
Melihat ekor ikan yang berubah menjadi sepasang kaki, cahaya takjub dan kagum melintas di sepasang mata merah darah Jun Kaili. Melihat perubahan itu, semua ras Mermaid yang hadir menatap Jiang Shu dengan binar pemujaan.
Perlu diketahui, jika bangsa Mermaid ingin memiliki sepasang kaki, mereka harus melalui hukuman surga. Bagi Mermaid memiliki sepasang kaki adalah penyimpangan dari ras mereka.
Maka untuk mendapatkan sepasang kaki, mereka harus melalui hukuman surga. Tidak hanya melalui hukuman, mereka juga harus perlahan belajar cara menggunakan kaki mereka.
Setelah mengubah ekornya menjadi sepasang kaki, senyum lembut masih menghiasi bibir Jiang Shu.
"Kakak Jun, apakah aku terlihat cantik dengan sepasang kaki?"
Bangun dari keterkejutannya, Jun Kaili tidak tahu harus berkata apa. Dia sangat mengagumi gadis yang tengah menatapnya dengan penuh cinta.
"Apapun dirimu, kamu adalah kamu. Tidak peduli itu adalah ekor atau sepasang kaki, kau adalah gadis tercantik di mataku."
Arti dalam kata-kata Jun Kaili adalah tidak peduli apa penampilan Jiang Shu. selama itu Jiang Shu, dia akan mencintainya tanpa syarat tidak peduli bagaimana penampilannya.
Kaisar dan semua Mermaid dan merman yang hadir tersenyum, sangat jarang ada yang mencintai pasangan mereka begitu tulus.
Segera Jiang Shu dan Jun Kaili meneteskan setetes darah mereka di gelas anggur. Dalam sekejap, darah mereka berbaur dengan anggur dan segera mereka saling memberi minum.
Setelah saling bertukar anggur, Jiang Hao menyerahkan sepasang cincin yang terbuat dari batu koral berwarna hitam pada Jun Kaili dan Jiang Shu. Memandang Jiang Hao, ke-duanya tersenyum dan mengangguk.
Mereka memasang cincin yang mereka pegang di jari manis tangan kiri pasangan mereka.
Konon jari manis tangan kiri adalah yang terdekat dengan hati.
Setelah bertukar cincin, Jiang Hao mengumumkan kalau ke-duanya telah resmi menjadi pasangan suami dan istri.
Jin Lien dan yang lainnya juga telah dipersilahkan untuk duduk selama pemberkatan pernikahan berlangsung.
Melihat Jun Kaili menikah, Jin Lien dan yang lainnya tersenyum. Walaupun kesan pernikahan di kerajaan Mermaid tampak sederhana, Itu sudah yang termegah di mata para Mermaid dan merman.
Mereka tidak pernah mengira dengan hanya niat untuk mengantar hadiah pertunangan, akan jadi hari pernikahan paman mereka yang kelewat narsis itu.
Seolah tidak menyadari jika mereka juga memiliki penyakit narsis.
__ADS_1
Tamu undangan yang hadir, maju satu persatu memberi selamat pada Jun Kaili dan Jiang Shu. Senyum ke-duanya tidak pernah menghilang dari bibir mereka.
Kebahagiaan terlihat jelas di raut wajah ke-duanya.
Ketika acara pernikahan selesai, Jun Kaili dan Jiang Shu kembali ke istana milik Jiang Shu, sedangkan Jin Lien, Niu'er, Xu Lan, dan Jin Shan disediakan istana khusus untuk mereka tinggal sementara waktu.
Meski bukan hari pernikahan miliknya sendiri, tapi Jin Lien dan Niu'er sangat bahagia.
Paman mereka yang telah lama menjomblo akhirnya mendapatkan pasangan juga. Tidak peduli berapa usianya, wajah paman mereka terlihat sangat muda dan tampan.
"Neh Lien kecil, aku merasa setelah ini ada hari bahagia lainnya. Namun, aku tidak tahu apa itu."
"Sudahlah Jiejie, tidak perlu dipikirkan."
"Hmp, ngomong-ngomong aku merindukan ayah dan kakek."
Ayah dan kakek tidak lain adalah Ye Han Hui dan Kakek Ye.
