
Namun, senyum memabukkan keduanya tidak cukup untuk membuat Jin Lien dan Niu'er terpesona.
"Perkenalkan, aku Cao Jiang putra pertama dari Cao Yuting yang merupakan Jenderal besar Kekaisaran Chu dan Mu Yue yang merupakan putri ke-dua dari Raja dan Ratu Kekaisaran Chu.."
"Aku Cao Xing merupakan adik dari kakak Jiang.."
Niu'er dan Jin Lien saling melirik dan mereka kemudian tersenyum, senyum yang tidak pernah mereka tampakkan pada siapapun yang bukan anggota Black Dragon.
"Xing Ge! Jiang Ge! Salam kenal. Aku Jin Lien dia Jiejieku Jin Niu..."
Niu'er mengangguk menanggapi Jin Lien yang langsung memperkenalkan dirinya pada kedua sepupu mereka.
Melihat ke-empat muridnya saling berkenalan, Huang Li Mo tidak berkata apa-apa.
"Baik, jika kalian memang mewakili keluarga Kekaisaran, maka nama kalian akan aku keluarkan dan mencari pengganti kalian.."
"Terimakasih Dekan.."
Cao Jiang dan Cao Xing sangat senang dan segera membungkuk sedikit sebagai tanda terimakasih.
"Apakah sepupu yang kalian maksud adalah Jin Shan?" Lanjut Huang Li Mo dan diangguki oleha Cao Jiang dan Cao Xing.
"Baik, kalian bisa kembali dan berlatih bersamanya.."
Lagi-lagi keduanya kembali berterimakasih dan langsung pamit, tapi mereka segera dihentikan oleh Jin Lien..
"Xing Ge! Jiang Ge! Bawa mereka bersama kalian!"
Jin Lien mengeluarkan banyak stok pil dan diberikan pada ke-dua sepupunya itu.
"Kalian pasti akan memimpin Dark Eagle dan Blood Eagle, maka bawa itu untuk persediaan kalian!"
"Baik. Jaga diri kalian baik-baik! Sampaikan salamku juga pada bibi Gaoqi.."
"Ya, kalian juga hati-hati.."
Cao Jiang dan Cao Xing segera keluar dari ruangan dekan meninggalkan Huang Li Mo bersama Jin Lien dan Niu'er
"Jadi, apa yang ingin kalian bahas?"
"Kami ingin meminta pada anda untuk 100 peserta ini melakukan kultivasi pintu tertutup hanya dua bulan, dan bulan berikutnya sebelum dunia kecil terbuka, kami berencana untuk melatih kecakapan bertarung mereka.."
"Tentu ketika mereka berkultivasi, mereka akan diberikan pil untuk membantu kecepatan mereka berkultivasi.." Jin Lien segera melanjutkan ucapan Niu'er yang tidak lengkap.
Huang Li Mo tampak merenung sejenak.
"Berapa banyak pil yang kau buat Line kecil?"
__ADS_1
Jin Lien melambaikan tangannya dan muncullah banyak botol giok yang pasti berisi pil yang di buat Jin Lien..
Huang Li Mo tidak bisa berkata apa-apa lagi ketika melihat jumlah pil yang dibuat oleh Jin Lien yang bahkan mengalahkan jumlah pil yang dibuat oleh ahli alkimia di akademi.
"Terserah kalian saja, aku serahkan semua pada kalian! Kalian tentu tahu bahaya dunia kecil itu tidak main-main.."
"Ya paman dekan.."
"Kami permisi.."
Keduanya segera keluar dari ruangan Huang Li Mo.
...
Markas Blood Eagle
Xu Lan yang merupakan anggota Blood Eagle yang cukup menjanjikan kini tengah berhadapan dengan dua orang berpakaian hitam.
Dua orang tersebut tidak lain adalah bawahan Zhang Yu.
"Ada yang bisa kami bantu tuan?"
"Atasan kami ingin menggunakan jasa organisasi kalian untuk membunuh seseorang. Dia bersedia membayar berapa saja, asal orang itu terbunuh.."
Xu Lan menatap dua orang di depannya kemudian dia mengangguk.
"Target kalian adalah Jin Hua Lin, kalian harus bergerak saat pelatihan bertarung di hutan dimulai. Sebelum pelatihan selesai, target sudah harus mati.."
"Kapan pelatihan dimulai? Agar itu juga memudahkan kami melakukan tugas kami.."
