Arrogant Girl Adventure

Arrogant Girl Adventure
AGA 59


__ADS_3

Raja dan Ratu Kekaisaran Chu awalnya ingin menikmati suasana ramai kota Blaze tanpa pengawal. Keduanya memutuskan mengenakan pakaian sederhana dan berkeliling kota Blaze.


Hal yang mereka tak sangka adalah mereka menemukan sekelompok remaja yang sedang bercanda dan membeli semua tanghulu di salah satu penjual.


Terkadang keduanya tersenyum kecil melihat kelakuan ke-lima sosok itu. Hingga salah seorang dari mereka meneriakkan nama dengan lantang.


Tentu keduanya terkejut karena hanya keluarga kekaisaran Chu saja yang memiliki nama keluarga Mu.


"Suami, mungkinkah mereka adalah cucu kita?"


Kaisar menatap istrinya sejenak. Dia juga tampak berpikir karena dua anaknya kabur dari Kekaisaran.


Mu Xue Putri pertama kabur karena tidak ingin di jodohkan dan Mu Jing Yu pangeran ketiga Kekaisaran Chu juga ikut pergi dan mengikuti kakaknya yaitu Putri pertama.


Sampai detik ini, kedua anaknya itu belum menampakkan diri dan sekarang mereka mendengar jika salah satu sosok menyebut dirinya memiliki nama keluarga Mu, Mu Fei Sun sangat berharap jika kedua anaknya berada di kota Blaze ini.


"Istri, aku tidak tahu. Ayo, kita hampiri mereka dan mencari tahu kepastiannya!"


"Baik, jika mereka anak Jing Yu dan Xue'er. Aku tidak keberatan. Lagi pula perjodohan itu sudah lewat.."


"Ya.."


Keduanya akhirnya memutuskan untuk menghampiri kelima sosok tersebut.


Mu Fei Sun menepuk pundak Mu Ye Chen yang tengah membanggakan dirinya.


Mu Ye Chen berbalik dan tidak hanya dirinya saja, tapi Jin Lien, Jin Shan dan Niu'er serta Mu Ye Ran juga berbalik.


Kelimanya menatap pasangan suami istri tersebut penuh tanda tanya.


Melihat kedua sosok itu yang masih sangat tampan dan cantik, mereka berlima tidak bisa memastikan usia keduanya.


"Master, mereka itu sudah sangat tua. Jadi anda bisa memanggilnya kakek dan nenek.."


"Kau serius Xiao Yi?"


"Ya, aku juga merasa jika kalian berhubungan.."


Seketika Jin Lien membatu, lalu beberapa saat dia tersenyum.


Dia bertingkah sopan dan menyapa keduanya.


"Salam kakek! Salam nenek! Apakah ada yang bisa kami bantu?" Jin Shan, Mu Ye Ran, Mu Ye Chen dan Niu'er memandang Jin Lien sejenak dan juga ikut menyapa dengan sopan.


Keduanya menunjukan senyum tulus pada kelima sosok yang mereka sinyalir adalah cucu mereka, tapi untuk memastikan mereka akanengajak kelima sosok tersebut untuk sarapan di restoran.

__ADS_1


"Tidak perlu sopan, bisakah kalian menemani kami sarapan?"


"Tentu Kek.." Niu'er dengan semangat menjawab. Di antara mereka, Niu'er yang paling suka makan.


Segera mereka semua menuju salah satu restoran. Jin Lien sendiri memandang rumit pada kedua sosok tersebut.


Lama dia memperhatikan fitur wajah Mu Fei Sun, tiba-tiba matanya bersinar penuh harap.


Wajah Mu Fei Sun sendiri sangat mirip dengan wajah kakek Jin Lien di kehidupan pertamanya, hanya saja wajah si kakek sekarang terlihat lebih muda.


Beberapa saat mereka berjalan, mereka akhirnya sampai di salah satu restoran di kota Blaze.


Tanpa basa-basi, mereka memesan ruang pribadi di lantai dua. Memesan beberapa makanan untuk mereka makan.


Raja dan Ratu memandang kelima muda-mudi di depan mereka sejenak. Yang di tatap tidak mengerti dan hanya tanda tanya besar imajiner muncul di atas kepala masing-masing.


Jin Lien sendiri, samar-samar mengetahui identitas keduanya. Namun, dia belum yakin.


"Master, anda tak perlu ragu lagi. Keduanya sudah pasti kakek dan nenek anda.."


"Kau yakin Lotus kecil?"


"Aku yakin master.."


