
Saat ini Niu'er dan Jin Lien sedang dalam perjalanan menuju kediaman keluarga Jin di Kota angin.
Mereka berdua berencana mendiskusikan dengan Jin Shan yang merupakan Mo Zhuting.
Begitu sampai di halaman kediaman, Gin mendarat dan menurunkan Niu'er dan Jin Lien.
Semua yang melihat keduanya mendarat, segera mendekat dan menyapa mereka.
"Apa Shanshan ada?"
Tang San yang kebetulan menyambut kedatangan ke-duanya segera menjawab.
"Tuan muda berada di halaman miliknya."
"Uhm, kembali lakukan aktifitasmu seperti biasa! Aku dan Jiejie akan pergi ke halaman Shanshan sendiri."
"Ya bos."
Jin Lien segera menarik tangan Niu'er menuju halaman Jin Shan. Dalam perjalanan menuju halaman Jin Shan, mereka tidak sengaja bertemu dengan Xu Lan.
Ketika mereka berpapasan, mata Xu Lan dan Niu'er bertemu untuk sesaat.
Deg
Tiba-tiba jantung ke-duanya berdetak kencang, bahkan Niu'er menghentikan langkahnya dan berbalik memandang Xu Lan.
Jin Lien di sampingnya mengerutkan dahi dan merasa bingung.
"Jiejie ada apa?"
Niu'er menarik pandangannya dari Xu Lan yang berjalan menjauh dan memandang Jin Lien.
"Tidak apa-apa, aku hanya merasakan aura akrab darinya."
Keduanya kembali berjalan menuju halaman Jin Shan. Setelah Niu'er dan Jin Lien membalik punggung mereka, Xu Lan berbalik menatap punggung Niu'er dengan pandangan rumit.
Ketika ke-duanya berdiri di depan pintu Jin Shan, suara Alex menggema di pikiran Jin Lien.
"Master! Tumbuhan iblis milik ras demon yang bersembunyi di dunia kecil tiba-tiba memiliki reaksi tak terduga."
Jin Lien tidak mengerti dengan apa yang dikatakan Alex dan kemudian memandang Niu'er.
"Jiejie! Selama kita di dunia kecil, apakah kau bertemu tumbuhan iblis? Penjaga dunia kecil mengatakan jika tumbuhan iblis memiliki reaksi aneh beberapa saat lalu."
Untuk beberapa hal, entah mengapa membuat jantung Niu'er berdegup lebih kencang, dia kemudian memikirkan gadis yang berpapasan dengan mereka tadi.
__ADS_1
Segera Niu'er memandang Jin Lien dengan serius.
"Tunggu aku di dalam, aku akan menemukan gadis tadi!" Jin Lien hanya mengangguk saja. Niu'er juga tersenyum dan segera mengubah penampilannya menjadi sosok ras demon.
Melangkah menjauh dari halaman Jin Shan, dan mencari gadis tadi yang berpapasan dengannya. Tidak sulit untuk menemukan gadis tersebut melalui aura milik gadis itu.
Niu'er kemudian menemukan Xu Lan di bawah pohon persik dan memandang jauh ke langit.
Berusaha menyembunyikan keberadaannya dan mengamati Xu Lan di tempat tersembunyi.
"Ayah Kaisar! Ibu Ratu! Apakah kalian di sana bahagia? Aku harap begitu. Kalian tahu, tadi aku berpapasan dengan dua orang gadis, dan salah satunya memiliki perasaan akrab dan membuat jantungku berdegup kencang. Ayah Kaisar! Ibu Ratu! Apa mungkin dia Xia'er yang selama ini aku cari? Ayah Kaisar! Ibu Kaisar! Aku merindukan kalian, aku berharap bisa bertemu adik perempuanku dan paman kerajaan yang selamat."
Di persembunyiannya, Niu'er mendengar semua apa yang dikatakan oleh Xu Lan. Ketika mendengar Xu Lan menyebut Xia'er, entah mengapa dia merasa jika itu dirinya.
Memantapkan hatinya, dia melangkah keluar dari persembunyiannya, Niu'er memilih mendekati Xu Lan yang tengah menghapus air matanya.
"Bisakah aku bertanya, apakah Xia'er yang anda maksudkan adalah Jun Xing Xia?" Xu Lan menegang dan secara otomatis berbalik.
