Bangkitnya Pria Terhina

Bangkitnya Pria Terhina
Mendapatkan tawaran baru


__ADS_3

Tidak terasa seminggu pun telah berlalu, dan saat ini Ikram sedang bersiap siap memakai setelan jas yang baru kemarin dia beli,


Cinta yang memperhatikan ayah nya sambil duduk di atas ranjang itu pun mulai tersenyum senang


"Ayah keren... " ucap Cinta tiba tiba


Dan Ikram yang mendengar ucapan anak nya itu pun mulai berbalik menatap ke arah Cinta..


"masak... tampan gak..? "


"Tampan dong yah.. tapi hitam.. hihi.. " ejek Cinta tertawa


"Wah.. ternyata anak ayah udah besar ya, udah bisa ngeledeki ayah.. " ucap Ikram mendatangi Cinta


"Hahahaha........ "


Terdengar suara tawa anak tiga tahun itu dengan sangat nyaring, karena saat ini Ikram sedang menggelitiki perut anak nya..


"Ampun yah..geli.. hahaha...." Teriak Cinta tertawa


"ya sudah, tapi harus janji jangan sebut ayah hitam lagi.."


"Baik yah.. " jawab Cinta tersenyum


"Ayo ayah antar ketempat nenek, doa kan ayah ya, agar ayah bisa berhasil mendapatkan proyek itu... "


"Iya ayah.."


Setelah itu, mereka pun mulai keluar dari rumah kontrakan itu menuju ke rumah ibu Aisyah.


sesampainya di rumah ibu Aisyah, Ikram langsung menitipkan Cinta dan pamit pergi,


*****


Saat ini ikram sudah berdiri di depan gedung perkantoran yang mewah dan tinggi, sehabis menemui Tio di pos satpam, Ikram pun langsung masuk ke dalam gedung, menuju ke arah ruangan yang minggu lalu dia kunjungi


Sesampainya di dalam, dia pun langsung masuk dan duduk di bangku yang sudah tersedia, dan Ikram mulai membuka handphone nya yang berdering tanda ada pesan masuk


Saat sedang fokus dengan handphone nya, Ikram di kejut kan dengan suara orang yang memanggil nama nya, dan dia langsung menatap ke arah asal suara tersebut..


"Ikram.... apa kau sudah sedari tadi tiba?? " tanya Kenzo


"Tidak, aku baru saja tiba, sama seperti mu" Jawab Ikram

__ADS_1


" Wah... bagaimana, apa kau sudah siap dengan pengumuman siapa pemenang tander itu "


"Iya.., aku siap siap saja..lagian belum tentu juga aku yang mendapat kan nya.. kau tahu sendiri lah, jika perusahaan ku itu masih baru, jadi belum bisa mendukung proyek besar itu "


"Jangan putus asa seperti itu kawan, karena kau juga memiliki peluang sama seperti kami semua.. "


"Terimakasih karena telah menyemangati ku.." jawab Ikram


Tak lama kemudian, pintu ruangan pun terbuka dan masuk lah para pejabat dan petinggi perusahaan, mereka pun langsung duduk dengan tertib karena kata kata pembukan sudah di ucap kan


Saat satu persatu para pejabat perusahaan menyampaikan penjelasan nya tentang proyek tersebut, tidak sengaja Ikram yang melihat ke arah depan memergoki ke arah Sinta yang sedang menatap diri nya..


Sinta menatap wajah Ikram dengan intens tanpa berkedip, membuat Ikram menjadi risih dengan tatapan itu, dan Ikram pun kembali pura-pura tidak tahu dan cuek, entah apa yang sedang Sinta fikirkan saat ini, hanya dia lah yang tahu..


Setelah para pejabat selesai menyampaikan penjelasan nya, sekarang giliran ibu Direktur Utama yang akan mengumumkan pemenang dari tander tersebut,


Sinta yang masih belum fokus itu pun, mulai di sadarkan oleh asisten nya Haris..


" Mari nona muda.. waktu nya anda mengumumkan pemenang pemegang proyek apartemen tersebut" ucap Haris membuyarkan tatapan Sinta


"Eh..." ucap nya terkejut


"Ehm... baiklah saya akan mengumumkan siapa yang akan memegang proyek pembangunan apartemen mewah di jakarta timur,. kami para pejabat dan seluruh jajaran yang ada di perusahaan, mengucapkan ribuan terimakasih untuk. para arsitek muda yang sudah mau ikut berkompetisi dengan sangat baik, sebenarnya kalian semua memiliki karya dan potensi yang sama bagus nya, tapi tetap. lah kami akan memilih salah satu di antara 10 orang dari kalian, dan untuk proyek ini, bukan hanya hasil karya nya saja, tapi juga perusahaan kalian juga harus mampu untuk memfasilitasi proyek pembangunan ini, baiklah pemegang proyek ini adalah.. Tuan Kenzo dari perusahaan "Megatica Architects" kepada Tuan Kenzo silakan maju kedepan untuk menandatangani dokumen nya... " ucap Sinta dengan elegant


"Terimakasih bro"


Setelah itu, dia pun mulai maju ke depan untuk menyampaikan visi dan misi lalu menandatangani surat surat dokumen..


