
Di kota Kekaisaran juga perang telah pecah.
Keluarga bangsawan yang merupakan sekutu dari Dongfang Yuan telah menyerbu masuk ke istana untuk menyerang.
Dongfang Yuan yang telah melakukan hubungan terlarang dengan putranya juga ada di sana.
Mereka menatap Tang Tang yang tengah duduk dengan santai di tahta sembilan menyesal kopi andalan miliknya.
Di depannya Tang Tang telah berdiri pasukan yang telah dilatih oleh Kaisar.
Mereka menatap tajam pada para pemberontak yang dibawa oleh Dongfang Yuan.
Melihat perilaku santai suaminya, Dongfang Yuan mengernyit.
"Suami, sebaiknya serahkan tahtamu pada anak kita sekarang."
"Oh, jika aku tidak ingin?"
"Maka kau harus mati!"
"Mati? Yang benar saja. Ini bukan hari kematianku, tapi hari kematianmu."
Tang Tang mengangkat jarinya dan segera pasukan milik Kaisar menyerang Dongfang Yuan dan pasukannya.
Pertempuran di aula Istana pecah dan Tang Tang masih terlihat santai seolah menonton pertunjukan.
Tang Tang menyaksikan pertempuran di depannya dan Dongfang Yuan yang sangat marah.
"Ada apa? Apakah putramu tidak memuaskanmu semalam?"
Mata Dongfang Yuan melotot horor. Hubungannya dengan Liu tenryata diketahui oleh Kaisar.
"Tertawa lah, adikku dalam perjalan dan akan mereka akan menghancurkanmu."
Yang Yang tersenyum simpul dan menatap Dongfang Yuan dengan tak acuh.
"Maksudmu Dongfang Ye dan pasukan tengkorak merah? Aku khawatir mereka tidak akan sampai, karena Fai'er dan Feng'er akan membunuhnya."
"Kau."
"Ada apa? Aku di sini dan tidak pergi."
Tang Tang masih sangat santai dan terus memprovokasi Dongfang Yuan.
Pasukan kedua belah pihak terus berbenturan hingga Dark Eagle, Blood Eagle dan Skull Eagle muncul bersama Mo Feng Yao dan Mo Bing.
__ADS_1
"Seraaaang hancurkan para pemberontak!" Suara Mo Bing keras hingga terdengar oleh Dongfang Yuan.
Dongfang Yuan berbalik dan menatap Mo Bing dengan banyak pasukan.
Jantungnya berdetak kencang, mungkinkah ini akhirnya dan rencananya gagal.
Ketika dia melihat Mo Feng Yao, dia lega karena mengira jika Mo Feng Yao datang untuk membentunya. Namun, seluruh tubuhnya menjadi kaku ketika melihat sosok yang di seret oleh Mo Feng Yao tanpa belas kasih.
Hanya sekali lirikan saja, maka sudah diketahui jika sosok itu sudah mati.
Tubuh Dongfang Yuan bergetar tak terkendali. Melihat anak perempuannya membunuh anak laki-lakinya.
Hatinya sedih, kenapa hal buruk ini terjadi pada dirinya.
Dia bahkan tidak sadar dengan hal buruk yang dia berikan pada keluarga orang lain. Membunuh ibu dari beberapa anak, memisahkan Ibu dan anak.
Membunuh beberapa orang tak berdosa.
"Hai Bu, apakah kau menyukai hadiahku?"
"Yao Kau."
Bahkan dia tidak tahu harus berkata apa melihat menyaksikan hal yang tidak masuk akal.
"Bu ada apa, bukankan ini adalah hasil dari sikap kejam yang mau tanam? Membunuh beberapa ibu dari saduara dan saudariku dan memisahkan mereka hingga membuat mereka kehilangan kasih sayang. Bu, aku menyesal terlahir dari rahim ibu jahat sepertimu."
"Kau bahkan melakukan hubungan tak bermoral dengan putramu sendiri. Kau sungguh murah, lebih murah dari wanita yang berada di rumah bordil."
Di atas Tahta, Tang Tang masih duduk menyesap kopinya dengan santai. Bibirnya meringkuk dengan senyum ironis.
Betapa liciknya Dongfang Yuan yang sebentar lagi akan mati di tangan putrinya sendiri.
