Arrogant Girl Adventure

Arrogant Girl Adventure
AGA 36


__ADS_3

Berbeda dengan Niu'er, Jin Gaoqi sendiri terjebak entah di mana. Dia melihat sekelilingnya dan itu hanya kegelapan tak berujung.


Merentangkan tangannya, dia merasa jika tangannya menyentuh sesuatu yang kasar dan tampak basah.


Dia kembali meraba-raba hal tersebut dengan kedua tangannya dan tidak ada yang berubah. Satu hal yang tidak membuat Jin Gaoqi merasa takut atau waspada adalah dia tidak mendeteksi bahaya di sekitarnya.


Semakin Jin Gaoqi meraba semakin dahinya mengernyit bingung hingga dia merasa jika sesuatu yang di sentuhnya cukup tajam.


"Apa yang aku sentuh?" Jantung Jin Gaoqi berdebar kencang hingga dia akhirnya memikirkan sesuatu.


"Bukankah aku membawa batu bulan? Betapa bodohnya.."


Batu bulan merupakan batu yang mengeluarkan cahaya untuk menerangi kegelapan.


Jin Gaoqi mengeluarkan batu bulan dari cincin penyimpanannya, seketika kegelapan di sekitarnya menghilang.


Dia menatap ke tempat di mana tadi dia menyentuh, betapa terkejutnya dia saat melihat seekor binatang besar yang tampak tak bergerak dengan mata terpejam.


Jantungnya kembali berdegup kencang, pasalnya binatang tersebut merupakan Divine Beast yang di kenal sebagai Baize.


Jin Gaoqi mengamati Baize dengan serius hingga dia merasa jika Baize masih hidup hanya saja Baize sedang terluka parah.


"Hei, apakah kau mendengarku?" Tidak ada tanggapan dari Baize yang saat ini sedang pingsan dan menunggu ajalnya.


Jin Gaoqi mengernyit, dia tidak tahu bagaimana cara menyelamatkan Divine Beast di depannya ini..


Saking kerasnya berpikir, Jin Gaoqi memutuskan untuk duduk bersilah di depan Baize.


"Apapun caranya aku harus menyelamatkanmu.." Jin Gaoqi mengeluarkan masing-masing 5 Return Qi Pil dan Restoration Pil.


Dia membuka mulut Baize dan menuangkan semua pil ke dalam mulut Baize. Setelah memberikan makan pil pada Baize, Jin Gaoqi kembali duduk dan mengamati Baize dengan cemas.


"Apakah pil sebanyak itu belum cukup.." Jin Gaoqi bergumam pada dirinya sendiri, saking fokusnya dia untuk membangunkan Baize, Jin Gaoqi melupakan tugasnya di kirim ke dalam hutan Ilusi.


Merasa belum ada tanda-tanda Baize bangun, Jin Gaoqi kembali mengeluarkan Masing-masing 5 botol Return Qi Pil dan Restoration Pil dan menuangkan semuanya pada mulut Baize.


Jin Gaoqi kembali terduduk dan mengamati Baize hingga beberapa saat Jin Gaoqi merasa tidak ada gunanya.


"Maaf kawan, aku tidak memiliki kemampuan medis atau atau memiliki pil tingkat tinggi untuk menyembuhkanmu.." Jin Gaoqi menunduk sedih senantiasa menghela napas. Dia kemudian mengamati sekelilingnya yang ternyata adalah sebuah gua.


Tanpa Jin Gaoqi sadari, Baize akhirnya membuka matanya meski itu tampak lemah. Dia memperhatikan Jin Gaoqi yang menilai sekitarnya menggunakan batu bulan.


Baize mengalihkan pandangannya dari Jin Gaoqi dan menemukan banyak botol pil. Dia termenung dan merasakan arus hangat di dalam tubuhnya.

__ADS_1


Meski itu sangat tipis tapi dia bisa merasakan jika dirinya perlahan pulih meski sangat lambat.


Baize entah mengapa merasa hangat dalam hatinya. Bisa saja gadis Elf tersebut membunuhnya dan mengambil kristal kehidupannya untuk menjadi kuat, tapi sebaliknya, gadis Elf tersebut malah memberinya pil untuk memulihkan dirinya.


"Mungkin dia cocok menjadi masterku?"


Baize telah memutuskan di dalam hatinya untuk menjadikan Jin Gaoqi sebagai master.


"Gadis.." Jin Gaoqi menghentikan kegiatannya mensurvei gua tersebut saat mendengar suara pria serak dan dalam.


Dia kemudian berbalik ke asal suara tersebut yang sebenarnya suara miliki Baize.


"Kau akhirnya bangun? Syukurlah, aku kira kau tak bisa tertolong.." Jin Gaoqi sangat bersemangat dan mendekati Baize sambil mengeluarkan beberapa botol pil lagi..


