
Beberapa menit setelah kekacauan yang terjadi, kini Ikram mulai di landa rasa khawatir karena Sintan dan Monic belum juga kembali dari Toilet..
"Kenapa mereka sangat lama...? hampir setengah jam..? " tanya Ikram kepada kedua teman nya,
"Tenang lah teman, mungkin sebentar lagi, mereka menggunakan toilet di bawah, pasti mereka menyempatkan diri untuk berjalan jalan ke arah taman, karena di sini ternyata sangat membosankan.. " jawab Tio tak semangat
Dan mereka berdua langsung menatap ke arah Tio
"Hahaha...., aku juga merasa begitu teman, baru mulai acara nya saja, sudah membuat ku bosan" Anton menimpali
"Sudah diam lah, kalian harus terbiasa menghadiri acara seperti ini, jika ingin memiliki relasi dan teman yang banyak... " jelas Ikram
******
Sedangkan di dalam Toilet, setelah merias wajah, Sinta dan Monic langsung menuju keluar ke arah lorong ruangan yang terlihat sangat sepi...
Kebetulan, selama acara berlangsung, Ryan berinisiatif menutup hotel nya, agar tidak terlalu ramai dan mengganggu para tamu undangan yang hadir
"Sin...., kok aku jadi merinding ya.. " ucap Monic memegang tengkuk lehernya..
"Emang nya kenapa, kamu takut Mon, perasaan tadi waktu masuk kamu biasa aja dech.. "
"Iya, aku juga gak tau, Tiba-tiba aku merasa berdebar aja gitu... "
"Ya sudah ayo kita percepat jalan nya.. " ajak Sinta
Dan mereka langsung berjalan dengan cepat, tapi beberapa menit kemudian, kaki mereka langsung berhenti, saat ada seorang pria yang berdiri memunggungi tubuh nya menghadang jalan Sinta dan Monic
"Permisi, bisa geser sedikit, kami mau lewat.. " ucap Sinta kepada orang itu...
"Bisa.... " jawab Charles dengan tersenyum
__ADS_1
Deggg.........
Sinta yang mendengar suara itu pun mulai menegang dan terkejut...
Dan tak lama kemudian, Charles langsung membalikkan tubuh nya menatap ke arah Sinta dan Monic
"Kau....!!!! teriak Sinta
Kini, Sinta langsung mengeluarkan keringat dingin, rasa takut dan trauma mulai menyerang tubuh dan fikiran nya...
Monic yang menyadari Tingkah aneh Sinta pun mulai memegang tangan Sinta yang sudah mundur kebelakang..
" Sinta....? kamu kenapa..? ayo kita ke atas Sinta.." ajak Monic
"Haha........ selamat bertemu lagi mantan kekasih ku sayang...?? aku tidak menyangka kau terlihat tambah cantik dan berisi sekarang.. " ucap Charles tersenyum
"Kau..., kenapa kau kembali lagi hah, pergilah jangan ganggu aku... " teriak Sinta takut
"Kenapa harus pergi sayang...? aku kan baru tiba, ayo kita habiskan malam indah kita yang pernah gagal dulu.. "
Ucap Sinta takut dan menangis, Monic pun dengan cepat langsung berdiri melindungi Sinta yang ada di belakang tubuh nya
"Pergilah, jangan kau ganggu teman ku ini, dia sangat takut kepada mu" teriak Monic
"Jangan ikut campur dengan urusan ku, minggir atau aku akan berbuat kasar dengan mu.. " ancam Charles
"Aku tidak takut dengan ancaman mu itu, pergi dari sini cepat... "
"Ah.... banyak bacot kau wanita gemuk... "
"Aaakkh..."
__ADS_1
Bukkkkk......
Charles mendorong tubuh Monic dengan kuat, sampai akhirnya dia terjatuh ke lantai menabrak dinding ruangan...
Dan dengan cepat, Charles memegang tangan Sinta, membuat Sinta teriak histeris ketakutan...
"Tidak......, lepaskan aku, tolong, jangan sentuh aku pria keparat....aaaa......... lepas... "
Charles yang mendengar umpatan Sinta untuk diri nya pun, merasa senang dan tertawa bahagia
"Haha.... terus lah sayang, aku suka kau seperti ini, semangkin kau memberontak, semakin aku menyukai nya, ayo ikut aku... "
Paksa Charles langsung mengendong tubuh Sinta secara paksa,dengan sekuat tenaga Sinta memberontak, dia memukul dan menggigit bahu Charles dengan kuat,
Tapi sayang,itu malah membuat nya merasa senang dan semangat,
Tak lama kemudian, Charles membuka pintu ruangan yang sangat sunyi, dan dia menjatuhkan tubuh Sinta di lantai, di samping sudut lemari lemari. tempat loker para pekerja hotel..
"Jangan sentuh aku.... " Teriak berusaha berdiri, dia menendang Charles berkali kali membuat Charles marah dan emosi
Sedangkan Monic, dia langsung menelfon suami nya untuk memberi tahu dengan apa yang terjadi...
Tut..... tut..... tut......
"Hallo sayang, kenapa kau lama sekali...? " tanya Tio di telfon
"Suamiku..., cepat kalian kemari, ke toilet bawah, ada seorang pria yang ingin memperkosa Sinta.. ayo cepat, jangan terlalu lama, aku akan mencoba untuk menghalau orang itu lagi.. "
"Baiklah, aku akan segera kesana bersama Ikram.. " jawab Tio khawatir.
Dan dengan cepat, Tio mendatangi Ikram yang sedang berbincang dengan teman bisnis nya..., dia membisikkan sesuatu dan membuat Ikram langsung berlari meninggal kan ruangan pesta, dengan wajah takut dan panik..
__ADS_1
"Brengsek....." ucap nya marah
Tio dan Anton, ikut keluar mengikuti Ikram....