Arrogant Girl Adventure

Arrogant Girl Adventure
AGA 104


__ADS_3

Robot tersebut segera menganalisis segel yang berada di setiap tubuh anggota Tengkorak merah.


[Terdeteksi, segel milik anggota Tengkorak merah merupakan segel Kekosongan Jiwa (Emptiness of the Soul) setiap orang yang memiliki segel tersebut, jiwa mereka akan secara perlahan termakan oleh segel dan akan di kirim pada pusat yang menampung semua jiwa..]


Robot yang menganalisis segel tersebut segera berbicara dengan aneh sebagai tanda pemberitahuan tentang segel tersebut.


Secara otomatis analisis yang dilakukan robot tersebut terkirim pada komputer di pusat kendali.


"Lalu bagaimana cara menghilangkan segel?" Gao Li kembali bertanya


[Cukup dengan menempelkan kelopak teratai emas di atas segel]


"Semudah itu, tapi mau dapat dari mana teratai emas?"


Kelompok tengkorak merah menangis meratapi nasib mereka. Mereka bahkan tidak percaya dengan menjadi anggota kelompok, mereka memberikan jiwa mereka dengan sia-sia.


"Apakah kita harus menyerah?"


Gao Li Tertunduk lesuh.


"Jangan menyerah, master memiliki teratai emas, silakan berbuat sesuatu yang bisa menyenangkannya hingga beliau bisa memikirkan untuk membantu kalian.."


"Siapa Mastermu?"


"Master adalah Beliau yang mengendalikan seluruh dunia kecil ini.."


"Iya kami tahu, tapi namanya siapa?"


"Pertanyaan tidak akan pernah ada jawaban.." setelah mengatakan hal tersebut, si robot segera pergi meninggalkan kelompok tengkorak merah yang terdiam mendengar jawaban si robot


"Hahahahahahaha.."


Di ruangan kendali, Jin Lien dan Di Hong Zhuang tertawa terbahak-bahak.


Semua robot memang tidak akan menjawab jika ada yang bertanya soal nama, karena nama pemilik akan dirahasiakan


"Jadi kau berencana membantu mereka?"


"Tentu.."


"Bagaimana caramu memberikan mereka teratai emas.."


"Aku akan mengirim lewat salah satu robot.."


"Itu kan herbal langka, Lien kecil!"


"Tidak apa-apa, asal mereka berjanji untuk setia menjadi Anggota Blood Eagle.."


"Mencari kesempatan dalam kesempitan kamu.."


"Iya donk, hehehehe.."


"Ya sudah, panggil satu robot untuk ke sini.."


"Oke Hubby.."


Jin Lien Segera memanggil satu robot untuk datang. Hanya menunggu beberapa menit, yang dipanggil akhirnya muncul.


Jin Lien mengeluarkan seratus tangkai teratai emas, lalu dia berikan pada robot tersebut.


Robot yang tidak lain adalah yang menganalisis segel di tubuh tengkorak merah.


"Bawa ini pada mereka dan bagikan! Setelah itu, bawa mereka ke salah satu bangunan agar mereka bisa berlatih.."

__ADS_1


"Baik master.."


Si robot segera membawa seratus teratai emas untuk dibagikan pada para tengkorak merah yang telah bertaubat.


"Ingat untuk menjaga pintu, jika mereka telah keluar, langsung bawa mereka untuk menjadi anggota dari Blood Eagle.."


"Baik master.."


"Jika Jin Shan bertanya, kau berbisik saja di telinganya jika aku yang menyuruhmu.."


"Baik master!"


"Bagus, pergilah!"


"Baik master.."


Jin Lien sweatdrop mendengar tanggapan robot yang selalu mengucapkan hal yang sama.


Setelah memberi teratai emas pada robot, dia segera keluar dari ruang kendali bersama Hong Zhuang.


"Mommy! Daddy! Kalian akhirnya keluar."


"Ada apa Wei'er?"


"Lihat! Jue Ge sedang memainkan laptop mommy, katanya dia ingin membangun perusahaan.."


"Apa?"


"Kami bahkan telah mengunggah konten yang berisikan kami sedang menari hehehe"


"Apa?"


"Iya Daddy.."


Dia segera mendekati Di Zheng Jue yang sibuk dengan laptop. Seketika Jin Lien tercengang melihat Zheng Jue dengan lincah mengetik sesuatu di atas keyboard


Sesuatu tersebut adalah pasar saham dengan kurva yang kadang naik dan turun..


