
Beberapa saat kemudian, Li Yong memarkirkan mobilnya di garasi, dia membantu Baili Yunfan turun dari mobil dan mendudukan di kursi roda.
Ia juga membantu mendorong kursi roda Baili Yunfan memasuki rumah, dan Baili Yue mengikuti dari belakang.
Memasuki rumah, Baili Yunfan dan Baili Yue terdiam melihat dekorasi di dalamnya. Itu tampak seperti dekorasi zaman kuno namun terlihat elegan.
Baili Yue duduk di kursi samping kursi roda Baili Yunfan diletakkan.
"Tunggu sebentar!"
Li Yong menuju dapur, dia mengambil Set teh dan membuat teh. Ia kemudian membawanya ke ruang tamu.
Ia dengan anggun membuat teh dan memberikannya pada Baili Yunfan dan Baili Yue.
Setelah menyesap beberapa kali, Baili Yue sudah tidak sabar dan mulai bertanya.
"Paman Li, bisakah kaki kakek disembuhkan?"
Li Yong mengangkat matanya dan menatap Baili Yue dan mengangguk.
"Itu bisa, kaki tuan Baili tidak memiliki masalah sama sekali."
"Tidak memiliki masalah? Lalu kenapa aku lumpuh?" Baili Yunfan tidak mengerti. Jika kakinya tidak memiliki masalah, kenapa dia lumpuh.
Baili Yue juga tidak mengerti itu, dia semakin penasaran dengan kenapa kakeknya menjadi lumpuh.
"Itu tidak sakit, hanya seseorang menempatkan segel di ke-dua kaki anda. Segel ini telah ditempatkan Selama 7 tahun lebih." Baik Baili Yunfan dan Baili Yue tidak tahu harus berkata apa. Seluruh tubuh mereka gemetar menahan amarah.
Siapa?
Siapa yang berani merencanakan hal ini pada kakeknya. Mereka sungguh berani.
Setelah mengalami kelahiran kembali dan mampu merasakan energi langit dan bumi serta sesekali suara yang entah siapa pemiliknya selalu menggema di benaknya. Dia langsung percaya dengan segel yang dikatakan oleh Li Yong.
Itu juga karena waktu yang ditetapkan Li Yong juga sangat tepat. Jika bukan karena mereka baru pertama kali bertemu, ia akan percaya jika Li Yong telah memata-matai mereka.
"Paman Li! Tolong sembuhkan kakek. Berapapun biayanya, aku akan membayar."
"Ya tuan Li, apa yang dikatakan oleh Yueyue benar. Jika anda bisa menyembuhkan, kami akan membayar berapa pun itu."
__ADS_1
Li Yong terkekeh pelan, ia menggeleng dan menyeruput tehnya.
"Aku tidak kekurangan uang juga tidak butuh uang. Namun, aku ingin menjadikan nona Baili sebagai murid. Bagaimana itu?"
Cucu dan kakek itu terdiam, mereka tidak menyangka jika Li Yong tidak meminta bayaran, tapi menginginkan Yue Yue menjadi murid?
Apakah mereka tidak salah mendengar?
"Bisakah aku memanggilmu Xiao Yue?" Baili Yue mengangguk.
"Sebelum aku menyembuhkan kaki tuan Baili. Aku ingin bertanya, apakah tadi sekitar jam 11 kau berada di pinggiran ibukota?"
Tubuh Baili Yue menjadi kaku, dia memandang Li Yong dengan waspada. Mengetahui jika pihak lain tidak memiliki niat jahat, ia kemudian mengangguk.
"Ya, aku dan supir kebetulan lewat. Aku meminta dia berhenti karena melihat villa itu memiliki energi jahat yang pekat. Aku berdiri di sana cukup lama sampai aku melihat api putih melahap energi jahat itu. Setelah itu, aku kembali."
Baili Yue memilih mengatakan dengan jujur, dia merasa tidak mampu untuk menyembunyikan hal tersebut dari pria di depannya.
Baili Yunfan terdiam mendengar hal itu, villa di pinggiran ibukota itu memiliki rumor tidak bagus.
"Bagus kau jujur, kalau begitu aku akan memulai pengangkatan segel."