"Seminggu dari sekarang."
Segera salah satu bawahan Zhang Yu mengeluarkan kantung uang dan memberikannya pada Xu Lan.
"Itu hanya bayaran awal sebagai tanda jika kami melakukan kesepakatan, tentunya identitas tuan kami tidak perlu kalian tahu. Asal target mati, Tuan kami akan menambah pembayaran.."
"Sepakat.."
Setelah kesepakatan mereka terbentuk, kedua bawahan Zhang Yu segera menghilang.
Xu Lan menatap kepergian keduanya dengan senyum suram dan menakutkan.
"He jangan kira hanya tidak ingin memberitahu identitas tuan kalian dan kami Blood Eagle tidak akan tahu? Sepertinya putra mahkota kerajaan Han sudah sangat alergi dengan keberadaan wanita j*lang itu yang selalu mengikutinya. Sampai dia rela menyewa jasa Blood Eagle.."
Xu Lan dengan ceria mencari beberapa anggota yang cakap untuk membantunya membereskan Jin Hua Lin yang merupakan target mereka selanjutnya.
"Tidak apa-apa jika tidak terpilih menjadi anggota yang memasuki dunia kecil, setidaknya pekerjaan ini tidak buruk dan akan menjadi kontribusi melenyapkan pelakor antara hubungan nona Jin Gaoqi dan Yang Mulia Putra Mahkota Zhang Yu.."
__ADS_1
"Tidak dibayar pun, aku bersedia membunuh j*lang itu ufufufufu.."
Saking bahagianya, Xu Lan terus bermonolog menuju tempat anggota lain berada.
Ketika dia sampai, dia segera mengumpulkan semua anggota yang ada.
"Semua berkumpul!"
Segera, mereka berbaris dengan rapi di depan Xu Lan.
"Dengar! Lima dari kalian yang memiliki kemampuan tinggi maju ke depan!"
Segera ada lima anggota maju ke depan dan itu membuat Xu Lan puas.
"Seminggu dari sekarang, kalian berlima akan mengikutiku untuk membunuh target baru.."
"Siap."
"Ketika aku pergi, aku akan menyerahkan posisiku sementara pada Xu Pin.."
"Siap."
"Kembali berlatih, jika selesai segera bersihkan diri kalian dan istirahat!"
"Siap.."
Xu Lan mengangguk puas, dia merasa bahagia melihat anggota lain mendengarkannya.
Sebelumnya, dia hanyalah seorang pengemis kotor dan bau, tapi itu dulu, sekarang dia adalah bagian dari Blood Eagle yang akan mempertaruhkan semuanya jika saudara dan Saudarinya serta tuan yang memungutnya berada di dalam bahaya.
Dia tidak pernah berpikir untuk dapat hidup enak, tapi ketika Mu Xue mengulurkan tangan padanya, dia memiliki harapan untuk hidup lebih baik dan dapat membalas dendam yang telah dia simpan untuk dirinya sendiri.
Dendam yang tidak bisa dia hapus begitu saja. Berada di Blood Eagle, dia merasa memiliki keluarga baru, seseorang yang membawanya dari hari-hari buruk memperlakukannya layaknya anak sendiri hingga dia sangat menyayangi Mu Xue.
Pribadi Mu Xue yang lemah lembut mengingatkannya pada ibunya yang juga memiliki pribadi lembut dan sangat penyayang.
"Ayah Kaisar! Ibu Ratu! Aku harap kalian tenang di sana. Aku akan terus berusaha mencari adik yang di sembunyikan oleh orang kepercayaan kalian agar dia selamat..."
Setelah menggumamkan harapannya, Xu Lan segera kembali ke tempatnya untuk menerima pelanggan.
Dari luar, markas mereka terlihat seperti Restoran pada umumnya. Namun, jika mereka akan menerima misi atau tugas dengan bayaran tinggi. Pelanggan hanya cukup mengucapkan kata sandi dan seorang pelayan akan membawa mereka ke ruang utama untuk melakukan transaksi.
Blood Eagle tidak akan membunuh semua target mereka, mereka akan mencari bukti dan kesalahan target mereka. Jika target tidak bersalah, mereka tidak akan membunuh, terlepas berapa bayaran yang akan mereka terima.
...
Terus dukung Aska dengan Like' dan Vote karya ini ya terimakasih.
__ADS_1