"Jue kecil! Apa yang kau lakukan sayang?"


"Hanya membeli beberapa saham untuk mendapat modal agar aku bisa membangun perusahaan kita sendiri.."


"Nak! Kau masih kecil. Urusan uang, biarkan Daddy dan Mommy yang urus ya.."


"No Mommy, kami tidak ingin merepotkan mommy.."


"Kalian tidak merepotkan kok, tanya saja sama Daddy!"


Di Hong Zhuang tersenyum dan mengangguk ketika pandangan ke-20 anaknya mengarah padanya.


"Tapi tadi Jue dan adik-adik membaca komentar ketika kami mengirim Video kami saat menari. Kami mengedit video kami dan aku menulisnya 'kami adalah kembar 20 dan akan menari untuk kalian semua'..."


Jin Lien dan Hong Zhuang seketika merinding mendengar hal tersebut.


"Apa yang mereka katakan!"


"Mommy baca saja sendiri!"


Jin Lien segera mengambil alih laptop tersebut dan memnaca komentar yang masuk di konten yang dibuat oleh Zheng Jue dan yang lainnya


*Gila, anak kembar 20? Apa bisa orang tuanya ngurus?*


*Aku bahkan ragu kalau kedua orangtuanya ngurus mereka sendiri. Pasti mereka pakai pembantu..*

__ADS_1


*Anak kembar 20? Bagaimana caranya? Apakah mereka sanggup ngasih makan pada anak-anak mereka*


Jin Lien sweatdrop memandang semua komentar, dia kemudian memandang semua anak-anaknya.


"Komentar seperti itu tidak perlu kalian tanggapi, kami adalah orangtua kalian, jadi sudah kewajiban kami untuk menafkahi kalian.."


"Daddy, kami hanya tidak ingin orang itu meremehkan kalian.."


"Baiklah Jue kecil, lanjutkan lah permainan saham mu!"


"Baik Mommy.."


"Yang lain, ayo kita bermain game!"


"Yei game.."


Zheng Jue bahkan segera mematikan laptop tersebut dan bergabung.


Game yang dimainkan oleh Jin Lien tentu bukan game biasa. Game tersebut adalah catur, tebak-tebakan dan beberapa game yang merupakan game pembuka wawasan.


Hal tersebut yang membuat Jue mampu mengalihkan dirinya dari bermain saham untuk bermain dengan yang lainnya.


...


Genk tengkorak merah yang tengah berdiskusi tentang cara untuk menyenangkan master dari dunia kecil.


Mereka bahkan tidak tahu seperti apa rupanya, lalu bagaimana cara mereka menyenangkan master misterius tersebut.


"Hei kalian, aku kembali.."


100 anggota Tengkorak merah seketika berbalik. Mereka heran melihat robot tadi kembali.


"Master memintaku untuk membawakan kalian ini. Ayo satu ambil satu, lalu ikut denganku untuk berlatih.."


"Apakah Master mu tidak ingin kami menyenangkannya?"


"Master bilang tidak perlu. Setelah kalian selesai berlatih, kalian hanya perlu bergabung dengan organisasi Blood Eagle.."


"Blood Eagle?"


"Ya, karena tidak mungkin kalian akan bergabung dengan Dark Eagle yang anggotanya semua adalah gadis cantik.."


"Baiklah! Kami akan bergabung setelah berlatih.."


Segera mereka semua mengambil satu tangkai teratai emas dan menaruhnya pada segel mereka.


Untuk para gadis, mereka menjauh dari kelompok laki-laki untuk menempelkan teratai emas pada segel mereka.


Begitu teratai emas bersentuhan dengan segel. Segera suara teriakan kesakitan menggema dari tempat para anggota Tengkorak merah berada.


"Oh maaf, aku lupa mengatakan jika prosesnya akan sangat menyakitkan. Selamat berjuang, aku akan menunggu kalian hingga semua segel terhapus.."


Para anggota Tengkorak merah melotot pada robot yang memiliki nama Cimoy.


"Jangan melotot begitu dong. Aku hanya lupa.."


Tidak memperdulikan Cimoy, tengkorak merah hanya fokus untuk menahan teriakan mereka agar tidak keluar, tapi semua sia-sia.


Meskipun mereka berusaha menahan, rasa sakit yang teramat, tapi tetap saja membuat mereka berteriak hingga akhirnya jatuh pingsan.


"Ups.."


....

__ADS_1


__ADS_2