Arrogant Girl Adventure

Arrogant Girl Adventure
AGA 135


__ADS_3

Yang menerima pesan Liu Wu bukanlah Jin Lien, melainkan Zhen Jue.


Awalnya dia tidak melihat pada siapa pesan itu ditujukan dan langsung membukanya.


Saat dia membaca satu kalimat yang tertulis di dalam pesan itu, wajahnya menjadi kosong dan ada sinar aneh di matanya.


Sudut bibir dan matanya berkedut pelan hingga alisnya sedikit mengernyit.


Bukan karena dari siapa pesan itu, tapi pada siapa isi pesan itu ditujukan. Melihat nama pengirimnya, Zhen Jue tahu jika orang itu yang mengirim pesan pada Jin Lien tentang dokumen bukti.


Dan pesan ke-dua dikirim, tapi itu tidak ada sangkut pautnya dengan Jin Lien sendiri melainkan meminta tolong pada Jin Lien untuk mengatakan pada Mu Ye Ran Jika dia merindukannya.


"Sejak kapan Liu Wu ini mengetahui dan mengenal bibi?"


Ya, saat ini Zhen Jue sangat bingung tentang satu fakta, bagaimana bisa seorang Liu Wu bisa mengenal Mu Ye Ran yang berada di dimensi berbeda dengannya.


Tiba-tiba dia berpikir tentang bagaimana reaksi Jin Lien setelah membaca pesan tersebut.


Merasa penasaran, Zhen Jue langsung membalas pesan itu. Betapa terkejutnya dia ketika membaca balasan Liu Wu dengan bukti foto ponsel yang memiliki wallpaper di mana Mu Ye Ran tengah mencium pipi Liu Wu.


Karena terkejut, Zhen Jue tidak bereaksi untuk waktu yang lama, dia merasakan ada sesuatu yang dingin menusuk dagingnya.


"Apakah ini yang dinamakan Jodoh tak akan kemana?"


Dari kejadian aneh yang menimpa Liu Wu, dia memutuskan untuk bertanya pada Mu Ye Ran jika mereka bertemu.


....


Mu Ye Ran sedari bangun setelah beberapa hari, masih memiliki wajah memerah tipis.


Efek berwarna pink dapat dilihat di belakangnya ketika dia berjalan, hal itu bahkan menimbulkan tanya dan tatapan aneh dari orang yang melihatnya.


...

__ADS_1


Di sisi Lain, Jun Kaili kembali ke kerajaan Demon untuk menyiapkan hadiah pertunangan sebelum dia menikahi Shu'er. Jin Tian sendiri langsung pergi menuju Kerajaan Elf untuk mengambil alih keluarga Jin.


Keluarga Jin di Kekaisaran Elf, selama masa kepemimpinan Jin Hao Li, kehidupan mereka berada diambang kehancuran.


Bahkan seluruh anggota keluarga Jin tidak tahu harus melakukan apa untuk mempertahankan keluarga Jin.


Jika bukan karena Pangeran Mahkota Zhang Yu yang diam-diam melindungi dan memberikan biaya hidup untuk mereka, bisa dijamin jika keluarga Jin saat ini telah runtuh.


Walaupun mereka mengetahui jika Jin Hao Li dan Jin Hua Lin tidak baik, tidak ada yang bisa mereka lakukan ketika mengingat kembali siapa yang berada di belakang Jun Hao Li.


Kehidupan keluarga Jin Sangat melarat hingga mereka hanya bisa mengandalkan belas kasih dari Zhang Yu.


Berbanding terbalik dengan keluarga Jin ketika berada di dalam kepimpinan Jin Hao Che yang merupakan ayah Jin Tian.


Ketika Jin Tian tiba di ibukota kekaisaran Han, dia bisa melihat jika kehidupan ibukota terlihat damai. Mengandalkan ingatannya, dia berjalan ke area kediaman keluarga Jin.


Saat dia sampai, ia hanya berdiri mematung di tempatnya dengan tinju yang terkepal kuat. Dia merasakan sakit di hatinya melihat kondisi keluarga Jin Saat ini.


Dengan pakaian yang dia kenakan, sangat kontras dengan pakaian yang dikenakan oleh anggota keluarga Jin yang lainnya.


