Arrogant Girl Adventure

Arrogant Girl Adventure
AGA 72


__ADS_3

Meninggalkan para orangtua yang saling melepas rindu, Cao Jiang dan Cao Xing membawa Jin Shan ke taman istana.


Banyak pelayan yang memberi hormat pada mereka dan pelayan perempuan menatap kagum pada dua pemuda tertentu.


Mereka bertiga akhirnya tiba di gazebo yang berada di taman Istana.


"Sepupu kecil! Bisakah kami mengetahui namamu?"


Jin Shan menatap kedua pemuda yang dia tahu adalah sepupunya.


"Aku Jin Shan, bisakah kedua kakak sepupu memperkenalkan diri lebih dulu sebelum bertanya?"


Cao Jiang dan Cao Xiang sedikit salah tingkah, mereka tersenyum canggung dan memperkenalkan nama mereka..


"Aku Cao Xing dan dia adalah kakakku, Cao Jiang.."


Jin Shan mengangguk tanda mengerti.


"Kau tadi mengatakan jika namamu adalah Jin Shan?"


"Ya, sepupu Jiang! Ada apa?"


Cao Xing menatap kakaknya hingga dia membulatkan matanya saat mengetahui niat kakaknya itu.


"Apakah kau mengenal Jin Gaoqi, Jin Niu dan Jin Lien?"


"Tentu, Jin Gaoqi adalah bibiku yang merupakan adik dari ayah. Jin Niu adalah kakak pertamaku dan Jin Lien adalah kakak keduaku. Aku juga memiliki dua sepupu yang juga selalu bersama kedua kakakku itu.."


"Apakah maksudmu Mu Ye Chen dan Mu Ye Ran?"


"Uhm, kenapa sepupu Jiang bisa mengetahui mereka?"


Cao Xing menepuk dahinya dengan bodoh, dia kemudian menatap kakaknya dengan pandangan tak berdaya.


Mereka memang sering mendengar nama kedua sepupunya yang lain itu, tapi mereka berpikir jika nama keluarga Mu Ye Ran dan Mu Ye Chen tidak memiliki sangkut pautnya dengan keluarga Kekaisaran Chu.


"Jadi, selama ini kita telah bertemu sepupu kita yang lain, tapi kita tidak mengenal mereka.." Cao Xin berkata dengan lemah.


"Apakah kalian mengenal mereka?"


"Ya Shan'er, kami juga merupakan murid Qinglong Akademi, tapi kami tidak bergabung dengan tim elit. Kami pernah ditawari untuk bergabung, tapi kami menolak.."

__ADS_1


"Kenapa?"


"Lebih nyaman saja jika menjadi murid biasa, tapi tetap saja Akademi memperlakukan kami agak spesial dari pada murid biasa pada umumnya.."


Jin Shan memandang kedua sepupunya itu sejenak.


"Jadi bisa dikatakan jika Jiang Ge dan Xing Ge selalu bertemu mereka, tapi tidak tahu kalau kalian adalah keluarga gitu?"


"Ya.."


Jin Shan terkekeh pelan dan melanjutkan ucapannya.


"Tidak apa-apa, toh Xing Ge dan Jiang Ge memang tidak tahu.."


"Kau benar, aku sudah memutuskan jika aku kembali ke Akademi, aku akan menyapa mereka dan memperkenalkan diri sebagai sepupu mereka.."


"Aku setuju dengan ide Xing Ge, tapi apakah masih ada sepupu lain yang tidak aku tahu?"


Cao Jiang dengan cepat menjawab


"Tentu ada, mereka adalah dua gadis kembar, tapi tidak bisa datang karena mereka saat ini berada di Vermilion Akademi tempat mereka belajar.."


"Nama mereka siapa?"


"Mu Ye Lu dan Mu Ye Mi. Lu'er merupakan gadis pendiam dan jutek, selalu berwajah datar dan senyumnya sangat mahal. Berbeda dengan Mi'er yang selalu ceria dan hangat. Selain itu, Mi'er juga orangnya heboh dan agak berisik.."


"Jadi mereka gampang dibedakan eh. Kalau begitu, aku tidak akan kesusahan untuk membedakan yang mana Lu Jie dan Mi Jie.."


Sedang asiknya mereka mengobrol, seorang pelayan datang menghampiri mereka untuk mengatakan jika ketiganya dipanggil untuk menuju aula di mana mereka berada tadi.


