
Sepanjang perjalanan, Li Yong melihat pemandangan dunia modern yang sangat jauh berbeda dengan dunia kultivator.
Bangunan tinggi menjulang, berbagai kendaraan berlalu lalang. Struktur bangunan tersebut sangat jauh berbeda dengan struktur bangunan di dunia kultivator.
Meski Li Yong merupakan manusia baru di dunia modern, dia tidak akan menunjukan pada orang lain jika dia tidak pernah melihat bangunan menjulang seperti itu.
Meski tidak bisa dipungkiri jika dia sangat kagum dan takjub pada dunia yang baru saja dia datangi.
Tidak lama, mereka akhirnya sampai di kediaman Shen Aining. Kediaman Shen Aining merupakan Vila yang cukup mewah. Tempat Vila juga berada di lokasi yang memang khusus untuk orang kelas atas atau mereka yang memiliki banyak uang.
"Tuan Li! Kita sampai. Untuk hari ini, Anda tinggal dulu di kediamanku dan besok aku akan menemanimu untuk mengurus semua berkasmu yang hilang.."
"Tentu, Terima kasih.."
"Bagaimanapun, kita harus saling membantu.."
Shen Aining tidak diragukan lagi merupakan orang kelas atas. Keluarga Shen, meski bukan keluarga Terkaya pertama di Ibukota A, tapi keluarga Shen merupakan keluarga yang cukup kuat dan berpengaruh.
Mereka berada di urutan ke-tiga keluarga berpengaruh di Ibukota A.
Meski keluarganya merupakan keluarga kelas atas, tapi Shen Aining sama sekali tidak sombong dan arogan seperti gadis kelas atas lainnya yang selalu mengandalkan latar belakang keluarga.
Jika Shen Aining merupakan gadis sombong dan Arogan, dia tidak akan mau membantu Li Yong yang notabene adalah orang asing yang tidak dia kenal.
Vila miliknya juga merupakan Vila pribadi Shen Aining, meski dia merupakan anak dari keluarga kaya, tapi semua yang dia peroleh saat ini merupakan hasil dari kerja kerasnya sendiri tanpa campur tangan keluarganya.
Keduanya memasuki Vila tersebut, dan Shen Aining langsung mengatur kamar tamu untuk Li Yong.
"Silakan anda beristirahat di kamar itu, aku akan menelpon seseorang untuk mengantar pakaian untuk anda.."
"Terima kasih nona Shen.."
Shen Aining mengangguk dan langsung naik ke tingkat dua menuju kamarnya. Dia sudah tidak tahan dengan gaun yang dia pakai saat ini.
Setelah mengganti gaun dengan pakaian santai rumahan, Shen Aining menelpon salah satu butik langganannya dan memesan dua Stell pakaian pria.
__ADS_1
Dia kemudian turun dan menuju dapur untuk memasak, dia tahu jika Li Yong pasti belum makan.
Li Yong yang berada di kamarnya langsung menuju kamar mandi untuk membersihkan diri, tidak perlu bertanya kenapa dia mengetahui seluk beluk bangunan tersebut, itu karena dia telah mempelajarinya dengan Zhen Jue.
Setelah membersihkan diri, Dia hanya memakai jubah mandi, rambut panjangnya bahkan masih basah.
Meskipun Li Yong sudah berusia ratusan tahun atau bahkan mungkin di atasnya, tapi penampilan masih terlihat seperti seorang pemuda berusia 30 tahun.
Masih tampan dan gagah, rambutnya bahkan tidak memutih. Memikirkan dirinya yang telah berada di dunia modern, dia akhirnya sadar dan langsung memeriksa kultivasinya.
Benar saja, kultivasinya berkurang drastis dan saat ini Li Yong hanya berada di Ranah God.
Sejujurnya dia kecewa, tapi karena semua setimpal, rasa kecewa tersebut perlahan menguap.
Dia juga akhirnya sadar jika di dunia barunya saat ini, sama sekali tidak memiliki Qi spiritual.
Ternyata apa yang dikatakan oleh Zheng Jue dan Jin Lien adalah kebenaran.