Dan benar saja, Mo Feng Yao memenggal kepala Dongfang Yuan tanpa perasaan dan para pemberontak tidak lagi memiliki niat untuk bertarung. Mereka mengarah begitu saja, mungkin setelah ini seluruh keluarga mereka akan di eksekusi.
Hati mereka dipenuhi penyesalan, kenapa mereka memilih untuk percaya pada rubah betina itu dan mengkhianati kaisar.
Segera mereka berlutut memohon pengampunan, tapi Tang Tang tidak berkelit dan hanya menaikan tangannya sebagai tanda untuk membunuh.
Para pemberontak akhirnya mati, dan pasukan Kaisar segera pergi ke keluarga para pemberontak untuk mengeksekusi mereka.
Pengkhianatan tidak bisa di terima, pengkhianat dan kuarganya harus di eksekusi tanpa pembelaan.
......
Di markas Tengkorak merah. Keadaan Hong Zhuang dan Jin Lien lebih berantakan lagi.
__ADS_1
Dan pohon kematian seribu milenium belum juga berhasil mereka hancurkan dan pohon itu semakin kuat.
"Mommy! Daddy! Kalian mundurkan dulu. Biar kami berlima yang mengatasi pohon jelek ini."
Karena mereka tidak bisa lagi bergerak, mereka memilih mendengarkan anak mereka.
Dengan cepat Hong Zhuang membawa Jin Lien untuk mundur dan lima sosok kecil itu maju menatap pohon kematian seribu milenium dengan niat membunuh pekat.
"Kau berani melukai ayah dan ibu, maka mati."
Segera, lima sosok kecil itu membentuk simpul yang sangat rumit.
Pohon kematian seribu milenium menatap mereka tak peduli, berpikir jika serangan lima orang anak tidak ada apa-apanya bagi dirinya yang abadi.
Holy Light
Begitu simpul tangan lima sosok kecil itu selesai, mereka segera meneriakkan nama jurus mereka.
Cahaya terang penuh dengan energi suci Segera mengarah ke Pohon kematian seribu milenium itu.
Boooom
Ledakan besar akhirnya tak terelakkan dan cahaya suci yang di hasilkan oleh Zheng Qing dan yang lainnya langsung menghancurkan pohon kematian seribu milenium tanpa sisa.
Hong Zhuang dan Jin Lien menatap dengan ekspresi kosong pada pohon kematian seribu milenium yang kini hancur Tan berbentuk dan menatap lima anaknya.
Mereka tidak percaya dengan hasil di depan mata mereka. Pohon kematian seribu milenium yang sangat sulit mereka hadapi musnah di tangan lima anak mereka dengan begitu mudahnya.
Andai mereka tahu, mereka tidak akan bersusah payah, tapi mereka berpikir sekali lagi. Tidak ada orangtua yang akan menempatkan anak-anak mereka ke dalam bahaya untuk melindungi mereka.
Sama seperti mereka yang sangat mengkhawatirkan anak-anak mereka hingga mereka berjuang keras untuk menghancurkan pohon kematian seribu milenium yang merupakan wadah dari semua jiwa tengkorak merah.
Dengan musnahnya pohon kematian seribu milenium, maka Tengkorak merah juga lenyap.
Mereka hanya akan mengkonfirmasi pada Tang tang dan Jun Kaili tentang kematian musuh yang lainnya.
Berharap jika mereka juga berhasil mengalahkan musuh tanpa mengalami cedera dan korban jiwa.
Mengalami cedera tidak bisa dihindari hanya berharap mereka tidak terluka sangat parah dan mengkhawatirkan.
Tidak lama setelah musnahnya pohon kematian seribu milenium, Ye Chen, Ye Mi dan Ye Lu juga tiba.
Keadaan mereka tidak bisa dibilang baik, tapi itu bagus bagi mereka untuk bisa menang melawan musuh yang begitu banyak.
"Bagaimana?"
__ADS_1
"Sudah selesai, ayo kita ke Kekasaran Xiling untuk membebaskan Kaisar dan yang lainnya. Aku yakin Tang Tang dan yang lainnya pasti sudah tidak tahan dalam wujud penyamaran mereka yang sama sekitar tidak menampakkan kecantikan mereka.
.....