Segera, ketiganya pergi dan menemui para orangtua.


Saat mereka masuk, mereka dapat melihat raut wajah serius dari para orangtua.


"Apa yang terjadi?"


"Pintu ke dunia kecil akan terbuka 3 bulan lagi.."


Ketiganya saling memandang dan juga memiliki expresi serius saat kakek mereka mengatakan kabar mengejutkan.


"Jiang'er! Xing'er! Kalian kembalilah lebih cepat ke Akademi untuk melihat apakah kalian memiliki tempat kosong untuk memasuki dunia kecil? Jika kalian tidak memiliki tempat, kalian bisa bergabung dengan Shan'er yang akan memimpin Dark Eagle dan Blood Eagle untuk memasuki dunia kecil.."

__ADS_1


Kaisar kembali melanjutkan ucapannya yang membuat Cao Xing dan Cao Jiang menjadi bingung.


"Dark Eagle? Blood Eagle? Apa itu?"


"Dark Eagle adalah pasukan yang terdiri dari 30 gadis. Mereka dilatih oleh Lien'er, sedangkan Blood Eagle merupakan nama organisasi yang dibentuk oleh bibi dan paman kalian.."


Cao Xing dan Cao Jiang saling memandang dan kemudian melihat Jin Shan yang baru berusia 12 tahun, sejujurnya mereka agak khawatir dengan sepupu kecil mereka itu.


"Kami telah memutuskan untuk menemani Shan'er memimpin Dark Eagle dan Blood Eagle memasuki dunia kecil. Kakek! Nenek! Ayah! Ibu! Kalau begitu kami permisi dulu, kami akan kembali ke Akademi untuk menyerahkan hasil misi kami dan meminta izin pada Dekan untuk bisa menjadi perwakilan dari keluarga Kekaisaran. Kami juga akan memperkenalkan diri kami dengan 4 sepupu kami yang juga berada di Akademi dan tentunya bibi Shan'er yang juga berada di sana.."


"Kalau begitu, perkenalkan diri kalian pada paman dan bibi kalian!"


"Ya Kakek.."


Segera keduanya berdiri dan memperkenalkan diri mereka pada Mu Jing Yu, Mu Xue, Jin Tian dan Bai Xun.


Ke-empat sosok itu juga menanggapi dengan senyum ramah tentang perkenalan kedua keponakannya.


"Ayah! Ibu! Paman! Bibi! Kakek! Nenek! Shan'er juga pamit, Shan'er ingin kembali ke kota angin untuk mengatakan pada kelompok Dark Eagle dan memilih beberapa anggota dari Blood Eagle.."


"Pergilah! Namun, kau harus berhati-hati.."


"Ya Ayah.."


Jin Shan segera memberi hormat dan pamit lalu keluar dari aula tersebut. Melihat hal itu, Cao Xing dan Cao Jiang segera mengejar Jin Shan.


Mereka tidak habis pikir, kenapa Jin Tian yang merupakan ayah Jin Shan membiarkan Jin Shan pergi sendiri tanpa pengawasan, padahal usia Jin Shan barulah 12 atau 13 tahun yang menurut mereka masih sangat kecil.


Jin Shan setelah pamit, dia menyempatkan mengecup pipi orangtuanya serta Raja dan Ratu.


Dia sangat bersyukur bisa berada di tubuhnya yang saat ini, karena dia bisa merasakan yang namanya kasih sayang orangtua. Selama dia sebagai Mo Zhuting, dia tidak pernah mendapat kasih sayang orangtua. Hanya Huang Li Mo dan Mo Fai yang menyayanginya. Yang lain juga memperlakukannya dengan baik, tapi perlakuan baik itu hanya kepalsuan semata.


Ketika dia telah sampai di halaman istana yang cukup luas, dia segera memanggil Little Black.


"Shan'er! Biarkan kami yang mengantarmu sampai ke kota angin.."


Jin Shan berbalik menatap kedua sepupunya, dia tersenyum lebar. Lagi-lagi dia merasa hangat di hatinya karena mendapat dua orang lagi yang menyayanginya, bahkan mengkhawatirkannya.


....


Terus dukung Aska dengan Like' dan Vote karya ini ya terimakasih.

__ADS_1


__ADS_2