Arrogant Girl Adventure

Arrogant Girl Adventure
AGA 8


__ADS_3

Seminggu berlalu setelah Lotus kecil pingsan karena ketidaknormalan Jin Lien dan Niu'er.


Beruntung peringkat mereka langsung berhenti dipengumpul Qi tingkat 9, dan tidak bisa naik lagi.


Keduanya sempat bingung, tapi Lotus kecil mengatakan jika mereka ingin naik tingkat, mereka harus berada di tempat yang memiliki aura langit dan bumi atau dengan kata lain memiliki Qi padat.


Namun, tempat mereka saat ini sama sekali tidak memiliki Qi. Jadi, mereka tidak berharap banyak dan menunggu ibu mereka membuka mata lagi.


Setidaknya di daratan yang mereka tinggali, mereka adalah yang terkuat. Lotus kecil juga mengingatkan mereka agar tidak menggunakan Qi jika bertarung, cukup gunakan energi internal.


Seminggu ini juga, Putra Mahkota, Dewa Perang, Feng Zhixing dan Xiao An datang beberapa kali mengunjungi Jin Lien dan Niu'er.


30 budak juga telah mahir dalam bidang medis maupun herbal. Kemampuan medis 30 gadis budak bahkan melebihi kemampuan dokter kekaisaran jika mereka diuji dalam bidang materi.


Karena 30 gadis tersebut belum turun secara langsung mengobati pasien. Selama seminggu juga, mereka dilatih secara pribadi oleh Jin Lien tentang cara mengolah energi internal, bahkan 3 cabang beladiri modern juga dilatih oleh Jin Lien yaitu Karate, Capoeira, dan Kenjutsu.


Setidaknya Jin Lien hanya mengajarkan 3 seni beladiri hingga 30 orang tersebut telah mahir dalam penguasaan.


Latihan dasar seperti yang Jin Lien lakukan juga mereka lakukan, cuma porsinya 3 kali lipat dari Jin Lien.


Ye Hong Zhuang, Xiao Zhang, Feng Zhixing dan Xiao An yang sering datang juga selalu memperhatikan 30 gadis budak yang berlatih seni beladiri modern. Mereka awalnya bingung dengan gerakan-gerakan yang di peragakan, tapi seiring berjalannya waktu, mereka mulai terbiasa.


Sama seperti saat ini, Jin Lien, Niu'er dan 30 gadis budak sedang berlatih seni beladiri, karena mereka terlalu serius, mereka tidak menyadari jika Xiao Zhang datang dengan 200.000 prajurit muda yang juga tengah memperhatikan cara para gadis berlatih.


Jin Lien yang paling kecil berdiri di depan 31 gadis yang lebih besar darinya.


"Semua, sebelum pendinginan, lakukan split dan cium lutut kalian."


"Siap bos." 30 gadis budak termasuk Niu'er menjawab dengan serempak.


Sontak mereka semua merentangkan tungkai kaki mereka hingga melebar ke samping, sehingga kaki dan pantat sejajar di tanah, mereka memutar badan ke kiri lalu mencium lutut kiri, mereka melakukan hal itu dengan durasi 15 menit hingga selesai.


Xiao Zhang dan 200.000 prajurit melihat Jin Lien dkk memisahkan kaki hingga 180° membuat mereka meneguk ludah.


Begitu selesai, Jin Lien kembali berteriak.


"Lompat katak di tempat sebanyak 100 kali lalu pendinginan dan istirahat."


"Siap bos."


Lagi-lagi jawaban serempak yang diterima oleh Jin Lien. Perlahan dia tersenyum dan berbalik menatap Putra Mahkota dan 200.000 prajurit yang sedang menatapnya ngeri.


Jin Lien langsung menghentikan kegiatannya, tapi tidak dengan Niu'er dan 30 gadis budak.


Jin Lien dengan senyum menghampiri putra mahkota.


"Zhang Ge, kau datang?"


Putra Mahkota mensejajarkan tingginya dengan Jin Lien dan menepuk kepalanya.


"Jenderal kecil, aku telah membawa prajurit yang akan berada di dalam komando mu."


Jin Lien mengangguk dan menatap 200.000 prajurit yang berdiri di belakang putra mahkota.


"Untung kediamanku Sangat luas untuk menampung prajurit sebanyak ini." Putra Mahkota mengulas senyum tipis.


"Sekarang mereka adalah urusanmu."


"Baik." Jin Lien menatap mereka semua dan tersenyum kecil. Dia meminta agar Putra Mahkota bergabung di tempat Niu'er dan yang lainnya.


"Mulai saat ini, Aku Jin Lien Jenderal Shing yang akan menjadi pemimpin kalian, ada yang keberatan?"