"Terserah anda.."


Lama duduk saling bertatapan, Raja akhirnya mengeluarkan suara.


"Ehem, sebenarnya kami mengajak kalian ke sini karena ada yang ingin kami tanyakan.."


Jantung Jin Lien berdetak beberapa kali lipat saat Raja mengatakan ingin bertanya..


"Silakan Kek, Apa yang ingin kakek tanyakan?"


Ratu telah menggenggam tangan suaminya, sejujurnya mereka berdua juga sangat gugup untuk mengetahui kebenaran.


"Apakah nama orang tua kalian adalah Mu Xue dan Mu Jing Yu?"


Deg


Jin Shan, Niu'er, Mu Ye Chen dan Mu Ye Ran menegang, hanya Jin Lien yang tampak santai dengan senyum kecilnya.


"Sebelum kami menjawab. Biarkan Lien memastikan. Jika mereka adalah orang tua kami, apa yang ingin anda lakukan?"


"Tentu mengajak mereka kembali ke rumah.."

__ADS_1


Jin Lien masih tersenyum mendengar jawaban Ratu.


"Mengajak mereka pulang atau menjodohkan mereka?"


Raja dan Ratu saling berpandangan. Sudah jelas dengan pertanyaan Jin Lien yang terakhir, mereka telah mengkonfirmasi jika 5 sosok di depan mereka adalah cucu mereka.


Raja menghirup napas sejenak lalu berkata,


"Perjodohan yang kami atur untuk Mu Xue telah lama berakhir. Kami hanya salah mengira jika pemuda yang datang menghadap ku ingin melamar Mu Xue waktu itu. Karena dia hanya mengatakan ingin menikahi putriku. Aku yang terlalu senang langsung mengira jika itu adalah Mu Xue. Dengan kegembiaraan, aku langsung memberikan dekrit untuk pemuda itu menikah dengan Mu Xue. Waktu itu aku tidak melihat jika Mu Xue sedang berdiri di ruangan itu dan mendengar semuanya. Dia kemudian berteriak marah mengatakan jika aku tidak mengerti perasaannya hingga dia memilih kabur. Sebulan setelah Mu Xue kabur dan tidak menemukan jejaknya, pemuda itu kembali menghadap dan menjelaskan semuanya. Jika yang ingin dia nikahi bukanlah Mu Xue, tapi Mu Yue putri keduaku.."


Kelima muda-mudi itu tercengang dengan penjelasan kakek mereka. Semua ternyata hanya salah paham yang di akibatkan oleh kakek mereka.


Segera mereka dengan cepat berdiri lalu melakukan kowtow di depan keduanya.


"Cucu memberi salam pada Kakek Kerajaan dan Nenek Kerajaan. Berharap anda di beri umur panjang dan kesehatan.."


"Hei anak-anak, tidak perlu bersikap formal seperti itu. Sekarang perkenalkan diri kalian!"


Mereka berlima mengangguk bersama lalu Niu'er berbicara lebih dulu.


"Jin Niu, 27 tahun, anak pertama Jin Tian dan Mu Xue.."


"Jin Lien, 15 tahun, anak kedua Jin Tian dan Mu Xue.."


"Jin Shan, 12 tahun, anak ketiga Jin Tian dan Mu Xue.."


"Mu Ye Chen, 22 tahun, anak pertama Mu Jing Yu dan Bai Xun


"Mu Ye Ran, 19 tahun, anak kedua Mu Jing Yu dan Bai Xun.."


Raja dan Ratu terdiam. Dia tidak menyangka jika kedua anak mereka ternyata telah memberi mereka cucu yang cantik dan tampan.


"Hahahahaha, aku akhirnya memiliki cucu lagi.." Raja sangat bahagia.


"Baik, setelah selesai makan, bawa kami untuk bertemu orang tua kalian! Mengerti?"


"Baik nenek, kami akan mengantar kalian bertemu ayah dan ibu.."


Tidak lama setelah itu, pesanan mereka akhirnya tiba. Mereka makan dengan lahap, terutama Niu'er yang sangat doyan makan tapi gak gemuk-gemuk. Jin Lien dan yang lainnya tentu sudah sangat mengetahui kebiasaan Niu'er yang suka makan.


Raja dan Ratu di buat tercengang dengan cara makan Niu'er. Meski itu terlihat elegan, tapi kecepatan makannya terlalu cepat.


...


Terus dukung Aska dengan Like' dan Vote karya ini ya Terima kasih.

__ADS_1


__ADS_2