Xu Lan membatu ketika melihat gadis yang tengah berdiri di depannya, seorang gadis Elf yang tadi berpapasan dengannya telah berubah menjadi gadis ras demon. Selain itu, Xu Lan juga melihat jika gadis yang tengah berdiri di depannya berusaha menahan air matanya.
"Dan apakah paman kerajaan yang anda maksud adalah Jun Kaili?"
Deg
Jantung Xu Lan semakin berdetak lebih kencang dan memandang rumit pada Niu'er. Berusaha menahan kesedihannya dan kegembiraan, Xu Lan mengangguk mantap.
Dengan suara bergetar, Xu Lan berusaha menyelesaikan ucapannya.
Dia menatap penuh harapan pada gadis di depannya yang entah mengapa juga merupakan ras demon, kini telah menangis.
Niu'er teringat ucapan dari tumbuhan iblis jika dia masih memiliki seorang kakak. Setelah mendengar pengakuan Xu Lan, Niu'er segera memeluk Xu Lan dan menangis keras.
"Jiejie! Aku Xia'er, adik yang telah kau cari, ini aku. Aku akhirnya menemukanmu."
Tubuh Xu Lan kaku dan kemudian bergetar, dia tidak pernah menyangka jika hanya berada di kediaman Jin, dia akan bertemu dengan adik kecilnya yang dulu masih bayi ketika mereka berpisah.
"Kau adalah Xia'er? Xia'er ku."
"Ya Jiejie."
"Lalu bagaimana dengan paman kerajaan?"
Niu'er tidak menjawab, dia melepas pelukannya dan menghapus air matanya.
"Jiejie, ayo ikut denganku ke halaman Shan'er! Aku akan menjelaskan semua padamu.."
__ADS_1
"Shan'er? Kenapa kau memanggil tuan muda seperti itu?"
"Jiejie nanti aku jelaskan."
"Baik."
Ke-duanya segera melangkah menuju halaman Jin Shan.
Di Halaman Jin Shan,
Jin Lien dan Jin Shan saling menatap dengan serius.
"Er Jie, apakah kau yakin ingin menyelamatkan ayah dan saudara serta saudariku yang tidak bersalah?"
"Tentu, tapi aku akan mengirim mereka ke dalam dunia kecil untuk menyembunyikan mereka. Setelah semuanya selesai, aku akan mengeluarkan mereka lagi."
Jin Shan tidak bisa mencegah keinginan Jin Lien dan mengangguk saja.
"Kapan kalian akan pergi ke Kerajaan Xiling?"
"Setelah mengatur rencana."
"Baik."
Sementara mereka berbicara, dari luar Niu'er berjalan masuk bersama Xu Lan.
Jin Lien dan Jin Shan memandang Niu'er yang membawa Xu Lan bersamanya.
"Jiejie! Kenapa kau membawa Xu Lan Jie kemari?"
Niu'er tidak menjawab pertanyaan Jin Shan dan memilih duduk, ia juga meminta Xu Lan duduk di sampingnya.
"Lien'er! Shanshan! Aku akan memberitahu kalian. Gadis ini adalah kakak perempuanku yang berhasil selamat saat kerajaan Demon diserang oleh tengkorak merah." Jin Shan dan Jin Lien saling memandang, kemudian menatap wajah ke-duanya dengan seksama.
Memang bila diperhatikan dengan teliti, wajah Xu Lan memiliki kemiripan dengan wajah Niu'er.
Niu'er juga segera menjelaskan semua yang terjadi padanya pada Xu Lan. Xu Lan mengerti dan bersyukur karena ada keluarga yang begitu baik yang mau merawat adiknya seperti anak sendiri. Terlebih dia mengetahui jika wanita yang menyelamatkannya telah menjadikan adiknya sebagai anak kandung melalui ritual darah.
"Karena keluarga kita telah berkumpul, aku berjanji untuk menjadi kuat agar bisa melindungimu dan melindungi paman."
Hati Niu'er hangat dan dia mengangguk.
Mereka kemudian kembali mendiskusikan rencana mereka tentang menculik kaisar kerajaan Xiling dan saudara serta saudari Mo Fai sehingga tidak diketahui oleh orang-orang itu.
"Er Jie! Kau gunakan saja Tang Yi dan yang lainnya untuk menyamar dan mengubah wajah mereka dengan pil penyamaran agar rencana kalian tidak mudah terbongkar."
__ADS_1
Jin Lien dan Niu'er merenungkan apa yang dikatakan Jin Shan, hingga ke-duanya setuju.
...