Bangkitnya Pria Terhina

Bangkitnya Pria Terhina
Permintaan pak Adam


__ADS_3

Saat ini Ikram sudah memasuki ruang rawat ibu Aisyah, setiba nya di dalam, Ikram berjalan menuju ke ranjang Cinta dan menatap ke arah putri kecil nya yang sedang tertidur dengan sangat lelap,


Sungguh, Ikram merasakan hati nya tercubit sakit, jika harus mengingat kembali kesedihan Cinta satu tahun yang lalu, ketika bunda nya tega meninggalkan mereka, Setiap hari Cinta selalu memanggil manggil nama bunda nya sambil menangis dengan sangat pilu, layak nya seorang anak kecil yang tiba-tiba kehilangan seorang bunda, pasti langsung terkejut dan syok.


Dan jika saat ini, Cinta membenci bunda nya tersebut, siapa yang harus disalahkan,......???


Setelah menatap putri nya, Ikram pun menuju ke arah kursi yang sedang ditiduri oleh Sinta sang kekasih,


Dengan lembut, Ikram mengusap rambut Sinta dengan jemari tangan nya, karena saat ini dia benar benar sudah membuka hati untuk Sinta, rasa Cinta mulai tumbuh dengan sendirinya, seiring dengan usaha Sinta yang tidak kenal lelah,


Senyum bahagia pun mulai tersungging di bibir Ikram, dan detik kemudian, teringat di benak nya, permintaan Pak Adam yang membuat Ikram merasa sangat terganggu


"Nak....., tolong maafkan Wulan, hidup nya mungkin tidak akan lama, jika dia terus menerus tidak mempunyai semangat untuk hidup, bapak mohon, bantu dia agar mau berobat kembali,dan bawalah putri nya untuk menemui nya juga Ikram, karena sebenarnya kalian berdua lah semangat hidup Wulan "


Ucapan Pak Adam masih terngiang ngiang di telinga Ikram, sangat sulit untuk menjawab "Iya" karena hati Ikram benar benar sudah sepenuhnya kecewa dengan mantan istri nya tersebut


Tapi rasa bersalah juga mulai menyerang diri nya juga, karena mau bagaimana pun, alasan kambuh nya penyakit yang Wulan derita, adalah karena hidup bersama nya..


Andai waktu bisa diputar kembali........


Tidak terasa pagi pun telah menyapa,dan Ikram masih betah duduk disamping tubuh Sinta yang tertidur di kursi


Sepertinya kejadian tadi malam benar-benar telah mengganggu ketenangan hidup nya..


Tapi sungguh, walau ada rasa menyesal, Ikram tidak mempunyai niat sedikit pun untuk merajut hubungan kembali kepada sang mantan,


Yang harus dia lakukan saat ini adalah membantu kesembuhan Wulan, untuk menebus rasa bersalah nya karena telah menyebabkan penyakit mematikan itu kambuh kembali....


"Eggh..,... "


Terdengar suara lenguhan yang keluar dari bibir Sinta, membuat Ikram langsung menatap ke arah sangat kekasih

__ADS_1


Sinta perlahan membuka mata nya, mata indah itu memancarkan ke indahan yang membuat Ikram serasa mendapatkan semangat pagi.. dengan tersenyum manis ikram menyambut Sinta yang mulai mengerjab ngerjab kan mata nya seperti seorang bayi


"Pagi sayang...!!! " sapa Ikram lembut


"Pagi juga sayang ku"


Jawab Sinta tersenyum dan langsung memeluk tubuh Ikram sambil menumpu kepala nya di pangkuan paha Ikram..


"Kenapa tadi malam kamu sangat lama! aku menanti kedatangan mu sampai akhirnya ketiduran" ucap Sinta manja


Dengan cepat, Ikram langsung mengelus rambut Sinta...


"Maaf ya sayang, tadi malam setelah menelfon Mark dan Tio, tidak sengaja aku bertemu seseorang yang aku kenal, lalu aku dan dia saling mengobrol sampai lupa waktu"


Jelas Ikram, dan Sinta pun langsung mendudukkan tubuh nya di samping tubuh Ikram..