Dua jam di ruang rapat, akhirnya selesai juga, setelah para pejabat dan jajaran nya pergi meninggalkan ruangan, mereka pun mulai berkumpul memberi selamat untuk Kenzo, Ikram merasa tidak kecewa sedikit pun, karena dia tahu jika memang kemampuan nya belum sampai di situ, dia akan menjadikan ini salah satu pengalaman yang sangat berharga dan juga dia akan mencoba untuk mencari proyek proyek kecil terlebih dahulu..


Setelah puas bercengkrama dengan mereka semua, Ikram pun memilih keluar dari ruangan,


Saat tiba di luar ruangan, Ikram di kejutkan oleh seorang laki-laki yang dia tahu adalah asisten ibu direktur utama...


"Tuan Ikram..., ibu Direktur Utama kami ingin menemui anda di ruangan nya.. " ucap Haris


"Eh..., kenapa..? apa masih ada yang harus saya selesai kan..? " tanya Ikram heran


"Ini bukan menyangkut proyek apartemen, tapi ada hal lain yang akan dia tawarkan kepada Anda.. " jelas Haris


"Baiklah.., dimana ruangan nya..? "


"Mari ikut saya Tuan..."

__ADS_1


Dan Ikram pun langsung mengikuti langkah kaki asisten tersebut, mereka berjalan menaiki lift menuju ke lantai 30..


Sesampainya keluar dari lift, Asisten itu langsung membuka pintu ruangan direktur utama dan mempersilakan Ikram masuk.


"Silahkan masuk Tuan, nona muda sudah menunggu ke datangan anda.. " ucap Haris


"Baiklah.. "


Sesampainya di dalam, Ikram melihat, jika wanita itu sedang termenung menatap ke arah luar jendela besar nya, dia sedang menikmati indah nya kota jakarta dari atas gedung tempat nya berdiri..


"Permisi ibu Direktur, apa anda memanggil saya? "


Tanya Ikram membuyarkan lamunan Sinta, dia pun langsung menghadap ke arah Ikram berdiri..


"Hai... kamu sudah datang.., maaf karena aku tidak mendengar suara orang masuk.. ayo silahkan duduk di depan meja ku.. " Ajak Sinta ramah


Tanpa menjawab ajakan Sinta, Ikram pun langsung duduk di bangku yang berhadapan dengan meja kerja Sinta..


"Maaf ya.., karena kami tidak memilih mu untuk memenangkan proyek itu.., bukan karena kamu tidak bagus, tapi karena ada banyak pertimbangan yang memang harus di fikirkan kembali.. " ujar Sinta tak enak


"Tidak masalah, saya bisa menerima nya bu Direktur " jawab Ikram sopan


"Tapi..., perusahaan kami akan tetap memberi kamu kesempatan Ikram, kami tidak mungkin membiarkan arsitek muda berbakat seperti mu pergi begitu saja..kami akan menawarkan mu, proyek yang lumayan menguntungkan, anggap saja ini awal mula untuk kamu mengembangkan bakat mu itu... apa kamu mau..? "


"Iya.. saya sangat mau bu Direktur, proyek apa yang akan saya kerjakan..? tanya Ikram semangat


" Proyek pembangunan perumahan 100 couple apa kau sanggup Ikram? "


"Baiklah, aku akan menerima nya bu Direktur" jawab Ikram yakin


"Bagus..., jika begitu kamu bisa menandatangani surat kerja sama kita dan setelah itu, kamu langsung bisa melihat lokasi nya dan mendesain gambar rumah nya..kami mempercayakan semua pada mu.. kami hanya memantau, memberi dana,dan memasarkan nya, , jika proyek mu ini berhasil dan laku keras, aku janji akan memberi mu proyek yang lebih besar lagi...pembuatan perumahan elit..bagaimana..? " tanya Sinta tersenyum


"Baiklah, aku akan menerima tawaran mu ini ibu Direktur"


"Okey.... Ayonkita tanda tangani sekarang surat perjanjian yang sudah aku buat ini."


Setelah membaca nya dengan teliti, dan tidak ada tanda tanda yang merugikan Ikram, dia pun langsung menandatangani surat kerja sama tersebut,


Dan terakhir mereka mulai saling berjabat tangan..


"kami tunggu hasil desain mu Ikram.. "


"Baik, aku akan berusaha keras semaksimal mungkin.. " ucap Ikram tersenyum manis..

__ADS_1


Degg........


__ADS_2