Li Yong mengeluarkan paket jarum emas dari cincin penyimpanan, meskipun Baili Yue dan Baili Yunfan terkejut, mereka dengan cepat pulih.
Itu hanya 5 menit, dan segel segera diangkat. Tidak ada jejak keringat maupun kelelahan yang dirasakan oleh Li Yong. Ia langsung menyimpan jarum akupuntur miliknya dan berdiri dari posisi jongkok.
Ia kemudian mengeluarkan botol giok yang berisi pil dan memberikannya pada Baili Yunfan.
"Tuan Baili, silakan minum satu setiap hari! Ada 3 pil di dalam."
"Ini?"
"Itu adalah pil untuk memperkuat konstitusi tubuh anda dan membuat anda tetap bertenaga dan umur panjang."
Tangan Baili Yunfan gemetar, hal ajaib macam apa yang dia pegang. Menambah umur? Yang benar saja.
"Kalau begitu, aku tidak akan sopan. Namun, mulai sekarang panggil aku paman."
"F*ck, usiaku lebih tua darimu. Namun, untuk membuatmu senang, aku akan dengan terpaksa memanggilmu paman."
__ADS_1
"Oke, paman?"
"Hahahaha."
Segera Baili Yue mengikuti tata cara penghormatan Guru dan murid yang pernah dia baca di novel. Setelah dia kowtow, ia menawarkan teh pada Li Yong.
"Master, Teh!"
"Murid yang baik."
Li Yong menyesap tehnya, kemudian dia memandang Baili Yunfan dan Baili Yue.
"Untuk saat ini, jangan biarkan ada yang tahu jika segel telah diangkat. Aku juga menginginkan kalian tinggal di sini untuk sementara waktu, agar aku bisa melatih Xiao Yue dengan bebas."
"Oke A Li, kami akan tinggal. Kebetulan kami juga membutuhkan tempat tinggal setelah kami keluar dari kediaman itu."
Li Yong tentu terkejut, tapi wajahnya tetap tenang.
"Sungguh kebetulan." Sudut bibir Li Yong naik. Ia tersenyum karena tidak menyangka jika ke-dua kakek dan cucu ini pergi dari rumah.
Li Yong juga bukan orang yang usil untuk ikut campur dalam urusan keluarga orang lain.
"Ada beberapa kamar, tapi di kediaman ini tidak ada pembantu. Aku mengerjakan semua sendiri. Xiao Yue pergilah bawa paman untuk memilih kamar."
Baili Yue mengangguk, dia membantu Baili Yunfan untuk berdiri. Walaupun itu sudah sembuh, tapi sudah tujuh tahun dia tidak menggunakan kaki untuk berjalan.
Melihat ke-duanya pergi, Li Yong menelpon menejer salah satu butik untuk membawa beberapa pasang pakaian untuk Baili Yue dan Baili Yunfan.
Ia kemudian menuju ruang kerja miliknya dan mulai menyalakan laptop. Mulai mempelajari ilmu bisnis, keuangan dan pemrograman secara online.
Ia mempelajari semuanya tidak hanya secara online, tapi juga membaca beberapa buku yang telah dia beli dan menempatkan di ruang kerja.
Setelah memilih kamar, Baili Yue turun dan menuju dapur. Villa ini luas, tapi dengan beberapa explorasi, dia telah mengerti tata letak dapur dan lainnya.
Pergi ke dapur untuk memasak makan malam, hingga bel pintu berbunyi. Ketika dia akan keluar, dia telah melihat Li Yong lebih dulu membuka pintu.
Dari dapur, Baili Yue bisa melihat jika yang datang adalah karyawan butik membawa banyak pakaian. Ia menaikan alisnya, tapi tidak berkata apa dan melanjutkan masak.
Di luar, Li Yong menerima semua barang dan membayarnya menggunakan kartu kredit. Setelah semua yang dia pesan telah diletakkan di ruang tamu, ia menutup pintu dan memanggil Baili Yue.
__ADS_1
"Xiao Yue, pakaian untukmu dan paman ada di ruang tamu. Setelah kau selesai memasak, bawa ke kamar kalian!"
......