
Di suatu tempat yang mewah dan megah, saat ini sedang berkumpul para pembisnis elit di negara kita
serta para pejabat yang ikut melaksanakan acara bergengsi tersebut.
Dengan berwibawa dan tegas, Ikram Pratama, selaku tamu spesial di antara mereka semua, dia berdiri di tengah tengah para elit yang sedang mengerubungi dirinya..
Disamping kiri, kanan, depan, belakang sudah tersedia begitu banyak kamera serta para wartawan yang sedang bekerja mengambil kesempatan langka seperti ini..
Ikram menjadi sorotan paling empuk untuk mereka semua, sungguh tidak pernah terbayang kan dengan akal sehat, bagaimana bisa seorang pria sampah yang hina, miskin dan tak berguna untuk sang mantan istri, kini dia bisa melambungkan nama nya setinggi tinggi nya..
Bahkan saat ini, tidak ada yang tidak mengenal siapa itu Ikram, semua para pembisnis dan para elit berlomba lomba agar bisa mendapatkan kerja sama dari dirinya...
Dan saat pita itu digunting oleh Ryan Prima selaku Ceo di perusahaan itu, dengan sangat bahagia mereka tersenyum senang,selanjutnya Ryan Prima langsung mengucap ribuan terimakasih kepada Ikram atas kerja keras yang sangat memuaskan untuk dirinya serta para pekerja....
"Saya ingin mengucapkan banyak Terimakasih kepada arsitektur yang sudah memegang pembangunaan proyek dari gedung kantor raksasa milik saya., kalian bisa melihat nya sendiri bukan, jika apa yang arsitektur kami ciptakan itu sangat menakjubkan mata..., kantor terbaru ku dengan tinggi 285,5 meter terdiri dari 64 lantai, adalah bangunan tertinggi yang ada di negara ini,begitu kokoh dan sangat mengagumkan, dan ini semua adalah hasil karya desain dari arsitek ternama kita " tuan Ikram pratama " beri tepuk tangan yang meriah untuk diri nya......
Prok....... prok.... prok....
Terdengar suara tepukkan tangan yang menggelegar di ruangan tersebut, membuat Ikram merasa seperti mimpi saat ini...
Tidak pernah dia sangka, jika selama satu tahun bekerja keras mengembangkan potensi yang di miliki oleh nya, akhirnya membuahkan hasil yang sangat menggiurkan.
Dan saat dia sedang menatap orang orang yang ada disekeliling nya itu, tiba tiba sekelebat bayangan masa lalu mulai menyeruak di fikiran dan imaginasi nya...
"Suatu saat nanti mas, aku yakin itu! "
"Gambar kamu ini sangat bagus mas dan sangat berkelas, andai saja salah satu karya kamu ini dipakai oleh para pejabat negara untuk gedung yang mereka bangun, aku yakin mereka semua pasti akan bangga dengan karya mu ini mas"
__ADS_1
"Jangan putus asa mas, tetaplah berkarya walau dalam diam dan kesunyian sekali pun, aku yakin suatu hari nanti akan ada yang melihat potensi dari dalam diri mu ini"
Ikram terkejut, saat mendengar suara itu yang kembali mengingatkan diri nya dengan kejadian dua tahun yang lalu, saat sang mantan istri masih setia kepada nya..
Sekarang apa yang di ucapkan oleh Wulan, benar benar menjadi nyata, tapi sayang, semua hancur karena ke egoisan diri wulan sendiri...
"Ikram...!!!! hey kenapa kamu bengong sedari tadi" panggil Ryan menyadarkan Ikram
Dengan cepat, Ikram langsung menetralkan kembali perasaan nya, jangan sampai masa lalu kembali menghantui kehidupan nya lagi..
