Arrogant Girl Adventure

Arrogant Girl Adventure
AGA 48


__ADS_3

Setelah proses pembentukan tato selesai, keduanya segera melepas gigitan mereka masing-masing.


Tato di kening mereka tentunya tidak menghilang dan tetap berada di kening keduanya. Luka bekas gigitan juga secara alami pulih dan tidak meninggalkan bekas.


Bekas darah dari bibir mereka juga telah bersih. Jin Lien melepas topeng milik Di Hong Zhuang dan memandang wajah tampan itu.


"Sama sekali tidak berubah. Masih tetap tampan.." setelah memuji wajah kekasihnya, Jin Lien mendaratkan kecupan di pipi Di Hong Zhuang.


"Lien kecil, aku ingin memberitahumu tentang sesuatu. Namaku bukanlah Ye Hong Zhuang tapi Di Hong Zhuang. Kau adalah permaisuriku mulai saat ini! Hanya saja kita belum melalui prosesi pernikahan dan penobatanmu, tapi Liontin yang ada padamu telah mengkonfirmasi statusmu. Hanya saja, kau tidak boleh membocorkan identitasmu sebagai Ratu Vampir terlebih dahulu, banyak musuh yang mengincar Liontin Pusaka kita termasuk kelompok misterius itu yang bahkan dapat meratakan Kerajaan Demon.." Jin Lien memandang Di Hong Zhuang dengan serius, dia kemudian mengangguk.


"Tenang saja, tidak ada yang mengetahui identitasku selain Jiejie.." mendengar hal tersebut, Di Hong Zhuang seketika tersadar dan memandang Jin Lien kemudian tatapannya beralih pada Niu'er yang tidak bergerak.


"Apakah Niu'er dari Ras Demon?"


"Ya. Dia persis seperti dugaanmu, ayah juga telah menjadikan dirinya sebagai kakak kandungku dengan memberikan darahnya pada Jiejie.."


"Tidak ada masalah kalau begitu.." Di Hong Zhuang kembali mengenakan topengnya sendiri dan juga membantu Jin Lien untuk mengenakan topeng. Jin Lien tidak menolak dan masih tersenyum.


"Lien kecil, aku sangat mencintaimu,  kau adalah milikku! Mengerti?"


"Ya. Aku juga mencintaimu Zhuang. Aku bahkan tidak tahu kapan perasaanku tumbuh, tapi aku bahagia karena aku jatuh cinta padamu. Ingat! Kau tidak di izinkan dekat dengan gadis manapun kecuali keluarga dan orang terdekatku karena kau juga merupakan milikku. Jika itu hanya teman, aku tidak masalah. Asalkan gadis itu tahu tempatnya. Jika dia melakukan hal yang melewati batas, aku sendiri yang akan turun tangan.."


Di Hong Zhuang tentu bahagia mendengar apa yang dikatakan Jin Lien. Itu berarti Jin Lien sangat mencintainya bahkan tidak ingin berbagi dengan siapapun.


"Aku tahu, kau bisa tenang. Memang ada seorang gadis yang berusaha mencari perhatianku, tapi aku tidak pernah meliriknya sedikitpun.."


"Siapa?" Aura tak mengenakan seketika menguar dari Jin Lien. Di Hong Zhuang tahu jika kekasih kecilnya itu sangat marah dan itu tambah membuatnya bahagia. Dia kemudian menunjuk ke arah gadis yang berada satu tim dengannya yang tengah menatap Jin Lien dengan tajam. Meski waktu masih membeku, Jin Lien tahu jika gadis itu sangat ingin membunuhnya.


"Namanya?"


"Chu Hua, seorang putri manja dari seorang bangsawan Vampir.." Jin Lien mengangguk dan bibir mungilnya itu membentuk seringai yang bahkan membuat Di Hong Zhuang berkeringat dingin.

__ADS_1


Di Hong Zhuang merasa gemas melihat seringai Jin Lien yang tampak lucu menurutnya. Dia segera menarik Jin Lien ke dalam pelukannya.


Tanpa di duga, waktu kembali berjalan. Beberapa saat kemudian, Jin Lien melepas pelukannya dari Di Hong Zhuang.


Mereka telah menyadari jika waktu telah kembali normal. Penampilan keduanya tidak lagi dalam mode Vampir.


"Mana ciuman selamat datangmu Lien kecil?" Jin Lien sweatdrop tapi ketika mengingat ciuman mereka tadi, wajahnya langsung memerah. Rona tipis itu cukup membuatnya terlihat imut.


Jin Lien berpura-pura melototi Di Hong Zhuang dengan marah.