Jin Lien tidak lagi kekanakan saat seperti beberapa saat lalu ketika Putra Mahkota membelai kepalanya. Sekarang hanya ada ketegasan dan aura seorang pemimpin yang dapat dirasakan oleh 200.000 prajurit.


Hanya ada keheningan yang menjawab pertanyaan Jin Lien. Jin Lien tahu kekurangannya, itu karena dirinya kecil dan hanya berumur 3 tahun.


Di kegelapan. Ye Hong Zhuang dewa perang, Xiao An, Feng Zhixing dan Kaisar tengah bersembunyi menatap kearah Jin Lien. Mereka ingin mengetahui bagaimana cara Jin Lien membuat 200.000 prajurit mengakuinya.


"50 orang terkuat dari kalian maju!"


Mendengar itu, segera 50 orang terkuat maju, meskipun mereka berkeringat dingin, tapi mereka menatap remeh pada Jin Lien.


Di sisi Niu'er dan 30 gadis budak sedang menatap 50 prajurit tersebut dengan pandangan kasihan.


"Hei apa-apaan pandangan kalian itu." Putra Mahkota tidak mengerti kenapa Niu'er dan yang lainnya memiliki pandangan seperti itu.


"Mereka melakukan kesalahan besar dengan tidak menjawab Bos."


"Kau benar Tang Er, sebaiknya kita siapkan kotak medis untuk mereka."


Niu'er hanya menggeleng, dia telah menyaksikan kemapuan Jin Lien yang sangat di luar logika, sedangkan Putra Mahkota masih tidak mengerti.


Jin Lien masih acuh tak acuh dengan 50 orang yang kini telah memisahkan diri dari kelompok.


"Aku beri 10 menit pada kalian semua untuk menjatuhkan ku! Jika kalian berhasil menjatuhkan ku, kalian boleh memilih ingin berada dalam pasukan Dewa perang atau Jenderal muda Feng, aku tidak memiliki keberatan. Namun, jika aku bisa menjatuhkan kalian 50 orang kurang dari 10 menit. Tanpa kecuali, kalian 200.000 prajurit muda harus tunduk padaku."


Ye Hong Zhuang dan Feng Zhixing menyeringai di kegelapan. Mereka berpikir, apakah bisa Jin Lien yang berusia 3 tahun menjatuhkan 50 prajurit tersebut.


"Aku juga tidak akan menggunakan energi internal milikku."


"Hanya kau? Itu tak masalah." Jin Lien melirik kearah prajurit yang berbicara dengan nada meremehkan."


"Siapa namamu?"


"Aku Xia Hong, ada apa dengan itu?" Jin Lien kemudian tersenyum kecil


"Baik, kita mulai."


Segera 50 prajurit menyerang Jin Lien, Jin Lien sendiri masih berdiri dengan tenang di tempatnya.


Beberapa prajurit menyangka jika Jin Lien ketakutan, hingga.


Kretak


Buagh


Dhum


Dalam sekejap Jin Lien bergerak dengan kecepatan penuh dan telah menjatuhkan 3 prajurit. Masing-masing memiliki cidera patah tulang.


Gerakan yang digunakan Jin Lien adalah Muay Thai. Beberapa detik berikutnya kembali terdengar suara patah tulang hingga 50 prajurit tumbang kurang dari 10 menit.


Jin Lien sendiri masih berdiri dengan tenang tanpa sedikit pun keringat dan memasang senyum mengerikan.


Glup


Sontak prajurit yang lain menatap ngeri pada Jin Lien dan menatap kasihan pada korbannya. Yang memiliki cedera paling mengerikan adalah Xia Hong. Bagaimana tidak, kedua kaki dan tangan semua patah.


Jin Lien tidak berbelas kasih, tatapan matanya yang setajam elang saat ini terlihat ingin membunuh siapa saja yang tidak tunduk.


Jin Lien kembali berdiri di depan prajurit yang masih shok.


"Aku ulangi. Mulai saat ini, Aku Jin Lien Jenderal Shing yang akan menjadi pemimpin kalian! Ada yang keberatan?"


"TIDAK JENDERAL."

__ADS_1


Seketika semua prajurit selain 50 prajurit yang terluka menjawab dengan serempak.


"Bagus, tanpa meletakkan barang bawaan kalian, sekarang lari 100 putaran!"


"SIAP JENDERAL."


Di kegelapan, empat orang tertentu meneguk ludah paksa menatap 50 prajurit yang terluka.


Mereka tidak menyangka cara Jin Lien membuat mereka tunduk akan sangat mengerikan.