"Oh, aku kira kamu pulang kerumah, oya hari ini adalah peresmian dari perusahaan Ryan Prima, apakah calon suami ku ini sudah siap dengan undangan yang akan membuat kamu terkenal nanti nya? " tanya Sinta menggoda


"Tentu saja aku tahu, Karena aku sudah membaca berita nya di akun bisnis, ini kesempatan kamu sayang untuk memperkenalkan diri mu diseluruh dunia, aku yakin setelah ini, pasti akan banyak perusahaan dan proyek pemerintahan yang akan mengajak kamu bekerjasama, semangat....!!!!! "


Ucap Sinta menyemangati Ikram, membuat Ikram langsung memeluk tubuh Sinta dengan erat...


"Terimakasih untuk dukungan nya,berkat kamu lah aku bisa seperti sekarang ini sayang"


"tidak sayang, ini semua berkat usaha dan kemampuan kamu sendiri, aku kan hanya membantu memberikan jalan saja..., "


Jawab Sinta membalas pelukkan Ikram, sungguh saat ini dia merasakan kebahagiaan yang tak ternilai oleh apapun,


Ikram benar benar membuat nya jatuh cinta sejatuh jatuh nya, Sinta berdoa semoga mereka berjodoh dan akan hidup bersama selamanya sampai maut yang memisahkan..


Dan tak lama kemudian, terdengar suara cekikikan dari kedua wanita berbeda usia yang sedang menatap mereka berdua...

__ADS_1


Ikram pun langsung melepaskan pelukkan nya dan menatap ke asal suara tersebut...


Terlihat, jika ibu dan putri nya yang berada di atas ranjang sedang tertawa kecil..


"Nenek, ayah suka banget peluk peluk mama Sinta, mereka seperti film teletabis yang sering Cinta lihat di youtube"


"Kamu Benar sayang, sepertinya nenek harus segera melamar mama kamu, agar tidak terjadi sesuatu hal yang tak di inginkan,lihat ayah mu itu, dia benar benar mirip seperti teletabis" ucap Ibu Aisyah menyindir Ikram


Sinta yang mendengar perkataan dari ibu dan putri Ikram pun, hanya bisa tertawa malu...


Sedangkan Ikram, dia langsung mendatangi Cinta dan mencium kening nya dengan sayang...


"Sekarang anak ayah sudah pintar mengejek ya.. "


"Hehehe.... Cinta kan udah besar ayah, ayah kapan menikah dengan mama Sinta? " tanya Cinta manja


"Memang nya kenapa sayang, kok kamu kayak gak sabar gitu? "


"Iya dong yah, kan Cinta udah besar, jadi Cinta pengen punya adik, temen Cinta semua nya udah punya adik yah.... pasti seru kalau Cinta punya adik, karena ada yang jadi temen Cinta main yah" ucap Cinta polos


Membuat Ikram langsung terdiam dan tersenyum heran..


"Pintar sekali putri ku ini, aku saja belum berani memikirkan sampai kesana, tapi dia sudah merancang rencanana untuk aku segera membuatkan nya adik, baiklah jika itu keinginan kamu putri ku, ayah akan mengabulkan nya, huh... aku juga sudah tidak sabar ingin segera berbuka puasa" ucap Ikram tertawa kecil


Setelah bersendagurau dengan anak nya itu, Ikram pun memutuskan untuk pulang kerumah karena dia akan segera bersiap siap untuk menghadiri pembukaan perusahaan baru milik Ryan Prima..


"ayah pulang ya, nanti sore ayah kemari lagi, oya besok kalian sudah di perbolehkan pulang buk, jadi pertahan kan satu hari ini ya"


"Baiklah, walaupun ibu sudah bosen, tapi demi kesehatan ibu akan turuti apa kata dokter," jawab ibu Aisyah


Setelah berpamitan kepada ketiga wanita tersebut,Ikram pun langsung keluar Ruangan menuju ke lantai bawah..

__ADS_1


"Semangat sayang... " ucap Sinta memberi semangat


__ADS_2