
Setelah memberitahu Baili Yue, Li Yong Kembali ke ruang kerja. Dia telah memberitahu Zhen Jue tentang rencananya, tapi dia belum mendapat balasan. Namun, ketika dia kembali ke ruang kerja, dia melihat ada email masuk.
Membuka email tersebut, ia membacanya dan terkekeh pelan.
*Kakek guru, tidak perlu dengan rencana anda. Perusahaan yang akan kita bangun cukup satu grup, tapi itu mencakup semua bidang dan akan tersebar di setiap kota, bahkan seluruh dunia. Nama perusahaan nanti sebut saja Nine Heaven.*
Setelah terkekeh geli, dia merenung kembali tentang rencananya. Hei, itu terlalu konyol.
Jika satu perusahaan bisa mendominasi seluruh dunia, itu akan memiliki aset yang sangat banyak dan lebih dari cukup untuk menghidupi mereka.
"Kelihatannya bagus."
Dia membalas email tersebut dan keluar dari ruang kerjanya. Ia melihat Baili Yunfan di lantai bawah sedang berjalan dengan perlahan. Meski kaki itu bagus dan normal, tapi lama tidak digunakan.
Li Yong dengan cepat bergerak ke bawah dan membantu Baili Yunfan.
"Paman."
"Yueyue mengatakan jika dia telah selesai memasak. Sekarang sedang menyusun pakaian milikku di lemari dan miliknya juga. Ia memintaku untuk lebih dulu ke ruang makan."
Li Yong mengangguk, ia membantu Baili Yunfan menuju ruang makan. Di ruang makan beberapa jenis hidangan sudah tertata rapi.
Itu hanya makanan, tapi tidak ada minuman. Li Yong bergerak ke kulkas setelah membantu Baili Yunfan duduk. Ia mengambil buah dan membuat jus, di kediamannya saat ini ia tidak menyediakan anggur atau minuman beralkohol lainnya dan itu hanya air mineral teh dan buah.
Setelah jus selesai dibuat, Baili Yue muncul dan segera membantu Li Yong membawa gelas jus ke meja.
Mereka makan dengan tenang tanpa suara, hanya dentingan piring yang sesekali terdengar. Li Yong tidak pernah berpikir jika keterampilan memasak Baili Yue ini sangat bagus.
Ketika dia selesai makan, ia menunggu ke-duanya juga selesai kemudian berkata.
"Xiao Yue, setelah ini datang ke ruang kerjaku!"
"Ya master."
Berdiri membersihkan meja dan pergi ke ruang kerja, Baili Yunfan sendiri kembali ke kamarnya.
Di ruang kerja, Baili Yue duduk berhadapan dengan Li Yong.
"Apakah kau bisa merasakan energi langit dan bumi dan mengolahnya?"
__ADS_1
Pertanyaan langsung Li Yong membuat Baili Yue membatu. Ia terdiam untuk beberapa saat lalu mengangguk.
"Kalau begitu, coba kau keluarkan auramu! Aku akan mencoba melihat di tingkat apa kamu."
Baili Yue mengangguk, dia kemudian berkonsentrasi dan mengeluarkan aura miliknya. Merasakan kekuatan dari Baili Yue, Li Yong akhirnya memiliki kesan tentang kekuatan spiritual di dunia ini. Karena ia tidak mengetahui tingkatan itu, Li Yong hanya dengan kasar menghitung di dalam pikirannya.
Ia kemudian mengeluarkan pil pembersih sumsum tulang dan memberikannya pada Baili Yue. Juga, ia mengeluarkan sebuah buku yang terlihat tua dan memberikannya pada Baili Yue.
Di sampul buku itu tertulis teknik sembilan jiwa.
"Untuk sekarang kembali ke kamarmu dan langsung konsumsi pil yang aku berikan! Besok jam 4 pagi, bangunlah dan gunakan teknik 9 jiwa untuk mengolah."
"Terima kasih master."
"Jika hanya ada aku, kamu dan kakekmu, cukup panggil aku paman, oke?"
"Ya paman."
"Bagus, kembalilah!"
Melihat Li Yong yang mungkin masih memiliki sesuatu untuk dikerjakan, Baili Yue tidak lagi mengganggu dan kembali ke kamarnya.