Jin Lien kemudian berbalik menatap 30 gadis budak yang telah siap dengan kotak medis mereka.


"Kalian, rawat mereka!"


"SIAP BOS."


Segera 30 gadis budak bergerak cepat dan merawat 50 prajurit yang terluka. Gerakan mereka mengobati prajurit sangat efisien dan cekatan.


"Selesaikan dengan cepat! setelah merawat mereka, kita akan menikmati kopi sore."


"Baik Bos."


Jin Lien tersenyum dan berjalan ke arah dapur. Di kegelapan 4 sosok yang bersembunyi menatap kagum pada 30 gadis budak dalam merawat 50 prajurit dengan cekatan.


Krak


Kretek


Bunyi tulang terus bergema dan teriakan keras juga tak ketinggalan.


Arrrggg


Beberapa prajurit yang tadi patah tulang atau dengan kata lain, sendi mereka hanya bergeser yang membuat 30 gadis budak hanya mengembalikan dalam posisinya kembali.


"Yang telah sembuh, langsung berlari seperti yang lain dengan barang bawaan kalian."


Segera mereka menjadi ketakutan dan mengambil barang mereka lalu mulai berlari.


"Benar-benar tanpa ampun."


"Itulah Lien'er, prinsipnya adalah terluka dan berdarah karena berlatih dari pada harus Bermandi darah di medan perang karena musuh."


Putra Mahkota tertegun dengan apa yang di katakan oleh Niu'er.


"Lien'er sangat istimewa, sejak usianya satu tahun setengah. Dia mulai berkutat dengan buku militer hingga paman Pan dibuat frustasi karena Lien'er tidak mau berpisah dengan buku militer dan strategi."


Xiao Zhang menjatuhkan rahangnya, tapi dengan cepat ekspresinya kembali, dari kegelapan keluar empat sosok yang dari tadi mengamati Jin Lien menundukkan 200.000 prajurit.


"Kalian akhirnya keluar." Niu'er dengan senyum manis mengungkapkan tentang persembunyian mereka.


"Kau tahu."


"Bukan hanya aku Zhuang Ge, tapi Lien'er juga mengetahuinya."


"Eh paman Kaisar juga ada?" Niu'er yang baru sadar akan kehadiran Kaisar menjadi agak salah tingkah.


"Jadi apa kami dibiarkan berdiri saja." Goda Xiao An.


"Hehehe maaf." segera Niu'er membawa para tamu duduk di Gazebo, di sana dia masih bisa mengamati 200.000 prajurit yang masih berlari.


Mereka dapat melihat beberapa prajurit telah mencapai batas, tiba-tiba suara Jin Lien kembali terdengar.


"Dilarang untuk istirahat, terus berlari hingga putaran selesai atau ... " Jin Lien menatap Tang Yi yang melepas pakaian atasnya, dan hanya menyisakan tank top yang hanya menutupi dadanya dan memperlihatkan perutnya.


"Lakukan seperti Tang Yi hingga besok pagi." segera Para prajurit yang mencapai batas menurut diri mereka masing-masing, langsung berdiri dan berlari kencang. Mereka memandang Tang Yi dengan horor.


Mereka awalnya shok melihat Tang Yi membuka pakaian atasnya tapi begitu melihat Tang Yi merayap seperti itu, mereka tidak berani bermalas-malasan."


"Pfffft." 30 gadis budak terkekeh pelan. Tang Yi sendiri langsung mengedarkan energi internalnya dan luka gores di tubuhnya segera hilang tanpa bekas.


"Tang Yi kumpulkan semuanya."


"Siap bos."


Jin Lien membawa Ceret yang cukup besar dan beberapa gelas plastik yang tidak pernah terlihat di era sekarang, dan menaruhnya di meja di mana Niu'er dan yang lainnya berada.


"Jiejie, layani mereka! Aku ada urusan dengan Tang Yi."


"Hn."


Setelah meletakkan kopi, Jin Lien langsung meninggalkan Gazebo dan berdiri di depan 30 gadis budak.


30 gadis budak dengan tubuh tegak serta tangan mereka yang berada di belakang punggung terkepal.


Pandangan mereka menatap ke depan penuh ketegasan layaknya pasukan militer modern.


"Di masa depan, kalian tidak hanya akan menjadi petugas medis militer. Aku akan membentuk kalian menjadi pasukan pengintai dengan nama Dark Eagle. Namun, sebelum aku melatih kalian, aku ingin kalian memilih 100 dari mereka untuk kalian latih di bidang medis."


"Siap bos."


"Bubar."


"Siap bos."


"Ayo, kita nikmati kopi sore! Tang San, pergi kedapur dan ambil kopi milik kita dan cemilan yang sudah aku sediakan."


