itu terbang? Mana pesawatnya?*
*Eh Terbang? Itu duduk di mana? Kok ada seperti sayap burung ya. Itu suaranya juga?*
*Asli, editannya mulus beut. Mau dong diajarin..*
*Kangen menikmati suasana seperti itu*
__ADS_1
Segera Jin Lien berhenti pada komentar tersebut. Di komentar tersebut dalam sekejap memiliki komentar balasan yang tidak sedikit.
*Memangnya itu asli?*
*Kasih tahu lokasinya dong?*
*Itu mereka pake apa sampai bisa terbang di udara*
*Aku hanya fokus pada dua kecantikan yang sangat alami tanpa polesan makeup, meski mereka sedang melakukan cosplay*
Selain komentar pujian dan rasa ingin tahu, Jin Lien juga membaca komentar negatif.
*Yaelah, editan aja dipamer*
*Cantik sih, tapi apa yakin jika tuh muka belum dioplas?*
*Paling juga pake jasa Dark web untuk memperhalus editan itu?*
Membaca sampai di situ, Jin Lien tertawa terbahak-bahak.
"Sungguh warga net, kalian semua lucu-lucu.."
Setelah bermonolog, Jin Lien juga mengetik komentar.
*Ditunggu konten selanjutnya ya! Di jamin pasti lebih menarik. Adegan action mungkin akan sedikit sadis. Terima kasih yang karena sudah mampir..*
Setelah memposting komentarnya, Jin Lien keluar dari YouTube dan mematikan Laptopnya.
Melihat hari hampir sore, dia memutuskan keluar dari kamar.
Merenggangkan tubuhnya di depan pintu, dia bisa melihat banyak anggota yang tengah bersantai.
Jin Lien tersenyum melihat mereka.
"Aku berharap setelah keluar dari dunia kecil, aku masih bisa melihat mereka. Semoga saja mereka tidak bertemu anggota Tengkorak merah.."
Jin Lien mendekati mereka dan menyapa.
"Hei, menari yuk?"
Langsung saja semua memandang Jin Lien. Mereka semua menunjukkan senyum mereka.
"Ide bagus tuh.."
"Keluarkan alat anehmu itu Lien kecil!"
"Baik.."
Jin Lien segera mengeluarkan radio miliknya dan memutar lagu. Ketika lagu dimainkan, mereka langsung mulai menari, diawali oleh seorang di antara mereka.
Entah kapan anggota Black Dragon pandai menari Hip-hop, meski mereka tidak latihan bersama, hanya dengan satu kali melihat, mereka dengan cepat dapat menghafal koreografinya.
Hanya beberapa menit, kegabutan mereka diisi dengan menggerakkan tubuh mereka hingga berkeringat.
Jin Lien sendiri tidak ikut menari dan sibuk merekam yang lainnya. Dia tersenyum tipis melihat hal tersebut.
"Hehehehe bagus nih aku jadikan konten yang sedikit berbeda.."
Menyimpan handycam miliknya, dia segera mengambil kertas dan pulpen dan mulai menulis liat tentang konten apa saja yang akan dia postingan di YouTube..
...
Silakan jika ingin melihat gerakan yang dilakukan oleh teman-teman Jin Lien. kalian bisa masuk di YouTube dan cari 1M (Ariana Grande & Justin Bieber - Stuck Without U/ Woomin Jang Choreography
__ADS_1