"Ya aku juga, sudah lama kita tidak bertemu mereka."
Ke-duanya mengobrol dengan tenang, dan tidak tahu ketika mereka kembali, mereka kembali akan melihat hadiah pertunangan yang dikirim oleh Zhang Yu untuk Jin Gaoqi.
Ketika Jin Lien berkultivasi, energi langit dan bumi bergegas memasuki 5 Dantian Jin Lien. Bila bisa dilihat oleh mata, ke-5 Dantian itu mengirim Qi yang telah mereka saring menuju ke Dantian emas yang berada di tengah
Waktu berlalu hingga keesokan harinya, Jin Lien membuka mata dan menghembuskan napas pengap. Kali ini dia telah menerobos lagi, tapi masih butuh waktu untuk mencapai ranah God.
"Guru bersabarlah, tidak lama lagi kau akan mendapatkan tubuhmu."
Berdiri dari posisinya, Jin Lien keluar dari kamarnya. Ketika pintu terbuka, dia melihat Jin Shan dan yang lainnya.
"Ayo! Kita sudah harus kembali."
"Uhm."
Segera mereka keluar dari istana yang telah disediakan untuk mereka dan menuju aula utama istana kerajaan Mermaid.
__ADS_1
Begitu mereka sampai di sana, mereka melihat Jun Kaili dan Jiang Shu yang tengah berdiri di depan kaisar. Dari raut wajah kaisar, Jin Lien dan yang lainnya tahu jika paman mereka telah pamit untuk naik ke permukaan dan membawa Jiang Shu.
Ke-empatnya melangkah maju dan menyapa Kaisar kerajaan Mermaid dan juga berpamitan.
Meski mereka telah memakan herbal untuk bisa bernapas di dalam air, herbal itu juga memiliki jangka waktu tertentu.
"Jaga putriku baik-baik!"
"Ya ayah." Jun Kaili setelah menikah dengan Jiang Shu, dia juga telah memanggil Kaisar Jiang Hao dengan sebutan ayah.
Segera mereka meninggalkan istana dan berenang meninggalkan kerajaan Mermaid untuk naik ke permukaan.
Jiang Shu tidak menggunakan ekor miliknya, tapi sepasang kaki yang membuat Jin Lien sangat penasaran.
Ketika mereka sampai di pantai, pakaian mereka secara otomatis menjadi kering. Jin Lien yang tidak bisa lagi menahan rasa penasarannya melangkah maju dan bertanya pada Jiang Shu.
"Bibi, bisakah aku bertanya?"
Jiang Shu menatap gadis remaja itu yang dia tahu adalah seorang ratu vampir. Dia tersenyum dan mengangguk.
"Apa yang ingin kau tanyakan?"
"Itu bibi, bagaiamana kau mendapatkan sepasang kaki?"
Meski agak tidak enak, tapi Jin Lien terlalu penasaran dan akhirnya pertanyaan itu keluar dari mulut mungilnya.
"Ketika kami ras Mermaid mencapai usia tertentu dapat memilih memiliki sepasang kaki atau tidak. Jika kita ingin memiliki sepasang kaki, kami harus melewati kesusahan surga dengan menghadapi 3 Sambaran petir surgawi."
Jin Lien tidak bisa berkata apa-apa lagi, Jin Shan terdiam, Niu'er tercengang, Xu Lan terkejut dan Jun Kaili menatap tak percaya.
Untuk mendapatkan sepasang kaki, wanita yang dicintainya rela menerima hukuman petir surgawi. Dia tidak tahu harus bereaksi seperti apa. Hanya untuk hidup bersamanya, wanita itu rela menerima rasa sakit yang tidak terkira.
Jun Kaili mengencangkan tinjunya dan menarik Jiang Shu ke dalam pelukannya.
Bagi Jiang Shu, Sambaran petir surgawi bukan apa-apa baginya, karena dia tahu bagi anggota keluarga kerajaan, mereka harus menerima baptisan petir surgawi. Itu bukan pilihan, tapi suatu keharusan.
__ADS_1
Merasakan kehangatan di dalam pelukan pria yang sangat dia cintai, Jiang Shu tersenyum lembut.
......