"Ya."


Tang San segera ke dapur mengambil apa yang di perintahkan Jin Lien, sedangkan Jin Lien dan semua anggota Dark Eagle duduk melingkar di tanah sambil bercanda.


"Bos, aku dan Tang Wu pergi mengambil Guqin dan Drum, lalu kita menari seperti biasanya."


"Jangan menari, kita nyanyikan lagu spesial itu."


"Baiklah, Tang Er dan Tang Wu pergi ambil alat musik! Kita akan bernyanyi seperti usul Tang Yi."


Segera setelah kedua gadis itu pergi, Tang San datang dengan kopi dan cemilan dan langsung ditaruh di tengah-tengah.


Di Gazebo Kaisar dan yang lainnya menatap mereka tidak mengerti kecuali Niu'er.


Mereka seolah melihat Jenderal besar sedang duduk bercengkrama dengan bawahannya tanpa dibatasi oleh jabatan.


Tang Er dan Tang Wu datang dengan drum dan Guqin.


"Mainkan musiknya sobaat." segera kedua gadis itu segera memainkan musik dan mereka semua bernyanyi dengan suara lantang


Dia berkata, 'Nak, apakah kamu melihat dunia?


Nah, apa yang akan Anda katakan jika saya mengatakan Anda bisa?


Cukup bawa senjata ini dan Anda bahkan akan dibayar'


Aku berkata, 'Kedengarannya bagus sekali'


Sepatu bot kulit hitam

__ADS_1


Meludah-bersinar begitu cerah


Mereka memotong rambut saya tetapi terlihat baik-baik saja


Kami berbaris dan kami bernyanyi


Kita semua menjadi teman


Ketika kami belajar bagaimana bertarung


Seorang pahlawan perang


Ya itulah yang akan saya lakukan


Dan ketika saya pulang


Mereka akan sangat bangga padaku


Saya akan membawa bendera ini


Ke kuburan jika aku harus


Karena itu adalah bendera yang saya sukai


Dan bendera yang saya percayai


Saya menendang pintu


Saya meneriakkan perintah saya


Anak-anak, mereka menangis


Tapi saya mendapatkan laki-laki saya


Kami membawanya pergi


Sebuah tas menutupi wajahnya


Dari keluarganya dan teman-temannya


Mereka melepas pakaiannya


Mereka kencing di tangannya


Saya menyuruh mereka untuk berhenti


Tapi kemudian saya bergabung


Kami memukulinya dengan senjata


Dan pentungan bukan hanya sekali


Tapi lagi dan lagi


Seorang pahlawan perang


Ya itulah yang akan saya lakukan


Dan ketika saya pulang


Mereka akan sangat bangga padaku


Saya akan membawa bendera ini


Ke kuburan jika aku harus


Karena itu adalah bendera yang saya sukai


Dan bendera yang saya percayai


Dia berjalan menembus peluru dan kabut


Saya memintanya untuk berhenti


Saya memohon padanya untuk tetap tinggal


Tapi dia melanjutkan


Jadi saya mengangkat pistol saya


Dan saya melepaskan tembakan


Dan cangkang itu menembus asap


Dan ke dalam pasir


Bahwa darah sekarang sudah basah


Dia pingsan dengan bendera di tangannya


Bendera putih seperti salju


Seorang pahlawan perang


Apakah itu yang mereka lihat?


Hanya medali dan bekas luka


Sangat bangga pada saya


Dan saya membawa pulang bendera itu


Sekarang mengumpulkan debu


Tapi itu adalah bendera yang saya sukai


Itu satu-satunya bendera yang saya percayai


Dia berkata, 'Nak, apakah kamu melihat dunia?


Nah, apa yang akan Anda katakan, jika saya katakan Anda bisa?'


Lagu yang dinyanyikan oleh anggota Dark Eagle adalah lagu milik Rise Against yang judulnya Hero Of War


Mereka menyanyikan bukan dalam bahasa Inggris melainkan dalam bahasa Mandarin.


Suara mereka lantang dan keras hingga membuat Kaisar, Ye Hong Zhuang sang Dewa Perang, Xiao Zhang si Putra Mahkota, Xiao An dan Feng Zhixing merasakan getaran dan semangat mereka untuk berperang menumbangkan musuh. Seolah mereka melihat ilusi peperangan yang diluar logika mereka.


200.000 prajurit yang berlari juga semakin bersemangat, darah mereka sebagai seorang prajurit berkobar.


Begitu mereka selesai bernyanyi, mereka menikmati kopi sore dan cemilan dan tertawa bersama.


...


Jaa ne

__ADS_1


__ADS_2