"Ini makanlah lagi!" Baize mengamati pil di tangan Jin Gaoqi, dia terdiam sejenak. Pil tersebut memanglah pil tingkat rendah yaitu pil tingkat 1 yang disuling oleh Jin Lien, tapi kemurnian pil tersebut adalah 100% dan tidak meninggalkan racun pil.


"Meskipun pil ini hanya tingkat satu tapi kemurnian sempurna ini mungkin yang membuatku dapat pulih.."


"Gadis, apakah kau yang membuat pil ini?"


"Bukan, tapi keponakanku. Dia saat ini masih 3 tahun hampir 4 tahun.."


Baize merasakan Shock mendengar jawaban santai dari Jin Gaoqi.


"Aku masih sangat terluka, jika aku ingin pulih, aku harus menjalin kontrak dengan seorang master.."


"Begitu. Lalu aku harus apa?"


"Teteskan darahmu di keningku dan kita akan menjalin kontrak.."


"Hanya itu?" Tanya Jin Gaoqi heran.


"Ya hanya itu.." Jin Gaoqi mengiris telapak tangannya kemudian menentramkan darahnya di kening Baize. Segera kontrak diantara mereka terbentuk.


Melihat lukanya belum berhenti berdarah, Jin Gaoqi mengeluarkan sebotol pil yang berisi Silver Dew Pil dan menelannya. Seketika luka di tangannya mulai menutup.


Setelah kontrak selesai, Baize mengubah ukurannya menjadi bentuk mini dan melompat ke bahu Jin Gaoqi.


"Ayo tinggalkan Gua!" Akhirnya Jin Gaoqi sadar jika dia harus mengumpulkan banyak manik Roh.


"Sial, aku harus mengumpulkan banyak manik Roh.."


"Untuk apa manik Roh?"

__ADS_1


"Aku saat ini sedang dalam tes untuk menjadi murid dari salah satu akademi dan tesnya harus mengumpulkan banyak manik Roh, jika aku tidak berhasil mendapat satu pun berarti aku gagal.."


"Kalau begitu kita harus keluar dari sini, aku akan membantumu untuk mengumpulkan manik Roh itu.." segera keduanya keluar dari Gua dan ternyata hari telah gelap.


Baize melompat dari pundak jin Gaoqi dan memerintahkan hewan roh untuk mencari manik Roh.


Hewan Roh tidak sama dengan Spirit Beast, Demonic Beast ataupun Divine Beast. Hewan Roh merupakan hewan kecil yang tidak memiliki kemampuan untuk bertempur.


Segera hewan Roh melakukan apa yang diperintahkan oleh Baize dan mereka bergerombol mencari manik Roh.


...


Di ruangan khusus, ke-empat dekan berkumpul mengamati jalannya tes. Di depan mereka ada papan peringkat yang akan memberikan informasi tentang siapa saja yang telah menemukan banyak Manik Roh.


Di urutan pertama ada Xie Jun yang merupakan cucu dari Elder Xie. Jumlah manik Roh yang dia kumpulkan berjumlah 264. Cukup banyak untuk seorang pemula yang menjelajahi hutan Ilusi.


Mereka berempat terfokus pada dua nama yang jumlah manik Roh yang mereka miliki masih nol, tapi saat ini kedua nama tersebut segera mendadak memiliki banyak manik Roh.


Peringkat keduanya segera naik secara perlahan hingga jumlah manik Roh yang keduanya kumpulkan berjumlah 1000.


Sontak 4 dekan tersebut melotot tak percaya.


"Sangat cepat..."


"Kemampuan apa yang mereka miliki?"


Kedua nama yang dapat mengumpulkan 1000 manik Roh tidak lain adalah Niu'er dan Jin Gaoqi.


"Keluarkan kristal pengintai! Kami ingin melihat apa yang dilakukan kedua peserta ini.."


Segera para Elder mengeluarkan kristal pengintai. Kristal pengintai menyala dan memperlihatkan Niu'er yang masih fokus mempelajari Dance Step tapi di sampingnya Jiu sedang mengumpulkan manik Roh dan di masukan ke dalam token yang di berikan senior. Token tersebut tidak hanya berguna untuk menyelamatkan hidup tapi juga untuk menghitung jumlah manik Roh yang telah di kumpulkan.


"Dia memiliki Demonic Beast.." ke-empat dekan saling menatap dan menyeringai. Mereka telah memutuskan untuk merekrut Niu'er.


Kemudian mereka mengalihkan fokus mereka pada Jin Gaoqi yang tampak duduk dengan santai sambil memasukan satu persatu manik Roh ke dalam token yang dan di bantu oleh baize.


"Dia juga memiliki Divine Beast.." ke-empat dekan akhirnya menyadari jika nama keluarga keduanya sama. Mereka akhirnya terdiam dan berpikir betapa abnormalnya kedua gadis tersebut.


...


**Selamat membaca..


Dukung Aska dengan Like' dan Vote karya ini ya, terimakasih**..

__ADS_1


__ADS_2