"Aku menunggu loh.." bahkan suara Di Hong Zhuang sengaja di perbesar agar banyak yang mendengar.


"Hmmp, itu hanya ciuman selamat datangkan. Karena kita telah berpisah 12 tahun lamanya dan baru di pertemukan, maka aku tidak keberatan.." Jin Lien menjinjit dan melingkarkan tangannya di leher Di Hong Zhuang. Di Hong Zhuang segera menarik pinggang Jin Lien dan keduanya sekali lagi berciuman dan itu tentu di saksikan oleh semua penonton dan para ahli yang hadir.


Chu Hua yang melihat keduanya saling berciuman sangat marah dan sangat cemburu.


"J*lang, kau berani merebut Zhuang dariku! Aku akan membereskan mu.."


Hua Chun Wei tidak pernah mengira jika gadis yang di pilih oleh keponakannya merupakan murid dari Qinglong Akademi.


Dia tersenyum lembut memandang keduanya.


"Aku harap ikatan kalian cukup kuat. Aku membutuhkan kalian untuk membongkar kedok dari salah satu bangsawan.." Hua Chun Wei kemudian tersenyum penuh arti ketika tatapannya jatuh pada Chu Hua yang kini di penuhi oleh emosi negatif.


"Mo Ge, berapa usia gadis yang tengah berciuman dengan Zhuang'er?" Huang Li Mo dengan tak berdaya memandang kedunya.


"Dia baru saja berusia 15 tahun.."


"15 tahun?" Hua Chun Wei terhenyak dan memandang kembali pada kedua pasangan itu yang kini tidak lagi berciuman.


"Itu berarti, Zhuang'er memilih gadis kecil berumur 3 tahun.." aura hitam langsung mengelilinginya. Jujur dia marah karena Hong Zhuang terlihat seperti Lolicon atau lebih tepatnya pedofil.

__ADS_1


"Wei'er tenang, kau tidak bisa menyalahkan Zhuang'er begitu saja. Keduanya telah menyadari perasaan mereka bahkan dengan usia gadis itu masih sangat muda atau bisa dikatakan dia masih balita. Dia telah memahami perasaannya terhadap Zhuang'er. Aku sangat salut pada keduanya, jarak dan waktu tidak membuat mereka saling melupakan bahkan hubungan mereka bertambah kuat. Banyangkan, Zhuang'er hanya melihat gadis itu saat berusia 3 tahun, tapi hanya dengan tatapan sekilas, dia langsung mengenali gadisnya.." Feng Ruan yang merupakan Dekan Baihu Akademi segera menenangkan sahabatnya itu. Bo Ming Liu dan Huang Li Mo mengangguk dengan persetujuan.


Jin Tian dan Mu Xue saling Mandang melihat Lien kecil mereka dengan tatapan sedih. Jin Shan bahkan tidak pernah berpikir jika keduanya dengan berani berciuman di depan umum.


"Kakak ipar sungguh luar biasa, dia bahkan dapat menaklukan Er Jie yang sangat menakutkan itu. Aku saja sangat takut jika Er Jie marah.." Jin Shan sangat menghormati Di Hong Zhuang. Dia memilih menjadikan Di Hong Zhuang sebagai idola untuk mendapatkan cinta sejatinya.


Mengingat kehidupan pertamanya yang di khianati oleh tunangannya sendiri. Dia merasa dadanya sesak, kecewa? Tentu saja dia sangat kecewa.


Sakit hati? Itu sangat jelas malah. Dia telah menanamkan dalam benaknya untuk membalas dendam pada orang-orang yang telah mengkhianatinya.


...


Setelah mereka selesai berciuman. Di Hong Zhuang segera pamit dan kembali ke kursinya.


"Ah, adik kecilku sungguh imut..."


Jin Lien di sisi lain seketika terdiam dan memandang punggung Di Hong Zhuang dengan kening mengernyit.


Dia kemudian menyeringai jahil, tapi bagi semua orang, seringai Jin Lien sangat menakutkan.


"Hehehehe gege, itu tentu saja. Aku tidak hanya imut tapi juga Yan tercantik?"


Di Hong Zhuang segera menghentikan langkahnya dan berbalik menatap Jin Lien yang tengah tersenyum jahil padanya.


Keduanya akhirnya mengerti. Mereka dapat bertelepati setelah saling menandai kepemilikan mereka.


Di Hong Zhuang tersenyum tipis dan kemudian berbalik dan kembali melangkah menuju kursinya.


...


Terus Dukung Aska Ya. Dengan Dukungan Kalian, Aksa bakal lebih semangat untuk Update. Jangan Lupa Like' dan Komentnya ya Ges..

__ADS_1


__ADS_2