Ketika dia kembali ke kamarnya, dia melihat keluar jendela, itu sudah hampir gelap. Baili Yue menunduk dan melihat dua hal di tangannya hingga suara kembali terdengar di telinganya.
"Benarkah?"
"Ya, di dalam botol giok itu adalah pil pembersih sumsung tulang dan buku itu adalah buku kultivasi terbaik yang tidak lagi bisa ditemukan di zaman sekarang."
"Oh."
"Ya Yueyue, kau sangat beruntung. Jika para ahli seni bela diri itu mengetahui tentang buku di tanganmu, mereka pasti akan gila dan berusaha merebutnya."
Baili Yue memandang buku kultivasi di tangannya penuh arti. Buku yang begitu berharga diberikan begitu saja padanya oleh masternya, padahal mereka baru bertemu hari ini dan hanya mengenal untuk waktu yang singkat.
"Yueyue, Mastermu bukanlah orang yang sederhana. Aku tidak bisa melihat tingkat kultivasinya."
Baili Yue terdiam, selain memandang buku kultivasi dan botol giok di tangannya, dia akhirnya sadar dengan setiap kata yang diucapkan oleh suara imut yang menggema di benaknya.
"Tunggu kecil, katamu ahli seni bela diri? Apakah di dunia ini ada hal ajaib semacam itu?"
__ADS_1
Suara itu terdiam sejenak dan kemudian menjawab.
"Itu alami ada, setelah kau kembali dari kehidupan pertamamu dan aku juga secara kebetulan terbangun olehmu, awalnya aku bingung dengan dunia ini, tapi melihat aura di dunia ini, aku berasumsi jika duniamu diam-diam terbagi menjadi dua golongan."
Alis Baili Yue mengerut dan tidak yakin.
"Maksudmu?"
"Ya golongan pertama memiliki wilayah mereka sendiri, secara alami wilayah mereka disebut dunia bela diri kuno, sedangkan tempat kau tinggal dan mereka yang tidak mampu mengolah disebut dunia sekuler. Meski kau secara tidak sengaja dapat mengolah, tapi kau bukan bagian dari dunia bela diri kuno karena kau belum menjadi anggota mereka."
Baili Yue mengerti dan mengangguk.
"Lalu, apakah paman Li adalah bagian dari dunia itu?"
"Dia tidak."
Si kecil di benak Baili Yue berkata dengan pasti.
"Bagaimana bisa?"
"...."
Merasa tidak ada jawaban dari si kecil itu, Baili Yue memilih untuk mengonsumsi pil. Ketika pil memasuki mulutnya, itu langsung mencair dan dia bisa merasakan arus hangat mengalir di setiap tubuhnya.
Sejenak dia merasa nyaman dan beberapa menit berikutnya, dia mulai merasakan sakit di seluruh tubuhnya. Sakit yang tidak bisa dia gambarkan, bahkan rasa sakit yang dia alami sejak kematian di kehidupan pertamanya, tidak sesakit seperti yang dia rasakan saat ini.
Dia menggertakkan giginya, mengepalkan tangannya dan terus berjuang agar tidak mengeluarkan suara.
"Ugh."
Erangan kecil itu berhasil lolos dari bibirnya, tapi dia terus berjuang agar tidak berteriak.
Hingga 5 jam kemudian rasa sakit itu perlahan mulai mereda dan menghilang. Baili Yue langsung menghela napas lega, dia lelah dan berkeringat menahan rasa sakit yang dia rasakan.
Menunduk, dia melihat kulitnya yang tidak tertutup pakaian telah berubah menjadi warna hitam. Untuk sejenak, Baili Yue merasa terkejut dan segera berlari menuju cermin.
Apa yang dia lihat di cermin adalah wajahnya yang berwarna hitam. Karena shock melihat wajahnya yang gelap, Baili Yue akhirnya berteriak.
"Aaaarrrghhh hantuuuu."
__ADS_1
Segera suara teriakannya mengagetkan Li Yong dan Baili Yunfan. Ke-duanya segera panik dan berlari menuju kamar Baili Yue. Namun, sayangnya Baili Yunfan masih belum bisa berjalan dengan benar, jadi itu tidak secepat Li Yong.
........