"Hay Ryan, maaf aku sedang tidak fokus tadi, " jawab Ikram tak enak
"Iya, tidak apa apa, oya kenalkan ini pejabat di negara kita dia menteri dalam bidang pariwisata"
"Hallo pak... senang bisa berkenalan dengan anda" ucap Ikram menyalami pria tersebut
Jelas Pak menteri dengan wajah memohon, Ikram dengan tegas dan yakin langsung menerima kerja sama tersebut,
"Baiklah, saya pasti akan menerima nya pak Menteri jika begitu besok kita bisa langsung bertemu dan membahas kerja sama di kantor milik saya, apakah pak menteri setuju? "
"Okey, tidak masalah, besok dengan tepat waktu saya pasti datang ke kantor anda.. "
"Wah.... akhirnya Kamu bisa memasuki dunia pemerintahan juga Ikram"
Ucap Ryan memuji, membuat pak Menteri langsung menanggapi ucapan Ryan tersebut
"Pak Ryan, apa anda tidak tahu, jika Pak Ikram ini sudah ikut bergabung dengan menteri pertahanan, untuk membantu para polisi dan tentara dalam mencari penyusup negara"
__ADS_1
Jelas Pak menteri membuat Ryan prima langsung terkejut dan menatap ke arah wajah Ikram..
"Benarkah begitu Ikram...? kenapa aku baru tahu..? apakah kau mempunyai kelompok militer sendiri? " tanya Ryan penasaran
"Haha... tidak Ryan, aku hanya mempunyai gang BlaCk Dragon yang saat ini sudah. Legal di negara ini, dan kebetulan kami sudah menjalin kerja sama kepada menteri pertahanan untuk menumpas kasus yang sangat pelik di dunia kejahatan"
Jawab Ikram tersenyum, Ryan langsung memeluk pundak Ikram dengan tertawa bahagia,
"Wah... tak ku sangka Ikram, ternyata kau bukan hanya arsitektur biasa, seperti nya aku juga bisa menjalin keja sama dengan kelompok mu itu, tentu nya untuk menjaga keselamatan ku dari para pesaing bisnis yang tidak menyukai ku Ikram.. "
"Tentu Ryan, jika kau mau, kita bisa membicarakan nya di kantor ku lusa"
"Baiklah, terimakasih sekali lagi, aku sangat bangga mempunyai teman yang serba bisa seperti mu"
Ikram langsung tersenyum ke arah wajah sang Asisten dan juga sahabat nya, Tio yang mengerti perasaan Ikram tersebut pun membalas senyuman nya...
"Akhirnya kau benar benar bisa sukses dan terkenal Ikram, tidak ada yang menyangka jika kau bisa seperti sekarang ini, aku sebagai sahabat mu, berjanji akan selalu setia mendampingi mu," ucap Tio di dalam hati
Dan untuk mengakhiri acara, mereka para pembisnis, pejabat dan Arsitektur juga bawahan nya, langsung melakukan foto bersama dan berjabat tangan satu sama lain,
Acara itu dilakukan secara live di televisi, sehingga siapa pun yang mengenal Ikram, pasti akan terkejut dan kagum terhadap nya..
Seperti sekarang ini, setelah melakukan pembicaraan yang menyakitkan untuk mereka berdua, Sinta dan Wulan memutuskan untuk menuju ke ruang inap masing-masing.
Dan saat mereka baru tiba di dalam ruang inap, Sinta dan Wulan sudah di suguhkan dengan pemandangan yang sangat menyejukkan mata...
Mereka sama sama tersenyum sambil menangis, tidak pernah menyangka jika pria yang mereka cintai, yang hanya pria biasa saja,saat ini bisa menjadi orang terpenting dikalangan pejabat dan pembisnis terkenal..
__ADS_1
"Mas Ikram.....!!!! akhirnya semua ucapan yang kita bahas 2 tahun yang lalu bisa menjadi nyata mas, aku bahagia melihat keberhasilan mu ini, tapi aku juga sedih karena bukan aku yang ada di samping mu menemani jalan mu mas... " ucap Wulan di dalam hati....