Dengan langkah pelan, dia memasuki halaman keluarga Jin, saat itu pria sepuh di keluarga Jin mengangkat kepalanya. Dia menatap Jin Tian dengan mata membola terkejut.


Seluruh tubuhnya bergetar menahan kebahagiaan karena melihat Tuan muda yang telah lama menghilang.


Dia dengan cepat berdiri dari posisinya dan berlari menuju Jin Tian,  ia membungkuk sedikit untuk memberi hormat.


"Tuan muda."


Air mata Jin Tian semakin mengalir deras melihat kerapuhan pria sepuh di depannya.


"Paman." Suara Jin Tian bahkan bergetar


"Selamat datang kembali di rumah." Setelah mengatakan hal tersebut, wajahnya memerah ketika menyadari keluarga Jin tidak lagi semakmur dulu.

__ADS_1


"Ya, dengan kedatanganku saat ini, keluarga Jin akan berdiri mencapai kejayaannya kembali." Namun pria sepuh itu menggelengkan kepalanya tak berdaya.


Sisa anggota keluarga Jin saat ini tidak mencapai angka seratus, bahkan keluarga Jin telah diintimidasi sejak saat Jin Hao Li memimpin.


"Itu mustahil tuan muda, keluarga Jin kami tidak memiliki tempat lagi di kekaisaran Han, bahkan anggota keluarga tidak mencapai angka seratus. Jika bukan karena yang mulia putra mahkota yang selalu membantu kami secara diam-diam, kami saat ini sudah menjadi pengemis."


Hati Jin Tian semakin sakit mendengar pria sepuh itu berbicara.


"Paman, bisakah aku merepotkan mu untuk mengumpulkan semua anggota keluarga? Jika kita tidak memiliki tempat di kekaisaran Han, aku akan membawa seluruh keluarga Jin ke kota angin di wilayah tengah."


Seluruh tubuh pria sepuh itu kembali bergetar, dia seolah tak percaya dengan apa yang dikatakan oleh tuan mudanya.


Jika tuan mudanya tidak datang hari ini, besok mungkin akan menjadi hari terakhir mereka berada di tanah mereka yang telah dijual oleh Jin Hao Li.


Kedatangan Jin Tian ke keluarga Jin tidak diketahui oleh siapapun termasuk kaisar. Namun, seseorang kepercayaan Kaisar melihat kedatangan Jin Tian langsung bergegas untuk melapor.


Kaisar dan permaisuri yang tengah bersantai saat ini langsung bergegas ke wilayah kediaman keluarga Jin.


Mendengar kedatangan Jin Tian, mereka secara otomatis akan sangat bahagia, mereka tahu seberapa mengerikan tragedi saat itu. Dengan Jin Hao Li yang memimpin keluarga selama Jin Tian menghilang, telah membawa keluarga pada titik terendah.


Namun, Jin Hao Li tidak peduli. Mereka tahu itu, tapi jika mereka membantu keluarga Jin yang tak berdaya, semua anggota keluarga Jin yang tidak bersalah akan mengalami siksaan dari Jin Hao Li.


Maka dari itu, Selama Jin Hao Li yang memimpin keluarga Jin, Kaisar dan Ratu tidak pernah bertindak untuk membantu keluarga Jin. Dengan menutup mata dengan situasi keluarga Jin, merupakan bantuan terbesar bagi keluarga Jin karena mereka tidak akan disiksa.


Namun, satu hal yang luput dari mata kaisar yaitu, lokasi kediaman keluarga Jin Telah dijual pada orang lain. Sementara besok adalah waktu terakhir keluarga Jin menempati tempat tersebut.


Kurang dari seratus anggota keluarga Jin merupakan 4 bayi, 25 remaja, 30 pria, 20 wanita, 13 lansia.


Ketika Jin Tian melihat jumlah orang-orang tersebut, dia merasa sedih di hatinya.


"Maaf, aku kembali terlambat."Jin Tian membungkuk dalam-dalam untuk meminta maaf pada anggota keluarga Jin yang tersisa.


"Tuan muda, anda tidak perlu meminta maaf. Dengan kedatangan anda, itu menandakan jika harapan kami bukan harapan kosong. Kami telah menantikan kepulangan Anda dengan selamat."

__ADS_1


.....


__ADS_2