Tengah asik berpikir, Suara ketukan terdengar di luar..
Li Yong yang berada di kamar tersenyum kecil, meski dia tidak lapar, tapi demi menghargai Shen Aining, Li Yong akan ke dapur.
Mereka para kultivator jika telah mencapai ranah tertentu bisa memilih untuk tidak makan atau makan. Itu sesuai pendapat masing-masing.
"Baiklah Nona Shen.."
Li Yong berdiri dari kasur dan langsung berjalan ke pintu, ketika dia membuka pintu, dia melihat kotak besar di depan pintu, dia mengambil dan berjalan masuk.
Ketika melihat pakaian tersebut, Li Yong terkekeh karena model pakaian di depannya sama dengan pakaian yang di kenakan oleh anggota Black Dragon.
Setelah mengenakan pakaian, dia keluar dan menuju dapur. Muda saja bagi Li Yong untuk mengetahui di mana dapur berada dengan merasakan aura keberadaan Shen Aining.
...
Keesokan harinya, Shen Aining membawa Li Yong untuk mengurus semua berkas milik Li Yong yang hilang. Mulai dari kartu penduduk, kartu kredit dan yang lainnya.
__ADS_1
Begitu melihat semua daftar tersebut, Shen Aining terkejut karena Li Yong memiliki kartu exclusif yang hanya dimiliki oleh beberapa orang di dunia. Dia tidak sempat melihatnya dengan benar tadi malam.
Setelah semua telah selesai diurus, Li Yong berterima kasih dan mengajak Shen Aining untuk makan siang, karena waktu telah menunjukkan waktu untuk makan siang.
Setelah mereka selesai, Shen Aining memberikan kartu namanya pada Li Yong dan pamit, dia tidak memiliki banyak waktu kosong karena harus mengelola perusahaan miliknya sendiri.
Li Yong juga tidak menghalangi Shen Aining dan dia mengangguk, dengan perlahan melihat kepergian Shen Aining.
Begitu Shen Aining pergi, Li Yong membayar tagihan makan mereka dan berjalan untuk mencari toko yang menjual ponsel.
Setelah membeli ponsel dan kartu perdana, dia naik taxi dan meminta supir untuk pergi ke showroom mobil.
Membeli satu mobil, meski Li Yong baru sampai di dunia modern, dia telah mempelajari teknik mengemudi ketika melihat cara Shen Aining mengemudikan mobilnya.
Rambu-rambu lalulintas tentu tidak dia lewatkan.
Setelah membeli Mobil, Li Yong menelpon Shen Aining untuk meminta bantuan agar Shen Aining dapat merekomendasikan Vila yang dapat dia beli.
Shen Aining tentu dengan senang hati membantu, dia mengirimkan nomor seseorang pada Li Yong dan Li Yong menghubungi orang itu untuk membeli Vila.
Vila yang dibeli Li Yong juga berada di daerah yang sama dengan Shen Aining hanya memisahkan block saja.
Li Yong tentu membayar lunas Vila tersebut. Setelah menerima kunci, dia keluar dengan mobilnya menuju mall untuk membeli beberapa pasang pakaian dan sepatu serta perlengkapan sehari-hari.
Begitu semua selesai, dia mengeluarkan kertas dari ketiadaan dan melihat alamat email milik Zhen Jue.
Karena semua telah dia pelajari dari Zhen Jue dan berjanji akan menghubungi Zhen Jue ketika dia sampai di dunia modern.
Dia tahu jika Zhen Jue sudah tidak sabar untuk memulai bisnisnya.
Memasukan alamat email dan dia langsung mengirim pesan pada Zhen Jue.
*Jue kecil, katakan pada ibumu jika aku telah sampai di dunia modern, aku akan mempelajari seluk beluk kota tempatku tinggal, setelah itu aku akan menghubungimu tentang bisnis yang akan kita jalankan.*
Setelah mengetik hal tersebut di ponsel miliknya, Li Yong langsung mengirim pesan tersebut dan mulai beristirahat karena hari telah larut malam..
__ADS_1
....